<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Market Focus, New Products, and Entrepreneurship Improve UMKM Performance in Gempol</article-title>
        <subtitle>Fokus Pasar, Produk Baru, dan Kewirausahaan Meningkatkan Kinerja UMKM di Gempol</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-28d5bd45d1198c58b3c18244b7dd3a39" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Restu</surname>
            <given-names>Firda Dini</given-names>
          </name>
          <email>firdadini@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-ea03fe6a670123e8da83d87cdfd88466" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>abidin</surname>
            <given-names>Fityan izza noor</given-names>
          </name>
          <email>fityan_umsida@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2024-10-25">
          <day>25</day>
          <month>10</month>
          <year>2024</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>
        <bold id="bold-ee69b456e00c8c1f0d4b22a942ffbe90">Pendahuluan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-13">UMKM merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan perekonomian nasional. Semakin banyaknya UMKM maka semakin sedikit penggangguran karena terciptanya lahan pekerjaan baru. Maka dari itu di sebuah daerah di Pasuruan tepatnya di Gempol memiliki pengembangan UMKM yang cukup beragam mulai dari kuliner, tas hingga konveksi. Pengembangan UMKM di bidang konvesi merupakan salah satu yang banyak di buka oleh masyarakat setempat. UMKM konveksi di Gempol Desa Tempel ini menyediakan berbagai jenis mulai dari baju sekolah, daster, celana pendek, celana panjang, kaos panjang, kaos pendek hingga sablon baju. Semua produk yang mereka buat bisa di pakai mulai dari anak – anak sampai orang dewasa.</p>
      <p id="_paragraph-14">Berbagai jenis UMKM konveksi yang di hasilkan membuat timbulnya sebuah persaingan usaha antar UMKM, selain terjadinya persaingan yang mempengaruhi pemasaran terdapat beberapa hal yang lain mempengaruhi pemasaran yaitu orientasi pasar, inovasi produk, dan orientasi kewirausahaan. Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka perlu adanya kebutuhan, inovasi, kreasi dan memikirkan segala hal resiko yang akan didapat. Maka dapat disimpulkan seorang produsen dalam menciptakan produk sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen, serta dapat bersaing di pasar dalam kinerja pemasaran akan lebih meningkat.Dari adanya persaingan yang berdampak pada produsen, justru membuat konsumen lebih perferensi karena adanya kebebasan dalam memilih produk yang diinginkan. Salah satu strategi yang digunakan untuk menganalisis pasar adalah pemahaman mengenai orientasi pasar yang didalamnya terkait dengan bagaimana suatu perusahaan mengenal pesaing, pelanggan dan pasar itu sendiri. Kemampuan untuk memahami keinginan dan kebutuhan konsumen dan menyediakan produk yang diingikan dan dibutuhkan merupakan orientasi pasar (<italic id="_italic-26">market orientation</italic>)[2].</p>
      <p id="_paragraph-15">Banyak penelitian yang dilakukan oleh para peneliti terdahulu terkait orientasi pasar, inovasi produk, orientasi kewirausahaan, serta pengaruhnya terhadap kinerja yang mana belum ada hasil yang konsisten pengaruh antar variabel tersebut. Pelaku usaha harus mampu menciptakan produk unggulan, serta menemukan target pasar yang tepat untuk dapat bersaing dengan memaparkan inovasi-inovasi yang baik. Hal ini dilakukan agar dapat diterima oleh konsumen agar penjualan, jumlah pelanggan, dan keuntungan terus meningkat. Namun berbeda dengan penelitian lainnya menyatakan bahwa orientasi pasar berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran[3]. Orientasi pasar tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran[4].Usaha konveksi ini menerapkan orientasi pasar yang memiliki kelebihan dalam memahami konsumen dimana itu dapat dijadikan sebagai sumber untuk dapat menciptakan produk dalam memenuhi keinginan dan kebutuhan dan dapat memperoleh inovasi produk yang lebih inovatif dan kreatif supaya dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan dari konsumen.</p>
      <p id="_paragraph-16">Terkadang kondisi pasar akan mengalami sebuah perubahan yang begitu cepat, terlebih kondisi <italic id="_italic-27">lifestyle</italic> saat ini sangat berpengaruh besar terhadap selera konsumen. Untuk menghadapi persaingan dalam sektor industri, pemilik usaha haruslah memiliki keunikan dan keunggulan dibandingkan produk pesaing sejenis dengan cara berinovasi terhadap produk[5].</p>
      <p id="_paragraph-17">Inovasi produk merupakan suatu penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada[6]. Variabel inovasi produk berpengaruh positif terhadap kinerja pemasaran, hal ini ditunjukkan bahwa semakin sering perilaku usaha industri kecil mikro makanan di Kota Denpasar melakukan inovasi produk maka kinerja pemasaran akan meningkat dan sebaliknya jika pelaku usaha kecil mikro makanan di Kota Denpasar kurang melakukan inovasi produk maka kinerja pemasaran akan menurun. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel inovasi produk berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pemasaran. Menurut Yanuar, bahwa inovasi produk secara parsial tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja pemasaran[7].</p>
      <p id="_paragraph-18">Kemampuan dalam berinovasi terhadap produk merupakan bagian penting dari orientasi kewirausahaan. Orientasi kewirausahaan yang tercermin dari sikap penuh inovasi, proaktif dan keberanian mengambil resiko diyakini mampu mendongkrak kinerja perusahaan [8]. Orientasi kewirausahaan adalah kunci untuk meningkatkan kinerja perusahaan, sumber daya serta kemampuan yang menyajikan kompetitif dan kinerja yang unggul bagi suatu perusahaan[9].</p>
      <p id="_paragraph-19">Dorongan yang terdapat dalam orientasi kewirausahaan sangatlah berpengaruh dalam menurunkan kinerja pemasaran. Menurut Medhika orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UKM industri kerajinan kain endek di Kabupaten Klungkung, hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penerapan orientasi kewirausahaan oleh pelaku usaha semakin tinggi kinerja yang terbentuk pada UKM industri kerajinan kain endek di Kabupaten Klungkun [10]. Namun disisi lain dari dalam penelitian lainnya menyatakan bahwa hubungan antara orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran berpengaruh negatif dan tidak signifikan.</p>
