<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Analysis of Increasing Repurchase Intention on PT. Cisarua Mountain Dairy (Cimory) in East Java</article-title>
        <subtitle>Analisis Peningkatan Repurchase Intention Pada Produk PT. Cisarua Mountain Dairy (Cimory) di Jawa Timur</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-e4d23848c93d9a568120c0d0402addfa" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Rahmadhani</surname>
            <given-names>Debi</given-names>
          </name>
          <email>debirahmadhani@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-11e08ec9a2b68232e826430e3aed078f" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sukmono</surname>
            <given-names>Rita Ambarwati</given-names>
          </name>
          <email>ritaambarwati@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-09-15">
          <day>15</day>
          <month>09</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-14">Melihat kemajuan gaya hidup masyarakat saat ini, produk olahan susu atau dikenal juga dengan <italic id="_italic-16">product</italic><italic id="_italic-17"> dairy</italic> ini sangat sesuai untuk dikonsumsi bagi konsumen saat ini, sebab manusia memerlukan minuman yang didalamnya mempunyai kandungan banyak nutrisi. Oleh sebab itu, yogurt bisa jadi opsi tepat, sebab bisa mencukupi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Top Brand Index Produk Cimory</title>
          <p id="_paragraph-16">www.topbrand-award.com</p>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-74b9c3b3dc1de84009fc52f03faf15eb">
              <td id="table-cell-5ae585bec672af2ffbe8191f30959df1">BRAND</td>
              <td id="table-cell-44eaad0c31686553a69575f0e4f062f1">TBI 2021</td>
              <td id="table-cell-bfe4487281b1d4bc9b4597771b02ea08">TBI 2020</td>
              <td id="table-cell-fe46c10c943b7e2efebcbd36523c333f">TBI 2019</td>
              <td id="table-cell-0bf221ed287b0e385e4ee1a73192a030" />
              <td id="table-cell-04d25766da6f45ab2833bd1a9946af38" />
            </tr>
            <tr id="table-row-c85b3c9dff01ba241b69cf64ecfd420e">
              <td id="table-cell-41f24188ebc22d70fd83d83ce7255a24">Cimory</td>
              <td id="table-cell-fecb9a6fd22b5673102a63b495b6d6da">66.2%</td>
              <td id="table-cell-90e1ccce926c4e44cb59ed553a59d4f8">51.2%</td>
              <td id="table-cell-8f6771a117a0aae20f591738b5646123">45.5%</td>
              <td id="table-cell-c4cb49c33eafe5b9cdbb7a8b84b5e1d8">TOP</td>
              <td id="table-cell-eb7ef7a1184c3567f1157b8edeea75c0" />
            </tr>
            <tr id="table-row-76369f21924716508cfd0ac43a3726b7">
              <td id="table-cell-43af1f02ccc8c34218d27ee210241ed0">Activia</td>
              <td id="table-cell-a23183763997e32e19c1e8391b7ae124">6.6%</td>
              <td id="table-cell-720595f952aacfc977f8eecc903a96d7">5.8%</td>
              <td id="table-cell-0a2d4f018481b3dfe0a1bc805bcd8fb4">6.8%</td>
              <td id="table-cell-ae71cb07b9aa735b09ad3a66156c9615" />
            </tr>
            <tr id="table-row-07750283588e93e68df3ccc4febdbe72">
              <td id="table-cell-7e44ee632717355051d234ed46938876">Dutchmill</td>
              <td id="table-cell-356f83573b6db3eecf8975d9859ae505">4.3%</td>
              <td id="table-cell-b4fd03fd92aaaefaf05d84f111600619">5.0%</td>
              <td id="table-cell-66eecbad78419062ffbe3ff133d09e5e">2.1%</td>
              <td id="table-cell-9d6b01c2d13cd33d2a908cbd199e2116" />
            </tr>
            <tr id="table-row-f9f0a557b1e40a0efc6f6936b0d76507">
              <td id="table-cell-a77f96d2f6c3391a9de456889acc6fc8">Freshtime</td>
              <td id="table-cell-e257300645969c84730f1a3033f40276">3.8%</td>
              <td id="table-cell-4aaf75eac910a74c57ff2dfeb6d153cf">4.3%</td>
              <td id="table-cell-22ec6261a2cf20af6f3dc24169a6a88f">2.5%</td>
              <td id="table-cell-d559a77bdf19fc00ef6f8e87deb9cc6e" />
            </tr>
            <tr id="table-row-e61c4a856dc1897cde0c09f973b81df2">
              <td id="table-cell-bf205fe9fcc462608908af63b5ad44de">Elle &amp; Vire</td>
