<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Analysis of Productivity Comparison in Production Systems Using Manual Tools and Automated Machines with the Maynard Operation Sequence Technique (MOST) and Full Costing Method</article-title>
        <subtitle>Analisa Perbandingan Produktivitas pada Sistem Produksi0dengan0Alat Manual dan Mesin Otomatis Menggunakan Metode Maynard Operation Sequence Technique (MOST) dan Metode Full Costing</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Setiawan</surname>
            <given-names>Andre</given-names>
          </name>
          <email>atikhasidhi@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Cahyana</surname>
            <given-names>Atikha Sidhi</given-names>
          </name>
          <email>atikhasidhi@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-10-08">
          <day>08</day>
          <month>10</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>08</day><month>10</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Industri pangan dan pertanian di Indonesia perperan sebagai salah satu tulang punggung utama dalam perekonomian nasional. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali dan menyelesaikan berbagai masalah yang ada yang dihadapi oleh industri ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Munculnya berbagai industri pangan, baik dalam skala kecil maupun besar, menunjukkan besarnya peran sektor makanan dan minuman dalam mendukung perekonomian. Salah satu sektor yang terus berkembang adalah industri roti, yang semakin relevan di era modern. Perubahan gaya hidup yang cenderung menyukai makanan praktis telah mendorong peningkatan popularitas roti di kalangan konsumen. Hal ini menunjukkan potensi besar yang dapat dimanfaatkan oleh industri roti untuk terus berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan pasar<xref id="_xref-1" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref>. Roti adalah produk makanan yang dihasilkan melalui proses Pencampuran tepung terigu yang mengalami proses fermentasi dengan menggunakan ragi, lalu tahap berukitnya oven atau dipanggang. Proses ini dapat dilakukan dengan atau tanpa tambahan bahan lain. Roti menjadi salah satu pilihan makanan yang praktis, mudah ditemukan, dan dibanderol dengan harga yang terjangkau, menjadikannya sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern. yang cenderung mengutamakan kepraktisan dalam konsumsi sehari-hari<xref id="_xref-2" ref-type="bibr" rid="bib2">[2]</xref>. Untuk memenuhi permintaan roti di tengah masyarakat Indonesia, banyak industri pengolahan roti yang bermunculan guna meningkatkan penjualan dan memastikan keberlangsungan usaha mereka. Demi mencapai kepuasan konsumen, berbagai industri rumahan juga mulai menciptakan beragam produk roti yang inovatif dan beragam. Hal ini dilakukan agar dapat memenuhi preferensi konsumen sekaligus mencapai target pasar yang menjadi sasaran utama perusahaan<xref id="_xref-3" ref-type="bibr" rid="bib3">[3]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-13">PT. XYZ adalah salah satu perusahaan roti terbesar di Indonesia. Didirikan pada tahun 1995 sebagai perusahaan yang memiliki investasi asing, perusahaan ini terus mengalami pertumbuhan pesat seiring dengan meningkatnya permintaan dari konsumen. Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin berkembang, pada tahun 2001 perusahaan memperluas kapasitas produksinya dengan menambah dua lini produksi baru, yaitu roti tawar dan roti manis.</p>
      <p id="_paragraph-14">Pemilihan bahan baku adalah salah satu faktor krusial dalam menghasilkan produk yang berkualitas. Dalam proses produksi terdapat masalah yang sering muncul dari perbedaan hasil  mesin manual dan otomatis. Saat menggunakan mesin manual biaya yang di keluarkan 24% lebih banyak daripada mesin otomatis yang hanya butuh biaya 10% dan hasil yang didapatkan dari mesin otomatis semakin banyak.</p>
      <p id="_paragraph-15">Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan produktivitas antara penggunaan mesin manual dan otomatis pada proses produksi dengan metode <italic id="_italic-38">Make To Stock</italic>, dengan mempertimbangkan keterbatasan yang dihadapi PT. XYZ. Dengan teknik <italic id="_italic-39">Make To Stock</italic>, produksi dilakukan setiap hari untuk memenuhi tingkat stok yang dibutuhkan daripada menunggu permintaan pelanggan.</p>
      <p id="_paragraph-16">Biaya produksi ditentukan dalam studi ini menggunakan metodologi perhitungan biaya lengkap dan metode perhitungan waktu konvensional yang dikombinasikan dengan MOST. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengukur jumlah waktu yang dihabiskan untuk bekerja dengan peralatan manual dan otomatis selama proses produksi. Setiap langkah dari proses produksi melibatkan pengukuran kerja. Untuk memudahkan pembaca memahami dan memperoleh wawasan tentang fenomena yang dianalisis, temuan studi ini disajikan dalam bentuk deskripsi yang menyeluruh dan jelas.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode</title>
