<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Implementation of Age Replacement Method for VH-Drum Components for Baby Diaper Production Machines at PT. XYZ</article-title>
        <subtitle>The Implementasi Metode Age Replacement Komponen VH-Drum Mesin Produksi Popok Bayi Pada PT. XYZ</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-89286c6df924c127f2dad098b5cacb4a" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Fauzi</surname>
            <given-names>Fu'ad</given-names>
          </name>
          <email>Fauzifuad26@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-acf3568d939dfd8e246f4a03383dadb8" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Jakaria</surname>
            <given-names>Ribangun Bamban</given-names>
          </name>
          <email>Ribangunbz@Umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-10-29">
          <day>29</day>
          <month>10</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-cc4f47ec60fae955f4326fe25849604a">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-13">Pada dunia industri, produk merupakan hasil utama dalam suatu proses produksi. Sistem produksi sendiri terdiri dari proses <italic id="_italic-31">input</italic> bahan baku dan proses <italic id="_italic-32">output</italic> barang jadi dan dilamnya melalui suatu proses pengolahan bahan baku. Agar suatu proses produksi dapat berjalan lancar dan kebutuhan pasar dapat terpenuhi, maka di butuhkan kegiatan kegiatan pemeliharaan mesin agar dapat menunjang suatu proses produksi yang sudah di tetapkan oleh suatu perusahaan. Perawatan atau <italic id="_italic-33">maintenance </italic>merupakan kegiatan pemeliharaan fasilitas fasilitas pabrik untuk menggadakan suatu perbaikan atau penggantian komponen mesin agar dalam proses produksi dapat berjalan lancar dan baik [1]. Hal ini dapat di capai untuk menggurangi <italic id="_italic-34">down time</italic> atau kendala sekecil mungkin,sehinnga mesin dapat berjalan secara optimal dan efisien. Namun sering kali terjadi kerusakan karna kelalain dalam proses perawatan sehinnga dapat menyebabkan kerugian dalam proses produksi dan kerugian di dalam biaya perwatannya. Namun apabila sistem perawatan mesin dapat berjalan secara optimal dan secara teratur maka dapat mengguranggi biaya kerusakan dan proses produksi berjalan sesuai target yang di tentukan [2].</p>
      <p id="_paragraph-14">Pada PT. XYZ sering mengalami kendala kerusakaan saat proses produksi berlangsung, tingginya tingkat kerusakan hal tersebut sering melakukan kegiatan <italic id="_italic-35">corrective. </italic>Walaupun tindakan <italic id="_italic-36">preventive </italic>sudah di lakukan namun di rasa kurang berjalan dengan baik. Tingginya kegiatan <italic id="_italic-37">corrective </italic>di sebabkan karena dalam penggantian komponen di lakukan setelah komponen tersebut mengalami kerusakan dan hal tersebut menyebabkan <italic id="_italic-38">downtime </italic>tinggi. Rata rata kerusakan pada komponen vh- drum memilik frekuensi kerusakan sebanyak 23 kali dan <italic id="_italic-39">downtime </italic>sebanyak 3052 menit dalam setahun. Apabila kerusakan sering terjadi maka proses produksi akan terganggu dan biaya perawatan akan tinggi.</p>
      <sec id="heading-dd2f64da10f9c398acb0bdcf11105c0b">
        <title>Rumusan Masalah</title>
        <p id="_paragraph-16">Berdasarkan uraian latar belakang yang dikemukakan diatas, adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah Berdasarkan pada latar belakang tersebut dapat menjelaskan rumusan permasalahan dalam penelitian, yaitu “ Bagaimana caranya mengimplementasikan metoode <italic id="_italic-40">age replacement </italic>guna meminimasi biaya <italic id="_italic-41">maintenance</italic>?”</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-add52459405644c8c663206f9f09482f">
      <title>Kajian Pustaka dan Dasar Teori</title>
      <p id="paragraph-4854b669c4feaf9ec5e7ccee9bcb728f">
        <italic id="_italic-49">Vh – drum</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-18"><italic id="_italic-42">Vh – drum</italic> atau nama lain dari 90 <italic id="_italic-43">turn drum</italic> merupakan komponen terpenting dari mesin yang di gunakan untuk menempelkan absorbent dengan material belt nw yang sebelumnya absorbent tersebut menempel pada <italic id="_italic-44">pad vh</italic> dan di potong potong oleh <italic id="_italic-45">vh cutter</italic> kemudian di putar arah oleh <italic id="_italic-46">vh drum</italic> untuk di tempelkan dengan material belt nw. <italic id="_italic-47">Vh – drum</italic> sendiri berdiameter ±1,5 meter dan servo motor sebagai pengeraknya, bagian bagiannya sendiri terdapat berbagai macam part seperti <italic id="_italic-48">pad vh, cuter vh, arm pad, cam folower</italic> dan lain lain [3].</p>
      <p id="paragraph-a1eb2b644c8a5c8a8146e594d1bd0bb7">Sistem Pemeliharaan</p>
      <p id="_paragraph-19">Pemeliharaan atau perawatan dalam suatu industri merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses produksi. Oleh karena itu proses produksi harus di dukung oleh peralatan yang siap bekerja setiap saat dan handal. Untuk mencapai hal itu maka peralatan penunjang proses produksi ini harus mendapatkan perawatan yang tertur dan terencana [4]. Sedangkan tujuan dilakukan pemeliharaan menurut [5] antara lain adalah :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-b24d17c4349421e98cd77ac810c50717">
        <list-item>
          <p>Memperpanjang kegunaan aset ( yaitu setiap bagian dari suatu tempat kerja, bangunan dan isinya)..</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Menjamin ketersediaan optimum peralatan yang di pasang untuk produksi atau jasa untuk mendapatkan laba investasi semaksimal mungkin</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Menjamin kesiapan operasional dari seluruh peralatan yang di perlukan dalam keadaan darurat setiap waktu</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Menjamin keselamatan orang yang menggunakan sarana tersebut.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-a21e6a72afb50d70728c7451efd8ac27">Dampak Kerusakan Pada Mesin Industri Manufaktur</p>
      <p id="_paragraph-20">Adapun dampak dampak yang terjadi akibat adanya kerusakan pada mesin industri yaitu [6] :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-5bb4a33f1147761942953c34c6f9c805">
        <list-item>
          <p>Akan menghasilkan barang barang yang di bawah standrt kualitas yang telah di tetapkan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Jumlah barang yang di hasilkan di bawah target yang di tetapkan</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Untuk mencapai standart kualitas dan jumlah yang telah di tetapkan sesuai dengan kapasitas mesin nantinya akan timbul perbaikan dan perawatan serta dapat membengkaknya <italic id="_italic-50">cost </italic>biaya yang tinggi</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Akan mengancam keselamatan kerja karyawan dan pencemaran lingkungan atas peralatan mesin yang di gunakan sudah tidak selayaknya beroperasi dan di paksakan untuk beroperasi.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kurangnya kepercayaan pelanggan akibat turunya kualitas prodak yang di hasilkan dan keterlambatan dalam pengiriman barang serta menimbulkan hilangnya pelangan di karena mencari barang yang lebih berkualitas. Untuk menghindari dampak dampak yang tidak di harapkan, maka pemeliharaan perawatan mesin harus di lakukan.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-f14b06da4cd0457c080dcaeb287d5a07">Klasifikasi Perawatan</p>
      <p id="_paragraph-21">Proses perawatan yang di lakukan oleh perusahaan terbagi menjadi dua yaitu perawatan terencana dan perawatan tidak terencana. Perawatan terencana dapat di sebut sebagai jenis kegiatan yang di lakukan serta di organisasi dengan penjadwalan, perencanan, pengendalian, dan pencatatan [7].</p>
      <p id="paragraph-4fa91b44d64eaaa3cc571b06f8d2b758">
