Firna Malinda Putri Nafaza (1), Anny Rosiana Masithoh (2), Ashri Maulida Rahmawati (3)
General Background: Children with intellectual disability experience persistent limitations in cognitive development that affect learning, attention, and daily functioning, necessitating structured therapeutic approaches within special education settings. Specific Background: Fine motor occupational therapy activities, particularly cutting and pasting, are assumed to engage hand–eye coordination, concentration, and visual–motor integration relevant to cognitive processes in children with intellectual disability. Knowledge Gap: Empirical studies examining cutting and pasting as a fine motor occupational therapy intervention for cognitive outcomes in children with intellectual disability remain limited. Aims: This study aimed to examine cognitive changes following fine motor occupational therapy using cutting and pasting activities among children with intellectual disability in a special school context. Results: A quasi-experimental design with pre-test and post-test control groups involved 67 participants assessed using the Bender–Gestalt test. Significant cognitive improvement was observed in the intervention group (p = 0.000), while the control group showed no significant change (p = 0.083). Post-intervention comparison demonstrated a significant difference between groups (p = 0.002). Novelty: This study provides empirical evidence on the application of cutting and pasting as a fine motor occupational therapy approach specifically targeting cognitive functions in children with intellectual disability. Implications: The findings support the integration of cutting and pasting activities as structured occupational therapy and nursing interventions in special schools to support cognitive development and functional independence among children with special needs.
• Fine motor occupational therapy activities showed measurable cognitive changes in children with intellectual disability• Cutting and pasting tasks differentiated cognitive outcomes between intervention and control groups• Structured occupational therapy supported learning processes in special school settings
Fine Motor Occupational Therapy; Cognitive Function; Cutting And Pasting; Intellectual Disability; Special Education
A. Layyinah, D. Rahmawati, A. N. Febriana, G. A. Armadana, dan E. P. Sartinah, “Pengertian anak berkebutuhan khusus dan klasifikasi anak berkebutuhan khusus,” 2020.
E. Tarigan, “Efektivitas metode pembelajaran pada anak tunagrahita di SLB Siborong-Borong,” Jurnal Pionir LPPM Universitas Asahan, vol. 5, 2019.
B. Siwi, “Peningkatan kemampuan motorik halus melalui teknik mozaik bagi anak tunagrahita kelas V SDLB,” 2017. [Online]. Available: https://journal.upy.ac.id/index.php/PLB
Statistik Sekolah Luar Biasa (SLB) 2020/2021, 2021.
M. Sandjaja, “Pengaruh metode Fernald terhadap kemampuan membaca permulaan dan menulis anak tunagrahita ringan,” Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, vol. 6, no. 1, pp. 11–18, 2022, doi: 10.24036/jpkk.v6i1.613.
M. Faizin-Nila dan R. Ummah, “Penerapan keterampilan batik ciprat dalam melatih perkembangan kognitif anak tunagrahita,” 2022.
A. Oktiawati dan E. D. Nugraheni, “Occupational therapy with clothes buttons to improve fine motor skills in children with moderate disabilities at SLB N Slawi,” International Journal of Midwifery and Health Sciences, vol. 2, 2024.
A. Anandya, L. S. Sembiring, dan H. Mandalas, “Indeks plak dan tingkat keparahan gingivitis anak tunagrahita (intellectual disability) di SLB X Kota Bandung,” Padjadjaran Journal of Dental Research Student, vol. 3, no. 1, Feb. 2019.
O. S. Asriani, I. Bangsawan, dan A. Hanjarwati, “Terapi dalam penanganan kasus gangguan perkembangan pada anak autis,” Journal of Disability Studies and Research, vol. 2022, no. 2, 2022.
Y. E. Haq, S. A. Fauziah, dan D. A. Sri, “Pengaruh penerapan terapi okupasi kerajinan tangan terhadap tingkat kognitif lansia di Panti Werdha Bina Bhakti Serpong,” Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro, vol. 3, 2018.
D. Fatihah, A. Nurillawaty, dan D. Sukaesti, “Literature review: Terapi okupasi menggambar terhadap perubahan tanda dan gejala halusinasi pada pasien,” Jurnal Keperawatan Merdeka, vol. 1, no. 1, 2021.
A. Yuliano, D. Efendi, dan Y. Jafri, “Efektivitas pemberian terapi okupasi kognitif (mengingat gambar) terhadap peningkatan kemampuan kognitif anak autisme usia sekolah,” dalam Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, vol. 1, no. 1, 2018.
I. Ni’matus Sholihah, “Kajian teoritis penggunaan art therapy dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMK,” 2017. [Online]. Available: http://ibks.abkin.org
I. Primayanti dan B. R. N. L. Esser, “Modifikasi permainan Montessori terhadap kemampuan motorik halus pada anak usia dini,” Empiricism Journal, vol. 4, no. 2, pp. 686–692, 2023, doi: 10.36312/ej.v4i2.1738.
N. H. Batubara dan D. Saragi, “Pengaruh kemampuan menggambar ragam hias terhadap hasil belajar kriya batik siswa kelas X SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan,” Gorga: Jurnal Seni Rupa, 2019.
L. Niswah dan D. Yuliati, “Keterampilan menggunting dan menempel terhadap pengenalan bangun datar anak tunagrahita ringan,” 2020.
I. Lailah dan N. Khotimah, “Upaya meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui menggunting dan menempel di kelompok B TK Muslimat 2 Jombang,” 2023.
Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D, Edisi 3. Bandung: Alfabeta, 2018.
S. Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik, Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta, 2018.
V. Koutsobina, V. Zakopoulou, E. Tziaka, dan V. Koutras, “Evaluating fine perceptual-motor skills in children with mild intellectual disability,” Advances in Developmental and Educational Psychology, vol. 3, no. 1, pp. 97–108, 2021, doi: 10.25082/ADEP.2021.01.003.
E. Hasnita dan T. Hidayati, “Terapi okupasi perkembangan motorik halus anak autisme,” Jurnal Ipteks Terapan, vol. 9, no. 1, 2015, doi: 10.22216/jit.2015.v9i1.25.
P. S. Rini, “Pengaruh terapi okupasi dalam meningkatkan kemampuan motorik pada anak usia sekolah: Literature review,” Jurnal Inspirasi Kesehatan, vol. 1, no. 2, pp. 104–115, 2023, doi: 10.52523/jika.v1i2.61.
S. Budury, K. Khamida, S. Nurjanah, dan T. J. Jalaluddin, “Improving the fine motor skills with embroidery among children with an intellectual disability,” Jurnal Ners, vol. 15, no. 2, 2020, doi: 10.20473/jn.v15i2.19011.