              <td id="table-cell-82e141282b0e335908e15d427b588563">1.5%</td>
              <td id="table-cell-9a4035e466233804fb17277861605b94" />
              <td id="table-cell-ff2446608135b43648cb49d2355b76c9">1.4%</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-18">Salah satu perusahaan penyedia <italic id="_italic-22">dairy product</italic> yaitu PT. Cisarua Mountain Dairy. Tingginya peringkat pada index top brand award menunjukkan produk ini disukai oleh banyak orang. Adanya inovasi pada produk baru yang memunculkan keanekaragaman rasa pada tiap produknya, Cimory diharapkan mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Cimory perlu terus menerus melakukan upaya peningkatan pada <italic id="_italic-23">Brand Experience</italic>-nya, hal ini perlu agar pelanggan yang sudah pernah mengonsumsi produknya tidak mudah beralih pada produk lainnya dan senantiasa membeli produk Cimory. <italic id="_italic-24">Brand Experience</italic> memiliki pengaruh besar terhadap kepuasan pelanggan, karena pelanggan tidak hanya mengharapkan keunggulan fungsi dari produk yang dibeli, namun juga pengalaman yang didapatkan ketika membeli atau mengkonsumsi produk tersebut [1].</p>
      <p id="_paragraph-19">Pengalaman yang dirasakan oleh pelanggan Cimory pada umumnya memperlihatkan kepuasan dan rasa bangga setelah membeli produk Cimory. Cimory harus menjaga mutu produknya agar pelanggan puas dengan produk yang dikonsumsinya dan juga senantiasa melakukan pembelian pada produk Cimory sebab sudah percaya dengan kualitas yang dimiliki oleh produk Cimory. Kepuasan pelanggan yang baik akan memberikan dampak positif yaitu meningkatkan penjualan begitu pula sebaliknya [2].</p>
      <p id="_paragraph-20">Tingkat kepuasan pelanggan yang baik dapat mencerminkan niat beli ulang yang besar pada pelanggan saat memilih suatu produk untuk dibeli. Ketetapan pelanggan untuk membeli produk muncul sesudah melakukan percobaan pada produk tersebut, kemudian setelah itu menimbulkan rasa suka ataupun tidak suka pada produk yang dicobanya. Pelanggan dapat menyukai suatu produk apabila produk yang dipilih mempunyai kualitas yang baik serta dirasa dapat mencukupi ataupun bahkan melebihi harapan dan keinginan dari pelanggan [3]. Tidak hanya itu kepuasan pelanggan juga perlu diperhatikan karena memiliki pengaruh terhadap beli ulang [4].</p>
      <p id="_paragraph-21">Bisa diartikan juga bahwa produk yang mempunyai kualitas baik dan bisa membentuk kepuasan pelanggan akan mempunyai nilai yang tinggi di mata pelanggan yang memakai produk tersebut [5]. Minat pembelian yang tinggi ini dapat menciptakan efek yang positif terhadap keberhasilan produk di pasaran. Begitu pula dengan Cimory, ketika konsumen mengkonsumsi produk susu, diharapkan mereka akan puas dan melakukan pembelian ulang secara berkelanjutan, kemudian menjadi pelanggan tetap. Adanya perilaku yang berbeda di antara konsumen terkait dengan pembelian ulang, perihal kepuasan menjadi hal yang utama bagi perusahaan karena jika perusahaan telah mampu membentuk kepuasan pada pelanggan, maka perusahaan akan cenderung dapat bertahan dalam semua situasi ekonomi yang muncul [6].</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-8f3e2187c781f5637b24b633947a49a2">A. Definisi Operasional</p>
      <p id="paragraph-972e530fc7b9f5b31eee595d00f4fbad">1. <italic id="_italic-26">Brand Experience</italic> (X1)</p>
      <p id="_paragraph-22"><italic id="_italic-25">Brand Experience</italic> atau pengalaman merek adalah tanggapan subjektif pelanggan tentang perilaku yang muncul karena stimulasi terkait dengan merek, yaitu bagian dari desain, identitas merek, pengemasan, komunikasi dan lingkungan [2].</p>
      <p id="paragraph-2e1f770d0712601061355c3299bc1bf0">2. Kepuasan Pelanggan (Y1)</p>
      <p id="_paragraph-23">Kepuasan pelanggan adalah tingkatan penilaian pada perasaan pelanggan sesudah melakukan perbandingan antara apa yang diterima dengan yang diharapkan [7].</p>
      <p id="paragraph-7d6b4a967eb949568ed7fad9cb160902">3. <italic id="_italic-27">Repurchase Intention</italic> (Y2)</p>
      <p id="_paragraph-24"><italic id="_italic-28">Repurchase Intention</italic> atau niat beli ulang merupakan keinginan untuk melakukan pembelian lagi pada produk atau layanan perusahaan untuk digunakan lagi dari waktu ke waktu [8].</p>