        <italic id="_italic-52">Total Productive Maintenance ( TPM )</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-22"><italic id="_italic-51">Total productive maintenance</italic> merupakan konsep baru tentang kegiatan pemeliharaan mesin yang berasal dari Amerikadan di populerkan di jepang oleh Dr. W. Edward Deming setelah perang dunia ke 2 dengan pendekatan dan pemanfaatan data untuk melakukan kontrol kualitas dalam suatu produksi.</p>
      <p id="paragraph-9e40de81eef23bd15b71bfebfe997e08">Laju Kerusakan </p>
      <p id="_paragraph-23">Laju kerusakaan berubah ubah sesuai dengan pertambahan usia dari mesin tersebut. Dibawah ini merupakan laju kerusakan (<italic id="_italic-53">bath up curve)</italic> yang terdiri dari tiga periode yaitu [8] :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-b2bc92ac05c84e7b18bc0096184b1763">
        <list-item>
          <p>Fasa <italic id="_italic-54">burn</italic><italic id="_italic-55">in,</italic> merupakan fasa yang mempunyai lajukerusakanyangterus menurunsesuaidenganpertambahanyawaktu</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Fasa<bold id="_bold-21">.</bold><italic id="_italic-56">useful</italic><bold id="_bold-22">.</bold><italic id="_italic-57">life, </italic>merupakan fasa<bold id="_bold-23">.</bold>yang<bold id="_bold-24">.</bold>memiliki<bold id="_bold-25">.</bold>laju<bold id="_bold-26">.</bold>kerusakan<bold id="_bold-27">.</bold>yang<bold id="_bold-28">.</bold>konstan terhadap<bold id="_bold-29">.</bold>waktu</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Fasa<bold id="_bold-30">.</bold><italic id="_italic-58">wear</italic><bold id="_bold-31">.</bold><italic id="_italic-59">out, </italic>merupakan fasa yang mempunyai laju kerusakan yang terus meningkat</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-0f4c0a53daccc95f0b97377273556517">Alat Pemecahan Masalah</p>
      <p id="_paragraph-24">Dalam penelitian ini alat pemecahan masalah yang di gunakan adalah diagram pareto . Diagram batang atau bisa juga di bilang diagram pareto adalah grafik batang yang menunjukan data dari frekuensinya yang terbesar hingga terkecil. Diagram pareto dbuat dan di gunakan sebagai pemecah masalah hingga mengidentifikasi suatu masalah atau penyebab<bold id="_bold-32">.</bold>yang<bold id="_bold-33">.</bold>merupakan<bold id="_bold-34">.</bold>kunci<bold id="_bold-35">.</bold>dalam penyelesaian masalah<bold id="_bold-36">.</bold>dan perbandingan<bold id="_bold-37">.</bold>terhadap keseluruhan. untuk banyak kejadian, di sebabkan oleh 20 % dari penyebabnya dan sekitar 80% daripada efeknya di sebut juga sebagai prinsip pareto [9].</p>
      <p id="paragraph-e00660c3e75262771c9df16cd8942c4a">Penentuan Ditribusi</p>
      <p id="paragraph-84b9e6ddfb46b226ca1ab3d96dfe4c5c">Distribusi weibul</p>
      <p id="_paragraph-25">
        <italic id="_italic-60">Distribusi weibul merupakan distribusi empiris yang paling banyak digunakan dan muncul pada hamper semua karakteristik kegagalan produk karena mencangkup ketiga frase kerusakan yang mungkin terjadi pada distribusi kerusakan. Parameter yang digunakan dalam distribusi weibull ini adalah θ yang disebut parameter skala (scale parameter) dan β yang disebut dengan parameter bentuk  (shape parameter). Parameter β berguna untuk menentukan tingkat kerusakan dari pola data yang terbentuk dan parameter skala</italic>
        <italic id="_italic-61">
          <bold id="_bold-40">. </bold>
        </italic>
        <italic id="_italic-62">(θ)</italic>
        <italic id="_italic-63">
          <bold id="_bold-41">.</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-41" />
        <italic id="_italic-64">mempengaruhi nilai tengah dari pola</italic>
        <italic id="_italic-65">
          <bold id="_bold-42">.</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-42" />
        <italic id="_italic-66">data.</italic>
        <italic id="_italic-67">
          <bold id="_bold-43">.</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-43" />
        <italic id="_italic-68">fungsi</italic>
        <italic id="_italic-69">
          <bold id="_bold-44">.</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-44" />
        <italic id="_italic-70">fungsi</italic>
        <italic id="_italic-71">
          <bold id="_bold-45">.</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-45" />
        <italic id="_italic-72">distribusi</italic>
        <italic id="_italic-73">
          <bold id="_bold-46">.</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-46" />
        <italic id="_italic-74">weibull</italic>
        <italic id="_italic-75">
          <bold id="_bold-47">.</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-47" />
        <italic id="_italic-76">adalah </italic>
        <italic id="_italic-77">[10]</italic>
        <italic id="_italic-78">:</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-26">F (t) =</p>
      <p id="_paragraph-27">F(t) = 1-</p>
      <p id="_paragraph-28">R(t) =</p>
      <p id="_paragraph-29">MTTF<bold id="_bold-48">.</bold>= <bold id="_bold-49">.</bold> )</p>
      <list list-type="bullet" id="list-09614dd66c5f9c9541de343ddb61e26f">
        <list-item>
          <p>fungsi kepadatan peluang</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>fungsi<italic id="_italic-79"><bold id="_bold-50">.</bold></italic>distribusi<italic id="_italic-80"><bold id="_bold-51">.</bold></italic>kumulatif</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>fungsi<italic id="_italic-81"><bold id="_bold-52">.</bold></italic>keandalan</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>mean<bold id="_bold-53">.</bold>time<bold id="_bold-54">.</bold>to<bold id="_bold-55">.</bold>failure<bold id="_bold-56">.</bold> (MTTF)</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>mean<bold id="_bold-57">.</bold> time<bold id="_bold-58">.</bold>to<bold id="_bold-59">.</bold>repaire (MTTR)</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-30">MTTR = θΓ ( 1- )</p>
      <p id="_paragraph-31">Nilai Γ ( 1- ) diperoleh dari Γ(x) tabel fungsi gama</p>
      <p id="paragraph-5de427628be1ee058b859d829ed94d0c">Distribusi normal </p>
      <p id="_paragraph-32">
        <italic id="_italic-82">Distribusi</italic>
        <italic id="_italic-83">normal merupakan distribusi paling penting dalam bidang statistic gejala muncul di dalam industry dan penelitian yang dapat di gambarkan dengan</italic>
        <italic id="_italic-84">baik</italic>
        <italic id="_italic-85">oleh</italic>
        <italic id="_italic-86">kurva distribusi normal. Kurva</italic>
        <italic id="_italic-87">distribusi normal ine</italic>
        <italic id="_italic-88">berbentuk lonceng</italic>
        <italic id="_italic-89">atau genta  dan  persamaanya. Kali pertama di temukan pada tahun 1733 masehi oleh Abraham</italic>
        <italic id="_italic-90">DeMoivre. </italic>
        <italic id="_italic-91">y</italic>
        <italic id="_italic-92">ang juga menemukan persamaanya waktu melakukan penelitian galat dalam pengukuran secara berulang – ulang menggunakan bahan yang sama. </italic>
        <italic id="_italic-93">Persamaan matematika distribusi normal kontinu </italic>
        <italic id="_italic-94">bergantung pada dua parameter, yaitu rataan </italic>
        <italic id="_italic-95">dan simpangan baku </italic>
        <italic id="_italic-96">. Persamaan distribusi normal ini adalah sebagai berikut </italic>
        <italic id="_italic-97">[11]</italic>
        <italic id="_italic-98">:</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-33">( x ) =</p>
      <p id="_paragraph-34">Persamaan ini di sebut juga fungsi kepadatan. Jika di cari turunan pertama dan turunan keduanya akan di dapat berturut – turut persamaan – persamaan berikut [12] :</p>
      <p id="_paragraph-35">
        <italic id="_italic-99">( x ) = </italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-36">
        <italic id="_italic-100">( x ) = </italic>
      </p>
      <p id="paragraph-a4ade16ad58a007c88658648224e5a8c">Distribusi exponensial</p>
      <p id="_paragraph-37">Variabel random X dikatakan berdistribusi Eksponensial apabila fungsi probabilitasnya sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-38">
        <italic id="_italic-101">( x ) = </italic>
      </p>
      <p id="paragraph-e7bd29bc4a2fe81e8d11f34136a1cf82">Distribusi gamma</p>
