<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Design of Preventive Maintenance Scheduling for Vacuum Feeder Line 4 Machine Using Microsoft Project Based on Pareto Analysis to Reduce Downtime</article-title>
        <subtitle>Perancangan Penjadwalan Preventive Maintenance Mesin Vacuum Feeder Line 4 Menggunakan MS Project Berdasarkan Analisis Pareto Untuk Mengurangi Downtime</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Odies S</surname>
            <given-names>Youngky</given-names>
          </name>
          <email>atikhasidhi@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Cahyana</surname>
            <given-names>Atikha Sidhi</given-names>
          </name>
          <email>atikhasidhi@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknoligi, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknoligi, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-10-14">
          <day>14</day>
          <month>10</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>13</day><month>10</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="sec-1_1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-10">Perusahaan X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi liquid dengan sistem produksi berbasis proses berkelanjutan. Dalam operasionalnya, perusahaan menggunakan beberapa unit mesin utama seperti <italic id="_italic-81">Vacuum</italic><italic id="_italic-82">Feeder</italic>, <italic id="_italic-83">Vacuum</italic><italic id="_italic-84">Reactor</italic>, dan <italic id="_italic-85">Vacuum</italic><italic id="_italic-86">Silo</italic>yang berperan penting dalam menjaga kelancaran aliran <italic id="_italic-87">material </italic>selama proses produksi. Keandalan mesin menjadi faktor krusial dalam menjamin kontinuitas produksi, karena gangguan pada salah satu unit mesin dapat berdampak langsung terhadap terhentinya proses produksi secara keseluruhan[1]. Oleh karena itu, pengelolaan sistem <italic id="_italic-88">maintenance</italic>yang efektif dan terstruktur sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas operasional perusahaan[2], [3].</p>
      <p id="_paragraph-11">Berdasarkan data <italic id="_italic-89">downtime </italic>periode 30 Mei 2025 hingga 1 Juli 2025, diketahui bahwa beberapa <italic id="_italic-90">unit </italic>mesin mengalami gangguan operasional dengan durasi yang signifikan. Hasil rekapitulasi menunjukkan bahwa <italic id="_italic-91">Vacuum Feeder</italic><italic id="_italic-92">Line</italic>4 menyumbang sebesar 52,2% dari total <italic id="_italic-93">downtime</italic>dengan total durasi mencapai 1.036 menit. Tingginya downtime tersebut mengindikasikan bahwa sistem perawatan mesin yang diterapkan masih bersifat reaktif dan belum didukung oleh penjadwalan <italic id="_italic-94">preventive</italic><italic id="_italic-95">maintenance</italic>yang terstruktur. Kondisi ini menyebabkan terjadinya <italic id="_italic-96">breakdown </italic>mendadak yang berdampak pada penurunan produktivitas dan efisiensi produksi.</p>
      <p id="_paragraph-12">Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penerapan <italic id="_italic-97">preventive maintenance </italic>yang terjadwal secara sistematis mampu meningkatkan keandalan mesin dan menurunkan tingkat downtime secara signifikan. Penelitian yang dilakukan oleh[4], [5]. menyatakan bahwa <italic id="_italic-98">preventive maintenance </italic>yang dirancang berdasarkan data historis kerusakan dapat menekan potensi <italic id="_italic-99">breakdown </italic>hingga 30–50% dibandingkan sistem <italic id="_italic-100">corrective maintenance</italic>. Selain itu[6]. menjelaskan bahwa penggunaan analisis Pareto dalam manajemen operasi efektif untuk menentukan prioritas perbaikan pada mesin dengan kontribusi <italic id="_italic-101">downtime</italic>terbesar sehingga sumber daya perawatan dapat difokuskan secara optimal. Penelitian lain yang dilakukan oleh[7]. juga menunjukkan bahwa sistem penjadwalan maintenance berbasis <italic id="_italic-102">software </italic>manajemen proyek mampu meningkatkan kontrol terhadap aktivitas perawatan, termasuk pengaturan <italic id="_italic-103">interval </italic>inspeksi dan penggantian komponen secara terstruktur. Hasil-hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa integrasi antara analisis prioritas menggunakan Pareto dan perancangan penjadwalan <italic id="_italic-104">preventive</italic><italic id="_italic-105">maintenance</italic>menjadi pendekatan yang relevan dalam upaya mengurangi <italic id="_italic-106">downtime </italic>pada sistem produksi[8].</p>
      <p id="_paragraph-13">Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis Pareto untuk menentukan mesin prioritas perbaikan[9]. kemudian dilanjutkan dengan perancangan penjadwalan <italic id="_italic-107">preventive maintenance </italic>menggunakan <italic id="_italic-108">Microsoft Project</italic>[10]. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem penjadwalan <italic id="_italic-109">preventive maintenance </italic>yang terstruktur pada <italic id="_italic-110">Vacuum Feeder Line </italic>4 guna menekan potensi <italic id="_italic-111">downtime </italic>dan meningkatkan keandalan sistem produksi di PT. XYZ..</p>
      <sec id="sec-1_2">
        <title>Metode</title>
        <p id="_paragraph-14">Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan tujuan menganalisis data downtime mesin secara numerik serta merancang sistem penjadwalan preventive maintenance yang terstruktur. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa catatan historis downtime mesin Vacuum Feeder Line 4 periode 30 Mei hingga 1 Juli 2025 yang diperoleh melalui metode dokumentasi dari perusahaan. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode Pareto untuk menentukan mesin prioritas, dilanjutkan dengan perhitungan parameter keandalan yang meliputi Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), dan availability. Hasil analisis tersebut digunakan sebagai dasar dalam perancangan penjadwalan preventive maintenance menggunakan Microsoft Project</p>
        <p id="paragraph-42a243f071fe7f7ce85339c8f1bb940c">
          <bold id="bold-cdb3b2f20511f7fae91ea33f63c29515">A. Tempat penelitian</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-15">Penelitian ini dilaksanakan di Perusahaan X yang bergerak di bidang manufaktur produksi liquid dengan sistem produksi berkelanjutan. Objek penelitian difokuskan pada mesin Vacuum Feeder Line 4 yang merupakan salah satu mesin utama dalam proses produksi. Pengambilan data dilakukan selama periode 30 Mei 2025 hingga 1 Juli 2025 berdasarkan catatan historis downtime mesin yang diperoleh dari bagian maintenance perusahaan. Periode tersebut dipilih karena merepresentasikan kondisi operasional aktual mesin dalam satu siklus produksi bulanan.</p>