      <p id="_paragraph-17">Kegiatan penelitian ini dilakukan di PT.XYZ yang berlokasi di Kawasan Industri PIER Rembang Jl. Rembang Industri Raya No.28. Rembang, Pasuruan Jawa Timur 67152. Kawasan Industri pasuruan. Penelitian ini berlangsung dari bulan oktober sampai bulan november 2024.</p>
      <p id="_paragraph-18">Gambar ini adalah flow chart bagaimana alur pembuatan mesin otomatis hasil dari penelitian yang akan di kerjakan di perusahaan, yang nantinya akan mempermudah saat proses produksi dan meningkatkan efesiensi yang cukup besar bagi perusahaan.</p>
      <p id="_paragraph-19"> Gambar Flow Chart</p>
      <fig id="figure-panel-9f58da13fd937979f078df6b70ea591f">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-991c946116686ffa1c16be38f9e2ca7b"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-0034c2a9afc8a10b72ad8a1a6876084d" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="2216-1.png"/>
      </fig>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-6941fc7ee1074db0815cc84966fd1204"> A. <bold id="_bold-28">Jenis</bold> <bold id="_bold-29">dan</bold> <bold id="_bold-30">Sumber</bold> <bold id="_bold-31">Data</bold> </p>
      <p id="_paragraph-20">Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pendahuluan dilakukan terlebih dahulu, kemudian tahap pengumpulan data. Data primer, khususnya yang berkaitan dengan waktu siklus dalam proses produksi makanan yang menggunakan sistem otomatis dan peralatan dengan manual, dikumpulkan melalui observasi dan wawancara<xref id="_xref-4" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref>.</p>
      <p id="paragraph-6254694ed0954e66b67c826e063dab3c">B. <bold id="_bold-32">Tahapan Pengumpulan Data</bold> </p>
      <p id="_paragraph-21">Untuk-memperoleh data dalam penelitian ini, dibedakan data primer dan data sekunder. Sementara data sekunder dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk informasi, jurnal, dan artikel yang relevan dengan masalah penelitian, data primer diperoleh melalui observasi langsung dan observasi lapangan. Metode ini berupaya memberikan gambaran menyeluruh dan terperinci tentang subjek yang diteliti<xref id="_xref-5" ref-type="bibr" rid="bib5">[5]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-22">
        <bold id="_bold-33">C.</bold>
        <bold id="_bold-34">Metode</bold>
        <italic id="_italic-40">
          <bold id="_bold-35">Maynard</bold>
        </italic>
        <italic id="_italic-41">
          <bold id="_bold-36">Operation</bold>
        </italic>
        <italic id="_italic-42">
          <bold id="_bold-37">Sequence</bold>
        </italic>
        <italic id="_italic-43">
          <bold id="_bold-38">Technique</bold>
        </italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-23">Salah satu teknik analisis pekerjaan yang berfokus pada pergerakan objek, khususnya dalam tugas-tugas industri manual, adalah Metode <italic id="_italic-44">Maynard</italic><italic id="_italic-45">OperationSequence</italic><italic id="_italic-46">Technique</italic> (MOST). Objek-objek yang bergerak secara mekanis dari satu tempat ke tempat lain tidak digunakan dalam sebagian besar pekerjaan manual ini. Kecuali latihan berpikir, sebagian besar pekerjaan manual melibatkan pemindahan atau pemindahan item-item tertentu, seperti mengangkat panci, memanipulasi panel kontrol, dan sebagainya<xref id="_xref-6" ref-type="bibr" rid="bib6">[6]</xref>. Karena alasan ini, ide dasar MOST berpusat pada pergerakan objek. Saat menganalisis pergerakan objek, penting untuk diingat bahwa pergerakan-pergerakan ini sebenarnya terdiri dari sub-aktivitas yang berbeda dan berbeda<xref id="_xref-7" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-24">
        <bold id="_bold-39">D.</bold>
        <bold id="_bold-40">Metode </bold>
        <italic id="_italic-47">
          <bold id="_bold-41">Full</bold>
        </italic>
        <italic id="_italic-48">
          <bold id="_bold-42">0</bold>
        </italic>
        <italic id="_italic-49">
          <bold id="_bold-43">Costing</bold>
        </italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-25">Metode <italic id="_italic-50">Full Costing</italic> adalah pendekatan untuk menentukan biaya produksi dengan memasukkan semua komponen biaya produksi ke dalam total biaya. Komponen-komponen tersebut meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik, baik yang bersifat variabel maupun tetap<xref id="_xref-8" ref-type="bibr" rid="bib8">[8]</xref>.</p>
      <p id="paragraph-3fc3349b5fff84481457648ca14fbc5c">
        <bold id="_bold-44">Pembahasan</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-26">
        <bold id="_bold-45">Metode</bold>
        <bold id="_bold-46">
          <italic id="_italic-51">Maynard</italic>
        </bold>
        <bold id="_bold-47">
          <italic id="_italic-52">Operation</italic>
        </bold>
        <bold id="_bold-48">
          <italic id="_italic-53">Sequence</italic>
        </bold>
        <bold id="_bold-49">
          <italic id="_italic-54">Technique</italic>