      <p id="_paragraph-39">Variabel random X dikatakan berdistribusi Gamma jika dan hanya jika fungsi probabilitasnya sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-40">
        <italic id="_italic-102"> ( x ) = </italic>
      </p>
      <p id="paragraph-c9af10063b801e4b901ab480b40ecaf3">Distribusi lognormal</p>
      <p id="_paragraph-41">Suatu variabel acak X merupakan distribusi probabilitas lognormal bila ln X (logaritma natural X) adalah normal.Dalam kasus ini fungsi kepadatannya adalah:</p>
      <p id="_paragraph-42">𝑓 ( 𝑥 ) =</p>
      <p id="_paragraph-43">dimana deviasi standar adalah 𝜎dan rata-rata adalah 𝜇dan merupakan parameter-parameter distribusi ini.Karena hubungannya dengan distribusi normal(yaitu transformasi logaritmis), πmaka probabilitas yang berhubungan dengan variat lognormal dapat ditentukan dengan mentransformasikan peubah acaknya.</p>
      <p id="_paragraph-44"><italic id="_italic-104">Mean time to failure </italic>atau MTTF adalah istilah dalam perhitungan reliability yang artinya waktuperalatan atau<italic id="_italic-105"><bold id="_bold-61">.</bold></italic>komponen mulai operasi sampai dengan <italic id="_italic-106">Failure </italic>dengan rumus sebagai berikut [13] :</p>
      <p id="paragraph-e963980ff7ddf7ac435bd594b7a4e56d"><italic id="_italic-107">Exponen</italic>tial</p>
      <p id="_paragraph-45">MTTF =</p>
      <p id="paragraph-9d3d4fa54a2c0fee7b2a1aae9725cc64">
        <italic id="_italic-108">
          <italic id="italic-2b1d2de1c93af88a966e9238f1e14678">Weibull</italic>
        </italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-46">MTTF = α𝝘 ( 1 + )</p>
      <p id="paragraph-9340828fb10bc5a47c21048dbdda69e3">Normal</p>
      <p id="_paragraph-47">MTTF = μ</p>
      <p id="paragraph-6424a1a10af7f32445d677bc4bff7aee">Lognormal</p>
      <p id="_paragraph-48">MTTF = exp ( μ + )</p>
      <p id="paragraph-a8e7d1c8642469a1f509fd4510018dce">Gamma</p>
      <p id="_paragraph-49">MTTF = α x β</p>
      <p id="_paragraph-50"><italic id="_italic-109">Mean Time To Repair</italic> atau MTTR adalah ukuran dasar maintainability memperbaiki item. Merupakan rata rata waktu yang di butuhkan untuk memperbaiki komponen yang gagal atau rusak. Di sajikan secara matematis, itu adalah total pemeliharaan korektif waktu yang di bagidenganjumlahtotal tindakanpemeliharaankorektifselamaperiodewaktutertentu. Hal ini biasanya tidak termasuk Lead time untuk part yang di butuhkan atau Logistic downtime.</p>
      <p id="_paragraph-51">MTTR =</p>
      <p id="_paragraph-52">PerhitunganMTTFdanMTTRdenganmenggunakanparameteruntumasingmasing komponen atau sisitem MTTF merupakanwaktu ratarata terjadinya kerusakandanMTTR waktu rata rata yang diperlukan untuk melakukan perbaikan<italic id="_italic-110"> atau reparasi.</italic></p>
      <p id="paragraph-f79ada9c06adc787d775136a8c7f474b">Tindakan Penggantian A<italic id="italic-1">ge</italic> <italic id="italic-2">Replacement</italic> dan <italic id="italic-3">Block</italic> <italic id="italic-4">Replacement</italic></p>
      <p id="_paragraph-53">Berdasarkan waktu pelaksanaan terdapat dua jenis Tindakan penggantian pencegahan yaitu <italic id="_italic-111">block replacement </italic>dan <italic id="_italic-112">age replacement </italic>[14]. <italic id="_italic-113">Block replacement </italic>memiliki rumus sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-54">C(tp)=</p>
      <p id="_paragraph-55">Dimana (Jardine, 1973):</p>
      <p id="_paragraph-56">Cp = Biaya penggantian pencegahan</p>
      <p id="_paragraph-57">Cf= Biaya penggantian kerusakan</p>
      <p id="_paragraph-58">H(tp)= Nomor ekspektasi terjadi kegagalan pada interval (0, tp)</p>
      <p id="_paragraph-59">Tp= Panjang siklus</p>
      <p id="_paragraph-60">Sedangkan <italic id="_italic-114">age</italic> <italic id="_italic-115">replacement</italic> adalah model penggantian pencegahan ini dilakukan tergantung pada umur pakai komponen. Penggantian pencegahan dilakukan dengan menetapkan Kembali interval pencegahan berikutnya sesuai dengan interval waktu yang ditentukan jika terjadi kerusakan yang menuntut penggantian. <italic id="_italic-116">age replacement </italic>memiliki rumus sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-61">C(tp) =</p>
      <p id="_paragraph-62">Dimana (Jardine, 1973):</p>
      <p id="_paragraph-63">C(tp)= Total ongkos persatuan waktu jika penggantian dilakukan interval (tp)</p>
      <p id="_paragraph-64">R(tp)= Nilai reliability pada saat (tp)</p>
      <p id="_paragraph-65">Cp= Biaya penggantian pencegahan</p>
      <p id="_paragraph-66">Cf= Biaya penggantian kerusakan</p>
      <p id="_paragraph-67">M(tp)= Nilai rata-rata waktu terjadinya kerusakan</p>
      <p id="_paragraph-68">Tf= waktu penggantian kerusakan</p>
      <p id="_paragraph-69">Tp= Waktu penggantian pencegahan</p>
      <p id="_paragraph-70">tp= Interval waktu penggantian pencegahan</p>
    </sec>
    <sec id="heading-02b699ef5714fd6ea5e943bd90ede76a">
      <title>Metode</title>
      <p id="heading-b81e2f3214d01ad645f411b0bd1f64e0">1. Metode Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-72">Dalam pengumpulan data pada penelitian ini di lakukan untuk mendapatkan informasi dan data dari obyek penelitian. Pengumpulan data di lakukan dengan cara observasi secara langsung dan dokumentasi data yang di punyai perusahaan, adapun data data yang di kumpulkan dari penelitian ini yaitu</p>
      <list list-type="bullet" id="list-58796f5bcdb1ffd74f7108d4cb09063a">
        <list-item>
          <p>Data frekuensi kerusakan</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>data <italic id="_italic-117">downtime </italic>tahun 2020</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>biaya biaya yang di keluarkan oleh perusahaan terkait rusaknya mesin pada tahun 2020</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-435a4e165569aafd0d4eda2c45414420">2. Metode Pengolahan Data </p>
      <p id="_paragraph-73">Pada tahap ini setelah semua data terkumpul, kemudian langkah selanjutnya melakukan pengolahan data melalui pendekatan kuantitatif deskriptif yang lebih menekankan model matematis, di antaranya sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-ed6ee263b51ee8f17fa2a18cd680ebdf">
        <list-item>
          <p>pemilihan komponen kritis dan di analisa menggunakan prinsip pareto</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>melakukan perhitungan pola distribusi data dari data waktu antar kerusakan. Perhitungan ini dilakukan dengan menggunakan software bertujuan untuk menguji beberapa parameter distribusi seperti weibull, normal, gamma, lognormal, dan exsponensial dengan uji <italic id="_italic-118">test goodness of fit. </italic>Pemilihan pola distribusi dilakukan guna untuk memilih nilai peluang atau P-<italic id="_italic-119">value </italic>yang terbesar. Begitu juga nilai parameter dari distribusi terpilih</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>selanjutnya menentukan nilai MTTF</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>menghitung <italic id="_italic-120">cost of preventive ( </italic>CP ) dan <italic id="_italic-121">cost of failure ( CF)</italic></p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>menghitung perhitungan interval waktu penggantian dengan metode <italic id="_italic-122">age replacement</italic></p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
    <sec id="heading-8f62b14ad07b259f6696f3d3d350f38d">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-9a5af984bd6ac388674e2142f5289a9a">
        <title>Hasil</title>
        <p id="_paragraph-76">Data jumlah frekuensi kerusakan mesin – mesin produksi yang diambil 5 item trouble terbanyak pada interval bulan Januari 2020 hingga bulan Desember 2020.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>Frekuensi Kerusakan Mesin – Mesin Produksi Popok Bayi</title>
            <p id="_paragraph-78" />
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-67129492c6f6b34f0af08a19752ff05d">
                <td id="table-cell-4447f0ef1b63e04c43ec7329da038437">No</td>
                <td id="table-cell-b872e1fb1606a7fb79684016a40bd238">Nama Item</td>