        <p id="paragraph-3ddd91b358cd150ec7797b84702bc8fd">
          <bold id="bold-a6d3ae96ff2ecb11931d25c38ba976dc">B. Flow chart Penelitian</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-16">Agar alur pelaksanaan penelitian dapat dipahami secara runtut dan sistematis, tahapan penelitian disajikan dalam bentuk diagram alir (<italic id="_italic-112">flowchart</italic>) pada <bold id="_bold-20">Gambar 1</bold></p>
        <fig id="fig1">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-17"/>
          </caption>
          <graphic id="_graphic-1" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image1.png"/>
        </fig>
        <p id="_paragraph-18"><bold id="_bold-21">Gambar</bold><bold id="_bold-22">1.</bold><italic id="_italic-113">Flowchart</italic>Penelitian</p>
        <p id="_paragraph-19">Berdasarkan <bold id="_bold-23">Gambar 1</bold>, penelitian diawali dengan tahap identifikasi masalah yang berkaitan dengan tingginya <italic id="_italic-114">downtime </italic>mesin. Selanjutnya dilakukan pengumpulan data <italic id="_italic-115">downtime </italic>selama periode pengamatan, kemudian data direkapitulasi dan diolah sebagai dasar analisis lebih lanjut. Tahap berikutnya adalah analisis Pareto untuk menentukan mesin dengan kontribusi <italic id="_italic-116">downtime</italic>terbesar sebagai prioritas perbaikan. Setelah mesin prioritas ditentukan, dilakukan penentuan <italic id="_italic-117">interval preventive maintenance </italic>yang optimal berdasarkan hasil analisis keandalan. Tahap selanjutnya adalah perancangan dan simulasi penjadwalan perawatan untuk memastikan kegiatan <italic id="_italic-118">preventive maintenance </italic>dapat dilaksanakan secara terencana dan efektif. Proses penelitian diakhiri dengan penarikan simpulan berdasarkan keseluruhan hasil analisis yang telah dilakukan.</p>
        <p id="paragraph-9d550f20e561d2f7b567f23465179d15">
          <bold id="bold-d1ba587c296e032bb2051a2dddc23611">C. Metode yang Digunakan</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-20">Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis Pareto dan perancangan penjadwalan <italic id="_italic-119">preventive maintenance </italic>menggunakan <italic id="_italic-120">Microsoft Project</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-21">Pareto digunakan untuk menentukan mesin dengan kontribusi <italic id="_italic-121">downtime </italic>terbesar. Data <italic id="_italic-122">downtime </italic>diurutkan dari nilai tertinggi hingga terendah, kemudian dihitung persentase kumulatifnya. Mesin dengan kontribusi terbesar ditetapkan sebagai prioritas perbaikan berdasarkan prinsip bahwa sebagian kecil penyebab memberikan dampak terbesar terhadap permasalahan[11].</p>
        <p id="_paragraph-22"><italic id="_italic-123">Maintenance</italic><italic id="_italic-124">Interval</italic><italic id="_italic-125">preventive</italic><italic id="_italic-126">maintenance</italic>dihitung berdasarkan estimasi rata-rata waktu terjadinya kerusakan. Untuk mencegah <italic id="_italic-127">breakdown</italic>sebelum batas kritis tercapai, digunakan pendekatan 80% dari rata-rata waktu kegagalan dengan rumus: <italic id="_italic-128">Interval</italic><italic id="_italic-129">Preventif</italic>= 0,8 × Rata-rata Waktu Kerusakan Hasil perhitungan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan jadwal <italic id="_italic-130">maintenance</italic>[12].</p>
        <p id="_paragraph-23">𝑀𝑇𝑇𝑅 =</p>
        <p id="_paragraph-24">𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐷𝑜𝑤𝑛𝑡𝑖𝑚𝑒</p>
        <p id="_paragraph-25">𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐵𝑟𝑒𝑎𝑘𝑑𝑜𝑤𝑛</p>
        <p id="_paragraph-26">Sumber:[13] [14] [12].</p>
        <p id="_paragraph-27">𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑊𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑠𝑖</p>
        <p id="_paragraph-28">𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐵𝑟𝑒𝑎𝑘𝑑𝑜𝑤𝑛</p>
        <p id="_paragraph-29">Sumber:[15] [16] [17].</p>
        <p id="_paragraph-30">𝐴𝑣𝑎𝑖𝑙𝑎𝑏𝑖𝑙𝑖𝑡𝑦 = 𝑀𝑇𝐵𝐹 / (𝑀𝑇𝐵𝐹 + 𝑀𝑇𝑇𝑅)</p>
        <p id="_paragraph-31">Sumber:[18] [19] [20].</p>
        <list list-type="order" id="list-1264f33540b36168d8f6cc3a4aa2de7e">
          <list-item>
            <p>Analisis Pareto Analisis</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Penentuan <italic id="_italic-131">Interval</italic><italic id="_italic-132">Preventive</italic></p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>MTTR :</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>MTBF :</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Availability :</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Perancangan Penjadwalan Menggunakan <italic id="_italic-133">Microsoft</italic><italic id="_italic-134">Project</italic></p>
          </list-item>
        </list>
        <p id="_paragraph-32"><italic id="_italic-135">Microsoft</italic><italic id="_italic-136">Project</italic>digunakan sebagai alat bantu untuk menyusun jadwal <italic id="_italic-137">preventive</italic><italic id="_italic-138">maintenance</italic>secara terstruktur. Penyusunan jadwal meliputi pembuatan <italic id="_italic-139">Work Breakdown Structure </italic>(WBS), penentuan durasi setiap aktivitas, pengaturan pekerjaan berulang (<italic id="_italic-140">recurring task</italic>), serta alokasi sumber daya <italic id="_italic-141">maintenance</italic>. Hasil perancangan berupa <italic id="_italic-142">timeline</italic><italic id="_italic-143"> maintenance </italic>yang digunakan untuk mensimulasikan potensi penurunan <italic id="_italic-144">downtime</italic>[21].</p>
      </sec>
      <sec id="sec-1_3">
        <title>Hasil dan Pembahasan</title>
        <p id="heading-ab06320d0e2de5d180a170e8079d43ea">A. Data penelitian</p>
        <p id="_paragraph-33">Berdasarkan data <italic id="_italic-145">downtime</italic>periode 30 Mei 2025 hingga 1 Juli 2025, diperoleh catatan gangguan operasional pada beberapa unit mesin yaitu <italic id="_italic-146">Vacuum Feeder Line </italic>3, <italic id="_italic-147">Vacuum Feeder Line </italic>4, <italic id="_italic-148">Vacuum Reactor</italic>, <italic id="_italic-149">Vacuum Reactor Line </italic>3/4, dan <italic id="_italic-150">Vacuum Silo Line </italic>3/4. Data <italic id="_italic-151">downtime </italic>dinyatakan dalam satuan menit dan dihitung berdasarkan total durasi gangguan selama periode pengamatan, dan untuk datanya dapat dilihat pada <bold id="_bold-24">Tabel 1</bold></p>