      <p id="paragraph-91560f58bc7cb7ba8d9bab0ad6ed42d7">B. Populasi dan Sampel</p>
      <list list-type="bullet" id="list-98fc411935e2ae25b6d5ae68b000208f">
        <list-item>
          <p>Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan <italic id="_italic-29">dairy food</italic> PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory) di Jawa Timur. Sifat populasi dalam penelitian ini adalah tidak terbatas karena jumlahnya tidak dapat dihitung.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 200 responden sebagai sampel.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-e9664d6e8a944eee871e32089f81f5b3">C. Jenis dan Sumber Data</p>
      <list list-type="bullet" id="list-1cb4225bef1a20e754e406166ad7d7d4">
        <list-item>
          <p>Jenis data dalam penelitian mengunakan pendekatan data kuantitatif. Kuantitatif merupakan informasi berupa angka.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Sumber data dalam penelitian menggunakan data primer yang didapat melalui kuesioner yang disebarkan pada responden dan menggunakan data sekunder data yang diperoleh dari studi-studi sebelumnya.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-799ad90ddec3cdcb466f6fa33d412156">D. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-25">Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner adalah pengumpulan data yang tekniknya melibatkan pemberian serangkaian pertanyaan yang berupa tulisan kepada responden [9]. Skala likert adalah alat yang dijadikan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang mengenai fenomena sosial.</p>
      <p id="paragraph-c095b473cc57cfe06314c64fd488b821">E. Teknik Analisis Data</p>
      <p id="_paragraph-26">Penelitian ini mengunakan metode <italic id="_italic-30">Partial Least Square </italic>(PLS) [10]. Didalam penelitian ini terdapat 2 sub model yakni model pengukuran (<italic id="_italic-31">outer model)</italic> dengan memakai uji <italic id="_italic-32">Convergent Validity, Discriminant Validity</italic> dan <italic id="_italic-33">Composite Reability</italic> sementara itu model struktural (<italic id="_italic-34">inner model</italic>) dievaluasi menggunakan <italic id="_italic-35">R-Square</italic> untuk konstruk dependen.</p>
      <p id="paragraph-6d9115888c95d3c359a9aafcb7e24d90">F. Kerangka Konseptual</p>
      <p id="paragraph-c08c1fcb019ccc92a7b27ad0c0b22649">
        <italic id="italic-1689de1bd0c2901169bcd461366d9637">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-27"><bold id="bold-608dd497e5a8766a4423b6b9d0a9e744">Gambar 1.</bold> Kerangka Konseptual</p>
      <p id="paragraph-69992ca148d952716a497e7f9b4fc383">G. Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-28">Dari paparan tabel diatas, kita dapat mengetahui bahwa variabel bebas meliputi,<italic id="_italic-39">Brand Experience</italic>(X1), variabel terikat meliputi Kepuasan Pelanggan (Y1) dan <italic id="_italic-40">Repurchase Intention</italic> (Y2).</p>
      <p id="_paragraph-29">H1 : <italic id="_italic-41">Brand Experience</italic> Berpengaruh Terhadap Kepuasan Pelanggan [11].</p>
      <p id="_paragraph-30">H2 : Kepuasan Pelanggan Berpengaruh Terhadap <italic id="_italic-42">Repurchase Intention</italic> [12].</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-2f57d7942d14521c209c284d264f4b5f">A. Gambaran Umum Objek Perusahaan</p>
      <p id="_paragraph-31">PT Cisarua Mountain Dairy (PT Cimory) adalah perusahaan yang bergerak pada bidang pengolahan susu (factory milk) dan merupakan salah satu dari perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA). PT Cimory lahir dari adanya kerjasama antara PT Macroprima Panganutama (Indonesia) dengan HOS BV (Belanda). Diawali dengan tujuan membantu para peternak yang tergabung pada KUD Giri Tani di Cisarua, hal ini yang membuat Bapak Bambang tertarik untuk mendirikan PT Cimory.</p>