                <td id="table-cell-f26cf22e327cd32f3baaecb64f0bd1b5">Frekuensi</td>
                <td id="table-cell-fc0e4d033617f95ff66829c5776e72b8">Menit</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-54a2566acbe6e3d9db72564c2a869660">
                <td id="table-cell-5b18918a4be58b750b3f9e278583f385">1</td>
                <td id="table-cell-7cd7d5edbe1399d081b45439e40669bf">sonic seal</td>
                <td id="table-cell-551afb3f7978c473a13dfb31c0b867f6">5</td>
                <td id="table-cell-02f3c536c96adbc6ac358fc3d9473496">3052</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-863d3ce38c1784948c960f02e29a6487">
                <td id="table-cell-e0d94882c57b536843b60b0154ee1d57">2</td>
                <td id="table-cell-9f520b80ad062f849b93c5c89358b910">counting mesin</td>
                <td id="table-cell-344c64f2d770fe950453f48d73f7b851">33</td>
                <td id="table-cell-5b91656f17745a4fb980de0cf69fad42">2230</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-78d6eabbec6d631dcd51eae39dfd48bd">
                <td id="table-cell-d3a5eaf330e9b6b3343fd282b7cc7b10">3</td>
                <td id="table-cell-224a67121778baf3a29924714e80afc1">belt nw</td>
                <td id="table-cell-b005663566bfe713587e5c84fde3431a">69</td>
                <td id="table-cell-c3aeab491110c2fc1d2fb455d56edbdd">1746</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5df3739788d134b3c0066730d2dc910f">
                <td id="table-cell-9609150b9b74c20d4030a4615ea6bf6d">4</td>
                <td id="table-cell-bd8268542cc2d2d7a386644b57a2e472">fg lycra</td>
                <td id="table-cell-56e0dc92f792292daf4318111f916c66">119</td>
                <td id="table-cell-be93c68b8a9e06d406aeec039dda00c9">1584</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5db5e431a6541d1aef00540334f566b3">
                <td id="table-cell-839724cd0bd40e74212358e12a376642">5</td>
                <td id="table-cell-1435d7b0f5da7d585da6e652c0725d67">wg/fg slit hma</td>
                <td id="table-cell-ffd10902e2caca8f414420704da9f101">7</td>
                <td id="table-cell-74d0387d4603d610ddbf840f7c3cbbbb">1354</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-79">Untuk data waktu antar keru<italic id="_italic-123">sakan berdasarkan frekuensi kerusakan pada periode 2020 dan lama perbaikan sonic seal dalam satuan hari sedangkan waktu perbaikan dalam satuan menit dapat di lihat pada tabel 2. dibawah ini :</italic></p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>Waktu Antar Kerusakan </title>
            <p id="_paragraph-81" />
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-2008099e0ef5bca9a597164184a93002">
                <td id="table-cell-119369f0ef21ea6aa836229395d5790c">No</td>
                <td id="table-cell-935c5a5355d2e65e2675f5c7a81c4802">Tanggal kerusakan</td>
                <td id="table-cell-e7710c8b77a8b2e3c8e169e856990260">Rentang waktu antar kerusakan</td>
                <td id="table-cell-ac6a1d4bda8222ea49ab3cb2004eadb1">Lama perbaikan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-33eeb5480c0ae16412347e5b5cbfc5c3">
                <td id="table-cell-64a67913ea7e3aeda4c7d865fa7c86cb">1</td>
                <td id="table-cell-fc2d8b4da9b88044b47781a31bf14d53">25 januari 2020</td>
                <td id="table-cell-949bc74a32dd0f656d4f3aff2605e5de">70 hari</td>
                <td id="table-cell-4750daf33595ce3afa267e557d87c13c">440 menit</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b90e20a6b48f0d12c7a46cb2be157f33">
                <td id="table-cell-f76b9b601f52638e8eafa2929f0f445b">2</td>
                <td id="table-cell-0fe64ead01b50557c1739f0abe9d7e47">26 maret 2020</td>
                <td id="table-cell-3870d957e46bbf03c3d175189dc8b687">60 hari</td>
                <td id="table-cell-c821510af9531e3d4287100f61b5904e">480 menit</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-54d0d6ab9289c65cdea14bfe29ed10a9">
                <td id="table-cell-742b17c96b016231e294e5bda633e578">3</td>
                <td id="table-cell-3d3f9daecc9bcf99e5f9e1895ff24c82">30 mei 2020</td>
                <td id="table-cell-0576d5aaf2b2c626bf9c71e442a2e1a2">64 hari</td>
                <td id="table-cell-3a2638531d31863192bd50ba9463f53d">430 menit</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-25ba0ea8cf0f2bdeb176ed5ebc0ce810">
                <td id="table-cell-3dab094b3238f0d86b4671c243e6126f">4</td>
                <td id="table-cell-b6ccb4a3dc20ce37b21209a3cfd9a6f7">8 agustus 2020</td>
                <td id="table-cell-ca45671744634ddb8fbb37fa96a4a0f1">68 hari</td>
                <td id="table-cell-a7e765b429d629fc66066eb51c063676">440 menit</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f65873ac6057c6fd07d5d2ae2d04f98f">
                <td id="table-cell-156af654d8bcb8f1e71bb6d3b89ad208">5</td>
                <td id="table-cell-7f328a2ff278293eef6ffc1fc6f93d74">11 oktober 2020</td>
                <td id="table-cell-09d6f2dcc68d525f1e59318f50a7a9cd">63 hari</td>
                <td id="table-cell-f7d6eb38b48df23975ab2bca67da11c9">450 menit</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7aee7404b609f03aca257d2230be26a6">
                <td id="table-cell-b16c6aaa7b50383297415e5ed2ac2ce9" colspan="2">Jumlah</td>
                <td id="table-cell-d88b33edd4016d86b5aaa14f045e2272">hari</td>
                <td id="table-cell-db0f53883513909baa099970d125b4fb">2240 menit</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
      </sec>
      <sec id="heading-02398c671f81660e45390a680dd3b8ba">
        <title>Pengolahan Data</title>
        <p id="_paragraph-82">Pemilihan komponen kritis menggunakan prinsip pareto yaitu 80:20. Penentuan komponen kritis dilakukan dengan melihat frekuensi kerusakan dan waktu downtime setiap komponen. Hasil diagram pareto dapat diketahui bahwa komponen yang berada dalam rentang 20% adalah komponen sonic seal, counting mesin, belt nw, fg lycra, dan wg/fg slit hma.</p>
        <p id="paragraph-d2b4ef6629ed523341d366f1e60d0457">Data Downtime Komponen Kritis</p>
        <p id="_paragraph-83">Downtime awal merupakan data waktu penggantian akibat kerusakan mulai dari awal kerusakan sampai mesin dapat berfungsi kembali. Sedangkan downtime sesudah tindakan preventif didapatkan dari wawancara kepada pihak maintenance perusahaan. Hasil downtime komponen <italic id="_italic-125">sonic seal</italic> dapat dilihat pada tabel 3.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title>Downtime Komponen Kritis</title>
            <p id="_paragraph-85" />
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-52a00879d3c63a3c3fbc11d62eee1f53">
                <td id="table-cell-038f3fdf8d0498dbba3e74cbf1cbe4a8">Komponen</td>
                <td id="table-cell-9a058c1a331b8fd150d58ab22e2675b5">Downtime sebelum preventif (Tf)</td>
                <td id="table-cell-cbdd16924a13672a45587532df187a9a">Downtime Sesudah preventif (Tp)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5a932be81da1ef83ff666a6a9c9a24dd">
                <td id="table-cell-eb2fdd858e997277372af0387767d666">Sonic seal</td>
                <td id="table-cell-c0eed085a332da8aa9e34db7ff3d5810">3052</td>
                <td id="table-cell-3f672dcbc2f8c6191a6ac323ed15c262">2240</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="paragraph-c7ca0c5cfa5d4e21398833663b7463d1">Analisis Pemilihan Uji Goodness Of Fit</p>
        <p id="_paragraph-86">Perhitungan distribusi dilakukan menggunakan software statgraphics. Perhitungan distribusi terdiri dari distribusi weibull, eksponensial, normal, lognormal, dan gamma. Perhitungan distribusi bertujuan untuk mendapatkan nilai kemungkinan mesin dapat beroperasi sampai waktu tertentu dan untuk menghitung nilai harapan siklus kerusakan. Pemilihan distribusi dilakukan berdasarkan nilai peluang atau P value terbesar. Hasil pemilihan distribusi dapat dilihat di bawah ini.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title>Hasil Nilai Peluang Distribusi Normal</title>
            <p id="_paragraph-88" />
