<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Effect of Financial Condition, Audit Tenure, and Previous Year's Audit Opinion on Going Concern Audit Opinions on Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2018</article-title>
        <subtitle>Pengaruh Kondisi Keuangan,Audit Tenure, dan Opini Audit Tahun Sebelumnya Terhadap Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2016-2018</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-822a3582fabcd4dbcd108211710917f9" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Febrianti</surname>
            <given-names>Adela</given-names>
          </name>
          <email>adelafebrianti018@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-718812f5ca50dbab34f5603c1c8c4666" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Rahmawati</surname>
            <given-names>Imelda Dian</given-names>
          </name>
          <email>imeldadian@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-10-30">
          <day>30</day>
          <month>10</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Setiap instansi atau perusahaan pasti memiliki tujuan agar bisa bertahan sampai perusahaan tersebut bisa sukses dan perusahaan akan selalu memiliki cara untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Dalam keberlangsungan hidup perusahaan merupakan hal terpenting untuk beberapa pihak terutama investor-investor yang merupakan pihak yang paling penting dalam perusahaan. Dalam Kelangsungan hidup perusahaan ada suatu entitas bisnis dalam jangka panjang yang dapat mempertahankan kelangsungan hidup (<italic id="_italic-3">going concern</italic>) perusahaan. Auditor akan menilai berdasarkan pelaporan keuangan yang telah disediakan oleh perusahaan untuk melihat apakah telah memenuhi kepatuhan, menyajikan secara wajar , dan apakah sudah sesuai dengan standar akuntansi yang telah berlaku Indonesia, dan juga apakah terdapat kesangsian pada kelangsungan hidup suatu perusahaanTeruntuk perusahaan yang memiliki masalah dalam kelangsungan hidup perusahaan perlu adanya inovasi-inovasi baru agar perusahaan dapat berkembang kembali. Inovasi-inovasi tersebut dapat menggambarkan bagaimanakah manajemen dalam memberikan tindakan untuk mengatasi masalah <italic id="_italic-4">going concern</italic> atau kelangsungan hidup. Dalam hal ini auditor perlu mengevaluasi kembali apakah perusahaan tersebut masih bisa melanjutkan beroperasi atau tidak berdasarkan hasil yang telah diperoleh dari mengaudit.</p>
      <p id="_paragraph-13">Berdasarkan SPAP SA seksi 341 (2011) mengenai <italic id="_italic-5">going concern</italic>, “auditor bertanggung jawab untuk mengevaluasi apakah terdapat kesangsian besar terhadap kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam waktu yang telah ditentukan, dan tidak lebih dari satu tahun tanggal laporan keuangan yang telah diaudit. Ada 2 jenis opini audit yakni <italic id="_italic-6">Modified opinion</italic> dan <italic id="_italic-7">Unmodified opinion</italic>. Dengan seiring berkembangnya penggunanaan laporan keuangan terhadap opini auditor suatu laporan audit guna untuk menentukan keputusan berinvestasi maka dari itu auditor perlu mengaudit yang bertujuan untuk melihat kelangsungan hidup (<italic id="_italic-8">going concern</italic>) perusahaan, sehingga auditor mempertimbangkan dalam penerbitan opini audit <italic id="_italic-9">going concern.</italic> Memberikan opini <italic id="_italic-10">going concern</italic> sangat sulit dilakukan oleh auditor dikarenakan dapat memicu banyak masalah yang akan terjadi pada perusahaan seperti menurunnya harga saham, kepercayaan investor yang akan menurun, menyulitkan perusahaan menerima pinjaman modal usaha, kreditur pelanggan, dan buruknya hubungan karyawan terhadap manajemen perusahaan.</p>
      <p id="_paragraph-14">Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penerimaan opini audit <italic id="_italic-11">going concern</italic> yakni kondisi Keuangan, Audit Tenure, dan Opini Audit Tahun Sebelumnya<italic id="_italic-12">. </italic>Menurut Sekar [1] Kondisi Keuangan merupakan suatu ringkasan kinerja suatu perusahaan selama satu periode tertentu yang menunjukkan keadaan perusahaan Keraguan mengenai kelangsungan hidup perusahaan akan mempengaruhi perusahaan dan dapat digunakan sebagai indikasi terjadinya kebangkrutan pada perusahaan. Menurut [2] membahas tentang audit tenure bahwa Keterikatan auditor dengan klien yang cukup lama akan membuat auditor kehilangan independensinya, sehingga dapat menimbulkan kesulitan bagi auditor yang akan menerbitkan opini audit <italic id="_italic-13">going concern. </italic>Dikarenakan adanya hubungan yang cukup lama antara auditor dank lien memiliki rasa yang nyaman dan saling menguntungkan memliki kuatilats audit yang cukup rendah. Hilangnya independensi auditor dapat dilihat pada sulitnya memberikan opini audit <italic id="_italic-14">going concern. </italic>Menurut [3] yang membahas mengenai opini audit tahun sebelumnya bahwa hasil audit tahun lalu dapat mempengaruhi kinerja perusahaan untuk hasil audit ditahun selanjutnya. Dengan diterbitkannya opini audit <italic id="_italic-15">going</italic><italic id="_italic-16"> concern</italic> menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami masalah atau terjadi kesulitan. Hal ini dikarenakan keadaan perusahaan saat ini tidak terlepas dari kinerja perusahaan di masa sebelumnya. apabila auditor menerbitkan Opini audit <italic id="_italic-17">going concern</italic> di tahun sebelumnya maka ada kemungkinan bahwa perusahaan tersebut akan menerima kembali opini audit <italic id="_italic-18">going concern</italic> di tahun selanjutnya Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kembali mengenai kondisi keuangan, audit tenure, dan opini audit tahun sebelumnya memiliki pengaruh terhadap opini audit <italic id="_italic-19">going concern.</italic></p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="paragraph-88141ca74fe4742612baf2228e9353ab">Pendekatan Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-15">Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif yang memusatkan pada pengujian hipotesis [4] penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah terdapat pengaruh dari kondisi keuangan, audit tenure, dan opini audit tahun sebelumnya terhadap opini audit going concern pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2016-2018.</p>
      <p id="paragraph-fb7d0f8ebe1983f571f80cc9aac00332">Rancangan Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-16">Gambar 1 Rancangan Penelitian</p>
      <p id="paragraph-4e38e5ad304d8b08330ce06387bcb372">Definisi Operasional Variabel</p>
      <p id="_paragraph-17">Data rasio aset ini diperoleh berdasarkan laporan keuangan yang menunjukkan nilai aset yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan.</p>
