Login
Section Articles

Santri Disciplinary Punishment Under the Child Protection Law Perspective

Hukuman Disiplin Santri Dalam Perspektif Undang Undang Perlindungan Anak
Vol. 27 No. 2 (2026): April:

Ledian Purnanda (1), Adisel Adisel (2), Dayun Riadi (3)

(1) Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia
(2) Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia
(3) Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia
Fulltext View | Download

Abstract:

General Background: Islamic boarding schools play a significant role in shaping students’ moral character and discipline through structured educational practices. Specific Background: Within pesantren education systems, disciplinary punishment is commonly applied to maintain order and encourage responsibility among santri. Knowledge Gap: However, growing public concern regarding children’s rights raises questions about whether disciplinary practices in pesantren align with the legal principles of child protection. Aims: This study aims to analyze the forms of punishment implemented at Pondok Pesantren Modern Darussalam Kepahiang and examine their compatibility with the provisions of the Child Protection Law. Results: Using a qualitative descriptive approach with data collected through observation, interviews, and documentation, the study identifies three main categories of punishment: physical, psychological, and social sanctions. These disciplinary measures are generally intended to foster discipline, responsibility, and moral awareness rather than to cause harm. When implemented within educational boundaries, the practices are considered consistent with Articles 54 and 59 of the Child Protection Law, while teachers are also legally protected under Law No. 14/2005 on Teachers and Lecturers. Novelty: This research provides a pedagogical and juridical analysis of pesantren disciplinary practices by integrating perspectives of Islamic educational tradition with national child protection regulations. Implications: The findings highlight the importance of establishing clear disciplinary guidelines and providing training for educators to ensure that punishment practices remain educational, ethical, and legally compliant in pesantren environments.


Highlights

• Identification of three disciplinary sanction categories applied in Islamic boarding school environments
• Psychological responses of students reveal varied perceptions toward institutional discipline practices
• Absence of formal disciplinary guidelines indicates the need for structured regulatory frameworks


Keywords

Islamic Boarding School; Child Protection Law; Santri Discipline; Educational Punishment; Pesantren Education

Downloads

Download data is not yet available.

References

Refrensi Jurnal

Ali Anwar, Pembaharuan Pendidikan di Pesantren Lirboyo Kediri, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011, hlm. 55.

Awanis, Atsmarina, “Sistem Pendidikan Pesantren”, Cakrawala: Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial, 2(2), 2019, hlm. 57–74.

Bandura, A. (1993). “Perceived Self-Efficacy in Cognitive Development and Function”, dalam Educational Psychologist, 28(2), hlm. 117–148.

Dewi Arriessanti, Hani, Muhamad Yusuf, dan Ceria Marcelina, “Penerapan Multimedia Audio Gallery iLearning Community and Services (MAGICS) sebagai Media Penyimpanan Dokumentasi Berjudul ‘iLearning an Effective Learning Method for Higher Education’”, CCIT Journal, 7(4), 2013, hlm. 184–204.

Fitriani, R., “Peranan Penyelenggara Perlindungan Anak dalam Melindungi dan Memenuhi Hak-Hak Anak”, Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 11(2), 2016, hlm. 250–358.

Husna, Nur, “Pemberian Reward and Punishment kepada Anak Menurut Perspektif Pendidikan Islam”, Egalita, 16(1), 2021, hlm. 40–55.

Universitas Ibn Khaldun Bogor, “Karakteristik Pemikiran Ibn Khaldun tentang Reward dan Punishment dalam Pendidikan”, 4(2), 2020, hlm. 4–9.

Rusdiana Hamid, “Reward dan Punishment dalam Perspektif Pendidikan Islam”, Jurnal Ilmiah Islam Futura, 4(5), 2006, hlm. 65–77.

Khairul, Agus, dan Jazuli Jazuli, “Manajemen Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia”, Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman, 2(1), 2022, hlm. 35–46.

Maksum, Ali, “Model Pendidikan Toleransi di Pesantren Modern dan Salaf”, Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 3(1), 2016, hlm. 81.

Marlina, “Punishment dalam Dunia Pendidikan dan Tindak Pidana Kekerasan”, Jurnal Mercatoria, 7(1), 2014, hlm. 46–57.

