<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Forecasting the Demand for Fast-Moving Spare Parts Using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) Method</article-title>
        <subtitle>Peramalan Permintaan Sparepart Kategori Fast Moving Menggunakan Metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA)</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Khusainiah</surname>
            <given-names>Meirani Id’ha</given-names>
          </name>
          <email>thedjoss@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Sukmono</surname>
            <given-names>Tedjo</given-names>
          </name>
          <email>thedjoss@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-10-05">
          <day>05</day>
          <month>10</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>05</day><month>10</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="heading-3ebbc8b29dfca5eb48cb3a1f600d63fe">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">PT. Corin Mulia Gemilang (MAXXI) merupakan perusahaan yang berdiri pada tahun 2011 dengan visi dan misi menjadi perusahaan terkemuka di bidang pertanian dengan mengembangkan alat dan mesin yang mendukung ketahanan pangan, serta meningkatkan pendapatan petani melalui peningkatan produktivitas hasil panen. Perusahaan ini beroperasi di bidang alat dan mesin pertanian dengan skala nasional. PT. Corin Mulia Gemilang (MAXXI) mempunyai beberapa cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. <italic id="_italic-12">Warehouse </italic>yang juga disebut dengan gudang berfungsi sebagai tempat penyimpanan berbagai macam produk atau <italic id="_italic-13">unit </italic>dalam jumlah besar dan kecil<xref id="_xref-1" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-13">Pusat <italic id="_italic-14">warehouse </italic>PT. Corin Mulia Gemilang (MAXXI) terletak di Jl. Bakung Temenggungan, Balongbendo, Sidoarjo. Permasalahan yang sering terjadi pada <italic id="_italic-15">warehouse </italic>pusat adalah kekurangan stok bahkan stok sparepart kosong untuk produksi alat dan mesin, pengiriman ke cabang, serta penjualan ke <italic id="_italic-16">customer</italic>. Penyimpanan sparepart pada <italic id="_italic-17">warehouse </italic>ini sudah memiliki sistem klasifikasi FSN (<italic id="_italic-18">fast moving, slow moving, non-moving</italic>). Kategori <italic id="_italic-19">fast moving </italic>mempunyai rata-rata penjualan lebih dari empat produk dalam satu tahun. Kategori <italic id="_italic-20">slow moving </italic>mempunyai rata-rata penjualan 1-4 dalam satu tahun. Sedangkan <italic id="_italic-21">non-moving </italic>tidak ada pergeseran penjualan dalam satu tahun<xref id="_xref-2" ref-type="bibr" rid="bib2">[2]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-14">Proses produksi dapat terganggu, memperpanjang <italic id="_italic-22">downtime</italic>, dan mengurangi kepuasan pelanggan ketika terjadi ketidaktersediaan stok sparepart di gudang. Perencanaan stok sangat penting dilakukan untuk memastikan distribusi sparepart yang optimal. Melakukan peramalan atau <italic id="_italic-23">forecasting </italic>merupakan salah satu cara yang tepat agar perusahaan dapat memprediksi permintaan sparepart dan menyesuaikan stok sehingga dapat mencegah kekosongan stok<xref id="_xref-3" ref-type="bibr" rid="bib3">[3]</xref>. Peramalan merupakan proses memperkirakan hal di masa yang akan dating berdasarkan data masa lalu. Peramalan bertujuan meminimalisasi risiko ketidakpastian sehingga perusahaan dapat melakukan tindakan atau keputusan yang optimal pada masa yang akan datang<xref id="_xref-4" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-15">Dalam industri manufaktur terutama di bidang alat dan mesin pertanian, ketersediaan stok sparepart merupakan hal penting khususnya sparepart kategori <italic id="_italic-24">fast moving</italic>. Kategori ini mempunyai permintaan yang berubah-ubah sehingga diperlukan teknik peramalan yang dapat mengetahui tren di masa depan. Metode peramalan yang cocok untuk penelitian ini adalah metode <italic id="_italic-25">Autoregressive Integrated Moving Average </italic>(ARIMA). Metode ARIMA adalah suatu metode yang tidak mengabaikan aturan deret waktu seperti pemeriksaan diagnostik, penaksiaran parameter, dan pengujian <italic id="_italic-26">stasioneritas</italic><xref id="_xref-5" ref-type="bibr" rid="bib5">[5]</xref>. Tujuan ARIMA adalah mengidentifikasi jenis hubungan positif dalam statistik antara nilai historis dan variabel yang diramal sehingga model dapat digunakan untuk melakukan peramalan<xref id="_xref-6" ref-type="bibr" rid="bib6">[6]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-16"><italic id="_italic-27">Oil seal roller bimo </italic>adalah salah satu sparepart kategori <italic id="_italic-28">fast moving </italic>yang ada di pusat <italic id="_italic-29">warehouse </italic>PT. Corin Mulia Gemilang (MAXXI). Dalam penelitian ini meramalkan permintaan sparepart <italic id="_italic-30">oil seal roller bimo </italic>dikarenakan sparepart ini merupakan sparepart yang paling banyak diminati dan sering kali mengalami ketidaktersediaan stok. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana model ARIMA terbaik untuk meramalkan permintaan sparepart <italic id="_italic-31">oil seal roller bimo </italic>periode Agustus 2024 sampai Desember 2024. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil peramalan data permintaan sparepart dengan menggunakan metode ARIMA pada periode Agustus 2024 sampai Desember 2024.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-09a170f0d453628062f57af28eb8ca9f">
      <title>Metode</title>
      <p id="heading-d3a5d33f3f1332b6fa40032c92becbc1">
        <bold id="_bold-14">Waktu dan Tempat Penelitian</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-17">Penelitian ini dilaksanakan di PT. Corin Mulia Gemilang (MAXXI) yang berada di Jl. Bakung Temenggungan KM 01, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan.</p>
      <p id="paragraph-d136bff36f3bbc51f0a465163f849325">
        <bold id="_bold-15">Pengumpulan Data</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-18">Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan di PT. Corin Mulia Gemilang (MAXXI). Data primer digunakan dalam penelitian ini. Data primer adalah suatu data yang diperoleh langsung dari objek penelitian atau dari sumber pertama melalui wawancara, observasi, dan lain-lain.</p>
      <p id="paragraph-3f4febcab425855449d9c51d7dc31def">
        <bold id="_bold-16">Alur Penelitian</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-19">Metode yang dipakai untuk menetapkan model, dan melakukan peramalan adalah metode ARIMA menggunakan <italic id="_italic-32">software </italic>Minitab. Berikut ini adalah tahap yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan prosedur ARIMA.</p>
      <fig id="fig1">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-20"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-1" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image1.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-21"><bold id="_bold-17">Gambar 1. </bold><italic id="_italic-33">Flowchart </italic>Alur Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-22">Metode ARIMA menggunakan data <italic id="_italic-34">time series </italic>serta mengabaikan variabel independenuntuk membuat peramalan data jangka pendek yang akurat. Model Box-Jenkins adalah istilah lain untuk model ini. Secara umum, bentuknya adalah ARIMA (p,d,q) di mana p yaitu ordo dari unsur <italic id="_italic-35">autoregressive </italic>(AR), d yaitu ordo dari unsur <italic id="_italic-36">integrative </italic>(I), dan q adalah ordo dari <italic id="_italic-37">moving average </italic>(MA). Model ini disebut AR(p) ketika d = 0 dan q = 0. Sedangkan disebut MA (q) apabila d = 0 dan q = 0. Jika ketiganya ada maka disebut dengan <italic id="_italic-38">autoregressive-integrated-moving average </italic>dengan bentuk model ARIMA (p,d,q)<xref id="_xref-7" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-c2286033743564324ece3f1873f1b7b5">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-23">Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan. Data yang digunakan untuk melakukan peramalan pada penelitian ini adalah jumlah permintaan sparepart dengan kategori <italic id="_italic-39">fast moving </italic>di PT. Corin Mulia Gemilang (MAXXI) selama 31 periode yaitu dari bulan Januari 2022 sampai bulan Juli 2024. Pada penelitian ini meramalkan satu jenis sparepart dengan kategori <italic id="_italic-40">fast moving </italic>yaitu sparepart <italic id="_italic-41">oil seal roller bimo</italic>. Pola data permintaan sparepart <italic id="_italic-42">oil seal roller bimo </italic>di <italic id="_italic-43">warehouse </italic>pusat PT. Corin Mulia Gemilang ditunjukkan pada gambar 2.</p>
      <fig id="fig2">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-24"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-2" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image2.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-25"><bold id="_bold-18">Gambar 2. </bold>Plot Data Permintaan Sparepart <italic id="_italic-44">Oil Seal Roller Bimo</italic></p>