      <p id="_paragraph-32">Rendahnya tingkat penjualan susu murni dapat berakibat pada kurangnya hasil susu berkualitas. Sehingga hal ini menghambat para peternak untuk membeli pakan dengan kualitas yang unggul dan menghambat proses budidaya ternak yang baik, dan juga kurangnya perusahaan olahan susu yang ada di Indonesia. Melihat permasalahan tersebut menjadi peluang untuk membangun bisnis susu olahan yang bahan bakunya dikumpulkan langsung dari para peternak yang ada di Cisarua dan daerah sekitarnya.</p>
      <p id="_paragraph-33">Bediri sejak Februari 2006, PT Cimory memperkenalkan produk olahan susu yang memiliki kesegaran dan nutrisi dengan kualitas baik. Agar kualitas bahan bakunya terjaga, pabrik dibangun tidak jauh dari lokasi sentra bahan baku yang ditempuh kurang lebih 15 menit. Pada tahun 2006 PT Cimory juga merilis brand Yo-lite, produknya yakni Fresh Milk Cimory dan Yoghurt Drink Cimory.</p>
      <p id="paragraph-e25642258ac9a3e1d1f07ed40f4bed38">B. Analisis Data dan Hasil Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-34">Dalam analisis PLS-SEM terdiri dari dua sub model yaitu model pengukuran <italic id="_italic-43">(measurement model) </italic>atau disebut <italic id="_italic-44">outer</italic> <italic id="_italic-45">model</italic> dan model struktural <italic id="_italic-46">(structural model)</italic> atau disebut <italic id="_italic-47">inner model</italic>.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Nilai Muatan Outer loading</title>
          <p id="_paragraph-36">Output SmartPLS 3.0, 2022</p>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-9b43a82d31f679fd3937d13731954399">
              <td id="table-cell-4a757508bc19d21d60b1f457ed63a5c7">Variabel</td>
              <td id="table-cell-98cc61ce061c626987f5b57d0736ac2e">Indikator</td>
              <td id="table-cell-36f6fab6a1355206139e1b4c205cb88f">Muatan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-239562e3900115ff6e21a85b9a6507df">
              <td id="table-cell-3056ccaf1be5ebb394387d783768ac6b"> Brand Experience </td>
              <td id="table-cell-2850f6ab93869d7b4ec0e52494b8632e">Merek secara sensorik terlihat menarik.</td>
              <td id="table-cell-dbdd72f0cfa42f217bbee2c7bb78d841">0,939</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-891bfda73ff4b4c37ddf67667d6e3add">
              <td id="table-cell-4476ccc120d1ba4305fa5a81665c99b7" />
              <td id="table-cell-e166d4b881876d11adf7b5b79109e3a9">Emosi yang kuat untuk merek.</td>
              <td id="table-cell-5ea71ba2d978d703d3de58a8629c49e6">0,770</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b5735c3d10b6b60ca55221e57e932b96">
              <td id="table-cell-69a110cc75d62e8c6c0f06b8cd0fb1b7" />
              <td id="table-cell-6e92734b12f735525695f76451416881">Merek tidak membuat berpikir.</td>
              <td id="table-cell-e286e83d218dc5240b85f78957801739">0,756</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-10de7519386d24be5df7cd463e564936">
              <td id="table-cell-9ec82dcd00c098dcab1e5a130d82abbc" />
              <td id="table-cell-f7a4f9f2cbd018ab20ede14972df9528">Pengalaman fisik.</td>
              <td id="table-cell-abbd58fab62029469b15bfe441cf6683">0,956</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0629c4464e8a6d6e09448154fe2e9152">
              <td id="table-cell-a4f71f3564fff9ecae7de28d23d4070d">Kepuasan Pelanggan</td>
              <td id="table-cell-1cd300dcbbad7784bc6112143c046d3f">Terpenuhi harapan pelanggan setelah membeli produk</td>
              <td id="table-cell-f788363dab56c1b9b67587242e0cdc02">0,909</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-49ed700c5261f22ef9a12aa195ee0ec2">
              <td id="table-cell-9da296dd1ef8283f0f4b66afd7165468" />
              <td id="table-cell-ca45e569268b1693da89f6226616f45d">Perasaan puas (dalam arti puas akan produk dan pelayanannya)</td>
              <td id="table-cell-818dee7a35ed577536e5af65637e1ae1">0,867</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3e5ddc3c96a4e12a1c66a894009794d7">
              <td id="table-cell-310af2c0946b651b6cb1522ba37af8da" />
              <td id="table-cell-f705f86ef7a1ad517288d9bc376baf95">Merekomendasikan kepada orang lain</td>
              <td id="table-cell-fbb2b15f9234ff9c9d47868723ce4d77">0,857</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b78402e918d7b7bd2d9d3cb78e0c5db4">
