<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Maintenance Of Cup Printing Machines At PT Hokkan Deltapack Industry</article-title>
        <subtitle>Pemeliharaan Mesin Percetakan Cup Di Pt Hokkan Deltapack Industri</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Nugroho</surname>
            <given-names>Himawan</given-names>
          </name>
          <email>shazana@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Ayuni</surname>
            <given-names>Shazana Dhiya</given-names>
          </name>
          <email>shazana@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-10-05">
          <day>05</day>
          <month>10</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>05</day><month>10</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="sec-1_1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="paragraph-af3bc65a3dca6ae3cf2febd518540594">
        <bold id="bold-ee145aebe26754e6a4a404ceb8c22c4b">Latar Belakang Masalah</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-10">Kemasan adalah wadah atau pembungkus suatu barang atau suatu produk untuk dijual dan dipakai, kemasan berfungsi untuk menempatkan produk-produk yang nantikan didistribusikan dan disimpan[1]. Salah satu jenis kemasan ialah gelas cup plastik, gelas plastik merupakan benda yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari terutama di bidang kuliner atau minuman, sehingga para pedagang atau produsen makanan/minuman berlomba-lomba menciptakan cangkir dengan desain yang unik dan menarik untuk menjual makanan atau minuman[2]. Saat ini kemasan berkembang seiring berkembangnya zaman ,salah satunya pada industri manufakturing.Industri manufaktur secara umum tidak dapat lepas dari peran industri kemasan. Bahkan, seiring perkembangan ke arah era industri 4.0 dan menghadapi adaptasi kebiasaan baru, produsen pengemasan diharapkan mampu menciptakan inovasi sehingga memenuhi kebutuhan dan mengikuti tren masa kini[3].</p>
      <p id="_paragraph-11">Proses produksi adalah suatu kegiatan yang dapat menunjang baik buruknya kualitas produk yang dihasilkan suatu perusahaan. Dengan baiknya pelaksanaan persediaan bahan baku dan proses produksi, maka perusahaan dapat menekan tingkat kegagalan produknya, mencapai ketepatan waktu dalam menyelesaikan produk sesuai targetnya, dan dapat mengatur segala proses dalam menyelesaikan produk tersebut[4]. Mesin percetakan cup adalah salah satu komponen utama dalam proses produksi di PT Hokkan Deltapack Industri. Mesin ini bertanggung jawab mencetak desain pada permukaan cup yang akan digunakan untuk kemasan berbagai produk. Mengingat perannya yang krusial, pemeliharaan mesin percetakan cup menjadi aspek yang sangat penting untuk menjamin kelancaran operasional dan efisiensi produksi.Dengan metode yang telah di susun seperti pemeliharaan secara berkala.</p>
      <p id="_paragraph-12">pada perusahaan gula telah dilakukan analisa pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM).Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data komponen-komponen utama dan data kerusakan mesin centrifugal[5]. Di perusahaan PT Kontena kemas dilakukan identifikasi proses pembentukan paper cup printing yang berbahan dasar kertas , sering ditemui permasalahan saat proses produksi menjadikan proses produksi terhambat seperti sering terjadi nya sobek pada bibir cup[6]. Di sini penulis membuat artikel tentang pemeliharaan mesin cup Printing di PT Hokkan deltapack industri dengan metode pengecekan secara berkala.</p>
      <p id="paragraph-9205cbc9ca379f779e46d656533bd6d4">
        <bold id="bold-46ce1ffe9abc2fa8325eeea99d49c069">Tujuan Penelitian</bold>
      </p>
      <p id="heading-db366421af5a18ffa674b4c3622b8460">1. Pemeliharaan mesin Cup Printing di PT Hokkan deltapack industri agar tidak terjadi downtime mesin</p>
      <p id="paragraph-ae599bffe41b05579c5d538a41352981">
        <bold id="bold-56850100306a4004c35f041a6bfc0358">Rumusan Masalah</bold>
      </p>
      <list list-type="order" id="list-49b1482665011666409eceffd6891c5c">
        <list-item>
          <p>Bagaimana cara agar tidak mengalami downtime mesin cup Printing di perusahaan PT Hokkan deltapack industry?</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
    <sec id="heading-7c6df85e68fff644a332f0b14859354d">
      <title>Metode</title>
      <p id="_paragraph-13">Pemeliharaan mesin Cup Printing ini dilakukan di perusahaan manufacturing di daerah Mojosari, Mojokerto, objek pemeliharaan mesin ini adalah mesin cup printing pada area produksi, data yang dikumpulkan berupa data komponen utama pada mesin cup printing dan data komponen yang rusak pada mesin cup printing.</p>