        <p id="_paragraph-34"><bold id="_bold-25">Tabel</bold><bold id="_bold-26">1</bold>. Data <italic id="_italic-152">Downtime</italic></p>
        <table-wrap id="tbl1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-35"/>
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-f425acf114f4b15361f301af2855e7a9">
                <td id="468044a9ffb7b58e780e8a48fada29da">No</td>
                <td id="91459be29203e02f3ad6bd40e8bafba1">Tanggal</td>
                <td id="99bf84757f5548906d63098c03e71fc6">Unit Mesin</td>
                <td id="29ab17b4dbbbab3ec821db065b480477">Durasi (menit)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-78dc2589744cba43c643468feeb8e823">
                <td id="d1a666aab9d148f5d943cf75f54dfecb">1</td>
                <td id="67682f988f2fbac4df2a4a86875b199a">30/05/2025</td>
                <td id="f947b9a05af86a903535efc26e250219">Vacum Feeder line 3</td>
                <td id="ba78909494527746d8cf33dc37cfd6cd">21</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-45562a41a83ccc2e6e23907c4168c55d">
                <td id="c2dbced568973befb03e49d65f75973f">2</td>
                <td id="ccb882aaa19a456d1634b2ab324e8cf3">30/05/2025</td>
                <td id="81f28638f52bebaec4b5d029649cd945">Vacum Feeder line 4</td>
                <td id="a3336686dc646c3798199b06b63ba782">181</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-af1cb5c30bcccb36a6b8fa11bc20f88b">
                <td id="dc669b349747f9fa2f88ba391e4428eb">3</td>
                <td id="722b715dbb85fe2829392ec63640a870">30/05/2025</td>
                <td id="b87feee352b717f316cd990a4f122220">Vacum Feeder line 4</td>
                <td id="d4024b927a3803c2fc61bc322b68860f">480</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4cb9a0dd6fd2c398029da6a884fcc674">
                <td id="ec8dbd4bc130fe81c57ba676320a03d4">4</td>
                <td id="723c544ea54b6a58ebb6c4720c0a1732">30/05/2025</td>
                <td id="6c95c7bc8cfbfbca85659fc61ed79aa9">Vacum Feeder line 4</td>
                <td id="a5f9cb73c2ee9efd6d97561d8aaebc18">375</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-97208cc13578f5ecf09c17380df20a0e">
                <td id="fc6866c57d199565033c9ebbfb155078">5</td>
                <td id="62d52fa8c6261794bdda826c57e47180">24/06/2025</td>
                <td id="ae5f24ae34b8d85cb5101e7b6fe830a1">Vacum Feeder line 1</td>
                <td id="1a2beb4021e79814a165f2375d2bb32e">272</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-625b74bd920d8e5b5c83c1d66286bc52">
                <td id="2b531d689eee58e54609d94e3bef2c74">6</td>
                <td id="d6d2f8190c9266ac6728a9395122bec2">24/06/2025</td>
                <td id="cdcb862fefdc283bb6805a0849f75cc9">Vacum Feeder line 1</td>
                <td id="b2e49e14034fc16547582631b484ec83">120</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <table-wrap id="tbl2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-36"/>
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-c1fb716cf9f8f6a208b0c06a0da99e87">
                <td id="6f50f254b3e265297161db16ca68dbb4">7</td>
                <td id="009a681d531169dc8c8f117dfc4c341c">24/06/2025</td>
                <td id="609509504d5496a47168e8aed49ae04f">Vacum Feeder line 2</td>
                <td id="6649986ba856af9441f86a98aab102e2">180</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-606e3da1fe956c801083b913993f7d34">
                <td id="38112753bfd4f5905480868243870f6f">8</td>
                <td id="5d2795e382a5410061466a8552c1f9cb">26/06/2025</td>
                <td id="8338cee94cd93e1c580b093d0c4cec01">Vacum Feeder line 3</td>
                <td id="2fbd1d119c87e4c887e9b711d3e60f13">102</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-67b760d70c28d25a9ffd1af5cb97779a">
                <td id="8e1ee73c12b164602a85e1ad86e8496c">9</td>
                <td id="68e8de981f57d90969eb8bbdc42d2188">28/06/2025</td>
                <td id="bd3dae49613da6c96daea3cf3e0915e0">Vacum Feeder line 3</td>
                <td id="285eaa475ff3b228b2b58a82300877ff">91</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6bbc875ce731cad47f2b4bb29fb3261c">
                <td id="56931f1ea0f6ce7606cf9cc964dc2093">10</td>
                <td id="2c774425284a329cc9b5f725772a6476">01/07/2025</td>
                <td id="0f9cfb75f078b815f8cc3d0e4569ab36">Vacum Feeder line 3</td>
                <td id="6d0c7d2e94a827777c86a19e7065f36a">165</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9e2255bc89ea86ff326437ed235590a3">
                <td id="5e7d5b0abf8ae31769c56500892a45b2" colspan="3">Total</td>
                <td id="ecad06a9423508563700d780586cf33a">1987</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-37">Berdasarkan <bold id="_bold-27">Tabel</bold><bold id="_bold-28">1</bold>, tercatat sebanyak 10 kejadian <italic id="_italic-153">downtime</italic>selama periode pengamatan 30 Mei 2025 hingga 1 Juli 2025 pada beberapa unit mesin. Total akumulasi downtime yang terjadi adalah 1.987 menit. Gangguan paling sering terjadi pada unit <italic id="_italic-154">Vacuum Feeder line </italic>3 dan <italic id="_italic-155">line </italic>4, dengan durasi <italic id="_italic-156">downtime </italic>tertinggi tercatat pada <italic id="_italic-157">Vacuum Feeder line </italic>4 sebesar 480 menit dalam satu kejadian. Data ini menunjukkan bahwa unit <italic id="_italic-158">Vacuum Feeder</italic>, khususnya <italic id="_italic-159">line </italic>3 dan <italic id="_italic-160">line </italic>4, memiliki tingkat gangguan yang cukup signifikan sehingga perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk menentukan strategi perawatan yang lebih optimal.</p>
        <p id="paragraph-66ac1dc7700f5a32e86f572a8fde83da">B. Analisis pareto</p>
        <p id="_paragraph-38">Analisis Pareto dilakukan untuk menentukan mesin dengan kontribusi <italic id="_italic-161">downtime </italic>terbesar sebagai prioritas perbaikan. Data diurutkan dari durasi terbesar hingga terkecil, kemudian dihitung persentase kontribusi terhadap total downtime. Perhitungan persentase dilakukan dengan rumus:</p>
        <p id="_paragraph-39">Persentase <italic id="_italic-162">Downtime</italic>= (<italic id="_italic-163">Downtime</italic>Mesin / Total <italic id="_italic-164">Downtime</italic>) × 100% Hasil perhitungan tersebut selanjutnya disajikan pada <bold id="_bold-29">Tabel 2</bold></p>