      <p id="_paragraph-26">Gambar 2 menunjukkan bahwa data permintaan sparepart <italic id="_italic-45">oil seal roller bimo </italic>di <italic id="_italic-46">warehose </italic>pusat PT. Corin Mulia Gemilang (MAXXI) belum stasioner yang artinya adanya unsur <italic id="_italic-47">trend</italic>, maka data harus distasionerkan. Data di atas terlihat bahwa semakin berjalannya waktu, jumlah permintaan melonjak sehingga menandakan adanya pola <italic id="_italic-48">trend</italic>. Akan tetapi data tersebut juga berfluktuasi sehingga disebut <italic id="_italic-49">trend stokastik</italic><xref id="_xref-8" ref-type="bibr" rid="bib8">[8]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-27">Setelah pola data sudah diketahui, langkah berikutnya yaitu menentukan <italic id="_italic-50">stasioneritas varians </italic>dan <italic id="_italic-51">mean</italic>. Perlu dilakukan proses <italic id="_italic-52">differencing </italic>jika data tidak stasioner terhadap <italic id="_italic-53">mean</italic> dan perlu dilakukan tindakan <italic id="_italic-54">transformasi </italic>jika data tidak stasioner terhadap <italic id="_italic-55">varians</italic>. Pengujian <italic id="_italic-56">stasioneritas </italic>data permintaan sparepart <italic id="_italic-57">oil seal roller bimo </italic>ditunjukkan pada gambar 3.</p>
      <fig id="fig3">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-28"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-3" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image3.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-29"><bold id="_bold-19">Gambar 3. </bold><italic id="_italic-58">Output </italic>Box-Cox Data Permintaan Sparepart</p>
      <p id="_paragraph-30">Gambar 3 memperlihatkan bahwa data sudah stasioner terhadap <italic id="_italic-59">varians</italic> setelah melakukan proses <italic id="_italic-60">transformasi </italic>sebanyak 3 kali. Dari <italic id="_italic-61">output </italic>di atas dapat dilihat nilai <italic id="_italic-62">rounded value </italic>sebesar 1,00 dengan selang kepercayaan sebesar 95%. Berdasarkan <italic id="_italic-63">rounded value </italic>(1,00) sama dengan atau lebih besar dari 1, maka data permintaan tersebut diasumsikan konstan terhadap <italic id="_italic-64">varians</italic><xref id="_xref-9" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-31">Untuk mengetahui <italic id="_italic-65">stasioneritas </italic>perbandingan antara data dan <italic id="_italic-66">mean </italic>dapat dilihat melalui plot fungsi autokorelasi (ACF). Pengujian <italic id="_italic-67">stasioneritas </italic>data terhadap rata-rata (<italic id="_italic-68">mean</italic>) ditunjukkan pada gambar 4.</p>
      <fig id="fig4">
        <label>Figure 4</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-32"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-4" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image4.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-33"><bold id="_bold-20">Gambar 4. </bold><italic id="_italic-69">Output Grafik Autocorelation Function </italic>Data Permintaan Sparepart</p>
      <p id="_paragraph-34">Gambar 4 menunjukkan bahwa <italic id="_italic-70">output </italic>lag sebesar 0 tanpa melakukan proses <italic id="_italic-71">differencing </italic>data. Data dikatakan stasioner dengan <italic id="_italic-72">mean </italic>jika pada plot ACF turun mendekati 0 secara cepat yang artinya tidak lebih dari 3 maka data tersebut dikatan sudah stasioner terhadap rata-rata (<italic id="_italic-73">mean</italic>). Untuk mengidentifikasi model data maka perlu melakukan plot data permintaan sparepart ke dalam plot ACF dan PACF. Berikut merupakan plot ACF (<italic id="_italic-74">Autocorrelation Function</italic>) dan PACF (<italic id="_italic-75">Partial Autocorrelation Function</italic>).</p>
      <fig id="fig5">
        <label>Figure 5</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-35"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-5" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image4.png"/>
      </fig>
      <fig id="fig6">
        <label>Figure 6</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-36"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-6" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image5.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-37"><bold id="_bold-21">Gambar 5. </bold><italic id="_italic-76">Output</italic> Plot ACF dan PACF</p>
      <p id="_paragraph-38">Gambar 5 menunjukkan bahwa nilai autokorelasi maupun autokorelasi parsial tidak terdapat lag yang berada diluar garis putus-putus pada <italic id="_italic-77">output </italic>plot ACF dan PACF. Hal tersebut berarti bahwa data tersebut tidak terdapat proses <italic id="_italic-78">Autoregressive </italic>(AR) maupun proses <italic id="_italic-79">Moving Average</italic> (MA), oleh karena itu harus dilakukan tahapan <italic id="_italic-80">differencing </italic>lanjutan.</p>