      <p id="_paragraph-14">Tahapan pemeliharaan mesin cup printing menggunakan langkah-langkah pemeliharaan yang tersusun dari:</p>
      <p id="paragraph-cfea026d7a7029491f8911d1dbc9c587">1. Pemeliharaan berkala</p>
      <p id="_paragraph-15">Proses dilakukan secara rutin pada mesin untuk memastikan bahwa kondisi mesin tetap berfungsi dengan baik baik dan untuk mencegah kerusakan atau kegagalan yang tidak terduga.</p>
      <p id="paragraph-8450d72f73cabf6e493b1c4cf4e6895b">2. Pemeliharaan di waktu mesin mengalami kerusakan</p>
      <p id="_paragraph-16">Tindakan perawatan yang dilakukan setelah mesin mengalami kerusakan tau kegagalan operasional</p>
      <p id="paragraph-5c8a7532638f8c2626b4ae679bf3e53c">3. Pemeliharaan sesuai jadwal, terlepas kondisi mesin saat itu</p>
      <p id="_paragraph-17">Perawatan dilakukaan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, terlepas dari kondisi mesin saat itu</p>
    </sec>
    <sec id="heading-4d064f500177a2fa0a766418b936289a">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <fig id="fig1">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-18"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-1" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="image1.jpeg"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-19">Gambar 3.1 Cup Printing Machine</p>
      <p id="_paragraph-20">Mesin Cup Printing Machine dirancang untuk menyederhanakan proses pencetakan, memastikan setiap cangkir dicetak sempurna dengan desain yang cerah dan menarik. Dengan fokus pada efisiensi, mesin ini dapat menangani cangkir dalam jumlah besar dengan mudah, menjadikannya pilihan ideal bagi produsen yang ingin memenuhi permintaan tinggi[7]. Tapi tidak memungkiri terjadi kendala yang bisa menyebabkan downtime mesin yang mengakibatkan kerugian perusahaan,maka dari itu dilakukan pemeliharan secara intensif, pemeliharaan yang dilakukan di PT Hokkan Deltapack Industri meliputi:</p>
      <p id="paragraph-f5e6d5b30817fe64626938e51a679a30">A. Pemeliharaan berkala</p>
      <p id="_paragraph-21">Pemeliharan berkala pada mesin cup printing di PT Hokkan Deltapack Industri mencakup beberapa jenis kegiatan yang dilakukan pada interval waktu tertentu untuk memastikan mesin tetap beroperasi dengan baik.Berikut pemeliharaan berkala yang dilakukan</p>
      <p id="_paragraph-22">Membersihkan sisa tinta, debu, dan material lain dari permukaan mesin untuk mencegah penumpukan yang dapat menyebabkan kerusakan.</p>
      <fig id="fig2">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-23"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-2" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="image2.jpeg"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-24">Gambar 3.2 Colour Head</p>
      <p id="_paragraph-25">Colour head pada mesin cup printing adalah komponen penting yang bertanggung jawab untuk menerapkan tinta ke permukaan cup sesuai dengan warna yang diinginkan. Setiap colour head biasanya dilengkapi dengan nozel atau alat penyemprot yang mengeluarkan tinta dengan presisi tinggi. Pada mesin cup printing, terdapat 7 colour head, masing-masing mewakili warna tertentu yang diperlukan dalam proses pencetakan. Berikut adalah detailnya:</p>
      <list list-type="order" id="list-40351a21d7cc940ac5e153ca57671ff7">
        <list-item>
          <p>Colour Head 1 (CH1): Red</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Colour Head 2 (CH2): White</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Colour Head 3 (CH3): White</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Colour Head 4 (CH4): Purple</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Colour Head 5 (CH5): Dark Green</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Colour Head 6 (CH6): Light Green</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Colour Head 7 (CH7): Black</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-26">Setiap colour head bekerja secara terkoordinasi untuk mencetak desain yang kompleks dan berwarna-warni pada permukaan cup. Presisi dan sinkronisasi antar colour head sangat penting untuk memastikan hasil cetakan yang berkualitas tinggi dan akurat. Selain itu, perawatan dan pembersihan rutin pada setiap colour head diperlukan untuk menjaga kinerja optimal dan mencegah penyumbatan yang bisa mengganggu proses pencetakan..</p>