        <p id="_paragraph-40"><bold id="_bold-30">Tabel</bold><bold id="_bold-31">2</bold>. Hasil Perhitungan Persentase dan Kumulatif <italic id="_italic-165">Downtime</italic>(Analisis Pareto)</p>
        <table-wrap id="tbl3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-41"/>
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-63456afb87a86ff8afe01f1d7ef9f9dd">
                <td id="6ee1cbc0cd2beb392f4011f777d74cfb">No</td>
                <td id="09cbf7ef7e9982a1d16f99848a541fd4">Tanggal</td>
                <td id="fa1d36f054c656ef58ed8db1a1f51e52"><italic id="_italic-166">Unit</italic>Mesin</td>
                <td id="8735ea313f93ecdf5f1bcb536b3c57a5">Durasi (menit)</td>
                <td id="cc31ec8457a96617a750a096e80375d6">% Kumulatif</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f7585a14ad1458dd5e4a6e52620400ed">
                <td id="bc07be3588057c88b7f4d31adbaa4614">1</td>
                <td id="22ebe1e47bb3570b0ff661a422c8cd24">30/05/2025</td>
                <td id="ba8abd220a10fa5d97df97b02d0b9532"><italic id="_italic-167">Vacum</italic><italic id="_italic-168">Feeder</italic><italic id="_italic-169">line</italic>3</td>
                <td id="0d1e3337dba16efaae51dbd366365463">21</td>
                <td id="e37dda936a9f14df5d1418b073236bcd">1,1</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c0099a2f35fbdf63b40e3290223ae0dd">
                <td id="c41033981b23898bc40ca962305040a0">2</td>
                <td id="8dc6a590a1d3e0d17096e3693cecf865">30/05/2025</td>
                <td id="e0cad63ff40fcb3047bd9bb7e0a29d35"><italic id="_italic-170">Vacum</italic><italic id="_italic-171">Feeder</italic><italic id="_italic-172">line</italic>4</td>
                <td id="6a486cedb67dc9bdc3c913598c20c61c">181</td>
                <td id="783d39a972b0c962c8fac18d0aa28a11">9,1</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ee9112661ada66a6f726d34d89895f69">
                <td id="0501610bfb89ffe8d45d3e6a714436a5">3</td>
                <td id="bed5c4c8834e05eab8b6a89801ff1352">30/05/2025</td>
                <td id="9198f2a2d7defc1ac7ac38e51bb8d41d"><italic id="_italic-173">Vacum</italic><italic id="_italic-174">Feeder</italic><italic id="_italic-175">line</italic>4</td>
                <td id="a19c59c9c7d4d750f5ef93b3ff07bc4f">480</td>
                <td id="c5392d3b66a0aa6ab3c1b73f66331c1c">24,2</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b31ce497da1e495b0382de91fb71c8df">
                <td id="5639120c14d07c14a9735d0ddc7e5ecc">4</td>
                <td id="e2d59b9aa927b54214861ce7c59d3d25">30/05/2025</td>
                <td id="60351c391b61914cf161e8ce38fa33b8"><italic id="_italic-176">Vacum</italic><italic id="_italic-177">Feeder</italic><italic id="_italic-178">line</italic>4</td>
                <td id="8dd482d573e295fba17702540597fc2b">375</td>
                <td id="5d537e46033f7525ac1aed3f28f24619">18,9</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6c4360030943de04a6f2cd0144640360">
                <td id="c2d5dce7a40f32595a26b1c6eb291b33">5</td>
                <td id="8226a4685c7e8017769b49981138a3bb">24/06/2025</td>
                <td id="53c4059454d7a923e0f6ee6413fca91d"><italic id="_italic-179">Vacum</italic><italic id="_italic-180">Feeder</italic><italic id="_italic-181">line</italic>1</td>
                <td id="d5002c657a624e23766f9fe6d860cea9">272</td>
                <td id="b65774e39928db5de444565e90a43cbe">13,7</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c69d4d28f6cf353e3e33404ba01c6d2e">
                <td id="3ed49d9ce2905a54f6104674ed126235">6</td>
                <td id="36bef936c6dd923d0f2eca95a1d5401e">24/06/2025</td>
                <td id="de42bcdec186a457a51816a2a0bda426"><italic id="_italic-182">Vacum</italic><italic id="_italic-183">Feeder</italic><italic id="_italic-184">line</italic>1</td>
                <td id="c50cbd5ae0496bc7aaf0affb6f04c88f">120</td>
                <td id="831b4d89f410c9f8b6793637e130fc42">6,0</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-57c758c99817a78319b21dcf22802929">
                <td id="13bd0a2fc54511042211cdf50ef38b25">7</td>
                <td id="f770814224304b6cb7352bcae028706b">24/06/2025</td>
                <td id="267ab3275b7d8bad8db9b139b72fc1a3"><italic id="_italic-185">Vacum</italic><italic id="_italic-186">Feeder</italic><italic id="_italic-187">line</italic>2</td>
                <td id="183835ee4b9e0ca41e7b2d50e4d22655">180</td>
                <td id="1ed7e91175d73a6c31b472b576ac6d10">9,1</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c3122bf3a3ecc3a02c667b82e8431f52">
                <td id="cef4de37bff8c6008a257db25f63ef26">8</td>
                <td id="0920be0907396ac78e8b70156bdfe014">26/06/2025</td>
                <td id="710c5a142e642355604676e6812bfb05"><italic id="_italic-188">Vacum</italic><italic id="_italic-189">Feeder</italic><italic id="_italic-190">line</italic>3</td>
                <td id="0fc496af8c3ab7c79b7d336377172817">102</td>
                <td id="4770988e8edaef90b4c5e5b65ecb4a25">5,1</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a95141a660dedf3fd1f31c8eb92171b5">
                <td id="f88628664ac9ccf9ecc6d4071ffb0f16">9</td>
                <td id="d6ee5a8315998ba9c82751a950e5e3f4">28/06/2025</td>
                <td id="190a3b457b5b0a9c12c10cded42820c1"><italic id="_italic-191">Vacum</italic><italic id="_italic-192">Feeder</italic><italic id="_italic-193">line</italic>3</td>
                <td id="7b607a80c47b13a16c74374eb47ac542">91</td>
                <td id="e0ded01f0d0ccdd00bd9fa7140b969f2">4,6</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-24291765695e43f57c95bdd970285e73">
                <td id="c4afac9a11a071039894d8aa863305a8">10</td>
                <td id="ea7c33010e14c96439877e71fefc08fb">01/07/2025</td>
                <td id="3d689406df9cc994d894b9f11bf10093"><italic id="_italic-194">Vacum</italic><italic id="_italic-195">Feeder</italic><italic id="_italic-196">line</italic>3</td>
                <td id="61a3f285d59c16dfffa69a9bb2680ad1">165</td>
