Citra Karima Lailatul Hikmah (1), Umi Faridah (2), Indanah Indanah (3)
General Background: Early childhood represents a critical phase of growth in which optimal stimulation is required to support motor, language, and social development through structured educational and nursing activities. Specific Background: Play-based interventions, including origami activities, are frequently applied in early childhood education settings as routine learning strategies, yet their structured application within nursing-oriented developmental stimulation remains limited. Knowledge Gap: Empirical evidence comparing origami play therapy with routine daily activities using an integrated assessment of fine motor, gross motor, language, and personal–social development is still scarce, particularly in early childhood education institutions. Aims: This study aimed to examine preschool child development following origami play therapy compared with routine daily activities at PAUD (KB–TK) TBS Kajan, Krandon Kudus. Results: Using a quasi-experimental pretest–posttest control group design with 72 preschool children, origami play therapy and routine activities were both associated with significant improvements in developmental outcomes based on Denver Developmental Screening Test assessments, while post-intervention comparisons between groups showed no significant differences. Novelty: The study offers an integrated nursing-based application of origami play therapy assessed across multiple developmental domains within a quasi-experimental framework in an early childhood education context. Implications: These findings support the incorporation of structured origami activities and routine learning practices as complementary approaches in early childhood education and pediatric nursing to support comprehensive preschool development.
Highlights• Preschool children showed measurable developmental improvement after structured play-based activities• Origami activities were associated with progress across motor, language, and social domains• Routine daily learning activities also demonstrated comparable developmental gains
KeywordsOrigami Play Therapy; Preschool Child Development; Early Childhood Education; Developmental Screening; Pediatric Nursing
P. Wulandini, I. R. Kartika, and W. Sartika, Keperawatan Dasar Anak: Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Motorik dan Manajemen Nyeri pada Anak Penyakit Kronis. Penerbit Tahta, 2023.
Alini, Indrawati, and R. Fithriyana, “PKM stimulasi tumbuh kembang mental anak usia dini untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal di PAUD/TK Zaid Bin Tsabit Bangkinang,” Community Development Journal, vol. 1, no. 1, pp. 4–10, 2020.
Umarina and Ratnawati, “Gambaran perkembangan anak usia prasekolah di TK Islam Futuhiyyah Doro,” Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, vol. 2, no. 4, pp. 204–211, 2024.
Y. Wahyuni, “Pengembangan motorik halus anak usia dini melalui keterampilan melipat kertas origami di RA Diponegoro 26 Kedungbanteng,” 2020.
F. Marietta and S. Watini, “Implementasi model ATIK dalam pembelajaran motorik halus melalui media origami di taman kanak-kanak,” JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, vol. 5, no. 8, pp. 3053–3059, 2022.
F. Masarrang, “Pengaruh permainan origami terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah (4–6 tahun),” vol. 4, no. 1, pp. 5–10, 2019.
D. Ifalahma et al., “Metode bermain origami meningkatkan kemampuan,” Prosiding Seminar Nasional, pp. 401–406, 2023.
G. Sarjana, Anak Kelompok A di Raudhatul Athfal Amanah Lil’ Alamin Kaliwates Jember. Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Jember, 2019.
Ayudia, “Meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 4–5 tahun melalui bermain kooperatif di TK Aisyiyah Bustanul Athfal,” Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, vol. 44, no. 8, p. 13, 2020.
U. Hasanah and D. E. Priyantoro, “Pengembangan kreativitas anak usia dini melalui origami,” Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 5, no. 1, p. 61, 2019.
Perilaku Sosial et al., Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2021.
Y. Fitriani, “Pengaruh permainan play dough dengan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di PAUD dan TK Daarul Quran Ngurangan,” vol. 8, no. 2, pp. 2–9, 2023.
D. S. Charismana, H. Retnawati, and H. N. S. Dhewantoro, “Motivasi belajar dan prestasi belajar pada mata pelajaran PPKn di Indonesia: Kajian analisis meta,” Bhineka Tunggal Ika, vol. 9, no. 2, pp. 99–113, 2022.
V. D. Hapsari et al., “Pengaruh terapi bermain lipat kertas (origami) terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah,” vol. 1, no. 1, pp. 135–140, 2024.
K. R. A. Putra, N. Landra, and N. M. D. Puspitawati, “Pengaruh motivasi kerja dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada LPD se-Kecamatan Tabanan,” Jurnal Emas, vol. 3, no. 9, pp. 126–134, 2022.
Data Collection and Quantitative Techniques, “Penelitian merupakan proses sistematis yang melibatkan pengumpulan data untuk memahami dan menganalisis,” vol. 7, no. 2, 2025.
P. R. Andini, “Pengaruh konten pada official akun TikTok Ruangguru terhadap prestasi belajar followers,” Janaloka: Jurnal Ilmu Komunikasi, vol. 1, no. 1, p. 15, 2023.
M. Yasin, S. Garancang, and A. A. Hamzah, “Metode dan instrumen pengumpulan data penelitian kuantitatif dan kualitatif,” Metodologi Penelitian untuk Public Relations, vol. 2, no. 3, pp. 161–173, 2024.
G. D. Ahadi and N. N. L. E. Zain, “Pemeriksaan uji kenormalan dengan Kolmogorov-Smirnov, Anderson-Darling dan Shapiro-Wilk,” Eigen Mathematics Journal, vol. 6, no. 1, pp. 11–19, 2023.
A., “Pengaruh penggunaan media origami terhadap peningkatan perkembangan motorik halus pada anak usia dini di PAUD Desa Banjartanggul,” Jurnal Keperawatan, vol. 21, no. 1, pp. 391–405, 2023.
T. K. Dharma Wanita Tampingan and Kecamatan Boja, “The influence of playing origami on creativity in children,” pp. 1–12.
S. Hartati, “Analisis kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Pertiwi Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir,” vol. 4, pp. 931–938, 2020.
N. Utami, “Pengaruh metode eksperimen terhadap kemampuan sains anak kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal V,” 2017.
M. Wulandari, Pengaruh Permainan Puzzle terhadap Perkembangan Kognitif Anak 5–6 Tahun. Skripsi, Fakultas Tarbiyah dan Tadris, Institut Agama Islam Negeri, 2019.
S. Z. Chairoh, Pengaruh Bermain Anyaman dan Melipat Kertas Origami terhadap Kreativitas Anak Usia Dini di PAUD Ar-Raudhatul Hasanah Kota Medan. Tesis, Universitas Medan Area, 2019.
Herlina and A. Amal, “Pengaruh keterampilan origami dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun pada TK Sulawesi Kota Makassar,” Seminar Nasional LP2M UNM, pp. 1217–1225, 2021.
P. W. Wigati et al., “Pengaruh pemberian stimulasi permainan puzzle terhadap…,” vol. 3, no. 2, 2022.
E. Sawitri, S. Purnawati, and Motorik Halus, “Pengaruh kombinasi mewarnai dan origami terhadap perkembangan kemampuan motorik halus anak prasekolah,” pp. 1580–1589, 2021.