      <fig id="fig7">
        <label>Figure 7</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-39"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-7" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image6.png"/>
      </fig>
      <fig id="fig8">
        <label>Figure 8</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-40"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-8" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image7.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-41"><bold id="_bold-22">Gambar 6. </bold><italic id="_italic-81">Output</italic> Plot ACF dan PACF Hasil <italic id="_italic-82">Differencing</italic></p>
      <p id="_paragraph-42">Gambar 6 menunjukkan pada plot ACF, autokorelasi pada lag 1 terletak di luar garis putus-putus yang artinya melebihi batas signifikan. Sedangkan pada plot PACF, autokorelasi pada lag 1 dan lag 2 melebihi batas signifikan. Maka dapat disimpulkan terdapat 1 lag yang melampaui batas signifikan pada plot ACF dan terdapat 2 lag yang melampaui batas signifikan pada plot PACF sehingga dinyatakan bahwa terdapat proses Autoregressive (AR) berorde 2 dan Moving Average (MA) berorde 1. Maka model-model ARIMA yang dapat digunakan untuk peramalan adalah model ARIMA (0,1,1), model ARIMA (1,1,0), model ARIMA (1,1,1), model ARIMA (2,1,0) dan model ARIMA (2,1,1).</p>
      <p id="_paragraph-43">Proses berikutnya yaitu menaksir parameter yang bermaksud untuk memperlihatkan model ARIMA tersebut mencukupi persyaratan atau tidak. Tahapan penilaian parameter dari model ARIMA yang mungkin yaitu dengan dilakukannya pengujian signifikasi. Parameter dinyatakan signifikan jika nilai probabilitas (P) parameter lebih kecil dibandingkan dengan α (P &lt; α), α bernilai 0,05. Apabila probabilitas (P) &gt; α dinyatakan bahwa nilai parameter model ditolak sehingga model tidak dapat digunakan sebagai model dalam peramalan<xref id="_xref-10" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-44"><bold id="_bold-23">Tabel 1. </bold>Uji Signifikan Model ARIMA</p>
      <table-wrap id="tbl1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-45"/>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-c7eb8718c0c6ed6cce3860b5f9ed9465">
              <td id="cc4a49f38a58a08a21a5290f1f833726">Model</td>
              <td id="effce89ce0c8bcb2e1e7e98dffc6af34" colspan="5">Hasil Pengujian</td>
              <td id="5857e153b9e509d1231500a15bdc8b7c">Tingkat Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f73b4b7226b8aa89ac7b61b0ac375bb2">
              <td id="58520a1053871b0b7e29bcbb9471e241" rowspan="14">Model (0,1,1)</td>
              <td id="392ac4f3a72984bea8af94addc1906b0">Type</td>
              <td id="b57e6e99aaf978d65b60b357bbb6481b">Coef</td>
              <td id="81fd9dfe426fcc7d9fdff4455d32653d">SE Coef</td>
              <td id="796d8f477630f307be45ae8325f7aeec">T-Value</td>
              <td id="81ef8ebdaf237ffde5c15d9ee4d891ad">P-Value</td>
              <td id="537492d32f12dedefe19a3f8fa2c101f" rowspan="14">Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-48e9f7d40336ad0258114cd26ebc09d1">
              <td id="8844c43499dc2c545abb916f5f3ac953"/>
              <td id="f79946082d051a9aa55463c640e57fe9">MA   1</td>
              <td id="a4c0287ec0919d32e938e566022a22c0">0.9891</td>
              <td id="19959dde052b448b4a95100503b805e5">0.0979</td>
              <td id="7def896006267021b311e9ff379383da">10.1</td>
              <td id="3c9c8604e04132413684f812090dbc71">0.00</td>
              <td id="86994d770394016ede1686c496343c00"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-c1286556fc0064c7217317ab62083f0a">
              <td id="96fe6cb03c3d573793367c499bba14ff" rowspan="12">Model (1,1,0)</td>
              <td id="b327500895a710a3a5b68713330d0789">Type</td>
              <td id="5d2e6a201b5c80bf12252d4aa21b1093">Coef</td>
              <td id="728d7db5da894c1d11441861d4ed502c">SE Coef</td>
              <td id="0c7d337b4e09a3c7092d6e9cb6d5e4f9">T-Value</td>
              <td id="7c8b6603a29fd12be02fa7106dc0df69">P-Value</td>
              <td id="53e59b1c7a8ff6e555bfa127bb79ac72" rowspan="12">Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4212f5ca72125d1f444fe220f359d37c">
              <td id="55db3ceb7a4331411ec3b7922e5d302e"/>
              <td id="44e3529d12c8251abc7f2eeef7115518">AR   1</td>
              <td id="11ca885e2596981bd64fabc268a9715a">-0.624</td>
              <td id="e32fec2a876c592ff4dc20c38519497a">0.148</td>