      <p id="_paragraph-20">Berdasarkan penjelasan diatas menunjukkan bahwa hasil studi penelitian dan empiris ditemukan <italic id="_italic-28">gap empiris</italic> dimana terdapat ketidak konsistenan dari hasil-hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh orientasi pasar, inovasi produk, dan orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran. Berdasarkan data diatas maka diperlukan penelitian kembali untuk dapat mengetahui variabel-variabel yang diteliti dapat berpengaruh atau tidak.</p>
      <p id="_paragraph-21">UMKM yang digunakan dalam penelitian ini merupakan sebuah UMKM yang bergerak dibidang konveksi yang menyediakan <italic id="_italic-29">fashion</italic> pada pakaian yang terletak di daerah Tempel, Gempol. Pemerintah Kabupaten Pasuruan berencana akan membuka pusat koveksi, lokasi pasar konveksi itu akan dibangun di Pasar Gempol, yang artinya mengubah konsep Pasar Gempol menjadi pusat konveksi Times Indonesia, Pasuruan (2015). Maka dari itu pengaruh orientasi pasar, inovasi produk, dan orintasi kewirausahaan sangat berperan penting agar siap menghadapi persaingan yang ketat terhadap penjualan produk yang serupa agar mencapai kinerja pemasaran yang cukup tinggi.</p>
      <p id="_paragraph-22">Berdasarkan dari hasil penjabaran fenomena dan <italic id="_italic-30">research gap</italic> yang diuraikan peneliti diatas, maka dapat dijabarkan penelitian lebih lanjut mengenai :</p>
      <p id="_paragraph-23"><bold id="_bold-9">Rumusan Masalah</bold><bold id="_bold-10">: </bold>Apakah orientasi pasar, inovasi produk, dan orientasi kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran pada UMKM di Gempol</p>
      <p id="_paragraph-24"><bold id="_bold-11">Tujuan Penelitian</bold><bold id="_bold-12">: </bold>Untuk mengetahui orientasi pasar, inovasi produk, dan orientasi kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran pada UMKM di Gempol</p>
      <p id="_paragraph-25"><bold id="_bold-13">Kategori SDGs</bold><bold id="_bold-14">:</bold>Penelitian ini termasuk kedalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) / <italic id="_italic-31">Suistainable Development Goals </italic>(SDGs) dalam kategori Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi nomor 8 melalui <italic id="_italic-32">website </italic><italic id="_italic-33">https://sdgs.bappenas.go.id/sekilas-</italic><italic id="_italic-34">sdgs/</italic>[11]</p>
      <sec id="heading-5bb52a189713bc089d1ba452cbf26077">
        <title>
          <bold id="_bold-15">Literatur </bold>
          <italic id="_italic-35">
            <bold id="_bold-16">Review</bold>
          </italic>
        </title>
        <p id="_paragraph-27">
          <bold id="_bold-17">Orientasi Pasar</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-28">Ketika sebuah perusahaan yang mengedepankan berorientasi pasar mengartikan bahwa sebuah perusahaan yang mengutamakan prioritas pelanggan dimana dari situ perusahaan dapat menjalankan bisnisnya.Pada dasarnya berorintasi pasar merupakan budaya dalam berorganisasi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai pembeli dan untuk tolak ukur kinerja pada bisnis. Orientasi pasar merupakan sesuatu yang penting bagi kelangsungan perusahaan, yang diartikan sebagai pengumpulan Intelijen pasar untuk memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini dan mendatang, penyebaran intelejensi pasar ke berbagai divisi dan fungsi dalam perusahaan dan bagaimana perusahaan menanggapinya” dimana orientasi pasar sebagai suatu proses dan aktivitas yang berhubungan dengan penciptaan dan pemuasan pelanggan dengan cara terus menilai kebutuhan dan keinginan pelanggan[12]. Orientasi pasar adalah budaya bisnis yang mampu secara efektif dan efisien menciptakan perilaku karyawan sedemikian rupa sehingga menunjang upaya penciptakan nilai superior bagi para pelanggan[13]. Suatu perspektif yang menempatkan konsumen sebagai fokus perhatian dalam kegiatan perusahaan[14].</p>
        <p id="_paragraph-29">Adapun indikator yang digunakan dalam orientasi pasar [15] yaitu :</p>
        <p id="paragraph-023b332573286f0192212591b763aad1">1. Orientasi Pelanggan yaitu pemahaman mengenai kekuatan, kelemahan dan kemampuan yang didasarkan kepada pesaing. Orientasi pelanggan dalam hal ini kaitannya dengan komitmen pelanggan, penciptaan nilai pelanggan, dan pemahaman kebutuhan pelanggan.</p>
        <p id="paragraph-0be153cc151a6cc51d34d22eb91ea029">2. Orientasi Pesaing yaitu pemahaman mengenai perusahaan yang berfokus terhadap pelanggan merupakan elemen penting dalam orientasi pasar, termasuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan dan keinginan pelanggan, mengambil tindakan berdasarkan intelijen pasar, strategi berdasarkan pemahaman pada pelanggan.</p>
        <p id="paragraph-35332b2569f2a8704d18cedb0503f747">3. Koordinasi Antar Fungsional didalam organisasi yaitu memahami kebutuhan pelanggan dengan member nilai terbaik dibanding pesaingnya, sehingga tercipta kepuasan bagi pelanggannya, dalam hal ini kaitanya pemberian informasi bagi pelanggan sertaadanya kontak pelanggan antar fungsi.</p>
        <p id="_paragraph-30">
          <bold id="_bold-18">Inovasi Produk</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-31">Inovasi produk merupakan sebuah gagasan dimana tindakan yang akan dilakukan untuk tetap menjaga minat pada pembeli dan ketika inovasi produk yang dilakukan dengan cara yang benar dan tepat maka akan menghasilkan kinerja pemasaran yang tepat[16]. Inovasi berasal dari Bahasa Inggris <italic id="_italic-36">innovation</italic> yang berarti perubahan sehingga inovasi dapat didefenisikan sebagai suatu proses kegiatan atau pemikiran manusia dalam menemukan sesuatu yang baru yang berkaitan dengan input, proses, dan output, serta dapat memberi manfaat dalam kehidupan manusia[17]. Di bidang bisnis, dengan melakukan inovasi, perubahan dapat menghadapi bukan saja pesaing, tetapi juga tantangan. Ketika kretivitas berada pada kultur organisasi yang benar, hasilnya adalah inovasi [18].Inovasi produk adalah gabungan dari berbagai macam proses yang saling mempengaruhi antara yang satu dengan yang lain [19]. Inovasi perusahaan dapat menghasilkan R&amp;D (Research and Development), produksi serta pendekatan pemasaran dan akhirnya mengarah kepada komersialisasi inovasi tersebut [20].</p>
        <p id="_paragraph-32">Adapun indikator inovasi produk yaitu :</p>
        <p id="paragraph-8d6c698eb1b64dc11054d754fe54fd7e">1. Perluas produk yaitu cara memperlihatkan sebuah produk tambahan yang memiliki jenis produk yang sama dengan menggunakan merek yang sama.</p>
        <p id="paragraph-a9581fe14eac7a94cd93e8cf03acfca6">2. Peniruan produk yaitu sebuah produk yang yang di produksi sebagai imitasi dari produk yang lain.</p>