        </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-27">Pengamatan langsung digunakan untuk menghitung siklus waktu dan membandingkan proses produksi yang menggunakan peralatan manusia dengan mesin otomatis saat memproses data menggunakan teknik MOST. Dengan menggunakan Metode <italic id="_italic-55">Maynard</italic><italic id="_italic-56">Operation</italic><italic id="_italic-57">Sequence</italic><italic id="_italic-58">Technique</italic> (MOST), langkah tersebut berupaya menentukan waktu standar. Perbedaan waktu antara mesin manual dan otomatis ditampilkan dalam tabel dibawah ini, yang menunjukkan seberapa cepat mesin manual bekerja.</p>
      <p id="_paragraph-28">
        <bold id="_bold-50">Data Hasil Mesin Manual</bold>
      </p>
      <table-wrap id="tbl1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-29"/>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-870f76178e0c02c62fb56b788b89f619">
              <td id="e273153e6281e2f53035843971896048" colspan="5">Tabel 1. Hasil Pengamatan Waktu Siklus Proses Produksi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f8caf8a03805c324dc14efb40461dc0c">
              <td id="024354e84ee9312b6dae936f4f7cb976" colspan="5">Rata - Rata Waktu dari 5 Kali Pengamatan ( Detik )</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-05516b1f82ba4d976671a152c2f26a27">
              <td id="bd774d12ad2618203f9fec1829c6f332">No.</td>
              <td id="ff1a26361647baa85ab77122279e23c6">Proses</td>
              <td id="8e95681f2586f531ff785e944908668f">Standar</td>
              <td id="f806c20638e98bbf2e6fac1aaa14c2d1">Normal</td>
              <td id="ddbf2295f39b46f052983c74fe46ff20">Selisih </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5bf5b74eb9bd8f8d36b8deb6f8d75066">
              <td id="6845ea756f91dd725021043ea90ce650">1</td>
              <td id="b331823bad369c1a5407d019d0503639">Pengambilan </td>
              <td id="1c34fbbcd03adb150e56e0dc4a02aeed">10,84</td>
              <td id="a7cf45969aae0662acbdb3ccc34bc8bc">18,22</td>
              <td id="27c3c4a940e7f9092cd2f8b2fd24d1bf">7,38</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f5bacd1a7b461b6dd59b4d37d0ae305c">
              <td id="82482876e23363689a8a74b9385d2257">2</td>
              <td id="cdfa90c3a3e6ec1f86839cff683091ba">Penataan</td>
              <td id="cb1b7d2ad9f637804523ee42471836e1">16,96</td>
              <td id="339f685f9854684f44fc845b2c8f509e">22,57</td>
              <td id="3dc3c8a5c3635d2d53de4625360fff9d">5,61</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7beb8b03170b37178a124259d7c254ef">
              <td id="ae78a4826131564714fbf5ff35784517">3</td>
              <td id="e9ce40ae3067d7f14aa305dd1191973e">Persiapan </td>
              <td id="1b57477007668924455c526479db8a70">20,45</td>
              <td id="ca74850209f41124de7ed9c2a5908f45">30,59</td>
              <td id="5f65eecce43c11650ce6dab681ca4307">10,14</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-73487678f07906c3aadf4e69b6b17678">
              <td id="f4dd5e360554d73d16c260d3eb727710">4</td>
              <td id="6357c1cf379af41c33fc93ceebcbfe4f">Pemindahan</td>
              <td id="9ba25a5db2038cb356ffb92cbd482cb6">35,62</td>
              <td id="fcd95f2bad632377440256bb101e9f88">40,24</td>
              <td id="30c606e773fabbbc66c7fe7baf0a4bc9">4,62</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-db8f8df661018dc13182a1ca295d2bc6">
              <td id="541bba6fb11cc6741bb59a0966680512">5</td>
              <td id="a689c173d91498405cb4d48a516d3a96">Pemakaian </td>
              <td id="200226e364e154802b04db085241141b">15,59</td>
              <td id="53a8f140f8d7bd83e02a599a9488ec13">25,15</td>
              <td id="9ad7608108bedad5ec87ce888c34f768">9,56</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3cd038a69d280f1fa30cd910756d37ed">
              <td id="36ea333d3050d1d0ea298a770b886f3b" colspan="2">Waktu Siklus (Jam)</td>
              <td id="dee007c523cd3274991f1cb6d8d8b61b">99,46</td>
              <td id="dafee5e23c6c337c448c0638f99e39c1">136,77</td>
              <td id="2c0f2f998f7cca5e5cce58175c3e3415">37,31</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6e22232c6b3f956c88be1aa76270357d">
              <td id="ae5228e22b15520b9e8bdff56139246e" colspan="2">Waktu Siklus (Hari)</td>
              <td id="adc2ea8285cab5cd9a51e0c79cdb242c">4,14</td>
              <td id="933f8df166913dacba5e39c04c38a018">5,66</td>
              <td id="9043e48735625f3b47465b77a9482b63">1,51583</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-30">Berdasarkan Tabel 1, hasil perhitungan waktu dengan menggunakan mesin manual melalui metode Maynard Operation Sequence Technique menunjukkan waktu standar sebesar 99,46 jam atau setara dengan 4,14 hari. Sementara itu, waktu normal tercatat sebesar 136,77 jam atau 5,66 hari. Dari hasil perhitungan ini, didapatkan selisih waktu sebesar 37,31 jam atau sekitar 1,51 hari antara proses produksi yang menggunakan mesin manual.</p>