                <td id="5afeb39c4cde39f09e24af5681e328d8">8,3</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-42"><bold id="_bold-32">Tabel 2, </bold>data downtime disajikan beserta nilai persentase dan persentase kumulatif kontribusinya terhadap total <italic id="_italic-197">downtime</italic>. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, <italic id="_italic-198">Vacuum</italic><italic id="_italic-199">Feeder line </italic>4 memberikan kontribusi <italic id="_italic-200">downtime </italic>terbesar dibandingkan unit mesin lainnya. Tiga kejadian pada <italic id="_italic-201">unit </italic>tersebut (480 menit, 375 menit, dan 181 menit) menyumbang persentase yang dominan terhadap total <italic id="_italic-202">downtime</italic>. Sementara itu, <italic id="_italic-203">Vacuum Feeder line </italic>3 dan unit lainnya memberikan kontribusi yang relatif lebih kecil. Secara kumulatif, dua unit dengan kontribusi terbesar telah mencakup sebagian besar total <italic id="_italic-204">downtime</italic>, sehingga dapat ditetapkan sebagai prioritas utama dalam perencanaan tindakan perbaikan dan program <italic id="_italic-205">preventive maintenance</italic>. Untuk memperjelas distribusi kontribusi <italic id="_italic-206">downtime </italic>antar unit mesin, hasil analisis Pareto tersebut kemudian disajikan dalam bentuk grafik pada <bold id="_bold-33">Gambar 2</bold></p>
        <fig id="fig2">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-43"/>
          </caption>
          <graphic id="_graphic-2" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image2.png"/>
        </fig>
        <p id="_paragraph-44"><bold id="_bold-34">Gambar</bold><bold id="_bold-35">2.</bold>Diagram Pareto</p>
        <p id="_paragraph-45">Berdasarkan <bold id="_bold-36">Gambar 2. </bold>Diagram Pareto, terlihat bahwa <italic id="_italic-207">Vacuum Feeder line </italic>4 memiliki total durasi <italic id="_italic-208">downtime </italic>paling tinggi dibandingkan unit lainnya, sehingga menjadi penyumbang terbesar terhadap total <italic id="_italic-209">downtime </italic>selama periode pengamatan. Sementara itu, <italic id="_italic-210">Vacuum</italic><italic id="_italic-211">Feeder</italic><italic id="_italic-212">line</italic>3 berada pada urutan berikutnya dengan total <italic id="_italic-213">downtime</italic>yang lebih rendah. Garis persentase kumulatif menunjukkan bahwa sebagian besar <italic id="_italic-214">downtime</italic>terakumulasi pada kedua unit tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa fokus perbaikan dan penerapan <italic id="_italic-215">preventive maintenance </italic>sebaiknya diprioritaskan pada <italic id="_italic-216">Vacuum Feeder line </italic>4 terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh <italic id="_italic-217">Vacuum Feeder line </italic>3, agar penurunan total <italic id="_italic-218">downtime </italic>dapat dilakukan secara lebih efektif dan signifikan.</p>
        <p id="paragraph-311f1763387835bce3f7deb7043e31bc">C. Penentuan <italic id="italic-1">interval</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-46">Untuk menentukan <italic id="_italic-219">interval</italic><italic id="_italic-220">preventive</italic><italic id="_italic-221">maintenance</italic>membutuhkan hasil MTTR, MTBF, dan <italic id="_italic-222">Availability</italic>. Berikut Perhitungan MTTR, MTBF, dan <italic id="_italic-223">Availability</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-47">Diketahui :</p>
        <p id="_paragraph-48">Waktu produksi= 24jam x 30 hari x 60 menit</p>
        <p id="_paragraph-49">= 43.200 Menit ( Periode Pengamatan)</p>
        <p id="_paragraph-50">Total <italic id="_italic-224">Downtime</italic>= Σ durasi <italic id="_italic-225">breakdown</italic></p>
        <p id="_paragraph-51">= 1.036 Menit</p>
        <p id="_paragraph-52">Jumlah <italic id="_italic-226">Breakdown</italic>= 3 Perhitungan MTTR :</p>
        <p id="_paragraph-53">Perhitungan MTBF :</p>
        <p id="_paragraph-54">𝑀𝑇𝑇𝑅 =</p>
        <p id="_paragraph-55">𝑀𝑇𝑇𝑅 =</p>
        <p id="_paragraph-56">𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐷𝑜𝑤𝑛𝑡𝑖𝑚𝑒</p>
        <p id="_paragraph-57">𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐵𝑟𝑒𝑎𝑘𝑑𝑜𝑤𝑛</p>
        <p id="_paragraph-58">1.036</p>
        <p id="_paragraph-59">3</p>
        <p id="_paragraph-60">Perhitungan <italic id="_italic-227">AVAILABILITY</italic>:</p>
        <p id="_paragraph-61">𝑀𝑇𝐵𝐹 =</p>
        <p id="_paragraph-62">𝑀𝑇𝐵𝐹 =</p>
        <p id="_paragraph-63">𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑊𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑠𝑖</p>
        <p id="_paragraph-64">𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐵𝑟𝑒𝑎𝑘𝑑𝑜𝑤𝑛 43.200</p>
        <p id="_paragraph-65">3</p>
        <p id="_paragraph-66">𝐴𝑣𝑎𝑖𝑙𝑎𝑏𝑖𝑙𝑖𝑡𝑦 = 𝑀𝑇𝐵𝐹 / (𝑀𝑇𝐵𝐹 + 𝑀𝑇𝑇𝑅)</p>
        <p id="_paragraph-67">𝐴𝑣𝑎𝑖𝑙𝑎𝑏𝑖𝑙𝑖𝑡𝑦 = 14.400/(14.400 + 345) = 0,977 (97%)</p>
        <p id="_paragraph-68">Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai MTBF sebesar 14.400 menit atau setara 240 jam (10 hari operasi) dan MTTR sebesar 345 menit. Nilai MTBF menunjukkan bahwa rata-rata mesin mengalami kegagalan setiap 10 hari. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya kerusakan sebelum mencapai rata-rata waktu kegagalan, penentuan interval preventive maintenance dilakukan dengan pendekatan 80% dari nilai MTBF. Perhitungan <italic id="_italic-228">interval</italic><italic id="_italic-229">preventive maintenance </italic>adalah sebagai berikut:</p>
        <p id="_paragraph-69"><italic id="_italic-230">Interval</italic><italic id="_italic-231">Preventive</italic><italic id="_italic-232">Maintenance</italic>= 80% × MTBF</p>
        <p id="_paragraph-70">= 0,8 × 14.400 menit</p>
        <p id="_paragraph-71">= 11.520 menit = 192 jam = 8 hari</p>
        <p id="_paragraph-72">Dengan demikian, <italic id="_italic-233">interval preventive maintenance </italic>ditetapkan setiap 8 hari operasi. Penetapan <italic id="_italic-234">interval </italic>ini bertujuan untuk melakukan tindakan pencegahan sebelum mesin mencapai batas rata-rata kegagalan, sehingga frekuensi <italic id="_italic-235">breakdown </italic>dapat diminimalkan dan stabilitas proses produksi dapat ditingkatkan.</p>
        <p id="paragraph-7c150d5f0cc361210bec99cecb381f55">D. Perancangan Penjadwalan <italic id="italic-f031ce901b81a499d510f3be97cbddbf">Preventive Maintenance</italic></p>
        <p id="_paragraph-73">Perancangan penjadwalan <italic id="_italic-236">preventive maintenance </italic>dilakukan berdasarkan hasil perhitungan reliability yang meliputi MTBF, MTTR, dan <italic id="_italic-237">availability</italic>. Nilai MTBF sebesar 240 jam atau setara 10 hari operasi digunakan sebagai dasar dalam menentukan <italic id="_italic-238">interval </italic>perawatan. Dengan pendekatan 80% dari MTBF, diperoleh <italic id="_italic-239">interval preventive maintenance </italic>sebesar 192 jam atau 8 hari operasi. <italic id="_italic-240">Interval </italic>ini ditetapkan sebagai batas maksimum sebelum mesin mencapai rata-rata waktu kegagalan.</p>