        <p id="paragraph-fc7e6a091f4693a55b11b7ea85ef2407">3. Produk baru yaitu produk yang di anggap baru oleh bisnis maupun oleh perusahaan yang akan di keluarkan atau dapat di sebut produk trobsan terbaru.</p>
        <p id="_paragraph-33">
          <bold id="_bold-19">Orientasi Kewirausahaan</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-34">Pengertian orientasi kewirausahaan sebagai kecenderungan individu untuk melakukan inovasi, proaktif, dan mau mengambil risiko untuk memulai mengelola usaha[21]. Orientasi kewirausahaan sebagai kecenderungan individu untuk melakukan inovasi, proaktif dan mau mengambil risiko untuk memulai atau mengelola usaha[22]. Kecenderungan manajemen puncak untuk mengambil risiko yang telah diperhitungkan, inovatif dan untuk menunjukkan proaktif[23].</p>
        <p id="_paragraph-35">Adapun indikator orientasi kewirausahaan[24] yaitu :</p>
        <p id="paragraph-ffb05ceb83f32bada1813bc796d9ef71">1. Berpengalaman usaha yaitu suatu hal yang berpengalaman dalam usaha dimana seorang wirausahawan berperan dalam memberikan keputusan dalam menciptakan bisnis baru, tak hanya itu wirausahawan juga harus menghasilkan ide-ide yang dapat memberikan keuntungan pada bisnis yang diciptakan.</p>
        <p id="paragraph-08d560b382d3b625ef49b93a2bd91190">2. Berani mengambil resiko yaitu seorang wirausahawan dalam meningkatkan sumber daya dan berani dalam mengambil keputusan untuk menghadapi tantangan kedepan yang bagaimana eksploitasi dalam strategi bisnis yang mungkin hasilnya tidak memberikan kepastian.</p>
        <p id="paragraph-5ebe77bd3850826c68a42d2766c42ee8">3. Fleksibel yaitu seorang wirausahawan yang dapat berfikir fleksibel dalam mengatasi permasalahan dari berbagai perspektif.</p>
        <p id="_paragraph-36">
          <bold id="_bold-20">Kinerja Pemasaran</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-37">Kinerja pemasaran menjadi suatu bagian penting dari kinerja sebuah perusahaan karena kinerja suatu perusahaan dapat dilihat dari kinerja pemasarannya. Kinerja pemasaran merupakan konstruk umum yang digunakan untuk mengukur prestasi pemasaran dan dampak penerapan strategi dari suatu perusahaan[25]. Kinerja pemasaran adalah sebuah konsep yang digunakan untuk mengukur prestasi perusahaan dalam pasar terhadap suatu produk [26]. Kinerja pemasaran merupakan usaha yang dilakukan perusahaan untuk mengetahui kebutuhan, memenuhi kebutuhan dan selera konsumen[27]. Kinerja pemasaran merupakan prestasi yang dicapai oleh organisasi yang dilihat dari hasil kerja pemasarannya. Kinerja perusahaan yang baik dilihat dari tingkat penjualan yang tinggi dalam suatu unit produk ataupun dalam satuan moneter [28].</p>
        <p id="_paragraph-38">Adapun indikator yang digunakan dalam kinerja pemasaran [29] yaitu :</p>
        <p id="paragraph-64e3205a500583eeb11a0b7cb57dd642">1. Pertumbuhan pelanggan yaitu sebuah pencapaian pada jumlah peningkatan pelanggan pada periode tertentu.</p>
        <p id="paragraph-4630bc0334e1862083c7755f77db8da5">2. Pertumbuhan penjualan yaitu kenaikan pada sebuah penjualan dari waktu ke waktu yang dapat dicapai sesuai target bahkan bisa lebih dari target.</p>
        <p id="paragraph-08741b6498969added26cd8988812672">3. Peningkatan produktifitas yaitu meningkatkan perolehan hasil (<italic id="_italic-37">output</italic>) untuk sebuah pencapaian prestasi kerja secara efektif dan efisien dari sumber daya yang telah digunakan.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>
        <bold id="bold-6912e55cc61021635b859bff77d314a6">Metode</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-39">Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian asosiatif atau kausal yang merupakan penelitian yang bertujuan menguji hubungan yang bersifat sebab-akibat antar variabel. Fokus penelitian ini adalah menguji pengaruh Orientasi Pasar,Inovasi Produk, dan Orientasi Kewirausahaan Terhadap Kinerja Pemasaran Pada UMKM di Gempol. Variabel bebas Orientasi Pasar (X1), Inovasi Produk (X2), Orientasi Kewirausahan (X3), sedangkan untuk variabel terikat yaitu Kinerja Pemasaran (Y).</p>
      <p id="paragraph-67ad30c2a45b5bedc81e8dd30cc1032d">Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya[37]. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh produsen pada UMKM Konveksi yang ada di Desa Legok, Dusun Tempel Kecamatan Gempol dengan jumlah 130 produsen usaha. <italic id="_italic-38">(Sumber : Kelurahan Desa Legok).</italic>Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut [36].</p>
      <p id="_paragraph-41">Pada penelitian ini menggunakan Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah <italic id="_italic-39">non probability sampling </italic>dengan metode <italic id="_italic-40">Random</italic><italic id="_italic-41"> Sampling. Non probability</italic> sampling adalah teknik pengambilan sebuah sampel dengan tidak adanya peluang atau kesempatan pada sesama bagian dengan unsur atau anggota sebuh populasi yang untuk dapat dijadikan sebuah sampel [38].<italic id="_italic-42"> Total sampling</italic> yaitu sebuah pengambilan teknik pada pengambilan sampel dengan jumlah sampel sama dengan populasi yang ada. Total jumlah sampel yang akan dijadikan sebuh penelitian berjumlah 100 responden.</p>
      <fig id="figure-panel-7b125e3d5c6deeab684fb6498d406284">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-1d9dd65ee6dd9a41dc693acd6f4ebd35" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-28c4ea8aa77b1b429717d083a0e839b8" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="11395-01.png" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-42">Kerangaka konseptual dalam penelitian ini sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-43">X1 : Orientasi Pasar</p>
      <p id="_paragraph-44">X2 : Inovasi Produk</p>
      <p id="_paragraph-45">X3 : Orientasi Kewirausahaan</p>
      <p id="_paragraph-46">Y : Kinerja Pemasaran</p>
      <p id="_paragraph-47">H1 : Pengaruh X<sub id="_subscript-1">1</sub> terhadap Y</p>
      <p id="_paragraph-48">H2 : Pengaruh X<sub id="_subscript-2">2</sub> terhadap Y</p>
      <p id="_paragraph-49">H3 : Pengaruh X<sub id="_subscript-3">3 </sub>terhadap Y</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>
        <bold id="bold-33dc585d00e4f15305c04fc59830f7d8">Hasil dan Pembahasan</bold>
      </title>
      <p id="heading-9153cac7403402a2e71ad2c969125ad9">
        <bold id="bold-1">A. </bold>
        <bold id="bold-2">Evaluasi Model<bold id="bold-3"/></bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-50">Dalam analisis PLS-SEM terdiri dari dua sub model yaitu model pengukuran (<italic id="_italic-43">measurement model</italic>) atau disebut <italic id="_italic-44">outer model</italic> dan model struktural (<italic id="_italic-45">structural model</italic>) atau disebut <italic id="_italic-46">inner model</italic>.</p>