      <p id="_paragraph-31">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan pendekatan <italic id="_italic-59">Maynard Operation Sequence Techniques </italic>(MOST) guna menghitung waktu normal dan waktu standar berdasarkan analisis ekonomi gerak. Penelitian ini juga berupaya untuk menentukan variabel-variabel yang memengaruhi kinerja mesin dalam organisasi. Bisnis dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan proses produksi dengan memahami waktu normal dan standar serta variabel-variabel yang memengaruhi kinerja mesin<xref id="_xref-9" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-32">Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode MOST (<italic id="_italic-60">Maynard Operation Sequence Technique</italic>) yang mengoptimalkan waktu kerja personel produksi. Merupakan suatu metode pengurangan waktu produksi dan memperpendek durasi pekerjaan dengan menggabungkan atau menghilangkan unsur-unsur pekerjaan yang dapat dilakukan secara bersamaan. Selain itu, dengan menerapkan metode MOST, kami bertujuan untuk meningkatkan cara kerja operator dengan menekan pergerakan yang tidak efisien dan meningkatkan produktivitas dengan meningkatkan volume produksi<xref id="_xref-10" ref-type="bibr" rid="bib10">[10]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-33">
        <bold id="_bold-51">Data Hasil Mesin Otomatis</bold>
      </p>
      <table-wrap id="tbl2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-34"/>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-af114361e33edb449b78cc8461db2eb8">
              <td id="4724ab7d751c0f157fde5252dfb97bd8" colspan="5">Tabel 2. Hasil Pengamatan Waktu Siklus Proses Produksi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-817862053bb94add672d72d636446288">
              <td id="73344a2375954fda7d0105e2cf8fa79a" colspan="5">Rata - Rata Waktu Baku dari 5 Kali Pengamatan ( Detik )</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0c424d4dd0932feaf0704f35f920591f">
              <td id="d933813bd194a129c3a76579b429def3">No.</td>
              <td id="88a9044d44dd298d8413b37ceae36194">Proses </td>
              <td id="d01e07c12a75976c3a7d6e57d0cfd303">Standar</td>
              <td id="cc84cdb4d5756bfe65482f4917e2760a">Normal</td>
              <td id="5f9b53fe03ba5edb422d41aae9d6da5b">Selisih </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-437683b3885d18a605124537c5a2ae06">
              <td id="2bb22992385ceaf1d121e4f3e5754aab">1</td>
              <td id="3f863fcf117dc7647f194abbdfa25617">Pengambilan </td>
              <td id="5615374570dcce2935ce02fcb08d839e">5,84</td>
              <td id="d18e4f2f59d895035b516834fbec9e35">3,22</td>
              <td id="5b0cb5f9a02fbf82bc55ab0226fdf0ba">2,62</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d4028964ba2f82e592928588c01589a7">
              <td id="ddad3720a36d00a932009a2f4736aea3">2</td>
              <td id="818e8f72372fcd53bce37466b1f048e0">Penataan</td>
              <td id="51a3ad32b2fa9f07e52c6599ad35c348">8,96</td>
              <td id="3d26a2447c81af15e74ad4c93844a406">4,57</td>
              <td id="c362e9cf9e6bbbb1a24ed52764d79882">4,39</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bbf33ebe0ca06a31b7bfc92d0dddfce9">
              <td id="17f2f7c3a426b841a66756265fd93da9">3</td>
              <td id="dc3afae9b21dbc987192a52f8ab6718c">Persiapan </td>
              <td id="e07f911b80462f5cf976058056e9a3e4">10,45</td>
              <td id="ac4c675f45eb2230e36ec95cd034acd2">5,59</td>
              <td id="7a28a6d3dc62e48cd175df10b8d79cda">4,86</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d1a73e43895ab6ff1778b8f898c1f337">
              <td id="7d47414a64cc343bffacb4b2e2268a40">4</td>
              <td id="7abb28d2f373f7946c1f272dad32676b">Pemindahan</td>
              <td id="9dbfbb48e06cdc17a14766c8324dd2a2">20,62</td>
              <td id="f45b4dbbf2653cdf241c76b7a3f384a5">10,24</td>
              <td id="f1dbf3456b5e585b16d4616926f304ee">10,38</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-95ed32a5ad18f8bf66db8d1945ccb6b1">
              <td id="edfaf8827f99f46fa1845053334358de">5</td>
              <td id="90ce492b763e05287f8ae541ce8d4f41">Pemakaian </td>
              <td id="cc6afd9b51b0f5f7f66acb21273f823a">6,59</td>
              <td id="b8cb0a0f0e367a8f6426c86d85ce058d">3,15</td>
              <td id="2d63097245619a51072e57bbb5e1636a">3,44</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-27dfedf353a2d18c9eba98ea31822569">
              <td id="0279584be174b5560f7d5ccb72e51491" colspan="2">Waktu Siklus (Jam)</td>
              <td id="3ef5557f7c483260589db92a7ee09ac4">68,62</td>
              <td id="944963922daf5e9e24a92a7b74b51303">134,47</td>
              <td id="ee0e25455c8f9f0b07f7a909ec6f5382">65,85</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6dca5a30bd1e8e643f93e25337cf8024">
              <td id="0a939b41b4edd81c9def17f5f2c76103" colspan="2">Waktu Siklus (Hari)</td>
              <td id="6cd67ed74e7510f467816a3e93973ede">1.646,96</td>
              <td id="1322eb85dc9b967490019af2c0683ed0">3.286,42</td>
              <td id="170f2a303c40a99351ee72b89c24db90">1639,46</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-35">Berdasarkan tabel 2 hasil perhitungan waktu mesin otomatis secara langsung dengan0metode <italic id="_italic-61">Maynard Operation Sequence Technique</italic> memiliki waktu standar sebesar  68,62 Jam atau 1.64 Hari, sedangkan untuk waktu normal mendapatkan 134,47 Jam atau 3.28 Hari. Dari hasil tabel 2 kita mendapatkan data selisih waktu 65,85 Jam dan 1.63 Hari dari proses produksi dengan menggunakan mesin otomatis.</p>