      <list list-type="bullet" id="list-a725563a68897e8ec5152413dc4c59ee">
        <list-item>
          <p>Opini <italic id="_italic-20">Audit Going Concern</italic> ( Y) merupakan suatu opini yang diterbitkan oleh auditor apakah perusahaan akan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Opini audit modifikasi mengenai Opini audit <italic id="_italic-21">going concern</italic> yakni opini yang dalam pertimbangan auditor mengenai bagaimana perusahaan tersebut dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam kurun waktu yang pantas, dan tidak dapat lebih dari satu tahun masa laporan keuangan yang telah diaudit. Variable ini diiukur dengan variable dummy, perusahaan yang menerima Opini audit <italic id="_italic-22">going concern</italic> akan diberi kode 1, sedangkan perusahaan yang tidak menerima opini audit <italic id="_italic-23">going concern</italic> akan diberi kode 0.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kondisi Keuangan (X1) merupakan suatu ringkasan kinerja suatu perusahaan selama satu periode tertentu yang menunjukkan keadaan perusahaan. Kondisi keuangan dapat dilihat melalui laporan keuangan yang telah diterbitkan oleh perusahaan pada akhir periode. Dalam penelitian ini skala pengukuran variable kondisi keuangan adalah skala rasio profitabilitas yang di proksikan dalam ROA (return on asset). Rumus ROA (return on asset) adalah sebagai berikut:</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Audit <italic id="_italic-24">tenure </italic>(X2) merupakan lamanya kontrak antara auditor dan klien yang diukur dari jumlah tahun masa audit. Pengukuran pada Audit <italic id="_italic-25">tenure</italic> menggunakan proksi menjumlahkan tahun dimana akuntan publik yang sama melakukan kontrak kerja dengan perusahaan yang sama lebih dari satu tahun. Penelitian pada variable Audit <italic id="_italic-26">tenure</italic> memiliki nilai maksimum 3 yakni berdasarkan peraturan POJK No.13 Pasal 16 (1) pada tahun 2017 yang berisikan mengenai OJK berwenang memerintahkan Pihak yang Melaksanakan Kegiatan Jasa Keuangan untuk melakukan penggantian AP dan / atau KAP yang telah ditunjuk dan / atau audit/ pemeriksaan ulang terhadap laporan yang telah diaudit. Proksi yang dihasilkan sebagai berikut:</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Opini audit tahun sebelumnya (X3) adalah sebuah opini yang telah diterbitkan oleh auditor pada perusahaan di tahun sebelumnya (Trenggono &amp; Triani, 2015). Opini audit tahun sebelumnya digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk digunakan sebagai dasar memberikan opini di tahun berjalan. Variabel ini diukur menggunakan variable dummy, yakni apabila perusahaan pada tahun sebelumnya telah menerima opini audit going concern maka akan diberikan kode 1, begitupun dengan sebaliknya apabila perusahaan pada tahun sebelumnya tidak menerima opini audit going concern akan diberikan kode 0.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-4914c39e6930bba0118a86ae983641d5">Populasi dan Sampel</p>
      <p id="_paragraph-18">Populasi yang digunakan dala penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2016-2018 yang totalnya 181 perusahaan dari semua sektor yang ada. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling sehinggan dapat diperoleh yakni 32 sampel perusahaan.</p>
      <p id="paragraph-217663ad42587288f8dd2824ec83ce1f">Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-19">Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data sekunder. Teknik dalam pengambilan data ini dilakukan dengan teknik dokumentasi yakni dengan cara mengumpulkan laporan keuangan dari setiap perusahaan. Penelitian ini menggunakan rasio profitabilitas, perhitungan massa audit, dan variabel dummy. Rasio profitabilitas [5] yang digunakan adalah ROA perhitungan berdasarkan banyaknyanya aset suatu perusahaan, perhitungan massa audit dapat dilihat pada laporan keuangan berapa lama perusahaan bekerja sama dengan suatu perusahaan, dan variabel dummy sendiri adalah sebuah variabel nominal yang digunakan di dalam regresi berganda dan diberi kode 0 dan 1.</p>
      <p id="paragraph-5042c5cba7bb6efca313fc638d0544b1">Teknik Analisis Data</p>
      <p id="paragraph-227e3e1b8e79aa0abaedbac1b435696c">Statistik Deskriptif</p>
      <p id="_paragraph-20">Penelitian ini menggunakan statistik deskriptif untuk memberikan gambaran maupun deskripsi dari variabel-variabel yakni dengan menggunakan statistik deskriptif . Rata-rata (mean), standar deviasi, maksimum, minimum, merupakan uji deskriptif yang digunakan. Ukuran-ukuran angka dalam statistic deskriptif sangat penting bagi data sampel, sehingga secara konsekual dapat lebih mudah dimengerti oleh pembaca [6].</p>
      <p id="paragraph-c469bf951dbe27cc757f56277710891d">Uji normalitas</p>
      <p id="_paragraph-21">Uji normalitas data berguna untuk mengetahui apakah data yang digunakan dalam suatu penelitian berdistribusi secara normal atau tidak, asumsi ini ditunjukan oleh nilai error yang berdistribusi normal. Model regresi yang baik adalah model regresi yang memiliki distribusi normal atau mendekati normal.</p>
      <p id="paragraph-b36df444aefbbd1184bfca15adebc686">Uji Multikoleniaritas</p>
      <p id="_paragraph-22">Uji multikoleniaritas untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi dari variabel bebas (independen). Model regresi dikatakan baik apabila tidak terjadi adanya korelasi diantara variabel independen. Apabila variabel independen terjadi atau saling korelasi, maka variabel tersebut tidak ortogonal.</p>
      <p id="paragraph-337708219457690afca1f2eee8355e46">Uji Heteroskedestisitas</p>
      <p id="_paragraph-23">Dalam pengujian heteroskedestisitas bertujuan untuk melihat apakah dalam suatu model regresi terjadi tidak adanya kesamaan antara variance dan residual dari satu pengamatan dengan pengamatan lainnya. Dikatakan homoskodestisitas apabila variance dan residual dari satu pengamatan ke pengamatan lainnya tetap , dan dikatakan heteroskedestisitas, apabila variance dan residual dari pengamatan satu ke pengamatan lainnya berbeda.</p>
      <p id="paragraph-89772cfa8a3d117699b4ae91685316fd">Uji Autokorelasi</p>
      <p id="_paragraph-24">Uji autokorelasi bertujuan untuk mengetahui apakah penelitian ini ada tidaknya autokorelasi yaitu korelasi yang terjadi antara residual pada satu pengamatan dengan pengamatan lain pada model regresi. Model regresi bisa dikatakan baik apabila model regresi tersebut tidak terjadi autokorelasi. Untuk mendeteksi apakah model regresi tersebut terjadi autokorelasi atau tidak yakni menggunakan pengujian Durbin-Watson (DW test).</p>
      <p id="paragraph-ad0e0e8516753bd5526394897406f539">Regresi Linier Berganda</p>