      <p id="paragraph-b60e4452799d7db4cb2d421c67312d23">1. Evaluasi Model Pengukuran (<italic id="italic-1">Outer Model</italic>). Dilakukan untuk menilai validitas dan reabilitas model. <italic id="italic-2">Outer model</italic> dengan indikator reflektif dievaluasi melalui <italic id="italic-3">convergent validity</italic> dan <italic id="italic-4">discriminant</italic> serta <italic id="italic-5">composite reability </italic>dan <italic id="italic-6">cronbach alpha</italic>.</p>
      <p id="paragraph-2">a) <italic id="italic-7">Convergent Validity</italic></p>
      <p id="_paragraph-51">Uji <italic id="_italic-47">convergent validity</italic> dengan indikator reflektif dapat dilihat dari nilai <italic id="_italic-48">loading factor</italic> untuk tiap indikator konstruk dengan nilai yang diharapkan adalah 0,7. Nilai <italic id="_italic-49">average variance extracted</italic> (AVE) harus lebih besar dari 0,5.</p>
      <table-wrap id="table-figure-6f751750cb7dcb7752c574edea0979f7">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Tabel 1  Outer Loadings </title>
          <p id="paragraph-3d3de4a1a2c5d07d9f12fd3e8f00eaf6">
            <italic id="italic-51293b8fd1b5d264ef084b8435acae10">Sumber: Data primer diolah dengan SmartPLS </italic>
            <italic id="italic-37abab96d664efce0f16289cd66709fe">4</italic>
            <italic id="italic-dd94ffe4750d5c3e8cbe77bdfe6e5dff">.0</italic>
          </p>
        </caption>
        <table id="table-3d07dc42cf724dc853c7c68a8c9661a7">
          <tbody>
            <tr id="table-row-2a51756d303c02a88f95a00d26d588be">
              <td id="table-cell-2647af9f58551318f2c592f2ef9ec9d5" />
              <th id="table-cell-59b6a339e578085202c6754ac2a4fd8c">Orientasi Pasar (X1)</th>
              <th id="table-cell-988471ccde3e281cc279aad76dfbd0f7">Inovasi Produk (X2)</th>
              <th id="table-cell-5741a3452faf82f521d21016c8ec048d">Orientasi Kewirausahaan (X3)</th>
              <th id="table-cell-aff5855a4f4ac33702d270eb21c07804">Kinerja Pemasaran (Y)</th>
              <th id="table-cell-a0601f9209768d00c3bb0098f72305f4">Keunggulan Bersaing (Z)</th>
            </tr>
            <tr id="table-row-88f460817e98056848e5f1f86c8d289e">
              <td id="table-cell-980ae136d7bb2d4498adfcc3de846faa">Orientasi Pasar (X1)</td>
              <td id="table-cell-870577bd0b0b8c14039bddf8f167a6ac" />
              <td id="table-cell-e3817f15bface61fbffd90eee9a5b698" />
              <td id="table-cell-08f4d007b631560725282719f1ac2bf8" />
              <td id="table-cell-dfe4a9a72c3c9d90a4e53f0a0871a0c6" />
              <td id="table-cell-99bf3fa5ab1a8d9fb25c637d86ed3d9a" />
            </tr>
            <tr id="table-row-6384ca1b4a20fd2bfaf80ce237bfe2ef">
              <td id="table-cell-cae310e2c1bf5f79c285774ff816d199">X1.1</td>
              <td id="table-cell-b914d7b214c280feb17c8ac8144de119">0,866</td>
              <td id="table-cell-7867e561a4488af99bb3e0618a2c0574" />
              <td id="table-cell-dca602819e948d0e18fa268b5884efc2" />
              <td id="table-cell-c1147208dedfbe87a3a2effff3929ecd" />
              <td id="table-cell-6866c6840a7118646a71fc51cb2f8262" />
            </tr>
            <tr id="table-row-a1052115f1b7138ca5190288cb7190ce">
              <td id="table-cell-e0ba05c7c69d6ffdb085f9c42be6ba4b">X1.2</td>
              <td id="table-cell-4819980edca4d15f499ab9b7a3c09bed">0,755</td>
              <td id="table-cell-e83b1258b1c33a3592c3b13f7837a1c5" />
              <td id="table-cell-9637f4aa527833a3893be50974d2582c" />
              <td id="table-cell-0c079550a8816577d674c0f13a7e8b83" />
              <td id="table-cell-97ab98a365969035ef9ed270d99f82da" />
            </tr>
            <tr id="table-row-075a146adc9e0a5b9cb1d971607bbc2a">
              <td id="table-cell-56466aabb9005e81393725c99971adb3">X1. 3</td>
              <td id="table-cell-b705772dcfb3359a47ae8042fcccf83d">0,822</td>
              <td id="table-cell-9347b45ba3ca780f13208dcf5e78a449" />
              <td id="table-cell-daa8c1d2dfe5528f2d7620a201cd594a" />
              <td id="table-cell-372928e559847638e109efe4521e8b94" />
              <td id="table-cell-10890bd964124aeb8fadfca1cac1140f" />
            </tr>
            <tr id="table-row-11cd4a193c3e6e8cbb8d2d9c342c5994">
              <td id="table-cell-0e52d5bc2c6c32b237add18af405540c">Inovasi Produk (X2)</td>
              <td id="table-cell-3df6fcb327134b21ea2dab5479a08ac8" />
              <td id="table-cell-cab703e6248a8b18c5d12dbdc8fe9008" />
              <td id="table-cell-3e48c7549edc04745f0598e326b9113a" />
              <td id="table-cell-6e377d8e01f02a7591f992888b6ec671" />
              <td id="table-cell-35f0f3828ac213716428109909280c67" />
            </tr>
            <tr id="table-row-ab1ebf846d8ec2ac6b9d4e2ffbba25d3">
              <td id="table-cell-2f04fe1dc882bc1ae2a4f085490ea02e">X2.1</td>
              <td id="table-cell-29143aadd1a59a6b53a97dd81a676c23" />
              <td id="table-cell-ef29e86da1c06560e577fb59f1849e8e">0,797</td>
              <td id="table-cell-4718000aaf55f52b5fd71ccf19235ff9" />
              <td id="table-cell-346ff2f64dc80951798c490d9a8b418a" />
              <td id="table-cell-9c105b77e8ab637537458e41af1475c9" />
            </tr>
            <tr id="table-row-3a8c734f9c6cea7bd25ce966b44d373b">
              <td id="table-cell-6e20a09a0a8a7561df9d82f29877248c">X2.2</td>
              <td id="table-cell-e21318dcbc53a60b77247331a470c5e9" />
              <td id="table-cell-a47e8e1f1b04f6ef959a5e6aafe3ef85">0,922</td>
              <td id="table-cell-e246ad325819616eda2fe5707d7f3e0c" />
              <td id="table-cell-ad3ddef410c4b75ca23d9f80b5d971b3" />
              <td id="table-cell-cc387a6cb4b64821fcd64201f7259974" />
            </tr>
            <tr id="table-row-7814d6bd572dcabd995d5d11576266f0">
              <td id="table-cell-a1e1739b9c0f48dfdb27a6d6d6dbb969">X2.3</td>
              <td id="table-cell-15b6f3ba009271bba6cfe2a25fcea2f1" />
              <td id="table-cell-90a178090ed78942b3867d309ebab74f">0,880</td>
              <td id="table-cell-86f10b948a7b5a31ac15a6967cddb814" />
              <td id="table-cell-abbf330f0cb20c443f2c7a19c2bf7981" />
              <td id="table-cell-e67501e97088b36cc36e3dd4c3e2b9f1" />
            </tr>
            <tr id="table-row-e274ead7669c7512bc73d8a44160cbf0">
              <td id="table-cell-f4fc42767e7d172bc8d7f298654f58d5">Orientasi kewirausahaan (X3)</td>