      <p id="_paragraph-36">
        <bold id="_bold-52">Metode </bold>
        <bold id="_bold-53">
          <italic id="_italic-62">full costing</italic>
        </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-37">Dengan menggunakan perhitungan harga pokok produksi melalui metode <italic id="_italic-63">full</italic><italic id="_italic-64">costing</italic>, terlihat bahwa angka nominal yang dihasilkan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan metode yang diterapkan industri. Hal-ini terjadi karena dalam perhitungan harga pokok produksi metode <italic id="_italic-65">full</italic><italic id="_italic-66">costing</italic>, semua biaya, baik yang bersifat variabel maupun tetap, dimasukkan dalam perhitungan<xref id="_xref-11" ref-type="bibr" rid="bib11">[11]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-38">Dengan menelusuri biaya ke item biaya dengan lebih baik, pendekatan <italic id="_italic-67">f</italic><italic id="_italic-68">ull Costing</italic> meningkatkan keakuratan analisis biaya. Metode ini membebankan biaya overhead manufaktur ke barang akhir pada tarif yang telah ditentukan sebelumnya, yang dapat didasarkan pada aktivitas aktual atau tipikal. Untuk memberikan perhitungan biaya yang lebih tepat dan akurat kepada bisnis, teknik ini juga menghitung biaya tetap, yang dikaitkan dengan biaya barang dalam proses dan barang jadi yang belum terjual dan diperlakukan sebagai biaya barang yang terjual saat produk tersebut dijual<xref id="_xref-12" ref-type="bibr" rid="bib12">[12]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-39">Untuk memastikan pengeluaran biaya dalam dua tahap produksi yang berbeda perhitungannya pengeluaran biaya produksi menggunakan mesin manual dan mesin otomasi pendekatan biaya lengkap digunakan. Biaya pembelian mesin manual, yang lebih ekonomis, sangat berbeda dengan biaya pembelian peralatan otomasi, yang sering kali lebih mahal. Berikut ini merupakan0hasil0perhitungan0harga0pokok0produksi yang dapat0dilihat0pada perhitungan0berikut ini.</p>
      <p id="_paragraph-40">
        <bold id="_bold-54">Data Jumlah Harga Mesin Manual </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-41">Tabel 3 Biaya proses produksi menggunakan sistem manual</p>
      <table-wrap id="tbl3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-42"/>
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-7848b4961152029b9a731565925dbea6">
              <td id="a59c9ec268e0e579e440ab44b5ec3f1a">Biaya Alat Manual</td>
              <td id="bd9b16d4db37a827d371fb8a28755713">Rp. 6.000.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6141b533de91ef1ae15dfd547aa9da31">
              <td id="85b3a472ec549cef98e9f5d98057bf89">Biaya Tenaga Kerja</td>
              <td id="8a10e0cd67a832fa6ad3b51e9842d856">Rp. 4.400.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bfa2e16ced913082a98e7936aa33b277">
              <td id="b6e3febdc33551b2b6eaffa2e8dc184e">Biaya OverheadVariabel</td>
              <td id="f8a10cf49c388ac2ef0eca87bb70c1c0">Rp. 7.000.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-56596373386f2ac541e41de5ebf2e66a">
              <td id="19b52b2839b918516b3b54d589852d90">Biaya <italic id="_italic-69">Overhead </italic>Mesin</td>
              <td id="3fd7d816ba951e56608f8c690ab56d69">Rp. 3.000.000 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ae09475893a8c5e6e70cc1dfb14e2dbb">
              <td id="3090b267584057baaf40992237c7f923">Total Harga Proses Mesin Manual</td>
              <td id="311cc962e80c04d2287cceb7da227f28">Rp. 20.400.000</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-43">
        <bold id="_bold-55">Data Jumlah Harga Mesin Otomatis </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-44">Tabel 4 Biaya proses produksi menggunakan sistem otomatis</p>
      <table-wrap id="tbl4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-45"/>
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-32c22b9ad1d4f5c55b1a6a530f2b8567">
              <td id="9bb0d7dff443e58ba99de374bb7c712e">Biaya Mesin Otomatis</td>
              <td id="4bd8812a6a88d9f1320d7c66c3e421ad">Rp. 16.500.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5f6f773d43f3678af1c58c9336227157">
              <td id="941115886e9fade3e87ae082b3fd9ab1">Biaya Tenaga Kerja</td>
              <td id="79bdd5735a6426b020449c2bfa0446e5">Rp. 4.400.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bf7931e3de594c3501ee436f25259006">
              <td id="8968f3099761dca07c826939dd60e015">Biaya Overhead Variabel</td>
              <td id="e7343fd546875aaa2996cdece36b5ca2">Rp. 4.600.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c24237a7f97bf9671d61a418668681c2">
              <td id="38cff9eb94f95ac9ca6de670f1e934f8">Biaya Overhead Mesin</td>
              <td id="7042044c8ffb07fe2d5314173f34ec39">Rp. 5.000.000 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5ff91550f01d20c12ced6fac22bf2fed">