      <p id="_paragraph-25">Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui adanya suatu hubungan antara variabel yang dinilai sebagai variabel bebas yang memiliki keterkaitan dengan variabel yang dinilai sebagai variabel terikat dan melibatkan lebih dari dua variabel [7].</p>
      <p id="_paragraph-26">Uji Parsial T</p>
      <p id="_paragraph-27">pengujian secara parsial atau Uji T pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel independen dengan variabel dependen dalam pengujian ini memiliki nilai signifikansi yang dilihat dari kolom masing-masing pada tabel T hitung. Berdasarkan hasil dari SPSS :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-401d72fe55d205f4018ab265538aab3c">
        <list-item>
          <p>Jika nilai Sig &lt; 0,05 maka variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Jika nilai Sig &gt; 0,05 maka variabel bebas tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="paragraph-dab9eec27ba4e21b28471ba71cf4338d">A. Hasil Olah Data</p>
      <p id="_paragraph-28">Berdasarkan hasil dari pengumpulan data yang didapatkan dari bursa efek indonesia, perusahaan manufaktur yang berjumlah 181 perusahaan dari semua sektor hanya 32 perusahaan yang dijadikan sampel dikarenakan 32 sampel perusahaan tersebut masuk dalam kriteria yang telah ditentukan. Maka ditetapkan ada 96 laporan keuangan dari 32 perusahaan yang diambil secara kolektif pada 3 tahun yakni pada tahun 2016-2018. Berikut hasil perhitungan sampel:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Kriteria Penentuan Sampel</title>
          <p id="_paragraph-31" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-0fcb5bd5fcd45234cc99dfacf3b6d344">
              <td id="table-cell-ae36763efe8cd8f1328b237cba33a80c">No</td>
              <td id="table-cell-7828b299f965d2f2d57da0fe40f56abf">Kriteria</td>
              <td id="table-cell-850abcf003ea98d3153e3c3b9c71ab43">Jumlah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-93e750c8497678996b3ba5569be3eca9">
              <td id="table-cell-8503e7c30aa1caa8b83ab49a79daba2b">1</td>
              <td id="table-cell-fc586da5bbaed556c2edbb395aa271cf">Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2016-2018</td>
              <td id="table-cell-99499527367925af848a9df318b5769b">181</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7055a7016d4f4abe4612e403898a4882">
              <td id="table-cell-609e835c17a99cb1e04c758041ff6400">2</td>
              <td id="table-cell-8d9fb42f0f372b9ab3f351af41430ff0">Perusahaan manufaktur yang menerbitkan laporan keuangan pada periode 2016-2018.</td>
              <td id="table-cell-a6ad1aa74c968255987510ad51e30e07">181</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-080793c9497ab2ff7c168c8ba8e320e3">
              <td id="table-cell-75b596950aee314c2e03ca614b3227a1">3</td>
              <td id="table-cell-a081ccbf26808734910d6cfec7ce4461">Laporan keuangan perusahaan diterbitkan dalam mata Rupiah.</td>
              <td id="table-cell-9f68f0a47782a34f725302c855e011f9">170</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-997e5aff34da2e99d980102ba692e624">
              <td id="table-cell-6722ebc9392e36bb32adfd849799ee29">Jumlah perusahaan sampel</td>
              <td id="table-cell-7262980d3a52a3c877facfb474d199ec">32</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-43c822eec6125a68d46f7083dfa07064">
              <td id="table-cell-059edd8eb048524448a9ce5b306b1977">Tahun Pengamatan</td>
              <td id="table-cell-a6b5b406f7766069157df45b2aebf8fe">3 tahun</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-12d5d822cf94632a960f0e8865c5ff8f">
              <td id="table-cell-78aa5195a8c99046993e812fd09bb5a7">Jumlah sampel total selama penelitian</td>
              <td id="table-cell-78505cb00c49c28ce836cf4874edb41d">32 x 3 tahun =96 sampel</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-32">Berdasarkan data yang diperoleh berjumlah 181 perusahaan, berikut ini dipaparkan berdasrakn kriteria yang telah ditentukan. Pada 1 menyatakan bahwa perusahaan yang terdaftar di Buersa Efek Indonesia pada periode 2016-2018 adalah 181 perusahaan. kriteria nomor 2 perusahaan manufaktur yang menerbitkan laporan keuangan pada periode 2016-2018 berjumlah 181 perusahaan. Dan kriteria nomor 3 menunjukkan bahwa laporan keuangan perusahaan yang diterbitkan dalam mata uang Rupiah adalah 170 perusahaan. Maka jumlah sampel yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling adalah 32 perusahaan dimana dalam 3 tahun terdapat 96 laporan keuangan yang dijadikan sampel.</p>
      <p id="_paragraph-34" />
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Statistik Deskriptif</title>
          <p id="_paragraph-35">Sumber: Hasil <italic id="_italic-29">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-a328ef8bf1a0307bac52505ee79e6482">
              <td id="table-cell-5cd45cd3f76519f8fdf7e136ed63cdc6" colspan="6">Statistics</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-69cd5f77adeac6a5946d408c0e1d3a02">
              <td id="table-cell-4790edd79ce3033ab6b58e99957a05b7" colspan="2" />
              <td id="table-cell-57c8fcb090026a3f98a94662fd830a89">Kondisi keuangan</td>
              <td id="table-cell-3c4b2552d1045bbaef8462a2f76532ff">Audit tenure</td>
              <td id="table-cell-b1697904df48d3927eb8545d4b45ed84">Opini audit tahun sebelumnya</td>
              <td id="table-cell-17fbd08bc0598bc3bab64db6abf86739">Opini audit going concern</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c24b86dce0cac836c612442c9c8d3ddd">
              <td id="table-cell-7890b8e3ddafa196e09d828272986440" rowspan="2">N</td>
              <td id="table-cell-3302b45e69fd5d78cd57904bf9c545a7">Valid</td>
              <td id="table-cell-50b1228e47b8f7065df04420836e1d91">96</td>
              <td id="table-cell-e52ce3d1e7e857bb283cb75f52c07ac2">96</td>
              <td id="table-cell-c71395bbc265aa32242eb246c0df9a33">96</td>
              <td id="table-cell-7031997672f0fcc098778cc124fea7bf">96</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-378965d922d936aa9332aa6489dab3f6">
              <td id="table-cell-9008fe8cb5e8aaa39b65b4f19af671ca">Missing</td>
              <td id="table-cell-6bb19e6b37ef024603ed532bb9481bcb">0</td>
              <td id="table-cell-e4fa9205c34f4fb326705c51a7b3cb48">0</td>
              <td id="table-cell-111bfce1b8a12e5deff5dc4fea5c3b4e">0</td>
              <td id="table-cell-2d41fa04eea07aac6130f489ab6fe20a">0</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ccee822c6448faac7dd2f2f15af24318">
              <td id="table-cell-864905f0d474228393e37d01b05d45bf" colspan="2">Mean</td>
              <td id="table-cell-a45434200a1f7e9baf22647ead06e0d9">.1750</td>