              <td id="table-cell-735c819f5e154249b37bfddc82e8ed10" rowspan="4"> Repurchase Intention </td>
              <td id="table-cell-3e1caaa1a3ec00cb8fe055b395c5c7a3">Niat Transaksional</td>
              <td id="table-cell-51bae54d657bd4ef1944b888017621cb">0,804</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4cfa865f5b1f1aaf8a16fe9d99622492">
              <td id="table-cell-35b9e65f63aec75754eecdf02f019e96">Niat Referensial</td>
              <td id="table-cell-c02cfa788598947e415cdffd0b73767c">0,751</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-738a1ef7aedd38c583592239f2e8763d">
              <td id="table-cell-d280026574b67a4b98994a7c7b269666">Niat Preferensial</td>
              <td id="table-cell-43f4576bf2313a7ac43f978bb939460b">0,836</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e9fe23060d7f9d573e48cdfc8e287b99">
              <td id="table-cell-06aa8bd53983c78b8cb8124c4300dcc0">Niat Eksploratif</td>
              <td id="table-cell-254f72e47127d49e3c011400f3e2230c">0,817</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-38">Berdasarkan data dalam tabel tersebut, diketahui bahwa masing-masing indikator memiliki nilai <italic id="_italic-54">outer loading</italic> &gt;0,70. Sehingga dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa seluruh indikator termasuk konstruk dari masing-masing variabel telah memenuhi validitas konvergen (<italic id="_italic-55">convergent validity</italic>).</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Average Variance Extracted (AVE)</title>
          <p id="_paragraph-40">Output SmartPLS 3.0, 2022</p>
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-42eb3e2b4b637587855fcc49df22d733">
              <td id="table-cell-397c027fe0e9150adae79568a356f636" />
              <td id="table-cell-fee4af8fb0da1e861192a2443c9ad740"> Average Variance Extracted (AVE)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-902d15b4e9f6dc155e8437b57c64ab62">
              <td id="table-cell-f30db177ea77aeaad8d242ec16ff06d3"> Brand Experience (X1)</td>
              <td id="table-cell-1ab070bc4c7a0d117b5bdc3142617022">0,740</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-96ec1bc801ca88e651d2a70ed67aedf5">
              <td id="table-cell-dc805bd6f8460e72d5fb794631fedea2">Kepuasan Pelanggan (Y1)</td>
              <td id="table-cell-41457541f111e212cefca75a1ad3ab12">0,771</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f9608a8ec5515568154b84cd03c70d1e">
              <td id="table-cell-f276beacb3b6a0cc493b11b843d9a3ca"> Repurchase Intention ( Y2 )</td>
              <td id="table-cell-bba311eaa5f2288fa4ca6ea146683b90">0,644</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-42">Berdasarkan data dalam tabel tersebut, dilihat nilai AVE (Average Variance Extracted) dari variabel <italic id="_italic-62">Brand Experience</italic> (X1), Kepuasan Pelanggan (Y1), dan <italic id="_italic-63">Repurchase Intention</italic> (Y2) mempunyai nilai lebih besar dari 0,50. Dengan demikian bahwa variabel <italic id="_italic-64">Brand Experience</italic> (X1), Kepuasan Pelanggan (Y1), dan <italic id="_italic-65">Repurchase Intention</italic> (Y2) dinyatakan valid serta memenuhi ketentuan nilai AVE.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Composite Reliability dan Cronbach Alpha</title>
          <p id="_paragraph-44">Output SmartPLS 3.0, 2022</p>
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-7ba589c820c23d44122c8840e09b7883">
              <td id="table-cell-0ebd3a43a1910e4d49b18d6af39fcc7c">Konstruk / Variabel</td>
              <td id="table-cell-926fa893e36b674a615ad30502ae76a3"> Cronbach's Alpha </td>
              <td id="table-cell-dfbc029ff5758ab71db5f315adebc87f"> Composite Reliability </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4f9cedd433185ed67bd3688445af60df">
              <td id="table-cell-f589710c79f239fd81f827a9b0593a08"> Brand Experience (X1)</td>
              <td id="table-cell-57f35ed69591d8fe837c3e779794d4fd">0,882</td>
              <td id="table-cell-463ec5c1d896b60de4e89537c0212802">0,918</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3bab573d525e5da242993bc1d5b941e4">