              <td id="1533265038e8a1cb3482ad92df0a1b4d">Total Harga Proses Mesin Manual</td>
              <td id="358d16aab641aff2ae3bc70b72a67b3f">Rp. 40.000.000</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-46">Berdasarkan table diatas  hasil perhitungan dengan metode <italic id="_italic-70">full</italic><italic id="_italic-71">costing </italic>di atas terdapat perbedaan yang cukup besar pada biaya yang di keluarkan oleh perusahaan untuk biaya alat manual sebesar Rp. 20.400.000 dan untuk biaya mesin otomatis sebesar Rp. 40.500.000. Dapat dilihat perbedaan dari harga kedua mesin manual dan otomatis yang cukup signifikan, namun terdapat juga kekurangan dan kelebihan dari kedua alat tersebut.</p>
      <p id="_paragraph-47">
        <bold id="_bold-56">Kekurangan dan kelebihan alat manual </bold>
      </p>
      <list list-type="order" id="list-6395f885f7ba791d9a774511e71d1edc">
        <list-item>
          <p>Biaya tenaga kerja cukup besar </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Terdapat resiko kecelakaan kerja</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Membutuhkan waktu yang lebih lama </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Produktivitas kurang maksimal </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Bisa berhenti sewaktu – waktu</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Tidak perlu mengeluarkan biaya lebih</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Sangat fleksibel </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Ramah lingkungan</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-48">
        <bold id="_bold-57">Kekurangan dan kelebihan mesin otomatis</bold>
      </p>
      <list list-type="order" id="list-59132044cea8a6923fd3b5aaeb8f147a">
        <list-item>
          <p>Harga mesin otomatis cukup mahal </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Membutuhkan tenaga listrik </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Terdapat biaya Overhead mesin</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Tidak bisa berubah tempat </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Memerlukan ruangan yang besar </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Waktu produksi lebih cepat </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Meminimalkan resiko kecelakaan kerja</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Produktivitas yang maksimal </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Meningkatkan efesiensi yang cukup besar</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-49">Perusahaan dapat menentukan harga jual yang wajar dan tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk memastikan laba sesuai dengan yang diharapkan dengan memperkirakan biaya produksi secara akurat. Secara umum, biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya over head pabrik yang dapat berupa biaya variabel atau tetapmerupakan komponen biaya yang digunakan untuk menghitung biaya produksi<xref id="_xref-13" ref-type="bibr" rid="bib13">[13]</xref>. Dibandingkan dengan pendekatan biaya variabel, yang hanya memperhitungkan biaya variabel langsung dalam produksi, metode biaya keseluruhan biasanya menghasilkan biaya produksi yang lebih tinggi. Penerapan metode biaya keseluruhan menunjukkan bahwa biaya tetap termasuk penyusutan, overhead, dan biaya konstan lainnya memainkan peran utama dalam menaikkan biaya produksi<xref id="_xref-14" ref-type="bibr" rid="bib14">[14]</xref>.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Simpulan </title>
      <p id="_paragraph-50">Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa hasil produktivitas menunjukkan perbandingan mesin manual dengan mesin otomatis yang mempunyai selisih 50% lebih cepat mesin otomatis dan juga biaya yang dikeluarkan lebih besar  25%. Dan juga dari segi waktu lebih cepat menggunakan mesin otomatis dengan selisih waktu 28,49 Jam dan 1.63 Hari. Maka dapat disimpulkan lebih efesiensi dan produktivitas jika perusahaan menggunakan mesin otomatis<xref id="_xref-15" ref-type="bibr" rid="bib15">[15]</xref>. Upaya perbaikan pada proses produksi yang perlu dilakukan oleh PT. XYZ adalah menyelenggarakan pelatihan professional untuk menggunakan mesin otomatis pada seluruh operator, melakukan perawatan mesin secara berkala, dan menerapkan SOP yang sudah ditentukan oleh perusahaan.</p>
      <p id="paragraph-e2a5ca49fa9190eedce39fca33d212d0">
        <bold id="bold-9bee9f7836f90615d692077307c820b0">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-51">Ucapan terima kasih diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan PT. XYZ sebagai tempat pelaksanaan penelitian.</p>
    </sec>
  </body><back>
    <ref-list>
      <ref id="bib1">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>304-317</page-range>
          <volume>1192</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ekonomi</surname>
              <given-names>Jurnal</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Akuntansi</surname>