              <td id="table-cell-eb9ee533fde5633d42859a25274aa750" />
              <td id="table-cell-36148da1fa860b7f111abf703c8d77f0" />
              <td id="table-cell-8f96b84b00a11b97b6abfa5c487c9286" />
              <td id="table-cell-f3e3a69cd5a5fc92116233c6aeb4daf5" />
              <td id="table-cell-5b1d53b57e7f12c8593d4ee0317f4433" />
            </tr>
            <tr id="table-row-a792b77715103aa057332a1dc5eda39f">
              <td id="table-cell-62ea060b079c26c45f677cbe0a4f497c">X3.1</td>
              <td id="table-cell-37a225048d588e244b79d22be122818f" />
              <td id="table-cell-3f6a9f82f665dc6c3c6d16937cb2931c" />
              <td id="table-cell-512911f1608060201e42c98ba72ef270">0,808</td>
              <td id="table-cell-db82ec2a6ad99c0c01389433cf092a3f" />
              <td id="table-cell-46d4d8a010769f61e2e6cd9fc907a8fb" />
            </tr>
            <tr id="table-row-bf2ec35f09d03e4ee301151fb12a5243">
              <td id="table-cell-a296457404e025e34f5dc0eb54cf0c1a">X3.2</td>
              <td id="table-cell-e110144022caefb98b454a052be6231a" />
              <td id="table-cell-69565f45af5e7f05f35b071ff7e9d435" />
              <td id="table-cell-09062c082b4e8195f483e4c18a55f79d">0,796</td>
              <td id="table-cell-5ffa874e703814abb60f1a9f182a0d65" />
              <td id="table-cell-0a6598f0d8c52b6bf4ff76255282eb5c" />
            </tr>
            <tr id="table-row-0deebf7b5b0fe55b44f32b48c392ae7f">
              <td id="table-cell-daff2e25f5e160fb3a7a7c23a3cb8348">X3.3</td>
              <td id="table-cell-a31ae6e6fb057558a8e68fdec7453994" />
              <td id="table-cell-b9123c193a63b4d1ba824b120669b16f" />
              <td id="table-cell-4757669000abe398888b0eb8bbdcb497">0,860</td>
              <td id="table-cell-f8986955a4db34444a2216273dfda6c6" />
              <td id="table-cell-379d6a902ec80e51e56a1449bbd004cc" />
            </tr>
            <tr id="table-row-bb12ebe13a7a1eaa007458a073e143c4">
              <td id="table-cell-8be3919da3bf0bfd8c3586cbe01779fc">Kinerja Pemasaran (Y)</td>
              <td id="table-cell-b2ab24ad88b4267ee6cf802e7cd90d6a" />
              <td id="table-cell-1ee819dafa27132b482611baef1076d5" />
              <td id="table-cell-7cfddc52725127aae7f70b6d037a864d" />
              <td id="table-cell-8546b2a0f0aa9b0886e1d63fe031a7b9" />
              <td id="table-cell-45777d0ea24432810874da943cb50a1f" />
            </tr>
            <tr id="table-row-c9d47f4364ad9c4ff44065a0656a9b65">
              <td id="table-cell-97ed799215c30aefa2c6170c6cc6140c">Y1.1</td>
              <td id="table-cell-403256ef4f728f99e2554d16844d6dbb" />
              <td id="table-cell-e0d3b5d0cfc060898daa52d8a123dcfe" />
              <td id="table-cell-7c56cb7862848df9c7655ae35631ac5c" />
              <td id="table-cell-396a4fa4a1bbd9ac068640c5e4e2113f">0,819</td>
              <td id="table-cell-33cd335f803d83a035c34665b9d9f3b7" />
            </tr>
            <tr id="table-row-5f2002230379e465aba383b7538cde38">
              <td id="table-cell-a364b369f121264f2ad7970b45d0447c">Y1.2</td>
              <td id="table-cell-3024c339f514dfccc51141cac7919922" />
              <td id="table-cell-8654eaca680d7620828ee0958431628e" />
              <td id="table-cell-9a4a2fd4d53a4465cc354e26325ac686" />
              <td id="table-cell-01e643ab6bd9932fdf8028843036b1f7">0,877</td>
              <td id="table-cell-a48d68c615894c192a7a84b5facf34aa" />
            </tr>
            <tr id="table-row-cdb815b2983436976ed5bfc7d466ae63">
              <td id="table-cell-8e89fcc9445b46a6855f4614cffeefac">Y1.3</td>
              <td id="table-cell-0e49ce95496c268c33f3737d2a6db54a" />
              <td id="table-cell-4e2f9cbaf2fd898379e7affe7286ce7a" />
              <td id="table-cell-c308634bb9b2c1f44ca2207557192300" />
              <td id="table-cell-77cef2e62f930a49dce73d811f6c62e3">0,780</td>
              <td id="table-cell-d4a0d5e36da519963f65ee5727d62538" />
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-57">Berdasarkan table 1 diatas dapat dilihat bahwa nilai <italic id="_italic-54">outer loading</italic> masing-masing indikator pada semuanya bernilai lebih dari 0,7, yang artinya indikator yang digunakan dalam penelitian ini sudah mencapai <italic id="_italic-55">convergent validity</italic>.</p>
      <table-wrap id="table-figure-699b8f978cf54fec385339ca7babe3fd">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="_bold-68">Tabel </bold>
            <bold id="_bold-69">2</bold>
            <italic id="_italic-56">
              <bold id="_bold-70">Average Variance Extracted</bold>
            </italic>
            <bold id="_bold-70" />
            <bold id="_bold-71">(AVE)</bold>
          </title>
          <p id="paragraph-61d11d080d4ef28c3fab4325ff96ae8f">
            <italic id="_italic-57">Sumber: Data primer diolah dengan SmartPLS </italic>
            <italic id="_italic-58">4</italic>
            <italic id="_italic-59">.0</italic>
          </p>
        </caption>
        <table id="table-c199eb87ec731698426c06503c9f80c9">
          <tbody>
            <tr id="table-row-b5d990f5c48fd51edb172e2104cd1249">
              <th id="table-cell-d79a2a3a2e31d3b791b4939a097a2995" colspan="4">AVE</th>
            </tr>
            <tr id="table-row-7571ad01cba284150dc64e2afd72a932">
              <td id="table-cell-802f46caf3be480f5c8c388315c8b43d">Orientasi Pasar (X1)</td>
              <td id="table-cell-47e6077fecd7d965e627a05399cf302a">0,665</td>
              <td id="table-cell-3f38e35bd71fa5807e3a23081b7bb675" />
              <td id="table-cell-15dd6ccbc5e9d7f9eb814e597d8ca81c" />
            </tr>
            <tr id="table-row-f658128271c0c3f18a396bb7912a4a06">
              <td id="table-cell-709827f596edc642bb67bb0fbc554568">Inovasi Produk (X2)</td>
              <td id="table-cell-8b4bdebbb2977bee53a173a2b95065bf">0,753</td>
              <td id="table-cell-89c0981749fa5b26e26ecc5973460e9a" />
              <td id="table-cell-488ef91a52214acbec6f54e445ee098c" />
            </tr>
            <tr id="table-row-af4ad0382cca2b2aece6d941103a9b9c">
              <td id="table-cell-ebef4e2e21c8c689017630d536cac259">Orientasi Kewirausahaan (X3)</td>
              <td id="table-cell-a520d6509e9350cf7bcb5f5f0a9344ab">0,676</td>
              <td id="table-cell-8ee383c59b9e189590f00c45166714fd" />
              <td id="table-cell-d89513b37b8cbe0dc7df33967854e811" />
            </tr>
            <tr id="table-row-e36ce26ed00d147fc0a0c4e5a2d6b6bf">
              <td id="table-cell-7ecb3f50f63b205a1df9a07714714dda">Kinerja Pemasaran (Y)</td>