              <td id="table-cell-f7b1ad69faa37112ffb4ae08e56cb06c">Kepuasan Pelanggan (Y1)</td>
              <td id="table-cell-0a9ec3c61e714d53cc60e921d870da96">0,852</td>
              <td id="table-cell-f029342282f3ea5d8dfa75aa4198fd31">0,910</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5ab8f575ecabc2f4bd65aa787341121e">
              <td id="table-cell-65048f3517e2b4b4c41dba389e0e5fb3">Repurchase Intention (Y2)</td>
              <td id="table-cell-deb7d3e47404c41037b175fd6f5625a0">0,824</td>
              <td id="table-cell-4c91ef319fdd7ef1340ea6e529a4a368">0,879</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-46">Berdasarkan data dalam tabel tersebut, dilihat nilai croncbach’s alpha dan pada nilai composite reability dari <italic id="_italic-73">Brand Experience</italic> (X1), Kepuasan Pelanggan (Y1), dan <italic id="_italic-74">Repurchase Intention</italic> (Y2) mempunyai nilai lebih besar dari 0,7. Dengan demikian bahwa variabel <italic id="_italic-75">Brand Experience</italic> (X1), Kepuasan Pelanggan (Y1), dan <italic id="_italic-76">Repurchase Intention</italic> (Y2) dinyatakan valid memenuhi kriteria reabilitas, dan tingkatan reabilitasnya tinggi.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-5">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>R-Square</title>
          <p id="_paragraph-48">Output SmartPLS 3.0, 2022</p>
        </caption>
        <table id="_table-5">
          <tbody>
            <tr id="table-row-74b94105bd6478a8bb6946ad467ceb74">
              <td id="table-cell-c8dd54b937ef20d5202deca1f4a4eef1" />
              <td id="table-cell-e9c4958b8c4a5769dc9edc790340ef28"> R Square </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7e42a21bf73f9fc5894375ca68dbe19d">
              <td id="table-cell-d1db914796eb2d6962b5c389cc7c84e3">Kepuasan Pelanggan (Y1)</td>
              <td id="table-cell-3decbd630d5d29cf955091b50392bd58">0,774</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c36413caf342d73bb8275936245fe738">
              <td id="table-cell-79bc4a5eead0007f2fb227d999c622cf"> Repurchase Intention ( Y2 )</td>
              <td id="table-cell-4aa6717273f7c3b74cedda5495ecdaa7">0,608</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-50">Berdasarkan data dalam tabel tersebut, dari hasil uji R-square diperoleh data pada analisis variabel <italic id="_italic-82">Brand Experience</italic> menjelaskan variabilitas variabel Kepuasan Pelanggan sebesar 77,4%, dan <italic id="_italic-83">Repurchase Intention</italic> 60.8%.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-6">
        <label>Table 6</label>
        <caption>
          <title>Hasil Path Coefficient dan T Statistic</title>
          <p id="_paragraph-52">Output SmartPLS 3.0, 2022</p>
        </caption>
        <table id="_table-6">
          <tbody>
            <tr id="table-row-ab436bb1d8954da7abe0eba0071871c7">
              <td id="table-cell-1c9c713b583db37fc800883a5debdcc4" />
              <td id="table-cell-ee7d45450f0209358fd8155d65803570">Sampel Asli (O)</td>
              <td id="table-cell-97dd9c8d4f19fadf32c9d0ccf39c174e">Rata-rata Sampel (M)</td>
              <td id="table-cell-ac96f13ff585e5be68bec1bc612292bf">Standar Deviasi </td>
              <td id="table-cell-f7a963e8aa3ea65770f4caec9e0037ef">T Statistik </td>
              <td id="table-cell-b0cc8bff60009086d35f55e50870a6bf">P Values </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-467d088f2962de81382bfca0f6c190a2">
              <td id="table-cell-22acf9fd259485fc24ce27e04cfebf6c"> Brand Experience (X1) -&gt; Kepuasan Pelanggan (Y1)</td>
              <td id="table-cell-474137bf9a8c507714750e9fa9cfb991">0,880</td>
              <td id="table-cell-f90126cb829371bc16d91ea731cebf42">0,882</td>
              <td id="table-cell-d321883484a1fd9e6a6c918c907491ad">0,016</td>
              <td id="table-cell-f1450713971560ec0f595ed1440da6f7">55,167</td>
              <td id="table-cell-5c14341f49490a528af3981605084308">0,000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5336d443b6bb87ea28c79ee40d484606">
              <td id="table-cell-e0ce31495aaf120d5549aab38951d58d">Kepuasan Pelanggan (Y1)-&gt; Repurchase Intention ( Y2 )</td>