              <td id="table-cell-b7a181d2367c67000775391f9aca17d8">4.7500</td>
              <td id="table-cell-1e4e6047d76532d500453cf617d221d8">.0313</td>
              <td id="table-cell-5aef375423e1ecf95b5800a4d345abad">.0208</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3fbf9a309a6f69f01131a9e592e32e7c">
              <td id="table-cell-f4dabdc6032777261b68272d6a0ae8fd" colspan="2">Std. Deviation</td>
              <td id="table-cell-be41ed548e9d887cf21ae42c70f8593b">1.01910</td>
              <td id="table-cell-3c66c155520e1fcbb2582f151cd32acc">3.40588</td>
              <td id="table-cell-aa07ac223166dfba83762e5ad1dc2f07">.17491</td>
              <td id="table-cell-6ab5f87a85f1ddc15d291c2649aafda5">.14358</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a0a57f9fcd211feebe01bddcc53ce85c">
              <td id="table-cell-60d6779a04e362d0ef05a478f7b946db" colspan="2">Minimum</td>
              <td id="table-cell-d3441ff29af5c230a66d061ac10789ca">-.55</td>
              <td id="table-cell-ac5139bdba7a98c9018c60646bc0aec0">1.00</td>
              <td id="table-cell-49178e1b060fbde382356c486bd00215">.00</td>
              <td id="table-cell-d78470614493993c46ac192a21acdc31">.00</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-abede7fa7800fd183d51c19e2adc5c91">
              <td id="table-cell-dc3c83edbfbe8429d1872acb93723004" colspan="2">Maximum</td>
              <td id="table-cell-6f3b49da0c98ba4667ac16f41386f98c">9.99</td>
              <td id="table-cell-fa4a1566333f51332f9eedfe1dd9026c">18.00</td>
              <td id="table-cell-0e5694a1326f387068215027f7accce3">1.00</td>
              <td id="table-cell-30905b05f5e7e75d02620776645dde14">1.00</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-37">Dari tabel di atas, dapat dijelaskan untuk masing-masing variabel sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-38">Variabel Kondisi Keuangan</p>
      <p id="paragraph-6130edc0b6b6afa4f220bc497bdd2ca7">Dari 96 jumlah data yang diamati, diperoleh nilai rata-rata 0,175, nilai standart deviasi sebesar 1,019, nilai minimum -0,55 dan nilai maksimum sebesar 9,99.</p>
      <p id="paragraph-87fd21005455be83dc70f96908a9257a">Variabel Audit <italic id="_italic-30">Tenure</italic></p>
      <p id="_paragraph-39">Dari 96 jumlah data yang diamati, diperoleh nilai rata-rata 4,75, nilai standart deviasi sebesar 3,405, nilai minimum 1, dan nilai maksimum sebesar 18.</p>
      <p id="paragraph-55b9b84f27cc5707d921a2169ace8735">Variabel Opini Audit tahun Sebelumnya</p>
      <p id="_paragraph-40">Dari 96 jumlah data yang diamati, diperoleh nilai rata-rata 0,03, nilai standart deviasi sebesar 0,174, nilai minimum 0, dan nilai maksimum sebesar 1.</p>
      <p id="paragraph-321ac21f93d662a0c0f8d7a1311dc3e1">Variabel Oponi Audit <italic id="_italic-31">Going Concern</italic></p>
      <p id="_paragraph-41">Dari 96 jumlah data yang diamati, diperoleh nilai rata-rata 0,02, nilai standart deviasi sebesar 0,143, nilai minimum 0, dan nilai maksimum sebesar 1.</p>
      <p id="_paragraph-43" />
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Normalitas</title>
          <p id="_paragraph-44">Sumber: Hasil <italic id="_italic-32">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-a3b0f4bb6961dd95a5a0d0a299d8e37e">
              <td id="table-cell-7a6981dba7253f19bd4145eb88380c2e" colspan="3">One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7e4caef5cbe294667db1befa30d13a17">
              <td id="table-cell-6a2ddf6d05fbe056c999853eb6d7e9ed" colspan="2" />
              <td id="table-cell-ffafa4a0f0ef1d85de282dfa32f6f203">Unstandardized Residual</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6ff31f6f8ee558a80bbdb525c3db6124">
              <td id="table-cell-0c20f79f0afdc2059d666db1a921ea76" colspan="2">N</td>
              <td id="table-cell-62a7b7646c7d7a5a7c9fc4c1772767eb">96</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-413dda76e34effb74418070864e5fc8d">
              <td id="table-cell-ed1203161789277f7388d92412b6c91d" rowspan="5">Normal Parametersa,b</td>
              <td id="table-cell-d5fc20b17af2cf9e4d0677abb030f4b4">Mean</td>
              <td id="table-cell-ec2a0fee268a87cdc3487e23abab7eb9">.0000000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ed57a37a46dc85ccac2b764a8b67ea92">
              <td id="table-cell-d12d4e6efedcd53fe52e4ae996a67a99">Std. Deviation</td>
              <td id="table-cell-a3414276df674d9543c9f8132228335d">.44402719</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-443c4027a367673ca970487b475341df">
              <td id="table-cell-3276190a3ecbbc0f2291c5423b8febf4" rowspan="3">Most Extreme Differences</td>
              <td id="table-cell-dba3a41e9c37f1a60454bdacd8dcc55a">Absolute</td>
              <td id="table-cell-801af05430437e194f5c9c99f319d253">.321</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d777b84077ff674c95179250dba48fb8">
              <td id="table-cell-b454d7bc32c854ad860594872e681641">Positive</td>
              <td id="table-cell-12d5898f64e62f18de7cad80587fb463">.321</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b84f2047213ccef097d0d0309571906a">
              <td id="table-cell-2e73977135cf006fcd8dce2495f0c397">Negative</td>
              <td id="table-cell-beef870f885bc8f8fb06e831b656401b">-.150</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8ec7c6dbb67689169559944728582b3e">
              <td id="table-cell-1e1b48abadfa0d25cc7526218289b6df" colspan="2">Test Statistic</td>
              <td id="table-cell-bd5d23a466a8cb1bbb457a3b4b4f2658">.321</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7e530a633a5e9205c09285b36b612380">
              <td id="table-cell-8aa6a2365e74e2c3067a04bcb0c08d4f" colspan="2">Asymp. Sig. (2-tailed)</td>
              <td id="table-cell-8e613233783ddeaa9803a2ad7d917cc0">.073c</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dc68b4dc54398385ba4ca4c2b8850320">
              <td id="table-cell-a2d57e16de5a8ae15968f379c5c90a5d" colspan="3">a. Test distribution is Normal.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-93119f8e426fbe53ba3a3a104b43f62a">
              <td id="table-cell-8ebfde078ee5411917884f32632fb6e9" colspan="3">b. Calculated from data.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4186b61530b793c067454aa46725d165">
              <td id="table-cell-1883eea278b5e685bea1bba4877e904d" colspan="3">c. Lilliefors Significance Correction.</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-45" />
      <p id="_paragraph-46">Pada tabel di atas, diketahui nilai signifikansi atau <italic id="_italic-33">Asymp. Sig. (2-tailed)</italic> sebesar 0,073 &gt; 0,05. Artinya, data model regresi dalam penelitian ini terdistribusi normal dan dapat dilakukan untuk pengujian lebih lanjut.</p>