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-4b7271d6faa0f9223ecfda737a13e4b8">
                <td id="table-cell-146cfadefe28a68a39841a0f72f8312b"> Normal </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ae7b991619aeabec85c795def8bfd5c0">
                <td id="table-cell-0f6153d3cb5cd8496600a807141c7b7b">DPLUS</td>
                <td id="table-cell-800c63e3273ff61864438009a5d6e6c6">0.189557</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d561b5a097bf55ef77dbef59ace97e3e">
                <td id="table-cell-c3176397b6b57a43938fbc1f1bbe55da">DMINUS</td>
                <td id="table-cell-a501d540fd2fc962b68d46b62770b74c">0.151411</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-370ba83266e714c2290623357ff832e0">
                <td id="table-cell-f6888cd9a8bcfdcda07efb0b43f10e39">DN</td>
                <td id="table-cell-30f4e97d56739ce6b642181b34282c68">0.189557</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f87e6a26fc5b80a7cc6a8c6694e22fc1">
                <td id="table-cell-c338085a46616072258998df1698f100">P-Value</td>
                <td id="table-cell-5678ce5e753fc128caf24d87a97553df">0.998763</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-89">Berdasarkan hasil uji Distribusi Normal diatasdiketahui bahwa angka signifikan setiap variabel menunjukkan angka lebih besar dari 0,05, yaitu sebesar 0.998763.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-5">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title>Hasil Nilai Peluang Distribusi Weibull</title>
            <p id="_paragraph-91" />
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-c95af0891c8df6fba633f0ba6d861a07">
                <td id="table-cell-f9cee7767b5d1ef97cdf5a23bb7a8a09"> Weibull </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-125973faa82436ff94d1e51c88729519">
                <td id="table-cell-5f5311b2fe9b2b0ab5146f4338bc85ea">DPLUS</td>
                <td id="table-cell-0b21a091a2ba190a5714afb9302f79df">0.183683</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-df46b9c29c302d333e97f50db017ad49">
                <td id="table-cell-175969e6f7c9c3d0d47f1e02b5ed9944">DMINUS</td>
                <td id="table-cell-94d350c79b90f3ae91afccbb7017e6aa">0.189067</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e9f0371865ea90d59e062e30eb4d90e4">
                <td id="table-cell-473e950bc15a02420b3fba55707df547">DN</td>
                <td id="table-cell-767776b1b4720cdda0b8c94a2758567d">0.189067</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-19e9b2d97b2040994d1b159a1f7d407e">
                <td id="table-cell-5d287dcd28a4f24f49290e77f3b28616">P-Value</td>
                <td id="table-cell-431587970ad96e9d5617c44dbc539e07">0.998813</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-92">Berdasarkan hasil uji Distribusi Weibull diatasdiketahui bahwa angka signifikan setiap variabel menunjukkan angka lebih besar dari 0,05, yaitu sebesar 0.998813.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-6">
          <label>Table 6</label>
          <caption>
            <title>Hasil Nilai Peluang Distribusi Gamma</title>
            <p id="_paragraph-94" />
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-a27219a4bc865126f17fcd4f3d6892c0">
                <td id="table-cell-c87b3b40f44d28214cbdbca8f371dc42"> Gamma </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ee72292196013d9b4dbc4829436773bd">
                <td id="table-cell-680ee826d87d830baff8788f980ab611">DPLUS</td>
                <td id="table-cell-c41596677b37ef251b15e2fa2efe12de">0.178558</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-25d897cf5d71921cf03152aba4232c9a">
                <td id="table-cell-10e8c46b73c2d8ef3701d0f0fcec9524">DMINUS</td>
                <td id="table-cell-7232b65eb99163deb143b1f48f6abbbf">0.197149</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9492df85842c7780c5a40f1c218b5b42">
                <td id="table-cell-252986d5f967d868c1ba0fd9e3bef322">DN</td>
                <td id="table-cell-544c1f08effe236eb00c106df4c21092">0.197149</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-10d16f1c49f6fa940f7a8ca6a1cda11b">
                <td id="table-cell-dcab44101c81604d36a5d5011719dca9">P-Value</td>
                <td id="table-cell-8cc09e741d8bb7630557f1ae3bccd8ea">0.999725</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-95">Berdasarkan hasil uji Distribusi Gamma diatasdiketahui bahwa angka signifikan setiap variabel menunjukkan angka lebih besar dari 0,05, yaitu sebesar 0.999725.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-7">
          <label>Table 7</label>
          <caption>
            <title>Hasil Nilai Peluang Distribusi Lognormal</title>
            <p id="_paragraph-97" />
          </caption>
          <table id="_table-7">
            <tbody>
              <tr id="table-row-2d69c2156adcee1998c3b63d73fe9be8">
                <td id="table-cell-e98289f38660cf9dfd6c392109d37dc8"> Lognormal </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4e474282a93d4db3ec720069e8de62e1">
                <td id="table-cell-c2be0f263f558f2df9cd24ac03d3df8d">DPLUS</td>
                <td id="table-cell-53b9dec2a23dedcb7b749a16a9f56895">0.171727</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-76c0804ffc3792fd62ac579ecff880e4">
                <td id="table-cell-27cb43c32f18edfa2d1f288113bf8c98">DMINUS</td>
                <td id="table-cell-c5b63468c9b1733a8b46367c637ebdad">0.211974</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e63e539245aae0e57ad2896e253c2f6a">
                <td id="table-cell-91bd7aa32a96c631146e06b52b082b32">DN</td>
                <td id="table-cell-21a34d6a42db5607e50e3e470178e9dd">0.211974</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7d1e7122efa5a429117e82012e2bcb6a">
                <td id="table-cell-708ac37561f84402581fbe25dff518a1">P-Value</td>
                <td id="table-cell-98eeaa1f547363615011dd1bea76413e">0.993824</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-98">Berdasarkan hasil uji Distribusi Lognormal diatasdiketahui bahwa angka signifikan setiap variabel menunjukkan angka lebih besar dari 0,05, yaitu sebesar 0.993824.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-8">
          <label>Table 8</label>
          <caption>
            <title>Hasil Nilai Peluang Distribusi Eksponensial</title>
            <p id="_paragraph-100" />
          </caption>
          <table id="_table-8">
            <tbody>
              <tr id="table-row-b0e06506d5141aa3f075ab9664cbaa0d">
                <td id="table-cell-4c5fdace234661d44173b74e15b9d44b"> Exponential </td>
                <td id="table-cell-32c35dba685f9cae84591a0f9b4a0bb9"> Normal </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1aa1ef77dbe03e2955f8b74964548dd0">
                <td id="table-cell-21fec13127e1bf279093b60257e32197">DPLUS</td>
                <td id="table-cell-ca57e35957b361578a1b5c15ec006087">0.134434</td>
                <td id="table-cell-372272cafddb05b3bcdfbda35a52f2a4">0.189557</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-af2fb5067e9ad133d779b171bd58b6b2">
                <td id="table-cell-89c8d3d5c8b7dd38616f9bca861390bc">DMINUS</td>
                <td id="table-cell-c5bc3d278df7d3682ee17bb38f15b1a3">0.20196</td>
                <td id="table-cell-374fe258daaa7f4ab8d369828ced28b4">0.151411</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-76d7abdfa5b1b526fca17bd57a9df5d1">
                <td id="table-cell-b8a8638991f8dcdcb866865c970e1195">DN</td>
                <td id="table-cell-88f0ba35fe44596c3b4dee5a4360f014">0.20196</td>
                <td id="table-cell-f572d27ff9fb990f4b130a4572782558">0.189557</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-870edc1b94a1fc142a3ec6b2ccb17968">
                <td id="table-cell-f69ab5518e4b6f5e104a5e934f887026">P-Value</td>
                <td id="table-cell-3ce106ab18f0124318af7dff44491427">0.996773</td>
                <td id="table-cell-c95b9e2341dad417c1d6f161fe800818">0.998763</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-101">Berdasarkan hasil uji Distribusi Eksponensial diatasdiketahui bahwa angka signifikan setiap variabel menunjukkan angka lebih besar dari 0,05, yaitu sebesar 0.996773.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-9">