      <fig id="fig3">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-27"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-3" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="image3.jpeg"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-28">Gambar 3.3 Pembersihan Power Supply</p>
      <p id="_paragraph-29">Pembersihan power supply pada mesin cup printing adalah bagian penting dari pemeliharaan rutin untuk memastikan keandalan dan keselamatan operasi mesin, Matikan Mesin: Pastikan mesin cup printing dalam kondisi mati dan cabut kabel daya dari sumber listrik untuk mencegah risiko kejutan listrik. Semprotkan udara bertekanan rendah ke bagian luar dan dalam power supply untuk menghilangkan debu dan partikel kotoran. Pastikan untuk tidak menggunakan tekanan yang terlalu tinggi yang bisa merusak komponen.</p>
      <p id="paragraph-34f861cdcd230fa0376128062537b504">B. Pemeliharaan sesuai jadwal yang ditentukan ( e/preventif maintenance )</p>
      <p id="_paragraph-30">Tujuan utama dari pemeliharaan preventif adalah menjaga agar mesin dan peralatan tetap dalam kondisi optimal sehingga dapat berfungsi dengan baik dan menghindari downtime yang tidak terduga,</p>
      <fig id="fig4">
        <label>Figure 4</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-31"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-4" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="image4.jpeg"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-32">Gambar 3.4 Cek ampere motor induksi</p>
      <p id="_paragraph-33">Cek Ampere Motor Induksi dan Motor ServoPengecekan berkala pada Motor Induksi maupun Motor Servo juga dilakukan. Karena motor tersebut merupakan penggerak utama dalam jalannya mesin. Selain cek ampere juga dilakukan cek temperature, ataupun meggering motor.</p>
      <fig id="fig5">
        <label>Figure 5</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-34"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-5" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="image5.jpeg"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-35">Gambar 3.5 Cek Ampere Motor Mendekatio Over Current</p>
      <p id="_paragraph-36">Penggantian motor dilakukan ketika Ampere motor pada saat dicek mendekati 3,5 A, jika mendekati maks Current (A) sebesar 3,5 A maka motor segera diganti agar tidak terjadi over current. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada motor dan komponen terkait akibat arus listrik yang melebihi batas aman. Over current dapat menyebabkan panas berlebih, merusak isolasi kawat, dan bahkan menyebabkan kebakaran. Oleh karena itu, dengan mengganti motor yang mendekati over current, operasional mesin dapat tetap berjalan dengan aman dan efisien, serta menghindari downtime yang tidak diinginkan.</p>
      <fig id="fig6">
        <label>Figure 6</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-37"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-6" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="image6.jpeg"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-38">Gambar 3.6 Pengecekan suhu motor yang over heat</p>
      <p id="_paragraph-39">Penggantian motor dilakukan ketika suhu motor mengalami overheat. Overheating pada motor dapat menyebabkan kerusakan serius pada komponen internal seperti isolasi kawat, sirkuit kontrol, dan sensor. Panas berlebih dapat mengurangi efisiensi motor dan mempercepat keausan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan</p>
      <fig id="fig7">
        <label>Figure 7</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-40"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-7" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="image7.jpeg"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-41">Gambar 3.7 Rebearing motor</p>
      <p id="_paragraph-42">Mesin Cup Printing berjalan dengan mode high speed, hingga 600 rpm. Maka potensi kerusakan mekanis tinggi jika tidak dilakukan pengecekan berkala. Ada kondisi dimana bearing mandrel sering dalam kondisi macet ataupun rusak. Maka pada saat preventif dilakukan rebearing mandrel. Dalam sistem pelumasanatau greasing juga perlu diperhatikan agar life time dari sistem mekanis lebih lama dan lebih aman.</p>
      <p id="paragraph-fa1064c9e3bd8dd1a508906cffc80166">C. Pemeliharaan saat terjadi kerusakan</p>
      <p id="_paragraph-43">Pemeliharaan saat terjadi kerusakan adalah tindakan pemeliharaan yang dilakukan setelah suatu mesin atau peralatan mengalami kegagalan atau kerusakan. Pemeliharaan ini bertujuan untuk memperbaiki atau mengganti komponen yang rusak sehingga mesin atau peralatan dapat kembali beroperasi dengan normal. Berikut adalah pengertian lebih detail mengenai pemeliharaan saat terjadi kerusakan:</p>