              <td id="table-cell-8a83e1da1b30a16736b0ec1f926a238c">0,683</td>
              <td id="table-cell-1781e41d799bcf4d3376e78569c3e1d1" />
              <td id="table-cell-69b71743c2a6bc283edfc4c2072bb9c1" />
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-61">Berdasarkan tabel 2 terlihat bahwa nilai AVE dari variabel orientasi pasar (X1), Inovasi Produk (X2),Orientasi Kewirausahaan (X3), kinerja pemasaran (Y) adalah lebih besar dari &gt; 0,5, oleh karena itu, semua variabel penelitian valid.</p>
      <p id="paragraph-a9bfc0788adcaae3b282a5e14cf743ca">b) <italic id="italic-289a4a849982951010aa3d54a913183b">Discriminant Validity</italic></p>
      <p id="_paragraph-62">Uji <italic id="_italic-60">discrimianant validity</italic>. Dengan melihat nilai <italic id="_italic-61">cross loading</italic> untuk mengetahui apakah struktur tersebut memiliki kekuatan <italic id="_italic-62">discriminant</italic> yang cukup. Nilai <italic id="_italic-63">cross loading</italic> setiap variabel harus &gt; 0,7.</p>
      <table-wrap id="table-figure-461c7e8fcac7e164f1cf12e5abb5544d">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="_bold-81">Tabel </bold>
            <bold id="_bold-82">3</bold>
            <italic id="_italic-64">
              <bold id="_bold-83">Cross Loading</bold>
            </italic>
            <bold id="_bold-83" />
          </title>
          <p id="paragraph-b87d6c705e7d9ff310d84c44c1556fbb">
            <italic id="_italic-65">Sumber: Data primer diolah dengan SmartPLS</italic>
            <italic id="_italic-66"> 4</italic>
            <italic id="_italic-67">.0</italic>
          </p>
        </caption>
        <table id="table-01e7fb2483951aa71152b8633459d390">
          <tbody>
            <tr id="table-row-7c7f0bfecc4ac8998762f6781a321ee5">
              <th id="table-cell-a2db0daaafb038372a27e982a9f2d1e6" />
              <td id="table-cell-67ed4741784dbe907b39d36d8a8c836c">Orientasi Pasar ( X1 )</td>
              <td id="table-cell-88e1676de1befd065763e5ac0ff029c6">Inovasi Produk (X2)</td>
              <td id="table-cell-cacf22bbfccf128396759f5f71d8e3e4">Orientasi Kewirausahaan (X3)</td>
              <td id="table-cell-e0f5d0d2d92081e53cffc67a7d822e73">Kinerja Pemasaran ( Y )</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6c688a6e09fcfb570364b3063e67689d">
              <td id="table-cell-8426976d2db8f6064fb56283c0560026">X1.1</td>
              <td id="table-cell-11297ab5b7399e69dbfc932e5b203730">0. 866</td>
              <td id="table-cell-b6ab23f4dd418c89b048a1ca83f64665">0.672</td>
              <td id="table-cell-46f10873eb277a67b1baa5c8126fb8fc">0.611</td>
              <td id="table-cell-c9fb9ef3a6c6b76a3492f8476ea74e9a">0.606</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8ee8c7fc9e8bd150f1e0f4addd618015">
              <td id="table-cell-13a109281d6daf0f231569cfd8c73c20">X1.2</td>
              <td id="table-cell-109fc95429909e18511bc62beea65e3e">0.7 55</td>
              <td id="table-cell-308b3361ce47df4633328262cdc02bde">0.538</td>
              <td id="table-cell-f63ec23bf87bb728ece44855b2805290">0.464</td>
              <td id="table-cell-cbe27b0a3f78e1d26c03cf1203f78b42">0.497</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-775eadb4dfb7650df8d08b980aa0095d">
              <td id="table-cell-a1b2434b8facc16436639534444522dc">X1.3</td>
              <td id="table-cell-7c3279145fe86e3743bb4f55df68449e">0.8 22</td>
              <td id="table-cell-59d99f3f3fdd955e5968953bb64f73a2">0.576</td>
              <td id="table-cell-386314e6aa87bfdcc1343663c8c3ecf2">0.608</td>
              <td id="table-cell-2241b62876e0d04e7430dca03bbba10b">0.582</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1df62bbc444fd6cfd8fd2f13e60f4f71">
              <td id="table-cell-4970ee6206bdfec37add0b454c2c3f59">X2.1</td>
              <td id="table-cell-7a148562ed9dfc495ec4041148f60192">0.592</td>
              <td id="table-cell-518fd553f5673e37106c0c7a74f025cb">0. 797</td>
              <td id="table-cell-637b56ac2e3af8de663d24cac6b1d63b">0.653</td>
              <td id="table-cell-3c715162458cb393b538943c3ad4fc71">0.490</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ece4c4f6b93643557756771dabf7afc8">
              <td id="table-cell-84c0e39e6e56d472952d6bce9ae4e5fb">X2.2</td>
              <td id="table-cell-20cce3c1be7bfbc4ceae927f2624d40e">0.681</td>
              <td id="table-cell-b80114a1ef280ffac291afbed4f543ed">0.9 22</td>
              <td id="table-cell-eaabe2318debed9b3ff07114794e0d50">0.796</td>
              <td id="table-cell-46df3d5e1801c5e66d40f1818be8ee3b">0.673</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-938b016a06851634a7b0bbd2ce29267f">
              <td id="table-cell-fab3ca0c1c66d6a0904136695ce3420a">X2.3</td>
              <td id="table-cell-085f95e73034e0d8f0bd59bc430d616a">0.629</td>
              <td id="table-cell-5c9fcd7e6215d8457ed801be648f0f1f">0.880</td>
              <td id="table-cell-19ef665890e4048f1087c6f9b1f5fa76">0.674</td>
              <td id="table-cell-b5379aa61f9dc107c53298478b016671">0.525</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-27fa0966a49f45c4635581ff3c25d774">
              <td id="table-cell-3885bf935ddf0b635e85c9c794885a33">X3.1</td>
              <td id="table-cell-ea8de665e63f848079a8ecf889bd27ac">0.465</td>
              <td id="table-cell-06dbd96b982000350db287181fbd42b4">0.533</td>
              <td id="table-cell-4793a4cf7ee8509035bc4afba9859073">0. 808</td>
              <td id="table-cell-7620fc5f35c7cf182907d85556699226">0.601</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5dc26a141bc02793946ecc328e1c3afb">
              <td id="table-cell-e03b26aa7fee37ae69bf6cb331e5fc46">X3.2</td>
              <td id="table-cell-6448d2d7f7fae4f901daa34a86461d2b">0.681</td>
              <td id="table-cell-f01825a908208c58e685c6ac9273597f">0.922</td>
              <td id="table-cell-4e2e7fb9d3c6e5c0ae93053fd2287162">0. 796</td>
              <td id="table-cell-86143e222f4dedf24b6bc8fb0177ef1b">0.673</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-125b9889914c665d8c9586f263a60629">
              <td id="table-cell-237097b968044f262cd153fc436a8443">X3.3</td>
              <td id="table-cell-3aeebff08ed4f9d46573cf3579b0c881">0.551</td>
              <td id="table-cell-4985d4f4d920ab90dd0fa7fade3261fd">0.555</td>
              <td id="table-cell-c44768b9097311de47bf05128aaa9712">0. 860</td>
              <td id="table-cell-ef55f0a14da634e573d1b3c0c656d40c">0.672</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b1b44783c2e829fbdaa35be639e224af">