              <td id="table-cell-44bbf8ca4441caeda8384441671df11d">0,756</td>
              <td id="table-cell-bbd27057f218ab6b963718a726bf184b">0,757</td>
              <td id="table-cell-53e0275db05a742c22be1ecb3e65b330">0,030</td>
              <td id="table-cell-04c04177627493bef07eabd15f80306c">25,294</td>
              <td id="table-cell-98d8bf280392f724ff3fb93d26850741">0,000</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-54">Berdasarkan data dalam tabel tersebut pertama, variabel <italic id="_italic-92">Brand Experience</italic> (X1) terhadap variabel Kepuasan Pelanggan (Y1) menghasilkan nilai T Statistik sebesar 55,167 yang lebih besar dari T Tabel 1,96 dan P Values sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari nilai tingkat signifikansi yang bernilai 0,05. Dengan demikian berarti variabel <italic id="_italic-93">Brand Experience</italic> (X1) berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Pelanggan (Y1), sehingga hipotesis H1 dapat dinyatakan diterima.</p>
      <p id="_paragraph-55">Kedua, variabel Kepuasan Pelanggan (Y1) terhadap variabel <italic id="_italic-94">Repurchase Intention</italic> (Y2) menghasilkan nilai T Statistik sebesar 25,294 yang lebih besar dari T Tabel 1,96 dan P Values sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari nilai tingkat signifikansi yang bernilai 0,05. Dengan demikian berarti variabel Kepuasan Pelanggan (Y1) berpengaruh terhadap variabel <italic id="_italic-95">Repurchase Intention</italic> (Y2) sehingga hipotesis H2 dinyatakan diterima.</p>
      <p id="paragraph-2310def3720b574cc29ea2edecc153db">C. Pembahasan</p>
      <p id="_paragraph-56">H1 : <italic id="_italic-96">Brand Experience</italic> Berpengaruh Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Produk Cimory </p>
      <p id="_paragraph-57">Berdasarkan dari hasil analisis data yang diperoleh melalui kuisioner, hasil <italic id="_italic-97">outer loading</italic> terbesar dari variabel <italic id="_italic-98">Brand Experience</italic> adalah dari indikator pengalaman fisik yang dominan merefleksikan variabel <italic id="_italic-99">Brand Experience</italic>, artinya pengalaman fisik yang dirasakan oleh konsumen setelah mengkonsumsi produk <italic id="_italic-100">dairy food</italic> cimory membawa manfaat yang baik terutama untuk kesehatan, dari pengalaman fisik yang baik itulah kemudian akan membuat pelanggan puas pada produk yang dikonsumsinya. Sedangkan hasil <italic id="_italic-101">outer loading</italic> terendah dari variabel <italic id="_italic-102">Brand Experience</italic> terletak pada indikator emosi yang kuat untuk merek, artinya produk <italic id="_italic-103">dairy food</italic> Cimory kurang mampu menggugah perasaan dan emosi konsumen. Konsumen berharap bahwa produk <italic id="_italic-104">dairy food</italic> Cimory dapat memahami kebutuhan mereka secara mendalam dan individual, oleh karena itu pengetahuan akan kebutuhan dan kultur yang dimiliki oleh konsumen menjadi hal yang sangat penting agar dapat memenangkan hati konsumen. Berdasarkan dari hasil analisis data yang diperoleh melalui kuisioner, hasil <italic id="_italic-105">outer loading</italic> terbesar dari variabel kepuasan pelanggan adalah dari indikator terpenuhi harapan pelanggan setelah membeli produk yang dominan merefleksikan variabel kepuasan pelanggan, artinya produk Cimory sesuai dengan harapan pelanggan. Dari pengalaman positif yang dirasakan selama dan setelah membeli produk Cimory inilah yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan. Umumnya konsumen membeli produk Cimory berdasarkan dari kualitas yang didapatkan ketika mengkonsumsi produk Cimory. Sedangkan hasil <italic id="_italic-106">outer loading</italic> terendah dari variabel kepuasan pelanggan terletak pada indikator merekomendasikan kepada orang lain, hal ini dikarenakan selera dimiliki oleh setiap konsumen akan suatu produk yang dikonsumsinya memiliki penilaian yang berbeda-beda, sehingga tidak semua produk <italic id="_italic-107">dairy food</italic> dapat disukai oleh beberapa konsumen. Jadi dapat disimpulkan dengan <italic id="_italic-108">Brand Experience</italic> yang semakin meningkat, maka kepuasan pelanggan pun akan semakin meningkat. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa dinyatakan terdapat pengaruh signifikan <italic id="_italic-109">Brand Experience</italic> terhadap kepuasan pelanggan.</p>