              <given-names>Manajemen</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Neraca Neraca</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib2">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>6103016150</issue>
          <year>2011</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Kristian</surname>
              <given-names>V</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Widya Mandala Catholic University. Surabaya</source>
          <article-title>Proses Pengolahan Roti di Perusahaan Roti Matahari Pasuruan</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib3">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>01</issue>
          <page-range>1-8</page-range>
          <volume>01</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <collab>
              <named-content content-type="name">Ashari</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>Nurcahaya</surname>
              <given-names>Pakpahan</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Nurjaya</named-content>
            </collab>
          </person-group>
          <source>JURIHUM: Jurnal Inovasi dan Humaniora</source>
          <article-title>Aplikasi Manajemen Persediaan Stok Roti PT. Mustika Citra Rasa</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib4">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>1-17</page-range>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Fauzan</surname>
              <given-names>Muhammad</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Analisis Perbandingan Tingkat Produktivitas Mesin Pengaduk Semi Otomatis Dan Alat Tradisional Pada Proses Pembuatan Batu Bata Menggunakan Metode Maynard Operation Sequence Technique (Most) Dan Cost Plus Pricing Dengan Pendekatan Full Costing</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib5">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>7</page-range>
          <volume>20</volume>
          <year>2020</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.30587/matrik.v20i2.956</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Annisa</surname>
              <given-names>Rullie</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Matrik</source>
          <article-title>Penentuan Waktu Standart Dengan Pendekatan Maynard Operation Sequence Technique (Most)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib6">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>141-148</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.47233/jsit.v3i1.511</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>.</surname>
              <given-names>Azuardi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hidayatullah</surname>
              <given-names>Roby Ilham Noor</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Pratama</surname>
              <given-names>Yogi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Adelino</surname>
              <given-names>Muhammad Ilham</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Sains dan Teknologi (JSIT)</source>
          <article-title>Analisis Pengukuran Waktu Kerja Mengunakan Metode Maynard Operation Sequence Tecnique (MOST) Pada UMKM Kebab Dara Syawarma</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib7">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>1-8</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Meutia</surname>
              <given-names>Sri</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Fatimah</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>Tumangger</surname>
              <given-names>Nurawalina</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Industri Samudra</source>
          <article-title>Analisis gerakan dan pengukuran waktu kerja untuk mengurangi pemborosan gerakan dengan metode MOST (Maynard Operation Sequence Technique)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib8">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>23-30</page-range>
          <volume>1</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Rundupadang</surname>
              <given-names>Helba</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Asriadi</surname>
              <given-names>Intan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Tangkeallo</surname>
              <given-names>Dian Intan</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Unicorn ADPERTISI</source>
          <article-title>Analisa Penetapan Harga Pokok Produksi Secara Cepat Dan Tepat Dengan Menggunakan Metode Full Costing</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib9">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>930-934</page-range>
          <volume>7</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.54371/jiip.v7i1.3807</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Pattiasina</surname>
              <given-names>Nanse Henny</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Pattiselanno</surname>
              <given-names>Steanly R. R.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan</source>
          <article-title>Implementasi Metode Ekonomi Gerakan Maynard Operation Sequence Techniques (MOST) pada Kegiatan Praktikum Kerja Las-1</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib10">