      <p id="_paragraph-48" />
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Multikolinieritas</title>
          <p id="_paragraph-49">Sumber: Hasil <italic id="_italic-34">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-93a6d736063fcd1bd2847f60d33ed9c3">
              <td id="table-cell-3e4191e904b2f0a84eccfd89c4674acd" colspan="10">Coefficients a </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7e5eb018d0e766ca2686457b3e0cbd88">
              <td id="table-cell-a198cd0b9a284864ce40fba6c6c7ca6a" rowspan="6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-16d045b126d4f7faffbb0da24eae28c8" colspan="3">Correlations</td>
              <td id="table-cell-9754a43687e0a52fb02e6c6f148c756c" colspan="5">Collinearity Statistics</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f25882bafe6404bd4cb5ad0854917d3c">
              <td id="table-cell-f45cde65cfc1c1a8778514968f306391" colspan="2" />
              <td id="table-cell-cde24ddefef6005d58651b10a90b2b69" colspan="2">Zero-order</td>
              <td id="table-cell-49fad9812b1133e8636315d24a0ff870" colspan="2">Partial</td>
              <td id="table-cell-297bcf590b31780d1002ef6c08e78ba0">Part</td>
              <td id="table-cell-00857c7554e01e00e4970752233da0ee" colspan="2">Tolerance</td>
              <td id="table-cell-fc24b6df685190fc9721868373764359">VIF</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-36fa0c469d786f51400c65bb4987a1ee">
              <td id="table-cell-4ced10bb3ba4c3853f70d56dc2a7bc0f" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-a25f45f6137e8ea0d4694b84b216b06d">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-a99026d779fafe2827dc37b211361daf" colspan="2" />
              <td id="table-cell-5b6b70ffb1054ad8a6d68e0476b85662" colspan="2" />
              <td id="table-cell-03deff12bb801cc7c43719eb6eac3b5b" colspan="2" />
            </tr>
            <tr id="table-row-0dc8fec78dc5c9a5cf9cfb0f90baacec">
              <td id="table-cell-b7d4d8955890078160b2a278c366419b">Kondisi keuangan</td>
              <td id="table-cell-cbb49ac68b5598590d9c4d3adfce8c0e">.206</td>
              <td id="table-cell-eca39d6c3dbfdd9a3675270642d951dd" colspan="2">.212</td>
              <td id="table-cell-5c430678fdec80f776516ae2683f5975" colspan="2">.205</td>
              <td id="table-cell-88737b2ce59537e365f3b78f8a5f2219">.973</td>
              <td id="table-cell-4b2fbc1e738326c2aa1d251019c5fe96" colspan="2">1.028</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1b4901f8cd40616657ef74d51782d7b9">
              <td id="table-cell-d22673a2d9975a4fe17b53ef21eb8ad5">Audit tenure</td>
              <td id="table-cell-fa2d40a96565b6286cdb1991ae998685">-.004</td>
              <td id="table-cell-3b4306d7ce230beacbc1cd546fd3201b" colspan="2">-.057</td>
              <td id="table-cell-5ca65df9ad2c6693115ef5dff9e15216" colspan="2">-.054</td>
              <td id="table-cell-aa83b0fd2ea01bbb8678cca9a5b5cde4">.970</td>
              <td id="table-cell-fbe597d6657d60b774c1fa2792ae5a81" colspan="2">1.031</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5968bbc857f794aad9c7831af16f2755">
              <td id="table-cell-f6fcb57980c72d8b50a9f8464e4a0613">Opini audit tahun sebelumnya</td>
              <td id="table-cell-6a7f378e9c05eba4a9303524c6e8ffcd">.255</td>
              <td id="table-cell-f41d6cb135d1a2167b3a866170cc52a7" colspan="2">.258</td>
              <td id="table-cell-15ef48bdc7eb3fc331978e7a3134b971" colspan="2">.252</td>
              <td id="table-cell-3aebc15ace91008a5fc5c7ff8cd69913">.995</td>
              <td id="table-cell-67818679a8a2f6900c23ea5d7d1cf1c0" colspan="2">1.005</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ace82975bf45ec216a7560077b3dd35a">
              <td id="table-cell-b7c1d1b57cab5b6b7b28ac7bffb1d880" colspan="10">a. Dependent Variable: Opini audit going concern</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-50" />
      <p id="_paragraph-51">Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa nilai VIF semua variabel mempunyai nilai VIF dibawah 10 hasil ini menunjukkan bahwa pengujian asumsi klasik dalam penelitian ini terbebas dari penyimpangan multikolinieritas.</p>
      <p id="_paragraph-52">Gambar 2</p>
      <p id="_paragraph-53">Hasil Uji Heteroskedastisitas</p>
      <p id="_paragraph-54">Sumber: Hasil <italic id="_italic-35">Output SPSS</italic> (2020)</p>
      <p id="_paragraph-55">Dari grafik <italic id="_italic-36">scatterplots</italic> di atas terlihat titik-titik menyebar secara acak serta tersebar baik atas maupun bawah angka 0 pada sumbu Y. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi.</p>
      <p id="_paragraph-57" />
      <table-wrap id="_table-figure-5">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Autokorelasi</title>
          <p id="_paragraph-58">Sumber: Hasil <italic id="_italic-37">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-5">
          <tbody>
            <tr id="table-row-221206c6e95e45dd1bb2c2c8cb22645c">
              <td id="table-cell-3b9490b0eec71eb9f136e8f258cd577d" colspan="11">Model Summary b </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-03872816739dc1f3ae563105f314e383">
              <td id="table-cell-75ab13ceef48379adcdcd7a5b0a59ae5" rowspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-8adaf05d2f5d311cc1c2a18c02f594d0" rowspan="2">R</td>
              <td id="table-cell-35b4955e4cd204c2341ca90c065a8ff3" rowspan="2">R Square</td>
              <td id="table-cell-ce6514913e2ce8138e5687a2f7801500" rowspan="2">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-8c58c77c50c7095c9b8eb94e290a86e8" rowspan="2">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-cc50525a0548a7e12c51d89c479eeda2" colspan="5">Change Statistics</td>
              <td id="table-cell-9cccf7340aef8611018f497ab51d67c4" rowspan="2">Durbin-Watson</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-94e96cf0cecaac228aecb8e7ce83fde5">
              <td id="table-cell-383ed67f04e9b79e9da9bb0d1439727e">R Square Change</td>
              <td id="table-cell-a8ffbd829c441729655fa8ba8cc0bcbd">F Change</td>
              <td id="table-cell-cc76def89e9697021faf485f3d4790cc">df1</td>
              <td id="table-cell-6afbce490d64ea0fa22979eb91ee31f3">df2</td>
              <td id="table-cell-6e1327fce5434e2c7326b66114c4229b">Sig. F Change</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ddb28ba4a7784622da48f3c8047c9d88">
              <td id="table-cell-22b0d61c0097dd3853f268da5dab4b4e">1</td>
              <td id="table-cell-e552c1a4be6efa3ddc04bff0aa302471">.328a</td>
              <td id="table-cell-f2a9865bf01335350a164336948199e0">.108</td>
              <td id="table-cell-6e1a4146b8c555af08e8d12b4bf3b9a0">.079</td>