      <p id="_paragraph-58">H2 : Kepuasan Pelanggan Berpengaruh Terhadap <italic id="_italic-110">Repurchase Intention</italic> Pada Produk Cimory </p>
      <p id="_paragraph-59">Berdasarkan dari hasil analisis data yang diperoleh melalui kuisioner, hasil <italic id="_italic-111">outer loading</italic> terbesar dari variabel kepuasan pelanggan adalah dari indikator terpenuhi harapan pelanggan setelah membeli produk yang dominan merefleksikan variabel kepuasan pelanggan, artinya produk Cimory sesuai dengan harapan pelanggan. Pelanggan puas apabila setelah membeli dan menggunakan produk tersebut, ternyata kualitas produknya baik. Sedangkan hasil <italic id="_italic-112">outer loading</italic> terendah dari variabel kepuasan pelanggan terletak pada indikator merekomendasikan kepada orang lain, hal ini dikarenakan selera dimiliki oleh setiap konsumen akan suatu produk yang dikonsumsinya memiliki penilaian yang berbeda-beda, sehingga tidak semua produk <italic id="_italic-113">dairy food</italic> dapat disukai oleh beberapa konsumen. Hasil <italic id="_italic-114">outer loading</italic> terbesar dari variabel <italic id="_italic-115">Repurchase Intention</italic> adalah dari indikator niat preferensial yang dominan merefleksikan variabel <italic id="_italic-116">Repurchase Intention</italic>, artinya dengan adanya kepuasan yang dirasakan pelanggan atas produk Cimory yang telah dibeli atau dikonsumsi sebelumnya dapat meningkatkan tindakan <italic id="_italic-117">Repurchase Intention</italic> pasca pembelian, terutama seseorang yang menjadikan produk yang telah dikonsumsinya sebagai pilihan utama. Sedangkan hasil <italic id="_italic-118">outer loading</italic> terendah dari variabel <italic id="_italic-119">Repurchase Intention</italic> terletak pada indikator niat referensial <italic id="_italic-120">Repurchase Intention</italic>, hal ini dikarenakan masing-masing konsumen memiliki selera yang berbeda pada suatu produk yang dikonsumsinya, sehingga penilaian yang berbeda-beda ini berdampak pada tidak semua produk <italic id="_italic-121">dairy food</italic> dapat disukai oleh beberapa konsumen. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa dinyatakan terdapat pengaruh signifikan kepuasan pelanggan terhadap <italic id="_italic-122">Repurchase Intention</italic>.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-5">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-60">Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasaan, maka dapat disimpulkan <italic id="_italic-123">Brand Experience</italic> berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada produk Cimory di Jawa Timur. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya peningkatan pada <italic id="_italic-124">Brand Experience</italic> secara signifikan akan meningkatkan kepuasan pelanggan produk Cimory di Jawa Timur. Kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap <italic id="_italic-125">Repurchase Intention</italic> pada produk Cimory di Jawa Timur. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya peningkatan pada kepuasan pelanggan secara signifikan akan meningkatkan <italic id="_italic-126">Repurchase Intention</italic> pada produk Cimory di Jawa Timur.</p>
      <p id="_paragraph-61">Strategi pemasaran untuk meningkatkan <italic id="_italic-127">Repurchase Intention</italic> adalah dengan meningkatkan selera konsumen dengan memberikan berbagai varian rasa dalam setiap produk Cimory. Strategi pemasaran untuk meningkatkan <italic id="_italic-128">Brand Experience</italic> adalah dengan membangun hubungan baik antara brand dengan konsumen melalui berbagai platform sosial media yang dapat digunakan sebagai sarana komunikasi dan apresiasi dari brand terhadap konsumen. Strategi pemasaran untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menambah inovasi selera konsumen dengan memberikan berbagai varian rasa dalam setiap produk Cimory.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>