              <td id="5aa47913316b0cf343f41a2b0db8abfc">-4.23</td>
              <td id="8ae59a3371350f04fc135cfa414582f1">0.00</td>
              <td id="739a2cea7f8c8e718f724828f1c786d1"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-d5bc31ec59a637592814dababfff2660">
              <td id="50cfa94b443bc8a7dfc6f9245b1ba42e" rowspan="10">Model (1,1,1)</td>
              <td id="6b557efabc6e1c3a6a2ac1fdf562ca11">Type</td>
              <td id="227245268338f98699758db34b24d3c4">Coef</td>
              <td id="a03d73638afa580d5967f3a2e2d4546d">SE Coef</td>
              <td id="056545a44e3a97081bb7ca072f527c93">T-Value</td>
              <td id="70c4bf6009aca6110a05aaa53c687110">P-Value</td>
              <td id="8642b767c7b6e661fe58cb071956c0e8" rowspan="10">Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-61cd52ab2363960361f8b8ae88f2834a">
              <td id="a4d4312906247a4c781f2c914e91c99f"/>
              <td id="30727ddcfa7e6ffcaf1c49b82a0f30a5">AR   1</td>
              <td id="9136e5923c09c55a9350b800ad6bedbe">-0.477</td>
              <td id="245cc8b7e8155a7882fdda37fcfd8cb3">0.174</td>
              <td id="32b258743ada61693048cd4f3d648963">-2.75</td>
              <td id="30fe76ae060bdaf3562bf073a93d3ff8">0.01</td>
              <td id="52f47745e0b51265a694d8b502333705"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-c391d2065b075ca6cab2934287ceb3a6">
              <td id="94b911b20f8bc34c563f89b7ad0ddfd5"/>
              <td id="0c9240bf6a09a05ccdcaa14f70200087">MA   1</td>
              <td id="4351fb640bfecac33b1b5bae62e77287">0.976</td>
              <td id="9002196eacdb420428348020a42ae708">0.112</td>
              <td id="7fbe2f927273d9baff6e2004057e1722">8.71</td>
              <td id="8049c66abb4d8613b4f88035e16ec91a">0.00</td>
              <td id="352b39c0b3a3bbde0f3e1df9a3587ff8"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-cdf6d0a51f93f1766539cf9b026f3f08">
              <td id="d7a90b4a19c0c6b351b9968a78114b16" rowspan="7">Model (2,1,0)</td>
              <td id="5d7b8f09c87b37ff065b37c22ca090dc">Type</td>
              <td id="a915e172deb45b1edfc270e8251bcefb">Coef</td>
              <td id="aa759de9a30b6075e36d88717e6329ac">SE Coef</td>
              <td id="9d6213fee55bd025a0a4cb6eb95cca34">T-Value</td>
              <td id="499ed06fc50c4717c9808bff396ecb66">P-Value</td>
              <td id="b9b5b17016c39e064a9524ac70d2f403" rowspan="7">Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-84d39c1558d47afc9526b439e4125b5b">
              <td id="57baa901480db2843a11181cb9e12672"/>
              <td id="c3a7a0b078f73d6c49ca6d539a061ec7">AR   1</td>
              <td id="8221a5c5f810ff02611a51b0bedcebcb">-1.026</td>
              <td id="1fd0451a31e39e9c2251b083a8562063">0.147</td>
              <td id="309bbf51f13ab11ea1ead999d8d7ba0d">-6.97</td>
              <td id="6ffa37352c7d50a0bb572ae807038ec7">0.00</td>
              <td id="c0195c25a4f2006c0da5de8dcdee8171"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-52f0950691f20d25d4976a7d66da8ab0">
              <td id="d20893eab8c6711201ea78f3287e3e42"/>
              <td id="da89581a883c5c1bace3befcea77f5f4">AR   2</td>
              <td id="c4d14c1e82232656d2f490d571c71ad5">-0.644</td>
              <td id="2e854ad4be0d76c892e155ff69cc68f3">0.147</td>
              <td id="b6c60871b9f2806d3df872ee2cf91c12">-4.37</td>
              <td id="82c33bd1b0a517c7ce7e56ad9d4814af">0.00</td>
              <td id="7232b19a1bb25e39ac617f033f77b570"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-c6d37e9abc4ef4847d83332909193b12">
              <td id="6dc1a26259f364c8c04339354fe3d63e" rowspan="4">Model (2,1,1)</td>
              <td id="663d8882f375dfe55c66e9765cf345d4">Type</td>
              <td id="208a17f5f4df1d659a7ff24b2f768a54">Coef</td>
              <td id="64b21da0985d63f69f81c03fc7336094">SE Coef</td>
              <td id="055fd40af06ad78c58cd828083661b1e">T-Value</td>
              <td id="0d0c34be978e07b9069aac3b9d638848">P-Value</td>
              <td id="176f4a0e2b3247c467a7fbfd5c6ad0ee" rowspan="4">Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-22de5979bc3aee63c1056021fb7efe16">
              <td id="e7dc6947b01fe7522029cc9bfc8ac297"/>
              <td id="14e8713fb23c1dba91b33cf1af31bdc0">AR   1</td>
              <td id="a970a81a981869d1cb7a2de3e8a084af">-1.602</td>
              <td id="026f2d8aaa3e2cedea1ba252dc3739e4">0.155</td>
              <td id="82daa16199e444135de4b0bcdc0c25bc">-10.32</td>
              <td id="b5043e242155c1154452f053c3459455">0.00</td>
              <td id="6950b56113eb5f1311e9f0a6a9aa8056"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-6f58da3fb024b19d357dc68c7eabc268">