              <td id="table-cell-f463f41da84e04627891266c60abecc1">Y1.1</td>
              <td id="table-cell-2d684f76d60e94e51d6dd65618a12f68">0.664</td>
              <td id="table-cell-5c16cadccd124cd83ab6bdbf430341f9">0.605</td>
              <td id="table-cell-a560ddf3d15bb8ea245a6fb98d85f4be">0.598</td>
              <td id="table-cell-6b14024b6f162838d627400696f97552">0.8 19</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7fb3d38ca0b8dfaf59fda50b0b552718">
              <td id="table-cell-a8bbe9d59ca09e4ba76879a0636c60bd">Y1.2</td>
              <td id="table-cell-c7ba1c4f961820ae0e6265df1b48b4ed">0.548</td>
              <td id="table-cell-92db7f3856184331867b3059cdbcbf33">0.614</td>
              <td id="table-cell-8b45012854d97a93ce2a774f132edb5f">0.795</td>
              <td id="table-cell-ece23768b9b3d3eb6b877896f5ed4030">0.8 77</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-86096746e9e1f39145d2c2821adf5c07">
              <td id="table-cell-bdf4120bc6434cd8d1a7b2404aae7a46">Y1.3</td>
              <td id="table-cell-894d2e8abefb264ceac569fb308c42d1">0.508</td>
              <td id="table-cell-fe2ad149ef4c729e5970edd24ea08137">0.389</td>
              <td id="table-cell-9bacb141111c06be769cc94f0b4222d2">0.539</td>
              <td id="table-cell-cadb26ea19e07e0c3d8ce403d131fe3f">0.7 80</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <fig id="figure-panel-18ed12ef2b7fa07b00de577680c3fd9c">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-644c4bee1a1fff70873e49bf14e6e37f" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-aa584b19be450a2d7e586cbfa8a06256" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="11395-02.png" />
      </fig>
      <p id="paragraph-1fe4b1e64085dd6c6c2404c5ccadbc72">Berdasarkan tabel 3 diatas, terlihat bahwa konstruk laten dengan indikator pada blok memiiki nilai lebih tinggi dibandingkan dengan indikator di blok lainnya yang memiliki nilai lebih rendah, dengan nilai <italic id="_italic-68">cross loading</italic> setiap konstruk memiliki nilai lebih dari &gt; 0,7 yang artinya konstruk tersebut memiliki <italic id="_italic-69">discriminant</italic> yang memadai.</p>
      <p id="paragraph-e178f6681aba3b0283c3249970965aa7">c) <italic id="italic-0f92be9ebde08846d302251a4349da59">Reability</italic></p>
      <p id="_paragraph-67">Uji reabilitas dilakukan untuk membuktikan akurasi, konsistensi dan ketepatan instrument dalam mengukur konstruk. Reabilitas suatu konstruk dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu <italic id="_italic-70">cronbach’s alpha</italic> dan <italic id="_italic-71">composite reability. </italic>Konstruk dinyatakan <italic id="_italic-72">reliable</italic> jika nilai <italic id="_italic-73">cronbach’s alpha</italic> maupun <italic id="_italic-74">composite reability</italic> diatas 0,7.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-5">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Tabel 4  Cronbach’s Alpha </title>
          <p id="_paragraph-70">
            <italic id="_italic-79">Sumber: Data primer diolah dengan SmartPLS </italic>
            <italic id="_italic-80">4</italic>
            <italic id="_italic-81">.0</italic>
          </p>
        </caption>
        <table id="_table-5">
          <tbody>
            <tr id="table-row-17ee4a328a9875cdef9c201a3a436ec6">
              <th id="table-cell-06076835a29eaa62253ad550294bfd8d" rowspan="2">Konstruk / Variabel</th>
              <th id="table-cell-c0975b4bfae26906c3110f403e4da88b" colspan="2"> Reability </th>
            </tr>
            <tr id="table-row-054ca3dd959a3fec845d5ff4bacfb8d5">
              <th id="table-cell-fbe9070d606d61654fb894a4af899793"> Cronbach’s Alpha </th>
              <th id="table-cell-16897b003a4b7f21cd08045be41e4802"> Composite Reability </th>
            </tr>
            <tr id="table-row-903b31e3270914fe59ab4cf8e20d9b64">
              <td id="table-cell-d631cc53a6eb61e867d0c91272bc0414">Orientasi Pasar (X1)</td>
              <td id="table-cell-ed5cad79ca9ba892975c3858c622d980">0,747</td>
              <td id="table-cell-6186674b8043cc208671c66a349761c9">0,757</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-49e7f4e879e39797f72556bebcee4a79">
              <td id="table-cell-85ed56ac06c99933b1fef283e9d93a64">Inovasi Produk (X2)</td>
              <td id="table-cell-ead8cba93f3d8b7bf696b6b2c13bd4dd">0,835</td>
              <td id="table-cell-d69b134842b4796bbfbf6e0b0edf2593">0,866</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3d9fa0e1697dc4e34abc6f151fd21ccf">
              <td id="table-cell-b2d043e002e8fb7fe2399218d7d1723b">Orientasi Kewirausahaan (X3)</td>
              <td id="table-cell-984ec860c51f21fe1a6dd6948cc90783">0,760</td>
              <td id="table-cell-6549a1cbd3578ccd4db65f6f6de8f1de">0,762</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-60a6d26e2227cc15cd0b0c166448e395">
              <td id="table-cell-b90519b866fdb8411b09e0ddb2d7d97b">Kinerja Pemasaran (Y)</td>
              <td id="table-cell-80d367f7c72fe7fe5b23364d9e3d152b">0,760</td>
              <td id="table-cell-1ce77b4086092cca0f7997e0a3b4debc">0,786</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-72">Berdasarkan table 4 diatas, menunjukkan bahwa nilai <italic id="_italic-82">croncbach’s alpha</italic> dari setiap variabel nilainya lebih dari &gt; 0,7, dan pada nilai <italic id="_italic-83">composite reability</italic> dari setiap variabel nilainya lebih dari &gt; 0,7, dengan demikikan dapat disimpulkan bahwa masing-masing variabel telah memenuhi kriteria reabilitas dan memiliki tingkat reabilitas yang tinggi.</p>
      <p id="paragraph-a600eaaa0bb81ca075b0e5793e338554"> 2) Evaluasi Model Struktural <italic id="italic-189ef8056aec106558850496b651c6fe">(Inner Model</italic>). <bold id="bold-78c6acc8fb2c96a1f2c913d32940abf4"/></p>
      <p id="_paragraph-73">Bertujuan untuk memprediksi hubungan antar variabel laten. <italic id="_italic-87">Inner model</italic> dievaluasi dengan melihat nilai R-<italic id="_italic-88">Square</italic>. Selanjutnya evaluasi model dengan melihat nilai signifikansi (uji hipotesis) untuk mengetahui pengaruh antar variabel melalui prosedur <italic id="_italic-89">bootstrapping</italic>.</p>
      <p id="_paragraph-74">Berdasarkan <italic id="_italic-90">output </italic>PLS, didapatkan gambar sebagai berikut:</p>
      <p id="paragraph-2b0cfdc880d9a59dc43a2a7eba205afc"><italic id="italic-c7a6ba54692f8391a1517367c8eae187">a) </italic>R- <italic id="italic-77ad34f5ef2a0775f9551ae1b67cbdaf">Square</italic></p>