          <label>Table 9</label>
          <caption>
            <title>Hasil Nilai Peluang Distribusi</title>
            <p id="_paragraph-103" />
          </caption>
          <table id="_table-9">
            <tbody>
              <tr id="table-row-b3fcdcdae81a406bbec02aa2ee15f3b8">
                <td id="table-cell-8de62275bdc4cf1d2f028f5be2d93098">Distribusi Terpilih</td>
                <td id="table-cell-8d811d460c64024a3951aaacee32b279">P-Value</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-18989a4c4a997a703c50c1797b9d271d">
                <td id="table-cell-360b992057882c82500d2935a9d98899">Normal</td>
                <td id="table-cell-7f2c6493b33677d4e4855e948694466c">0,998763</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f709b6798f7ef395f9528f7ab854c600">
                <td id="table-cell-095188f57546536fb681c1469e602e94">Weibull</td>
                <td id="table-cell-f4b543eea33774c97c8be9c9405c2a7d">0,998813</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6b416cc70f971541799a4d9feaaa89e8">
                <td id="table-cell-b9c652dae90f36c6c39029ce1dd6eae8">Gamma</td>
                <td id="table-cell-ccf3464b150e6cab121e6eb20893369a">0,999725</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1666392b2223938ac23dc998aa176855">
                <td id="table-cell-a786b5d85863d4df851e46062e1df7c0">Lognormal</td>
                <td id="table-cell-1bbcfd4cf02769a789c85413b2817edb">0,993824</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0a020bdeb046a6a68d5f02b60ce106c5">
                <td id="table-cell-108045872bb1867dc24e1d372c907030">Eksponensial</td>
                <td id="table-cell-f0e24287547989a66775b793b785d349">0,996773</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-104">Dari hasil di atas dapat diketahui bahwa nilai peluang distribusi terbesar yaitu Gamma dengan nilai P-Value sebesar 0,999725. sehingga di dapat perhitungan di bawah ini: bawah ini:</p>
        <p id="_paragraph-105">r<sub id="_subscript-1">(1) </sub>= dx</p>
        <p id="_paragraph-106">= Lim dx</p>
        <p id="_paragraph-107">= Lim ( )</p>
        <p id="_paragraph-108">= - (Lim e<sup id="_superscript-5">-z </sup>– e<sup id="_superscript-6">0</sup>)</p>
        <p id="_paragraph-109">= - (0-1)</p>
        <p id="_paragraph-110">R(1)= 1 </p>
        <p id="paragraph-c5176037a2705f6a75767f60d417aaf1">Penentuan Parameter Distribusi</p>
        <p id="_paragraph-111">Penentuan parameter distribusi terpilih dapat dilihat pada tabel 10 :</p>
        <table-wrap id="_table-figure-10">
          <label>Table 10</label>
          <caption>
            <title>Hasil Parameter Distribusi</title>
            <p id="_paragraph-113" />
          </caption>
          <table id="_table-10">
            <tbody>
              <tr id="table-row-a65bb1b5dfde803688c327fd9998166a">
                <td id="table-cell-d0b0650c71f2faa8ff508ad73351f7f4">Distribusi</td>
                <td id="table-cell-300d9faab81a0045bf842d7d8553a408">Parameter</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-56cf8b582857af318679616fe74ed4a4">
                <td id="table-cell-1c0e2489ce91a894b2b61dbe9b199d30">Normal</td>
                <td id="table-cell-891f6df692a572a03a4d0c76a359bcae">µ =65,0</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9c4a462abb90a73d229c1ae422ff16ce">
                <td id="table-cell-3de94a6ed3f2190541b85a22f97a9f00">σ= 4</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-95f4f48020899001cd16fa4b0fec0234">
                <td id="table-cell-e3fd0110b911e83c9fef4af3e314c949">Weibull</td>
                <td id="table-cell-6185e47f2c2f2addfd69ca63b696e4c0">β = 1,23881</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-dbdb7b3e0a7b8b134561d46dfaeb3b3a">
                <td id="table-cell-176342c8104c8d35cfd128fc7e778df1">η= 808,632</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1f6e6571a00ec8f5a29953b72b35386d">
                <td id="table-cell-04ed0e6efd8494cc928810bf54083ee7">Gamma</td>
                <td id="table-cell-0ead68c353a0512e9907dfe708dc43d6">β= 3,0667</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a4622f0f971c0df44ea772a33ddd5375">
                <td id="table-cell-fe530b831410fcb7384ae876af98ce7b">α=22,924</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6bb67592b65619f3cb64f88428ef392e">
                <td id="table-cell-049effc1f2fbc319deed66708e60ce7a">Lognormal</td>
                <td id="table-cell-ce0c7af88c9bcce54c61fb173795c3c8">µ =65,0</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8057a900a01dac7357aaa982a03cc43f">
                <td id="table-cell-4ce6260a992a051ce877995727ba68a5">σ= 4</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-278f5376e4da463072a4e8ac21ade211">
                <td id="table-cell-2c74f98aabc62896759acbbb74ab880e">Eksponensial</td>
                <td id="table-cell-44d526212d7fb707f9996390e70e0edb">λ= 0,00039</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="paragraph-0d36dc187f852b3f347f90de8dc37462">Analisis Perhitungan <italic id="_italic-133">Mean Time to Failure</italic> (MTTF)</p>
        <p id="_paragraph-114">Secara umum MTTF (<italic id="_italic-134">Mean Time to Failure</italic>) merupakan rata-rata waktu kerusakan yang menunjukkan bahwa kapan kerusakan komponen akan terjadi berdasarkan data sebelumnya. Perhitungan MTTF dilakukan berdasarkan pada parameter distribusi yang terpilih. Perbedaan distribusi menyebabkan perbedaan cara menghitung MTTF, karena parameter yang digunakan tidak sama dan dapat di lihat pada tabel 11:</p>
        <p id="_paragraph-115">Berikut ini adalah contoh perhitungan MTTF pada komponen sonic seal yaitu <italic id="_italic-135">Mean time to failure atau MTTF adalah istilah dalam perhitungan reliability yang artinya </italic><italic id="_italic-136"><bold id="_bold-141">.</bold></italic><italic id="_italic-137">waktu</italic><italic id="_italic-138">peralatan atau</italic><italic id="_italic-139"><bold id="_bold-142">.</bold></italic><italic id="_italic-140">komponen mulai operasi sampai dengan Failure dengan rumus sdebagai berikut .</italic></p>
        <p id="paragraph-43641a535e94c6d223ee0fca1039d2ff">Exponential</p>
        <p id="_paragraph-116">MTTF =</p>
        <p id="paragraph-ce8528463e3a780b7d3ec19fec32b32d">Weibull</p>
        <p id="_paragraph-117">MTTF = α𝝘 ( 1 + )</p>
        <p id="paragraph-4218dfabc8e7cfec453422726426b86e">Normal</p>
        <p id="_paragraph-118">MTTF = μ</p>
        <p id="paragraph-e3a0df5b15507cbc1a14a9dbead534bc">Lognormal</p>
        <p id="_paragraph-119">MTTF = exp ( μ + )</p>
        <p id="paragraph-caaf8ecf43f7edeb3f6c3cd2528e39c5">Gamma</p>
        <p id="_paragraph-120">MTTF = α x β</p>
        <p id="paragraph-fd3fa4429dff28f84167a8313a0775b3">Distribusi gamma</p>
        <p id="_paragraph-121">MTTF = α x β</p>
        <p id="_paragraph-122">MTTF = 3,0667 x 22,924</p>
        <p id="_paragraph-123">MTTF = 70,301 = 70</p>
        <p id="paragraph-f7855a01c7c225d3fbfd0995b9cc122d">Distribusi normal</p>
        <p id="_paragraph-124">MTTF = μ</p>
        <p id="_paragraph-125">MTTF = 65,0</p>
        <p id="paragraph-bcf6cb1ed20123d851dd67994bf76a48">Distribusi weibull</p>
        <p id="_paragraph-126">MTTF = α𝝘 ( 1+</p>
        <p id="_paragraph-127">MTTF = 608,632𝝘 ( 1+</p>
        <p id="_paragraph-128">MTTF = 808,632 ( 1,807 )</p>
        <p id="_paragraph-129">MTTF = 1.461,198 : 24 = 60,883 = 61</p>
        <p id="_paragraph-130">Jadi di dapatkan bahwa interval penggantian komponen sonic seal adalah sebesar 70,301 hari</p>
        <table-wrap id="_table-figure-11">
          <label>Table 11</label>
          <caption>
            <title>Hasil Perhitungan MTTF</title>
            <p id="_paragraph-132" />
          </caption>
          <table id="_table-11">
            <tbody>
              <tr id="table-row-c07015aa070404728ed1a5faf9228037">
                <td id="table-cell-60878c8bce9ab8387fd1da4165c12aa7">Komponen</td>
                <td id="table-cell-cfb511e43cb56d0dea7f47b4cdc0d170">MTTF</td>