              <td id="925031fe4dd39ade884b9d8665ecefa3"/>
              <td id="79867fe9e2b4244d52d271cfdeee6531">AR   2</td>
              <td id="475bee1dfddfdbcbd57b63af725ee1f1">-0.664</td>
              <td id="c77931eb9be8a62cbb096ac057ba4389">0.148</td>
              <td id="628c4c2ccbe9e36911769aae36832689">-4.48</td>
              <td id="063b5f3f3c5e0b4c2a6cffdaebcb6936">0.00</td>
              <td id="3de59ca4d36d29c463cc0122faefaef9"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-d958b51f2b0bd8f07a6e6b0691c8add4">
              <td id="f11b1d4127c32a6b0cb92787c811e0a4"/>
              <td id="8594f55b724ce39df8cca3c1c164f111">MA   1</td>
              <td id="bbdb4ab10d23a11beb1de1f2b705fe4e">-0.963</td>
              <td id="ad6b0feb837c38739407651fddafcda3">0.108</td>
              <td id="78dd0ccfcbced6cf95d7c3b6ebf8a728">-8.95</td>
              <td id="e023a58a75b3e57de3b9ef9fe3bb5340">0.00</td>
              <td id="8e2bc5cc63bee1824ae1bad2bd3b1eeb"/>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-46">Setelah dilakukannya penilaian parameter pada setiap model, maka model ARIMA yang signifikan dapat diketahui. Langkah berikutnya yaitu menggunakan nilai <italic id="_italic-83">Mean Square Error </italic>(MSE) untuk memilih model yang paling tepat dari seluruh kemungkinan model yang sudah signifikan. Nilai MSE yang diperoleh dari <italic id="_italic-84">output software </italic>Minitab ditunjukkan pada tabel 2.</p>
      <p id="_paragraph-47"><bold id="_bold-24">Tabel 2. </bold>Rekapitulasi Nilai MSE Model ARIMA</p>
      <table-wrap id="tbl2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-48"/>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-65eb26ab4baf63f65345112fd51a8d07">
              <td id="0602dba06b8994f994dd005706fdb516">Model</td>
              <td id="0ec575cc107eed1504c610a5aea86111">Nilai MSE</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bfdd89c5b50882b4303775fa24683c07">
              <td id="398c29478e30506807e86bf142454fac">Model (0,1,1)</td>
              <td id="c7fd4536fe4dd4ca2f84e98999ef5f76">76.047</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4f4cbc664de53ac3711ed4c9cec997af">
              <td id="87665d94fc07c26794f4efd5026dd7c8">Model (1,1,0)</td>
              <td id="d1a01b8b14a507c714ecad705aa06c4f">91.180</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-fe43a576e8265c40f958a192eb53ef17">
              <td id="da61681c7928700efa86f6323f7a799b">Model (1,1,1)</td>
              <td id="0c83b4a1c5da4695878ec9ee3dafc6f1">78.467</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-adc5088b6ae02ff42f678e4de92fb440">
              <td id="fb6a3e7cc2fdc6d2119215874c548525">Model (2,1,0)</td>
              <td id="bc078a2d958a793f01ef51d219fd500a">73.672</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-34887802d3366823af14bb830befe420">
              <td id="f727f0f08ccdf0e87eb9370389f4b8a5">Model (2,1,1)</td>
              <td id="ba01392ab6d32c58603b040277965b8c">76.395</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-49">Berdasarkan tabel 2 maka diperoleh model yang paling tepat dengan nilai MSE terkecil dimiliki oleh model ARIMA (2,1,0) dengan nilai MSE sebesar 73.672. Selanjutnya perlu dilakukan pemeriksaan untuk menentukan residual dari model tersebut sudah bersifat <italic id="_italic-85">white-noise </italic>atau <italic id="_italic-86">random </italic>dengan melihat nilai <italic id="_italic-87">p-value </italic>dan Ljung-box. Pada uji normalitas, residual data dapat diterima apabila nilai <italic id="_italic-88">p-value </italic>&gt; α atau 0,05<xref id="_xref-11" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>. Hasil uji normalitas residual ditunjukkan pada gambar 7.</p>
      <fig id="fig9">
        <label>Figure 9</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-50"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-9" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image8.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-51"><bold id="_bold-25">Gambar 7. </bold>Output Normal Probability Plot Residual</p>
      <p id="_paragraph-52">Gambar 7 menunjukkan bahwa <italic id="_italic-89">p-value </italic>bernilai sebesar 0,115 lebih besar dari 0,05 yang mempunyai arti residual peramalan permintaan sparepart menggunakan model ARIMA (2,1,0) terdistribusi normal. Hal ini juga ditunjukkan oleh data yang berada di sekitar garis.</p>
      <p id="_paragraph-53">Nilai peramalan permintaan sparepart <italic id="_italic-90">oil seal roller bimo </italic>periode Bulan Agustus 2024 sampai Desember 2024 menggunakan model ARIMA (2,1,0) ditunjukkan pada tabel 3.</p>