              <td id="table-cell-291b7bd1b2bce511f7ce9949a12dd68e">.45121</td>
              <td id="table-cell-378324085fea8a606c2860f0ed97c610">.108</td>
              <td id="table-cell-93827af04e6341cd8562af0a2c88c7c9">3.699</td>
              <td id="table-cell-80d218b3fc0989033b21359655a4676d">3</td>
              <td id="table-cell-3486b0228eb226dd3c024df5fa07a930">92</td>
              <td id="table-cell-25ecc3422da247756ae9aae5b6730bfa">.015</td>
              <td id="table-cell-60bcecafda1aae0a24ba841796afd0d2">1.981</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bf094d3f91b09c9371dc4929920730fc">
              <td id="table-cell-6ea4946c5b797f56c803056c1d2af97d" colspan="11">a. Predictors: (Constant), Opini audit tahun sebelumnya, Kondisi keuangan, Audit tenure</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6a83f183363744b15f99b233c4c27e12">
              <td id="table-cell-988f3a4c970aa2c102422cc44fb9ec42" colspan="11">b. Dependent Variable: Opini audit going concern</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-59" />
      <p id="_paragraph-60">Dari data yang dianalisis dalam penelitian ini yaitu 96 laporan keuangan atau N = 96 sedangkan jumlah variabel bebas dalam penelitian ini yaitu 3 atau K=3. Sehingga diperoleh dL = 1,6039 dan dU = 1,7326 sedangkan <italic id="_italic-38">Durbin-Watson </italic>sebesar 1,981. Dengan demikian DU &lt; DW &lt; 4-DU maka Ho diterima atau tidak terjadi autokorelasi.</p>
      <p id="_paragraph-61">Teknik analisis regresi berganda bertujuan untuk mengetahui sejauh mana arah hubungan dari variabel independen dengan variabel dependent, dan apakah masing-masing variabel independen tersebut berhubungabn positif atau negatif serta memprediksi apakah terjadi kenaikan atau penurunan variabel independen dengan variabel dependen:</p>
      <p id="_paragraph-62">Berikut hasil analisis regresi linier berganda dalam penelitian ini:</p>
      <p id="_paragraph-63" />
      <p id="_paragraph-64" />
      <table-wrap id="_table-figure-6">
        <label>Table 6</label>
        <caption>
          <title>Hasil Analisis Regresi Linier Berganda</title>
          <p id="_paragraph-65">Sumber: Hasil <italic id="_italic-39">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-6">
          <tbody>
            <tr id="table-row-fb6272c3489aafa0b68ed4cb7ff53d41">
              <td id="table-cell-bcd6a559e9ea719e55205a9b5c60a88e" colspan="12">Coefficientsa</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-666516781d5022b8dfec9bfc3775bbb4">
              <td id="table-cell-592acf79742000287069a721c8eeb3de" rowspan="6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-fa7f886236add9dc41c54024b59bb076" colspan="4">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-2889bde2e1367763412619794ced0820" colspan="2">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-4e47c7c563be80ace7d422bf1e7bba7e" colspan="2">T</td>
              <td id="table-cell-ed8bf61f8e52c059a436accc161d3738" colspan="2">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-94a01c2f600150100d9d0a222812b276">
              <td id="table-cell-cf0f9faea70fb52ddcba37d234025ed8" colspan="2" />
              <td id="table-cell-0408eb775b9bd442250be80bd8877ed3" colspan="2">B</td>
              <td id="table-cell-8514d1a7d451583e7edfb8c0e3b346f7" colspan="2">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-a4462d7d15e67f4293c8664b5718c3bc" colspan="2">Beta</td>
              <td id="table-cell-6ffcd1efddb5ac02bfcb8c72913752fb" colspan="2" />
              <td id="table-cell-1e8d32dd5857d208e38f5031fd8b0b4c" colspan="2" />
            </tr>
            <tr id="table-row-d2d06f99edc17877cfefc3670d76e0f1">
              <td id="table-cell-20f297d12686dd7253f342ab3159ac19" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-00bbd2278bc4080f60ba5fc010a9a371" colspan="2">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-b7edd0a0d2bf1c4a87e8493a05e1a0ed" colspan="2">.243</td>
              <td id="table-cell-a83a12ee6a72638c82fe7b9fed098600" colspan="2">.082</td>
              <td id="table-cell-03c51880f331f04e22c9ca4912e25019" colspan="2" />
              <td id="table-cell-0d6890bbd6d212adbfddef5267e41d5e" colspan="2">2.955</td>
              <td id="table-cell-80bf63474fe7d2ba4835a91db8740a30" colspan="2">.004</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1ced7e5cabb3c0777db68ebf85630509">
              <td id="table-cell-8127535c0b568fb19cc93bea77bcb258" colspan="2">Kondisi keuangan</td>
              <td id="table-cell-3cf88dfbb574e1ebaad8b53779e9b754" colspan="2">.091</td>
              <td id="table-cell-c56dc6ed13f693b915daef0b1ff43683" colspan="2">.044</td>
              <td id="table-cell-0b657e27b19a0fc801292fcf688d3465" colspan="2">.208</td>
              <td id="table-cell-880a5d78225651d2b00b584ae3e940a6" colspan="2">2.081</td>
              <td id="table-cell-bb2546936d0f44d8716906279a9d1528" colspan="2">.040</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b3dd02454ab653e0f9cc5c88ccca1db7">
              <td id="table-cell-50c7f5c1d07309f070bfd8be48c67f8e" colspan="2">Audit tenure</td>
              <td id="table-cell-063d12cb3934a37a1f8092edbd782d15" colspan="2">-.007</td>
              <td id="table-cell-3cf516045bf0e4846fc1cd48fcc55fca" colspan="2">.014</td>
              <td id="table-cell-ad153b6b8e829c24dde613ffe784a963" colspan="2">-.055</td>
              <td id="table-cell-4dd6850b6caf79c15bd3c3ff95355336" colspan="2">-.547</td>
              <td id="table-cell-37fdf51cea16e43fb181b08ff8b805cb" colspan="2">.586</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-43a306c5baf880cbeacd602fef34b7cf">
              <td id="table-cell-63ba675af9ca58e8eec8eb2bb848166f" colspan="2">Opini audit tahun sebelumnya</td>
              <td id="table-cell-c3c6db5356395d757a732dbe835b4109" colspan="2">.255</td>
              <td id="table-cell-71de3f66ea7a4926458d07d20929e187" colspan="2">.100</td>
              <td id="table-cell-cb514fa41c1bd53d2b15eb418aa9279c" colspan="2">.253</td>
              <td id="table-cell-82fe8f463c272e265cd1f1fc44b29fd0" colspan="2">2.559</td>
              <td id="table-cell-b204e58cd048f0d2968dcccb3962c5fd" colspan="2">.012</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d8d81cabd08f175a0712b413fc36e7d4">
              <td id="table-cell-faeb32f8c0255972ce363fe9e9321857" colspan="12">a. Dependent Variable: Opini audit going concern</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-66" />
      <p id="_paragraph-67">Pada tabel tersebut mengenai hasil pengolahan SPSS, maka dapat dibuat persamaan regresi berganda sebagai berikut : Y= 0,243 + 0,091 X<sub id="_subscript-1">1</sub> + -0,007 X<sub id="_subscript-2">2</sub> + 0,255 X<sub id="_subscript-3">3</sub> + e</p>