      <fig id="fig8">
        <label>Figure 8</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-44"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-8" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="image8.jpeg"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-45">Gambar 3.8 Lanpu UV pecah</p>
      <p id="_paragraph-46">Troubel lampu UV yang pecah , diganti dengan lampu UV yang baru agar proses produksi berjalan kembali</p>
      <p id="_paragraph-47">,Lampu UV pada mesin cup printing berguna untuk mempercepat proses pengeringan tinta. Sinar ultraviolet (UV) dari lampu ini menyebabkan tinta mengering dan mengeras lebih cepat setelah diaplikasikan pada permukaan cup, sehingga hasil cetakan menjadi lebih tahan lama dan berkualitas tinggi. Ini sangat penting untuk memastikan bahwa tinta tidak luntur atau tergeser selama proses produksi dan penanganan selanjutnya.</p>
      <fig id="fig9">
        <label>Figure 9</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-48"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-9" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="image9.jpeg"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-49">Gambar 3.9 V-Belt putus</p>
      <p id="_paragraph-50">V-belt adalah komponen penting yang mentransmisikan tenaga dari motor ke berbagai bagian mesin. Ketika V-belt putus, tenaga tidak dapat ditransmisikan dengan efektif, sehingga mesin tidak dapat beroperasi. V-belt memiliki umur pakai tertentu dan akan aus seiring waktu. Keausan yang berlebihan dapat menyebabkan V-belt putus, ganti V-belt yang putus dengan yang baru. Pastikan V-belt yang digunakan sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh pabrik mesin.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-6e71748d2e1d05fbfc9705297acd7c43">
      <title>Simpulan </title>
      <p id="_paragraph-51">Pemeliharaan mesin cup printing di PT Hokkan Deltapack Industri bertujuan untuk menjaga kinerja optimal mesin dan menghindari downtime yang merugikan perusahaan. Berikut adalah jenis-jenis pemeliharaan yang dilakukan:Pemeliharaan berkala, Pemeliharaan preventif , Pemeliharaan saat terjadi kerusakan mesin. Dengan pemeliharaan intensif ini, PT Hokkan Deltapack Industri berusaha meminimalkan downtime dan kerugian, memastikan mesin cup printing beroperasi dengan baik dan efisien.</p>
      <p id="paragraph-cecba06091781650235736e5ffaac2c1">
        <bold id="bold-b9a96e84e3d003f6458b9ee88c6dfef0">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-52">Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan praktik kerja lapangan (PKL) ini dengan baik. Laporan ini disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program PKL di PT Hokkan Deltapack Industri.</p>
      <p id="_paragraph-53">Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:</p>
      <list list-type="order" id="list-8c076dd57bb141166975635a4efc92a7">
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-12">Bapak Rohman Ngafif</bold>, selaku pembimbing lapangan di PT Hokkan Deltapack Industri, yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi selama kami menjalani praktik kerja lapangan ini.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-13">Dr. Syamsudduha Syahrorini, ST.MT </bold>selaku pembimbing akademik dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, yang telah memberikan dukungan, nasihat, dan bimbingan dalam penyusunan laporan ini.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-14">Seluruh Karyawan PT Hokkan Deltapack Industri</bold>, yang telah menerima kami dengan baik, serta memberikan bantuan dan kerjasama selama kami menjalani praktik kerja lapangan ini. Pengalaman dan pengetahuan yang kami peroleh sangat berharga dan akan menjadi bekal dalam karier kami di masa depan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-15">Orang</bold><bold id="_bold-16">Tua</bold><bold id="_bold-17">dan</bold><bold id="_bold-18">Keluarga</bold>, atas doa, dukungan, dan kasih sayang yang tiada henti.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-54">Kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, baik dari segi isi maupun penyajiannya. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan di masa yang akan datang.</p>
      <p id="_paragraph-55">Akhir kata, semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang membacanya.</p>
    </sec>
  </body><back/></article>