                <td id="table-cell-c6edee400d9f8d73c9b7460d49edeed1">DISTRIBUSI</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-39047a63d0cd12df23e5192a220ec0f9">
                <td id="table-cell-f13b377a99bb8093bf40a7d68ff1206c">Sonic Seal</td>
                <td id="table-cell-8ccec3a12de309d3157f044afb2dfe00">70 hari</td>
                <td id="table-cell-778cdfe23d6887fb0e5624e253ac2e35">GAMMA</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0d7fac765b38dc883cb57c00939086b0">
                <td id="table-cell-a9358d7ebb5d18e25be56539d25a88c7">Sonic Seal</td>
                <td id="table-cell-bcfe51d9e4b39dae86cdb6275103fe55">65 hari</td>
                <td id="table-cell-338da52bbe3b2528877b5b69638d4324">NORMAL</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a9457a8835d9b20b9c1be8122a464333">
                <td id="table-cell-8eddef0747a1f4933bbacce72967e4e8">Sonic Seal</td>
                <td id="table-cell-e8f4eb81823e558defe0961b5af6260a">61 hari</td>
                <td id="table-cell-2ac196e471ab8f9da19c465deea827ae">WEIBULL</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="paragraph-483f28fae29b412a4c2b2bc6c6e5f53c">Analisis Perhitungan Interval Penggantian Komponen dengan Metode <italic id="italic-33ec90130473d72d0dd40f4cf42bf3fa">Age Replacement</italic></p>
        <p id="_paragraph-133">Model penggantian pencegahan yang digunakan adalah metode <italic id="_italic-141">age replacement</italic> yaitu suatu model penggantian dimana interval waktu penggantian komponen dilakukan dengan memperhatikan umur pemakaian dari komponen tersebut, sehingga dapat menghindari terjadinya penggantian peralatan yang masih baru dipasang akan diganti dalam waktu yang relatif singkat. Apabila terjadi kerusakan sebelum waktu yang telah ditentukan, maka penggantian komponen selanjutnya adalah dilakukan setelah komponen tersebut mencapai umur optimalnya, dihitung dari saat penggantian terakhir komponen sehingga dengan demikian pemakaian dari suatu komponen selalu optimal dan tidak terjadi pemborosan karena penggantian yang tidak perlu. Untuk melakukan penggantian pencegahan ini dilakukan perhitungan yang sifatnya trial and error hingga diperoleh nilai cost yang minimum. Perhitungan dapat dilihat sebagai berikut:</p>
        <p id="_paragraph-134">C(tp) =</p>
        <p id="_paragraph-135">Dimana (Jardine, 1973):</p>
        <p id="_paragraph-136">C(tp)=.Total.ongkos.persatuan.waktu.jika.penggantian.dilakukan.interval (tp)</p>
        <p id="_paragraph-137">R(tp)= Nilai.reliability.pada.saat (tp)</p>
        <p id="_paragraph-138">Cp= Biaya.penggantian.pencegahan</p>
        <p id="_paragraph-139">Cf= Biaya.penggantian.kerusakan</p>
        <p id="_paragraph-140">M(tp)= Nilai.rata.rata.waktu.terjadinya.kerusakan</p>
        <p id="_paragraph-141">Tf= waktu.penggantian.kerusakan</p>
        <p id="_paragraph-142">Tp= Waktu.penggantian.pencegahan</p>
        <p id="_paragraph-143">tp= Interval.waktu.penggantian.pencegahan</p>
        <p id="_paragraph-144">Data yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan interval waktu penggantian adalah sebagai berikut:</p>
        <p id="_paragraph-145">Biaya komponen = Rp 52.475.000</p>
        <p id="_paragraph-146">Harga per satu pcs = Rp 1.500</p>
        <p id="_paragraph-147">Rata rata jumlah produksi dalam satu jam = 20.000 pcs</p>
        <p id="_paragraph-148">Waktu rata-rata akibat kerusakan (Tf) adalah 3052 menit atau 50,8 jam, sedangkan waktu rata-rata perbaikan (Tp) adalah 2475 menit atau 41,25 jam.</p>
        <p id="_paragraph-149">Data <italic id="_italic-142">Cost of Failure</italic> (Cf) dan data <italic id="_italic-143">Cost of Preventive</italic> (Cp)</p>
        <p id="_paragraph-150">Keuntungan yg hilang = 20.000 pcs/jam * Rp. 1500/pcs = Rp. 30.000.000/jam</p>
        <p id="_paragraph-151">Cf = (Keuntungan yg hilang*Tf) + Biaya Komponen</p>
        <p id="_paragraph-152">Cf = Rp.30.000.000/jam*50,8 jam + Rp. 52.475.000</p>
        <p id="_paragraph-153">Cf = Rp. 1.576.475.000</p>
        <p id="_paragraph-154">Cp = (Keuntungan yg hilang*Tp) + Biaya Komponen</p>
        <p id="_paragraph-155">Cp = Rp. 30.000.000/jam*41,25 jam + Rp. 52.475.000</p>
        <p id="_paragraph-156">Cp = Rp. 1.289.975.000</p>
        <p id="_paragraph-157">Cf = Rp. 1.576.475.000</p>
        <p id="paragraph-6c3664a89be2ba501ffb9f323167f723">Perhitungan untuk tp = 70 hari</p>
        <p id="_paragraph-158">Tf = 50,8 jam = 2,116 hari</p>
        <p id="_paragraph-159">Cp = Rp. 1.289.975.000</p>
        <p id="_paragraph-160">Tp = 41,25 jam = 1,718 hari</p>
        <p id="_paragraph-161">t = 70 hari/bulan</p>
        <p id="_paragraph-162">R (tp) =1 − 𝜙 [ ]</p>
        <p id="_paragraph-163">= 1-0,999725 [ ]</p>
        <p id="_paragraph-164">= 0,000275 [2,919]</p>
        <p id="_paragraph-165">= 0,0008029</p>
        <p id="_paragraph-166">M (tp) =</p>
        <p id="_paragraph-167">=</p>
        <p id="_paragraph-168">=</p>
        <p id="_paragraph-169">= 70,05625</p>
        <p id="_paragraph-170">C(tp) =</p>
        <p id="_paragraph-171">=</p>
        <p id="_paragraph-172">
          <bold id="_bold-149"> = </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-173"><bold id="_bold-150"> = </bold>21.830.368</p>
        <p id="_paragraph-174">Berikut hasil perhitungan biaya komponen sonic seal dengan distribusi Normal dapat di lihat pada tabel.</p>
        <p id="paragraph-3e53bc577ee9ddfc1973bccce116163d">Perhitungan untuk tp = 67 hari</p>
        <p id="_paragraph-175">Cf = Rp. 1.576.475.000</p>
        <p id="_paragraph-176">Tf = 50,8 jam = 2,116 hari</p>
        <p id="_paragraph-177">Cp = Rp. 1.289.975.000</p>
        <p id="_paragraph-178">Tp = 41,25 jam = 1,718 hari</p>
        <p id="_paragraph-179">t = 67 hari/bulan</p>
        <p id="_paragraph-180">R (tp) =1 − 𝜙 [ ]</p>
        <p id="_paragraph-181">= 1-0,998763 [ ]</p>
        <p id="_paragraph-182">= 0,001237 [0,618]</p>
        <p id="_paragraph-183">= 0,0007648</p>
        <p id="_paragraph-184">M (tp) =</p>
        <p id="_paragraph-185">=</p>
        <p id="_paragraph-186">=</p>
        <p id="_paragraph-187">= 67,0512</p>
        <p id="_paragraph-188">C(tp) =</p>
        <p id="_paragraph-189">=</p>
        <p id="_paragraph-190">
          <bold id="_bold-151"> = </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-191"><bold id="_bold-152"> = </bold>22.771.115</p>
        <p id="_paragraph-192">Berikut hasil perhitungan biaya komponen sonic seal dengan distribusi weibull :</p>
        <p id="paragraph-79b76a97b7d8a28354898618805b9414">Perhitungan untuk tp = 61 hari</p>
        <p id="_paragraph-193">Cf = Rp. 1.576.475.000</p>
        <p id="_paragraph-194">Tf = 50,8 jam = 2,116 hari</p>
        <p id="_paragraph-195">Cp = Rp. 1.289.975.000</p>
        <p id="_paragraph-196">Tp = 41,25 jam = 1,718 hari</p>
        <p id="_paragraph-197">t = 61 hari/bulan</p>
        <p id="_paragraph-198">R (tp) =1 − 𝜙 [ ]</p>
        <p id="_paragraph-199">= 1-0,998813 [ ]</p>
        <p id="_paragraph-200">= 0,0001187 [0,085]</p>
        <p id="_paragraph-201">= 0,0001009</p>
        <p id="_paragraph-202">M (tp) =</p>
        <p id="_paragraph-203">=</p>
        <p id="_paragraph-204">=</p>
        <p id="_paragraph-205">= 60,88915</p>
        <p id="_paragraph-206">C(tp) =</p>
        <p id="_paragraph-207">=</p>
        <p id="_paragraph-208">
          <bold id="_bold-153"> = </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-209"><bold id="_bold-154"> = </bold>25.017.684</p>
        <p id="_paragraph-210">Dari perhitungan diatas maka dapat disimpulkan <italic id="_italic-144">preventife maintenance</italic> dapat meminimasi biaya <italic id="_italic-145">maintenance</italic>. Untuk perbandingan total biaya penggantian pada interval waktu penggantian yang diperoleh dengan menggunakan metode age replacement. Hasil perbandingan perhitungan total biaya komponen kritis dapat dilihat pada tabel 13.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-12">
          <label>Table 12</label>
          <caption>