      <p id="_paragraph-68">Dari hasil persamaan tersebut di atas, maka dapat diartikan bahwa:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-ceda87ba5001d898246e6265ad560930">
        <list-item>
          <p>Nilai kontanta sebesar 0,243 dengan nilai positif. Artinya tanpa adanya pengaruh dari variabel kondisi keuangan, audit <italic id="_italic-40">tenure</italic> dan opini audit tahun sebelunya, nilai variabel opini audit <italic id="_italic-41">going concern</italic> sebesar 0,243.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien variabel kondisi keuangan sebesar 0,091 dengan nilai positif. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabe kondisi keuangan, akan berdampak pada kenaikan variabel opini audit <italic id="_italic-42">going concern</italic> sebesar 0,091 dengan asumsi faktor lainnya konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien variabel audit <italic id="_italic-43">tenure</italic> sebesar 0,007 dengan nilai negatif. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabe audit <italic id="_italic-44">tenure</italic>, akan berdampak pada penurunan variabel opini audit <italic id="_italic-45">going concern</italic> sebesar 0,007 dengan asumsi faktor lainnya konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien variabel opiniaudit tahun sebelumnya sebesar 0,255 dengan nilai negatif. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabel opiniaudit tahun sebelumnya, akan berdampak pada kenaikan variabel opini audit <italic id="_italic-46">going concern</italic> sebesar 0,255 dengan asumsi faktor lainnya konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-69">Pengujian Hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Uji T atau secara parsial adapun kriteria pengambilan keputusan dalam penelitian ini yaitu Apabila t<sub id="_subscript-4">hitung</sub> &gt; dari t<sub id="_subscript-5">table</sub> atau probabilitas &lt; tingkat signifikansi (sig&lt;0,05), maka Ha diterima dan Hoditolak. Bisa dikatakan bahwa variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Untuk memperoleh nilai t<sub id="_subscript-6">tabel</sub> digunakan rumus Df= N – 2, dimana Df= 96 – 2 = 94, sehingga diperoleh nilai t<sub id="_subscript-7">tabel </sub>sebesar 1,98552. Adapun hasil uji parsial (uji t) dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-71" />
      <table-wrap id="_table-figure-7">
        <label>Table 7</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Parsial (Uji t)</title>
          <p id="_paragraph-72">Sumber: Hasil <italic id="_italic-47">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-7">
          <tbody>
            <tr id="table-row-62cdf4a9ba3653de48be360f60f2dec1">
              <td id="table-cell-6f69e251ef63146d74554ede0f610a10" colspan="7">Coefficientsa</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d46436e3f7ec2c7561edba2b6f77c38d">
              <td id="table-cell-a3e72d63ffef5dd0ebb5b49709986a3a" rowspan="6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-ca17bad40138f8556888977a6c27093d" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-35afdb99939ef11d7352bf6495e88460">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-83d6d40721aa11153b2be48b43bbf745" rowspan="2">T</td>
              <td id="table-cell-c2e5808327778e03f567bab30dadfa97">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-962f3f9bad9f54e7dd5195f61255c2f8">
              <td id="table-cell-d86e2393f8835c9971b568e0d1f9ba33" colspan="2" />
              <td id="table-cell-f99c466691b507e2f81ada85fe1bff78">B</td>
              <td id="table-cell-236f907333592e4315cdaf247d0f13a9">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-be25cdb7276085d6a02e10ea50b205d6">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-adc327c01933bedbaf73b0e06bcfa9c2">
              <td id="table-cell-d0d275bf8508e01b1b32d0a263ddc5d3" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-67ea056be6b070ededea59d355e6419d">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-bad2aff0360d42516bc77c2ec31d8ac3">.243</td>
              <td id="table-cell-271abf1b8a877d0ecb0835e476c0ab31">.082</td>
              <td id="table-cell-31682751990933d0301809ea32b52da2">2.955</td>
              <td id="table-cell-3ecce6f1318f796cde3676f85ccca4f0">.004</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a4f232f5cc2df73df990abe3a3d454fd">
              <td id="table-cell-5f477c93e9dffbdd3f92e00345cf479c">Kondisi keuangan</td>
              <td id="table-cell-6c8a846f13c657976f75446c798198b5">.091</td>
              <td id="table-cell-c20960fc9f58ec9573af3ca7863869f1">.044</td>
              <td id="table-cell-caf756f105a8664fb88eb3202f677658">.208</td>
              <td id="table-cell-9ad63ba4fa8365798294aa19a0d72367">2.081</td>
              <td id="table-cell-12c2369c889f9e8def22866c35509184">.040</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a232dd595835a82e5f189b1489d0adf8">
              <td id="table-cell-1ea71bd8e43f545fe643fc515d4c4794">Audit tenure</td>
              <td id="table-cell-da6483b2a0214b46545369255f50d96d">-.007</td>
              <td id="table-cell-26c6dfc62b6775c2b6ad9dcc8ce8ec38">.014</td>
              <td id="table-cell-97a196fe047783a6fb3cf73cc180fe58">-.055</td>
              <td id="table-cell-6b7d5b86e709e436bccc0a0673151797">-.547</td>
              <td id="table-cell-b9d7b52862dd7471fea259ca264edc60">.586</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2a0d9af77bcedcc67130c20229cd6335">
              <td id="table-cell-05b222d9dc4b11794cfaf488109690a8">Opini audit tahun sebelumnya</td>
              <td id="table-cell-2e390b99adbeddb80924fc0d39518b5e">.255</td>
              <td id="table-cell-cfbec224f1631f1b1ba3336368f39f40">.100</td>
              <td id="table-cell-8aaddd5c8138616acd41ef6d8281ef52">.253</td>
              <td id="table-cell-171eda0ddde4c71b493c64d7f7291b0a">2.559</td>
              <td id="table-cell-ea0f564561ff7f2f67c0d2d7f74123e4">.012</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6baf55e1190344ed785db9eccaf4f00f">
              <td id="table-cell-3186764f0a486ac65be6c0f21cb1a27a" colspan="7">a. Dependent Variable: Opini audit going concern</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-73" />
      <p id="_paragraph-74">Dari hasil uji t (parsial) pada tabel di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
      <p id="paragraph-c6d9085ac55cb50ba917d54bf6b6afbe">Variabel Kondisi Keuangan</p>
      <p id="_paragraph-75">Dari tabel di atas, diketahui variabel kondisi keuangan memperoleh nilai t<sub id="_subscript-8">hitung</sub> = 2,081 &gt; t<sub id="_subscript-9">tabel </sub>= 1,98552 dengan nilai signifikansi 0,040 &lt; 0,05. Artinya variabel kondisi keuangan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel opini audit <italic id="_italic-48">going concern</italic>.</p>