Masyhur, Ulfa, “Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam”, Vol. 3 No. 1, Januari–Juni 2018, hlm. 81–96.

Prayogo, Umar, “PjBL untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa: Sebuah Kajian Deskriptif tentang Peran Model Pembelajaran PJBL dalam Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa”, Jurnal Univ PGRI Palembang, 2020, hlm. 6–48.

Putra, Dhian Wahana, “Pesantren dan Pemberdayaan Masyarakat (Analisis terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019)”, Moderate Islam: Research and Cultural Perspectives, 2020, hlm. 71–80.

Ritonga, Muhammad Arifin, dan Muhammad Anggung Manumanoso Prasetyo, “Peningkatan Kinerja Guru Pesantren Melalui Sistem Reward dan Punishment”, Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan), 3(1), 2019, hlm. 37–51.

Rizkita, Karine, dan Bagus Rachmad Saputra, “Bentuk Penguatan Pendidikan Karakter pada Peserta Didik dengan Penerapan Reward dan Punishment”, Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 20(2), 2020, hlm. 69–73.

Rohman K., “Perkembangan Lembaga Pendidikan Islam Indonesia”, Jurnal Fakultas Tarbiyah IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi, 3(2), 2018, hlm. 91–102.

Referensi Buku

Abdullah Aly, Pendidikan Islam Multikultural di Pesantren, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Ali Anwar, Pembaharuan Pendidikan di Pesantren Lirboyo Kediri, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Arifin, Ilmu Pendidikan Islam: Suatu Tinjauan Teoritis dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner, Jakarta: Bumi Aksara, 1993.

Baharuddin Lopa, Al-Qur’an dan Hak Asasi Manusia, Cet. I, Yogyakarta: Dana Bakti Prima Yasa, 1996.

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2005.

Desmita, Psikologi Perkembangan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017.

Deswita, Psikologi Perkembangan Peserta Didik, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2015.

Eggi Sudjana, Hak Asasi Manusia dalam Perspektif Islam, Cet. I, Jakarta: Nuansa Madani, 1998.

Elizabeth B. Hurlock, Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Kehidupan, Jakarta: Erlangga, 2012.

Fajar Nur ‘Aini, Panduan Lengkap Menyusun SOP & KPI, Yogyakarta: Anak Hebat Indonesia, 2020.

Fitri Ajuhri Kayyis, Psikologi Perkembangan Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Yogyakarta: Penerbit Media Pustaka, 2019.

H. M. Burhan Bungin, Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya, Jakarta: Kencana, 2008.

Hadari Nawawi, Metode Penelitian Bidang Sosial, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2011.

Hamidatun Nihayah dan M. Romadlon Habibullah, “Hukuman Menurut Pemikiran Ibnu Sahnun dalam Pendidikan Modern”, Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 3 No. II, Juli–Desember 2018.

Hendriati Agustiani, Psikologi Perkembangan (Pendekatan Ekologi Kaitannya dengan Konsep Diri dan Penyesuaian Diri pada Remaja), Bandung: PT Refika Aditama, 2009.

John M. Echols dan Hassan Shadily, Kamus Inggris Indonesia, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2003.

Ki Fudyartanta, Psikologi Perkembangan, Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2012.

Lexy J. Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2005.

Lexy J. Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.

M. Tholhah Hasan, Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Cakrawala Pemikiran di Era Keemasan Pesantren, Jakarta: Diva Pustaka, 2003.

Makhrus Munajat, Hukum Pidana Islam di Indonesia, Yogyakarta: Teras, 2009.

Muhibbin Syah, Telaah Singkat Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2014.

Moleong, L. J., Metodologi Penelitian, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1999.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: PT Gramedia, 2008.

Redaksi Sinar Grafika, Undang-Undang Perlindungan Anak, Cet. I, Jakarta: Sinar Grafika, 2000.

Soegarda Poerbakawatja, Ensiklopedi Pendidikan, Jakarta: Gunung Agung, 1982.

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta, 2012.

Suharsimi Arikunto, Manajemen Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta, 1990.

Supardi, Metodologi Penelitian, Mataram: Yayasan Cerdas Press, 2006.

Syamsu Yusuf, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2014.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Zamakhsyari Dhofier, Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai, Jakarta: LP3ES, 1994.