        <p id="_paragraph-74">Penjadwalan <italic id="_italic-241">preventive maintenance </italic>dirancang untuk periode simulasi selama 30 hari dengan sistem operasi mesin 24 jam. Aktivitas perawatan yang dijadwalkan meliputi inspeksi sistem, pemeriksaan motor dan <italic id="_italic-242">bearing</italic>, pengencangan sambungan, pembersihan filter, serta penggantian filter utama. Aktivitas inspeksi dan pemeriksaan komponen kritis dijadwalkan setiap 8 hari, sedangkan pembersihan dilakukan setiap 14 hari dan penggantian filter setiap 24 hari sesuai dengan umur teknis komponen.</p>
        <p id="_paragraph-75">Perancangan jadwal dilakukan menggunakan perangkat lunak <italic id="_italic-243">Microsoft Project </italic>untuk memvisualisasikan distribusi waktu perawatan dan memastikan konsistensi <italic id="_italic-244">interval</italic>pelaksanaan. Melalui simulasi penjadwalan tersebut, diperoleh gambaran frekuensi <italic id="_italic-245">preventive maintenance </italic>dalam satu periode produksi, serta estimasi total waktu perawatan terencana (<italic id="_italic-246">planned</italic><italic id="_italic-247">maintenance time</italic>). Hasil penjadwalan menunjukkan bahwa kegiatan <italic id="_italic-248">preventive </italic>dapat dilakukan secara terstruktur tanpa mengganggu kontinuitas produksi secara signifikan.</p>
        <p id="_paragraph-76">Dengan adanya penjadwalan <italic id="_italic-249">preventive maintenance </italic>berbasis <italic id="_italic-250">interval </italic>8 hari, diharapkan frekuensi <italic id="_italic-251">breakdown </italic>dapat ditekan, downtime tidak terencana dapat diminimalkan, serta tingkat <italic id="_italic-252">availability </italic>mesin dapat ditingkatkan dibandingkan kondisi aktual.</p>
        <p id="paragraph-e076c2deb41adbbcb44fd60b8f073044">E. Analisis Hasil Penjadwalan <italic id="_italic-256">Preventive</italic><italic id="_italic-257">Maintenance</italic></p>
        <p id="_paragraph-77">Berdasarkan hasil perhitungan <italic id="_italic-258">interval preventive maintenance </italic>yang telah ditentukan, selanjutnya dilakukan simulasi penjadwalan menggunakan perangkat lunak <italic id="_italic-259">Microsoft Project </italic>untuk memvisualisasikan rencana pelaksanaan perawatan secara terstruktur. Simulasi ini bertujuan untuk melihat distribusi waktu pelaksanaan perawatan, urutan kegiatan, serta memastikan bahwa aktivitas <italic id="_italic-260">preventive maintenance </italic>dapat dilaksanakan tanpa mengganggu kontinuitas proses produksi. Hasil simulasi penjadwalan tersebut ditampilkan pada <bold id="_bold-37">Tabel 3.</bold></p>
        <p id="_paragraph-78"><bold id="_bold-38">Tabel</bold><bold id="_bold-39">3.</bold>Simulasi <italic id="_italic-261">MS</italic><italic id="_italic-262">Project</italic></p>
        <table-wrap id="tbl4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-79"/>
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-cf0f570c8b1211b176d633958cd3685b">
                <td id="29ca46c57ee33e4506844fa220fb5ee4">Task Mode</td>
                <td id="bcbf0bfec00dcb31382b100a92b90482">Task Name</td>
                <td id="35258c99246881ac95d8fb75ad12bd1e">Start</td>
                <td id="fc5ab17efec3b7e0eeea49c79d42f1fa">Finish</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-af477ba0a4bd1a7124db15b70e16dd02">
                <td id="8da357f3c6e8e59175c94cb2c6c28f10">Manually Scheduled</td>
                <td id="bbc18d6afcec79d0be48705b2dbf6386">preventive maintenance vacuum feeder</td>
                <td id="8698c766fe4f80341bc18018961af12e"/>
                <td id="350702f2c46f2e6278685c54178ee320"/>
              </tr>
              <tr id="table-row-8741c6131461346924ddc0a75d5b4477">
                <td id="3125520b70cda712bc61c6f63d97805b">Auto Scheduled</td>
                <td id="d32936f0ae8bcba9052fdfd64282594f"/>
                <td id="8041c8faae426ace911d83be2f1d8bb4">Tue 7/1/25</td>
                <td id="62f41f824144736d310e0079c7d89e12">Tue 7/1/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7e6d6729d42cc20d356468f114b0395b">
                <td id="7bf23e8015e986d64106842836a435c3">
                  <bold id="_bold-40">Auto</bold>
                  <bold id="_bold-41">Scheduled</bold>
                </td>
                <td id="52aa4bc206f6b7c55b7ae12efa125b29">
                  <bold id="_bold-42">inspeksi</bold>
                  <bold id="_bold-43">sistem</bold>
                </td>
                <td id="76cdbef889e54d7fc79ae0ed8b6c6d48">
                  <bold id="_bold-44">Tue</bold>
                  <bold id="_bold-45">7/1/25</bold>
                </td>
                <td id="18cb731974b4aceaaee3189da95ed1de">
                  <bold id="_bold-46">Fri</bold>
                  <bold id="_bold-47">7/25/25</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-244efd36d8b2477cf05c55e5a74c8085">
                <td id="0f12f9c4ac7de1d3b1170ec1ad796cfc">Manually Scheduled</td>
                <td id="c4f7cdefe728e923af96d7b3eeb00e83">inspeksi sistem 1</td>
                <td id="08a5271b696de682857e1033a73107a9">Tue 7/1/25</td>
                <td id="04c65d379e291940d9f024c925189874">Tue 7/1/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c46ae5ab02dbd9107f0f280ffcf46fec">
                <td id="d3317aa88615babf7102b7d063a12185">Manually Scheduled</td>
                <td id="3ae201735cec3878f04a456b22e46744">inspeksi sistem 2</td>
                <td id="06d5862eeb9f4cd6d6a33f430ad2af0a">Wed 7/9/25</td>
                <td id="ff18ac606cbfd50005569e1ac8c18f06">Wed 7/9/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-848b89721ebba653b405ed47b0433792">
                <td id="79a29245cdaebedf73c654f64be99004">Manually Scheduled</td>
                <td id="0e10baee6601f3319cbea0bd82790640">inspeksi sistem 3</td>
                <td id="8769917f590fae2e0072d0d49b5b05b4">Thu 7/17/25</td>
                <td id="d995601e31a14d72268869e2193d5a91">Thu 7/17/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-040619ce99e6cf50b290a2f8c15eaf25">
                <td id="ddf3b283df6c717584e73e1cc571b3a2">Manually Scheduled</td>
                <td id="85cb00570399840e28f01c3c2076c91b">inspeksi sistem 4</td>