      <p id="paragraph-7a4a5f9470d14671f5dc677dd0a7b692">Variabel Audit <italic id="_italic-52">Tenure</italic></p>
      <p id="_paragraph-76">Dari tabel di atas, diketahui variabel audit <italic id="_italic-49">tenure</italic> memperoleh nilai t<sub id="_subscript-10">hitung</sub> = -0,547 &lt; t<sub id="_subscript-11">tabel </sub>= 1,98552 dengan nilai signifikansi 0,586 &gt; 0,05. Artinya variabel audit <italic id="_italic-50">tenure</italic> secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel opini audit <italic id="_italic-51">going concern</italic>.</p>
      <p id="paragraph-f857f6eaab999bc73b778114b8812a14">Variabel Opini Audit tahun Sebelumnya</p>
      <p id="_paragraph-77">Dari tabel di atas, diketahui variabel opini audit tahun sebelumnya memperoleh nilai t<sub id="_subscript-12">hitung</sub> = 2,559 &gt; t<sub id="_subscript-13">tabel </sub>= 1,98552 dengan nilai signifikansi 0,012 &lt; 0,05. Artinya variabel opini audit tahun sebelumnya secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel opini audit <italic id="_italic-53">going concern</italic>.</p>
      <p id="paragraph-b66a47e78bcf88a6f97ad2e2bcd53d1b">Pembahasan</p>
      <p id="_paragraph-78">Berdasarkan hasil dari olah data diatas menunjukkan bahwa variabel kondisi keuangan diperoleh dengan nilai signifikansi 0,040 &lt; 0,05 maka H1 diterima. Artinya kondisi keuangan berpengaruh secara signifikan terhadap opini audit going concern. Kondisi keuangan yang buruk akan berdampak pada semakin besarnya probabilitas perusahaan untuk menerima opini <italic id="_italic-54">going concern</italic>. Perusahaan yang mengalami kondisi penurunan kondisi keuangan akan mencerminkan perusahaan tersbeut mengalami kesulitan, sehingga potensi untuk memperoleh opini <italic id="_italic-55">going concern</italic> semakin. Kondisi keuangan yang baik, akan meminimalisir adanya opini audit <italic id="_italic-56">going concern</italic>. Kegagalan biasanya akan ditandai dengan buruknya suatu kondisi keungan suatu perusahaan yang berakibat akan terganggunya kelangsungan hidup perusahaan. Hasil ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh [8] yang menyatakan bahwa kondisi keuangan berpengaruh secara signifikan terhadap opini audit going concer. Begitu pula menurut [9] yang menunjukkan bahwa kondisi keuangan berpengaruh signifikan terhadap opini audit going concern.</p>
      <p id="_paragraph-79">Sedangkan pada variabel audit tenure menunjukkan bahwa diperoleh nilai signifikansi 0,586 &gt; 0,05 maka H2 ditolak. Artinya pada variabel audit tenure tidak memeiliki pengaruh yang signifikan terhadap opini audit going concern. Dikarenakan lama tidaknya kerjasama auditor dengan perusahaan masih belum mencerminkan pada ada tidaknya opini <italic id="_italic-57">going concern</italic>. Tidak berpengaruhnya audit <italic id="_italic-58">tenure</italic> terhadap opini audit <italic id="_italic-59">going concern</italic> dapat disebabkan karena masih ada beberapa perusahaan yang menerapkan atau menggunakan jasa audit keungan lebih dari 3 tahun buku laporan secara berturut. Berdasarkan Peraturan otoritas jasa keuangan (POJK) No.13 Pasal 16 (1) tahun 2017, dimana didalamnya memberitahukan bahwasannya pihak yang melakukan jasa keuangan wajib membatasi jasa audit keuangan informasi keuangan histori tahunan dari akuntan publik yang sama paling lama untuk periode audit selama 3 tahun buku pelaporan secara berturut-turut. Hal ini menunjukkan bahwa sekalipun dengan masa perikatan tugas audit yang lama tidak memperngaruhi independensi auditor. Oleh karena itu bisa jadi lama waktu KAP bertugas pada suatu audit dapat ditentukan oleh adanya peraturan tersebut. Hasil ini selaras dengan penelitian yang dilkukan oleh [10] yang menunjukkan bahwa audit tenure tidak berpengaruh secara signifikan terhadap opini audit going concern. Begitupula menurut [11] yang menunjukkan bahwa audit tenure tidak berpengaruh secara siginifikan terhadap opini audit going concern. Berbanding terbalik dengan penelitian yang dilakukan oleh [12] yang menyatakan bahwa audit tenure berpengaruh secara signifikan terhadap opini audit going concern.</p>
      <p id="_paragraph-80">Pada variabel opini audit tahun sebelunya menunjukkan hasil bahwa diperoleh nilai signifikansi 0.012 &lt; 0,05 maka H2 diterima. Artinya opini terkait kesulitan keuangan perusahaan pada tahun sebelumnya dapat digunakan oleh pihak manajemen dalam pengambilan kebijakaan untuk melakukan pembenahan. Selain adanya opini <italic id="_italic-60">going concern </italic>pada tahun sebelumnya juga cerminan kinerja manajemen untuk meningkatkan kinerja keuangan untuk tahun berikutnya. Opini audit <italic id="_italic-61">going concern</italic> yang telah diterima audite pada tahun sebelumnya akan menjadi faktor pertimbangan yang penting bagi auditor dalam mengeluarkan opini audit <italic id="_italic-62">going concern</italic> pada tahun berjalan jika kondisi keuangan audite tidak menunjukkan tanda –tanda perbaikan atau tidak adanya rencana manajemen yang dapat direalisasikan untuk memperbaiki kondisi perusahaan Hasil ini konsisten dengan peelitian [13] yang menyatakan bahwa opini audit tahun sbelumnya berpengaruh secara signifikan terhadap opini audit going concern. Begitu pula penelitian yang dilakukan oleh [14] yang menunjukkan bahwa opini audit tahun sebelumnya berpengaruh secara signifikan terhadap opini audit going concern.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-81">Berdasarkan hasil dan pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kondisi keuangan berpengaruh signifikan terhadap opini audit going concern. Kondisi keuangan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap opini audit going concern dikarenakan apabila kondisi keuangan perusahaan dikatakan buruk maka bisa dikatakan bahwa perusahaan dalam keadaan yang cukup buruk dalam kelangsungan hidup kedepannya. Sedangkan pada audit tenure menunjukkan hasil bahwa audit tenure tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern. Dalam hal ini baik auditor maupun KAP mampu menjaga independensinya secara konsisten dan dapat bersikap profesional meskipun sudah lama bekerja sama dengan suatu perusahaan. Dan untuk opini audit tahun sebelumnya memiliki pengaruh yang sigifikan terhadap opini audit going concern. Dikarenakan opini audit tahun sebelumnya memiliki kotribusi terhadap opini audit going concern. Apabila suatu perusahaan telah menerima opini audit going concern pada tahun sebelumnya maka ada kemungkinan besar pada tahun selanjutnya akan menerima oponi audit going concern kembali apabila tidak adanya perubahan pada kondisi perusahaan.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>