      <p id="_paragraph-54"><bold id="_bold-26">Tabel 3. </bold>Hasil Peramalan Sparepart Oil Seal Roller Bimo</p>
      <table-wrap id="tbl3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-55"/>
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-e01ccb46427278ebeed489f1667a2684">
              <td id="1ce37f4f46d556770884b4ebb1a1c8c1">Period</td>
              <td id="257534daed84e6c32708c20db3a3669f">Bulan</td>
              <td id="b9cc51ee5fd92791e7ff80cf98d2a1b8">Forecast</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d295f846780234e45d7e7c0e67cd32eb">
              <td id="37f24612371c472ca5cce6a8938a16c0">32</td>
              <td id="041f80e61435f13757cc5f9f25088462">Agustus 2024</td>
              <td id="9c96fde380adb394896e3e55f3aca849">934</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b253727f6c5918dca4ff027acf66303c">
              <td id="2f44244155515f40c8bd76d44e5d7f4b">33</td>
              <td id="b464ce85247c89ed7a58fc14c5cee3e8">September 2024</td>
              <td id="9942c75845680bfa3f5ffa595959f880">909</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f079dee6155d8d4c53c74d4e21c32c42">
              <td id="0b87deb76975ff365cc26fc8abdfe20a">34</td>
              <td id="eea4d9009cac19990b4bfcf83f3ebe4f">Oktober 2024</td>
              <td id="baabc17260cc066a3acba8376a6cdad8">887</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ebe35b803d0c87bd5f9479653f1dcc83">
              <td id="f8419fb124430d7ae4f4a28f2872c0df">35</td>
              <td id="198863f9ccc55561950247fc52bbb0c9">November 2024</td>
              <td id="8868bc4831740746dfa2d7826aa631ad">914</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-528a97835288d00df587635ce3b75a54">
              <td id="80e60709a8417b67c19c5c22b5984a57">36</td>
              <td id="9a6e20eae144626591123d5ca4f6ef0a"> Desember 2024</td>
              <td id="9aa49a0bd0f3057a2235cc5569dfc528">906</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-56">Berdasarkan tabel 3 diperoleh bahwa permintaan sparepart <italic id="_italic-91">oil seal roller bimo </italic>di <italic id="_italic-92">warehouse </italic>pusat PT. Corin Mulia Gemilang berfluktuasi di setiap bulannya. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa permintaan sparepart tidak dipengaruhi oleh waktu.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-b78d0987117abe0429eb13c030f97d4e">
      <title>Simpulan </title>
      <p id="_paragraph-57">Model runtun waktu untuk dilakukan peramalan yang tepat untuk meramalkan permintaan sparepart <italic id="_italic-93">oil seal roller bimo </italic>bulan Agustus 2024 sampai dengan Bulan Desember 2024 adalah model ARIMA (2,1,0) dengan MSE terkecil yang bernilai 73,672 sehingga dapat digunakan untuk melakukan peramalan. Dengan menggunakan model runtun waktu yang tepat, ramalan permintaan sparepart <italic id="_italic-94">oil seal roller bimo </italic>pada Agustus 2024 sampai Desember 2024 diperoleh hasil Bulan Agustus 2024 sebesar 934, Bulan September 2024 sebesar 909, Bulan Oktober 2024 sebesar 887, Bulan November 2024 sebesar 914, Bulan Desember 2024 sebesar 906.</p>
      <p id="paragraph-9395c6aefde293527139edb9422d8e11">
        <bold id="bold-5d14e5b2225c9c366fb7cd912b8a5064">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-58">Ucapan terimakasih disampaikan kepada Universitas Muhammadiyah Sidoarjo serta perusahaan PT. Corin Mulia Gemilang yang telah mendukung pelaksanaan penelitian ini. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada rekan-rekan yang telah mendukung dengan memberikan masukan dan saran terhadap penelitian ini.</p>
    </sec>
  </body><back>
    <ref-list>
      <ref id="bib1">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>7</day>
          <issue>1</issue>
          <month>6</month>
          <page-range>77-85</page-range>
          <volume>10</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.24912/jitiuntar.v10i1.13736</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Alfian</surname>
              <given-names>Achmad</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Pratama</surname>
              <given-names>Shendy</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Ilmiah Teknik Industri</source>
          <article-title>PERANCANGAN TATA LETAK WAREHOUSE PRODUK MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE DI PT NUTRIFOOD INDONESIA</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib2">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>7</day>
          <issue>3</issue>
          <month>3</month>
          <volume>4</volume>