                <td id="a64158795c2d6f85e80d0633f8bcb65f">Fri 7/25/25</td>
                <td id="78fab5febed60ef6517029b98e3838c2">Fri 7/25/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-94816918f0aa847a599f37a1216c128b">
                <td id="0847bed4a1014e094fb243eb7790d729">Auto Scheduled</td>
                <td id="c7f1d565b27037dffb68d673b3d4d9a9">inspeksi sistem (8hari)</td>
                <td id="a2207f6439d05d18ab562271b5688bd5">Tue 7/1/25</td>
                <td id="071d488f2bc33770cf730168a33ca4c4">Tue 7/1/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0d74e5eb9f3ef8a7f3604a729352e68c">
                <td id="2e5e69997f3789cd52936316728d8a15">
                  <bold id="_bold-48">Auto</bold>
                  <bold id="_bold-49">Scheduled</bold>
                </td>
                <td id="9bab198c22cf3ab3f64e5d4e16707dc3">
                  <bold id="_bold-50">pemeriksaan</bold>
                  <bold id="_bold-51">motor</bold>
                  <bold id="_bold-52">dan</bold>
                  <bold id="_bold-53">bearing</bold>
                </td>
                <td id="383bcd3ea6a084dbdaf21eed79793b4b">
                  <bold id="_bold-54">Tue</bold>
                  <bold id="_bold-55">7/1/25</bold>
                </td>
                <td id="c430920454feed0d70cc0999f516b620">
                  <bold id="_bold-56">Fri</bold>
                  <bold id="_bold-57">7/25/25</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-da9a87db42408f91e8b46278bc25d1d2">
                <td id="8fab0aeaf67fabc65e7dfa5e502bcb37">Manually Scheduled</td>
                <td id="55fc5c5a82b5c3fb61d94b23ed06da56">pemeriksaan motor dan bearing 1</td>
                <td id="a65501c9c0be45ae94715c4a48826022">Tue 7/1/25</td>
                <td id="b5c024237e26a0cb67f0428893f9b507">Tue 7/1/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4998aee668a738bdd88c88e4f242d23b">
                <td id="bb1677059b387bb2ea2f88e8f9f832c7">Manually Scheduled</td>
                <td id="ad617ec32797fb8247ee62027bbaeb6c">pemeriksaan motor dan bearing 2</td>
                <td id="f9e6c77462533b86d08edc4db7b025e0">Wed 7/9/25</td>
                <td id="b9864eb6b2fb1abd66cd07ad538e6955">Wed 7/9/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7277f9af188e12394dbab272dce50fad">
                <td id="920cc391cb3be3e2f9217910fdedcbc6">Manually Scheduled</td>
                <td id="8a05a20a904f694178374e356f66fb1f">pemeriksaan motor dan bearing 3</td>
                <td id="04c2771803fc5cd19aa18177dbe239a2">Thu 7/17/25</td>
                <td id="f39610d6b66f24d457baa99ff46e7f09">Thu 7/17/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-29da739a3ca84fa1a3b9e7146da64499">
                <td id="bba60390cc54c35adfbd1837f04858c2">Manually Scheduled</td>
                <td id="11db528dfcdba33a957c3b30724255b1">pemeriksaan motor dan bearing 4</td>
                <td id="f63125e4c75b0ac55c743e00040a085e">Fri 7/25/25</td>
                <td id="39ec7d9715fbca75f2b1e027d2ba807d">Fri 7/25/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-707d02943c861fa953d88f8193c72328">
                <td id="105cae58c95b5d22d97745be6637712a">
                  <bold id="_bold-58">Manually</bold>
                  <bold id="_bold-59">Scheduled</bold>
                </td>
                <td id="be7a3c122caad2d654f6a4640e01c475">
                  <bold id="_bold-60">pengencangan</bold>
                  <bold id="_bold-61">baut</bold>
                </td>
                <td id="b4938269e04c7c2252a290b3876707fe">
                  <bold id="_bold-62">Tue</bold>
                  <bold id="_bold-63">7/1/25</bold>
                </td>
                <td id="e8f2ff5ff81545acba199db55ee9c330">
                  <bold id="_bold-64">Fri</bold>
                  <bold id="_bold-65">7/25/25</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3ebcc3ceaefcf959247103916f7ed02a">
                <td id="a966cf83b7678b6015d9fa436c3e6246">Manually Scheduled</td>
                <td id="1efc042ad6ba0c92375212765e4d6e37">pengencangan baut 1</td>
                <td id="b6d7e327ec6b9aca244881db3257a6f6">Tue 7/1/25</td>
                <td id="a28f968d0e7d5c2baefa1da3c3a1ec4b">Tue 7/1/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-66f8a8c95797132d2332d333834e062f">
                <td id="4bd9e2f46ad1d39c91b0ada35437b4aa">Manually Scheduled</td>
                <td id="1bb6ad1760b1fd1397902381ceb75fb6">pengencangan baut 2</td>
                <td id="364d8ba167118dd2c91be740476aae6c">Wed 7/9/25</td>
                <td id="8e923717760b864f7cbbe8de96741632">Wed 7/9/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-da39c5d30f74961a6fa113bf8482a28a">
                <td id="41c93224639ab96bb61fb76e8da347ba">Manually Scheduled</td>
                <td id="22b16df0084fbc1e0762e3d7fd2a3470">pengencangan baut 3</td>
                <td id="4813ffeda171ddc79078f0ed307bb566">Thu 7/17/25</td>
                <td id="3e74bdf40e596273159714235d3d1b51">Thu 7/17/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-602e66f49471af541f369e3ed8aae736">
                <td id="48b56120d4f0a7815a443320ee8266a1">Manually Scheduled</td>
                <td id="2720ba7e60df41f7113e988a86e08cd8">pengencangan baut 4</td>
                <td id="d634a45e26a41945e134aead9cc1220f">Fri 7/25/25</td>
                <td id="ccd0d6c386e37db7b076c876dfff0baa">Fri 7/25/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-87f61f38105118af5f5f7b8888352b99">
                <td id="671465604002adba39b699d7b7520ba0">
                  <bold id="_bold-66">Auto</bold>
                  <bold id="_bold-67">Scheduled</bold>
                </td>
                <td id="c31a330db98439c5865b47ba7e3bf973">
                  <bold id="_bold-68">pembersihan</bold>
                  <bold id="_bold-69">filter</bold>
                </td>
                <td id="50c88e7a5d34ad1b1b65fed1fcf4a462">
                  <bold id="_bold-70">Tue</bold>
                  <bold id="_bold-71">7/1/25</bold>
                </td>
                <td id="25223e3feba4f233bdd5567a9443c305">
                  <bold id="_bold-72">Fri</bold>
                  <bold id="_bold-73">7/25/25</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5213896adad4cfb0eca806401e85b8e8">
                <td id="db63f60508074029e5a4bef035e1359f">Manually Scheduled</td>
                <td id="3cf40f7ae77021703e6feee0491710d6">pembersihan filter 1</td>