        <element-citation publication-type="journal">
          <volume>3</volume>
          <year>2021</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Wahyu Pranata Dewantara</surname>
              <given-names>Ifan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Isma Putra</surname>
              <given-names>Boy</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Procedia of Engineering and Life Science</source>
          <article-title>Analysis of Work System Design to Increase Production Productivity Using the MOST (Maynard Operation Sequence Technique) Method (Case Study of PT. Segar Murni Utama)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib11">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>327-339</page-range>
          <volume>9</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Yuamita</surname>
              <given-names>Ferida</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Nurraudah</surname>
              <given-names>Restu</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>SAINS, TEKNOLOGI dan Industri</source>
          <article-title>Metode MOST (Maynard Operation Sequence Technique) Untuk Perbaikan Waktu Perakitan Traffic Light Di PT. QI</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib12">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>1-15</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2021</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.52166/j-macc.v4i1.2400</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nafisah</surname>
              <given-names>Nailatun</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Dientri</surname>
              <given-names>A. Manaf</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Darmayanti</surname>
              <given-names>Novi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Winarno</surname>
              <given-names>Wahyu</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hairudin</surname>
              <given-names>Hairudin</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>J-MACC : Journal of Management and Accounting</source>
          <article-title>Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Full Costing Dan Variable Costing Sebagai Dasar Penetapan Harga Jual Produk</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib13">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>143-160</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.61579/future.v2i3.104</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Inra Mayuputra</surname>
              <given-names>Andi Tenri</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Sahade</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>S</surname>
              <given-names>Masnawaty</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced</source>
          <article-title>Analisis Penerapan Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Full Costing dan Variabel Costing Pada UMKM Rumah Jahit Akhwat Makassar</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib14">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>4</issue>
          <page-range>121-128</page-range>
          <volume>1</volume>
          <year>2021</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Astri</surname>
              <given-names>Ella Mulyantie</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sukabumi</surname>
              <given-names>Universitas Muhammadiyah</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Nusantara Hasana Journal</source>
          <article-title>ANALISIS PENERAPAN METODE FULL COSTING DAN VARIABEL COSTING SEBAGAI PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DALAM PENENTUAN HARGA JUAL Analysis of The Application of Full Costing Method and Variable Costing Method as Calculating Cost of Production In Stipulation</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib15">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>115-125</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.56127/jaman.v3i3.1022</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Varentz</surname>
              <given-names>Hannah</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Achmad Fauzi</named-content>
            </collab>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Prisila Damayanty</named-content>
            </collab>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Faiza Chairunisa</named-content>
            </collab>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Nurul Alya Putri</named-content>
            </collab>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Aleya Safiya</named-content>
            </collab>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Ainun Nabiilah</named-content>
            </collab>
          </person-group>
          <source>Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis</source>
          <article-title>Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Full Costing Dan Variable Costing Pada Umkm</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back></article>