            <title>Perbandingan Perhitungan Total Biaya Penggantian <italic id="_italic-146">Age Replacement</italic> </title>
            <p id="_paragraph-212" />
          </caption>
          <table id="_table-12">
            <tbody>
              <tr id="table-row-7865d3043e9050983a773f7ac50022ef">
                <td id="table-cell-adad2ee63e85bcabf3e5c43596903b32">No</td>
                <td id="table-cell-61e0242d96c7871601b983ba47e9787a">komponen</td>
                <td id="table-cell-875e532aa73391aa307ef8311da26d2c">MTTF</td>
                <td id="table-cell-4481aa370a41813db3e24d40c830253d">Total Biaya</td>
                <td id="table-cell-d0ab41fead720bda6acf255c24a390fb">DITSRIBUSI</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d7cfed4d75a7a9a01e829faa3e06f6df">
                <td id="table-cell-160e9e224454b5c27f4fab383d499fca">1</td>
                <td id="table-cell-1785b31b4cdd76e74afedd4d3cd9a875">Sonic seal</td>
                <td id="table-cell-17228bec52b6756e8a178b99ba1166e4">70,301 hari</td>
                <td id="table-cell-880c7e94a40fc909033bb052a003b7ab">Rp 21.735.945</td>
                <td id="table-cell-8b8482e507ab5ac4d658bd6d87297fa9">GAMMA</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c711404da3b6f0f4d88eb2aadfbd6b2e">
                <td id="table-cell-2622afd457c6de3b52be68d33c454956">2</td>
                <td id="table-cell-35057e2ef00b358f2ce1d962452c89b3">Sonic seal</td>
                <td id="table-cell-1e59389ab1b2ab37bfc4fb2cd6a63334">65,0 hari</td>
                <td id="table-cell-3f3f7ac950789e05707d8450d5923b96">Rp 22.831.972</td>
                <td id="table-cell-26342f7d15ca2b312b0cf671d6d5ead2">NORMAL</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-86478e13d192589065fa33754dbd8ba8">
                <td id="table-cell-cba87346bbb3cfb8c4e45d89806a243f">3</td>
                <td id="table-cell-1c028335ac0f9edf15217683839a951e">Sonic seal</td>
                <td id="table-cell-58c42293e26002c3d5909a38681613e6">60,883 hari</td>
                <td id="table-cell-83d3e53a46132d0f2743b75343b0c4a8">Rp 25.018.276</td>
                <td id="table-cell-713b38cd0dabcb6970a28cbc478e75a2">WEIBULL</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-213">Dengan adanya tindakan preventif penggantian maka biaya dapat diturunkan sehingga tidak perlu menghabiskan banyak biaya penggantian.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-bbfc465cd7c9a455b6c6aecc7a9dee9b">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-215">Cara untuk menurunkan <italic id="_italic-147">downtime </italic>berdasarkan interval waktu penggantian pencegahan kerusakan komponen <italic id="_italic-148">vh-drum </italic>pada mesin popok bayi yaitu dengan metode Age Replacement. Ada 5 tahapan yang dilakukan yaitu :</p>
        <list list-type="bullet" id="list-60d0f60214a211391b241e84c410a51a">
          <list-item>
            <p>Pemilihan komponen kritis dan di analisa menggunakan prinsip pareto</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Melakukan perhitungan pola distribusi data dari data waktu antar kerusakan. Perhitungan ini dilakukan dengan menggunakan software bertujuan untuk menguji beberapa parameter distribusi seperti weibull, normal, gamma, lognormal, dan exsponensial dengan uji test goodness of fit. Pemilihan pola distribusi dilakukan guna untuk memilih nilai peluang atau p-value yang terbesar. Begitu juga nilai parameter dari distribusi terpilih</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Selanjutnya menentukan nilai mttf</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Menghitung cost of preventive ( cp ) dan cost of failure ( cf)</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Menghitung perhitungan interval waktu penggantian dengan <italic id="_italic-149">metode age replacement</italic></p>
          </list-item>
        </list>
        <p id="_paragraph-216">Berdasarkan pertimbangan waktu dan ongkos dalam melakukan pemilihan model matematis, maka dipilih <italic id="_italic-150">age replacement</italic>. Pemilihan <italic id="_italic-151">age replacement</italic> pada penelitian ini disebabkan harga Komponen Vh-Drum Mesin Produksi Popok Bayi yang mahal sehingga dalam melakukan tidak bisa sesering mungkin. Pengunaan model <italic id="_italic-152">age replacement</italic> ini dilakukan hanya jika komponen telah mencapai umur tertentu. Penentuan interval penggantian pencegahan dengan kriteria minimasi biaya berdasarkan ongkos maintenance. Biaya penggantian untuk Komponen sonic seal Mesin Produksi Popok Bayi yang paling rendah adalah dengan MTTF 70,301 dengan biaya Rp 21.735.945 . Dengan adanya analisa-analisa perhitungan interval waktu penggantian pencegahan dengan kriteria minimasi biaya, diharapkan perusahaan benar-benar memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan kegiatan penggantian pencegahan. Berdasarkan hasil penelitian ini, perusahaan sebaiknya menggunakan kebijakan penggantian komponen kritis secara terencana dengan metode age replacement karena dapat mengurangi biaya dan menghemat baiya yang dikeluarkan.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-6437d6ca91be62ac53c33c779021302d">
      <title>Kesimpulan</title>
      <sec id="heading-fe5173ab6a4f031376fcde00473f48b2">
        <title>Simpulan</title>
        <p id="_paragraph-219">Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan yaitu :</p>
        <list list-type="bullet" id="list-529a34ca53460bfc71ae770891abd450">
          <list-item>
            <p>Dengan biaya penggantian untuk Komponen Vh-Drum Mesin Produksi Popok Bayi adalah</p>
            <list list-type="bullet">
              <list-item>
                <p>70 hari dengan total biaya Rp 21.735.945</p>
              </list-item>
              <list-item>
                <p>65 hari dengan total biaya Rp 22.831.972</p>
              </list-item>
              <list-item>
                <p>61 hari dengan total biaya Rp 25.018.27668</p>
              </list-item>
              <list-item>
                <p>Lebih memperhatikan pola perawatan preventif secara administrasi maupun praktek di lapangan.</p>
              </list-item>
              <list-item>
                <p>Mengembangkan pola perawatan yang melibatkan jajaran manajerial dan jajaran operasional agar terbentuk sistem maintenance yang terintegrasi.</p>
              </list-item>
              <list-item>
                <p>Melakukan training bagi jajaran operasional agar lebih memperhatikan pentingnya perawatan preventif.</p>
              </list-item>
              <list-item>
                <p>Penyediaan suku cadang yang berkualitas. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat lebih memperhatikan komponen-komponen lain agar pengintegrasian sistem perawatan dan persediaan suku cadang serta keuangan bisa selaras.</p>
              </list-item>
            </list>
          </list-item>
        </list>
        <p id="_paragraph-220">Sedangkan untuk biaya terkecil jatuh pada interval 70,301 hari dengan total biaya Rp 21.735.945.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-efbaab3a2d9d5f2ae4e7d2b90b09288d">
        <title>Saran </title>
        <p id="paragraph-c2b790fe24fab041f35a6b6a7337f955">Dari penelitian yang telah dilakukan di XYZ maka dapat diberikan saran kepada perusahaan yaitu : </p>
        <p id="paragraph-2">a. Lebih memperhatikan pola perawatan preventif secara administrasi maupun praktek di lapangan. </p>
        <p id="paragraph-3">b. Mengembangkan pola perawatan yang melibatkan jajaran manajerial dan jajaran operasional agar terbentuk sistem maintenance yang terintegrasi. </p>
        <p id="paragraph-4">c. Melakukan training bagi jajaran operasional agar lebih memperhatikan pentingnya perawatan preventif. </p>
        <p id="paragraph-5">d. Penyediaan suku cadang yang berkualitas. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat lebih memperhatikan komponen-komponen lain agar pengintegrasian sistem perawatan dan persediaan suku cadang serta keuangan bisa selaras.</p>
        <p id="paragraph-6539dd85185b0a5cfc996df700cb818c" />
      </sec>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>