          <year>2018</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.24912/jitiuntar.v4i3.1548</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Kumala</surname>
              <given-names>Iphov</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sukania</surname>
              <given-names>I Wayan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Christianto</surname>
              <given-names>Santo</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Ilmiah Teknik Industri</source>
          <article-title>OPTIMASI PERSEDIAAN SPARE PART UNTUK MENINGKATKAN TOTAL PENJUALAN DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE CARLO (STUDI KASUS DI PT. ZXC)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib3">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>4</issue>
          <page-range>132-143</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2019</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Rudianto</surname>
              <given-names>Biktra</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Aji</surname>
              <given-names>Achmad Maezar Bayu</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal AKRAB JUARA</source>
          <article-title>SISTEM INFORMASI INVENTORY SPAREPART MOBIL MENGGUNAKAN METODE WATERFALL STUDI KASUS PT. NUSANTARA AUTOWORLD INTERNATIONAL CIBUBUR</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib4">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Harahap</surname>
              <given-names>Karmita</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Tanjung</surname>
              <given-names>Dahriani Hakim</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Prediksi Persediaan Stok Sparepart Mesin Produksi Kategori Fast Moving Menggunakan Metode Double Moving Average Berbasis Website Pada PT. Intan Hevea Industry</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib5">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>7</day>
          <issue>1</issue>
          <month>7</month>
          <page-range>1-13</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.29313/jrs.vi.603</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Susilawati</surname>
              <given-names>Ria</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sunendiari</surname>
              <given-names>Siti</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Riset Statistika</source>
          <article-title>Peramalan Jumlah Penumpang Kereta Api Menggunakan Metode Arima dan Grey System Theory</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib6">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>231-244</page-range>
          <volume>11</volume>
          <year>2017</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Hardianto</surname>
              <given-names>Riski</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal PASTI</source>
          <article-title>PERAMALAN PENJUALAN TEH HIJAU DENGAN METODE ARIMA (STUDI KASUS PADA PT. MK)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib7">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>3</day>
          <issue>4</issue>
          <month>12</month>
          <page-range>269-277</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.55826/tmit.v2i4.283</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Fauzani</surname>
              <given-names>Salsabila Putri</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Rahmi</surname>
              <given-names>Depriwana</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan</source>
          <article-title>Penerapan Metode ARIMA Dalam Peramalan Harga Produksi Karet di Provinsi Riau</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib8">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Arizona</surname>
              <given-names>Bramesvara</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Zakaria</surname>
              <given-names>Ahmad</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Purwadi</surname>
              <given-names>Ofik Toupik</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Studi Pemodelan Stokastik Curah Hujan Harian di Stasiun Kota Metro</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib9">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>114-128</page-range>
          <volume>8</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Yuliyanti</surname>
              <given-names>Reni</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Arliani</surname>
              <given-names>Elly</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Kajian dan Terapan Matematika</source>
          <article-title>Peramalan jumlah penduduk menggunakan model arima</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back></article>