                <td id="bbaabbc39b4e03f51025654c4c544c47">Tue 7/1/25</td>
                <td id="8f271e3a3577eac5ba299dabb19493d8">Tue 7/1/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-40565a9cfd2a7bde9b0bd8a0534a5d8a">
                <td id="416b2288a270651b21c35740e0eec780">Manually Scheduled</td>
                <td id="fb1ca79f0942ce1a7f9f41a580e48913">pembersihan filter 2</td>
                <td id="fff636bbf31d3716f122eb7c5f0f5c38">Mon 7/14/25</td>
                <td id="6f8b8f2760736cec0c3d1ce9f72dc7f9">Mon 7/14/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1bd5b84b3728dd8ca8a4d1444121d9bf">
                <td id="863d77fccec77e1af988b8a9d21cec73">
                  <bold id="_bold-74">Auto</bold>
                  <bold id="_bold-75">Scheduled</bold>
                </td>
                <td id="be4f4927b502eeed0674cb946af8f0ac">
                  <bold id="_bold-76">penggantian</bold>
                  <bold id="_bold-77">filter</bold>
                </td>
                <td id="790207a4126bc337a474510ede9c6341">
                  <bold id="_bold-78">Tue</bold>
                  <bold id="_bold-79">7/1/25</bold>
                </td>
                <td id="cf7d431ea9e71445ed8b08fe9a1aa08f">
                  <bold id="_bold-80">Fri</bold>
                  <bold id="_bold-81">7/25/25</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-464749c8a98fbeb7708e494fd3cd8827">
                <td id="821c6d00b128b8aa028e89882d2caf1f">Manually Scheduled</td>
                <td id="55c4f1b7bf58327b12bb229fc72b6692">penggantian filter 1</td>
                <td id="6a92d49693260bdd39d54d6257c73d45">Tue 7/1/25</td>
                <td id="608bf127cd875309803de66db1786fe6">Tue 7/1/25</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9025ed5c9ed748e36a1bae6a4fb63d1d">
                <td id="148ecb1073d977ff1b79290f13e703de">Manually Scheduled</td>
                <td id="d48287af9512c281cee221cf1cb61ba6">penggantian filter 2</td>
                <td id="36907295282e33960c7645e8abb1c8a6">Fri 7/25/25</td>
                <td id="50c31c7019e865697de108e36f73a1fc">Fri 7/25/25</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-80">Berdasarkan hasil simulasi penjadwalan menggunakan <italic id="_italic-263">Microsoft Project </italic>pada <bold id="_bold-82">tabel 3</bold>, <italic id="_italic-264">preventive maintenance </italic>dengan <italic id="_italic-265">interval</italic>8 hari menghasilkan empat kali kegiatan inspeksi dalam satu periode 30 hari. Selain itu, pembersihan</p>
        <p id="_paragraph-81">filter terjadwal dua kali dan penggantian filter satu kali dalam periode yang sama. Penjadwalan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas perawatan dapat dilakukan secara sistematis dan terencana tanpa menunggu terjadinya kerusakan.</p>
        <p id="_paragraph-82">Jika dibandingkan dengan kondisi aktual, sebelum penerapan <italic id="_italic-266">preventive</italic><italic id="_italic-267">maintenance</italic>tercatat tiga kali <italic id="_italic-268">breakdown </italic>dengan total <italic id="_italic-269">downtime </italic>sebesar 1.036 menit. Setelah dilakukan simulasi penjadwalan, frekuensi <italic id="_italic-270">breakdown </italic>diproyeksikan menurun menjadi satu kali dalam 30 hari. Meskipun terdapat tambahan <italic id="_italic-271">planned maintenance time </italic>sebesar 240 menit akibat kegiatan <italic id="_italic-272">preventive</italic>, total <italic id="_italic-273">downtime </italic>keseluruhan tetap lebih rendah dibandingkan kondisi sebelumnya, yaitu menjadi 585 menit. Hal ini menunjukkan potensi penurunan <italic id="_italic-274">downtime </italic>sebesar 43,5%.</p>
        <p id="_paragraph-83">Dari sisi keandalan, nilai <italic id="_italic-275">availability</italic>meningkat dari 97,7% menjadi 98,6%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa <italic id="_italic-276">preventive</italic><italic id="_italic-277">maintenance</italic>berbasis 80% MTBF efektif dalam mengurangi <italic id="_italic-278">downtime</italic>tidak terencana dan meningkatkan stabilitas operasional mesin. Dengan demikian, hasil penjadwalan tidak hanya memberikan struktur waktu perawatan yang lebih terkontrol, tetapi juga memberikan dampak kuantitatif terhadap peningkatan performa sistem produksi. Secara keseluruhan, penerapan penjadwalan <italic id="_italic-279">preventive maintenance </italic>berbasis analisis reliability terbukti mampu mengoptimalkan strategi perawatan dari pendekatan reaktif menjadi preventif, sehingga mendukung kontinuitas dan efisiensi proses produksi.</p>
      </sec>
      <sec id="sec-1_4">
        <title>Simpulan </title>
        <p id="_paragraph-84">Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai MTBF sebesar 240 jam atau setara 10 hari operasi dan MTTR sebesar 345 menit. Nilai tersebut menunjukkan bahwa mesin <italic id="_italic-280">Vacuum Feeder Line </italic>4 rata-rata mengalami kerusakan setiap 10 hari dengan waktu perbaikan sekitar 5,75 jam. Tingkat <italic id="_italic-281">availability</italic>mesin pada kondisi aktual sebesar 97,7%. Berdasarkan pendekatan 80% dari nilai MTBF, ditetapkan <italic id="_italic-282">interval preventive maintenance </italic>sebesar 192 jam atau 8 hari operasi. <italic id="_italic-283">Interval </italic>ini digunakan sebagai dasar dalam perancangan jadwal perawatan guna mencegah terjadinya kerusakan sebelum mencapai rata-rata waktu kegagalan. Hasil simulasi penjadwalan menggunakan <italic id="_italic-284">Microsoft Project </italic>menunjukkan bahwa penerapan <italic id="_italic-285">preventive maintenance </italic>setiap 8 hari berpotensi menurunkan frekuensi breakdown dari tiga kali menjadi satu kali dalam periode 30 hari. Total <italic id="_italic-286">downtime </italic>menurun dari 1.036 menit menjadi 585 menit atau berkurang sebesar 43,5%, serta meningkatkan <italic id="_italic-287">availability </italic>mesin menjadi 98,6%. Dengan demikian, penelitian ini berhasil menentukan <italic id="_italic-288">interval preventive maintenance </italic>berbasis analisis reliability dan merancang sistem penjadwalan yang efektif dalam meningkatkan keandalan mesin serta mengurangi <italic id="_italic-289">downtime </italic>produksi.</p>
        <p id="paragraph-77ec32054a319fa3b06d1df7a1435812">
          <bold id="bold-bb36a8a68037eef89be6270ce2d1657f">Ucapan Terima Kasih</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-85">Terimakasih kepada UMSIDA dan PT X.</p>
      </sec>
    </sec>
  </body><back/></article>