      <p id="_paragraph-75">Nilai R-<italic id="_italic-91">Square</italic> digunakan untuk menjelaskan pengaruh variabel laten eksogen tertentu terhadap variabel laten endogen apakah mempunyai pengaruh yang <italic id="_italic-92">substantive</italic>. Kategori nilai 0,75, 0,50 dan 0,25 menunjukkan model (kuat, moderate dan lemah).</p>
      <table-wrap id="table-figure-6469a7b4f0a3a0199c6140b4f82c3b7b">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>Tabel 5  R-Square </title>
          <p id="paragraph-fb012b17287cbdb54dc2726a07d1cbbd">
            <italic id="_italic-95">Sumber: Data primer diolah dengan SmartPLS </italic>
            <italic id="_italic-96">4</italic>
            <italic id="_italic-97">.0</italic>
          </p>
        </caption>
        <table id="table-271f8b1ff6abde3de7e27c10e2e6a4be">
          <tbody>
            <tr id="table-row-31d9992d33d575142aa33f8f38a5b22c">
              <th id="table-cell-b547d78eef15947d7bc0fdccdbedf933" colspan="4"> R Square </th>
            </tr>
            <tr id="table-row-8052636f40c21c11528ef1fb70beba83">
              <td id="table-cell-b1d22edcd919fde327c2b4eab84bb9a9" rowspan="3">Kinerja Pemasaran (Y)</td>
              <td id="table-cell-8b897f48018799124e707ade7c477264" rowspan="3" colspan="3">0,670</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5e5703f5e049c51cb9fad7b594a177df" />
            <tr id="table-row-ff25f00b39724b3192654a5baf503443" />
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-80">Berdasarkan tabel 5 diatas, menunjukkan bahwa nilai R-<italic id="_italic-98">Square</italic> untuk variabel kinerja pemasaran sebesar 0,670 yang berarti termasuk dalam kategori <italic id="_italic-99">moderate</italic>.</p>
      <p id="paragraph-46f8eeb9b589d1f96affee3543fd6576">
        <bold id="bold-2811fe9f83e67c58d9eee2a2813c8ddb">B. U</bold>
        <bold id="_bold-144">ji</bold>
        <bold id="_bold-145">Hipotesis</bold>
      </p>
      <p id="paragraph-16c8994009e39ca6c85711c74a8b5596">a. <italic id="_italic-100">Path Coefficient</italic></p>
      <p id="_paragraph-81">Uji ini dilakukan dengan melihat signifikansi untuk mengetahui pengaruh antar variabel melalui prosedur bootstrapping. Nilai signifikansi dapat dilakukan dengan melihat koefisien parameter dan T-Statistik pada <italic id="_italic-101">p     h coefficient</italic>. Hipotesis penelitian diterima jika nilai T-Statistik &gt; 1,96 ( t tabel signifikansi 5%).</p>
      <table-wrap id="table-figure-ae5776f1d6495ff1bca1d4ea9fe94c37">
        <label>Table 6</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="_bold-146">Tabel </bold>
            <bold id="_bold-147">6</bold>
            <italic id="_italic-102">
              <bold id="_bold-148">Path Coefficient</bold>
            </italic>
            <bold id="_bold-148" />
          </title>
          <p id="paragraph-2702423ca5b7e836bbab504b275540cf">
            <italic id="_italic-104">Sumber: Data primer diolah dengan SmartPLS </italic>
            <italic id="_italic-105">4</italic>
            <italic id="_italic-106">.0</italic>
          </p>
        </caption>
        <table id="table-42bc78722357551cd74ab372e3ab08d2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-2caaaa72ab6893ae6f1ab17d7cccf892">
              <th id="table-cell-7dcb31053cb9de274b3deb68d5d76ef6" />
              <th id="table-cell-1c8d7e09640778728f9bc5fe95f3a692">Sampel Asli (O)</th>
              <th id="table-cell-0e2feb88bae68b3ab3f2e88e1f5e235a">Rata-rata Sampel (M)</th>
              <th id="table-cell-31f4cb33f8d479f8b3fa53d65844e85b">Standar Deviasi </th>
              <th id="table-cell-7862202e98cc3698fbf6fce6051fffb0">T Statistik </th>
              <th id="table-cell-755d95d675ad4281ebedb21d7db9dde5">P Values </th>
            </tr>
            <tr id="table-row-1ae09c807561485d4503c86afb5e4fe0">
              <td id="table-cell-874922e5abb4dcf81165d23c2e1605be">Orientasi Pasar (X1) -&gt; Kinerja Pemasaran (Y)</td>
              <td id="table-cell-714bfc1a5ab929865634d3ef00b62d81">0.319</td>
              <td id="table-cell-09235e909b9aac8968a049133e9a808c">0.309</td>
              <td id="table-cell-59bac9888ac57d3aab4f6e49fc0c190b">0.136</td>
              <td id="table-cell-eec9740d1bda177c3033a67b53df6d88">2.345</td>
              <td id="table-cell-c04991218d17095153a137da4e3623cc">0.019</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-136d0cd1831ada9b1f8d3045dbd5f539">
              <td id="table-cell-e5c047bd1bd021cd8f188fb1885fda1d">Inovasi Produk (X 2 ) -&gt; Kinerja Pemasaran (Y)</td>
              <td id="table-cell-dbf3136952c02ea7c854cc4d6d1d73cc">0.451</td>
              <td id="table-cell-ed43f1a0ea03b77c53b2bf0a571aaeb7">0.425</td>
              <td id="table-cell-bb7bb793cd9291f04ac89bb1373a22b4">0.166</td>
              <td id="table-cell-106da32ea03abb817737617d9041339a">3.125</td>
              <td id="table-cell-b4ed916c43b196273a88c2b83510c4ab">0.005</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-744a3d94899c571abafa56d5be253eb4">
              <td id="table-cell-8c2f787d2f94470c95211996c19b5a5e">Orientasi Kewirausahaan (X 3 ) -&gt; Kinerja Pemasaran (Y)</td>
              <td id="table-cell-464fe92379a8904c7e8fc2a05b5f1414">0.681</td>
              <td id="table-cell-e9d74e3846881741e03ab8885b5e8a81">0.658</td>
              <td id="table-cell-0c922dd93b846b5c49744fd6558f54c0">0.153</td>
              <td id="table-cell-d3bde16596ba6a21b8cb0967d002b634">4.437</td>
              <td id="table-cell-b462d771dc9c6fe9a6f75a5e1077dd69">0.000</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-85">Berdasarkan hasil <italic id="_italic-107">path coefficient</italic> diatas dapat dilihat bahwa pertama, variabelorientasi pasar (X1) terhadap variabelkinerja pemasaran (Y) menghasilkan nilai koefisien parameter sebesar 0,319 dengan nilai T-Statistik sebesar 2,345 yang lebih besar dari (T Tabel 1,96) dan P Values sebesar 0,019 lebih kecil dari (tingkat signifikansi 0,5). Dengan demikian berarti variabel orientasi pasar (X1) berpengaruh terhadap variabel kinerja pemasaran (Y), sehingga hipetesis H1 dapat dinyatakan diterima.</p>
      <p id="_paragraph-86">Kedua, variabel inovasi produk (X2) terhadap variabel kinerja pemasaran (Y) menghasilkan nilai koefisien parameter sebesar 0,451dengan nilai T-Statisik sebesar 3,125 yang lebih besar dari (T Tabel 1,96) dan P <italic id="_italic-108">Values</italic> sebesar 0,005 yang lebih kecil dari (tingkat signifikansi 0,5). Dengan demikian berarti variabel inovasi produk (X2) berpengaruh terhadap variabel kinerja pemasaran (Y), sehingga hipotesis H2 dinyatakan diterima.</p>
      <p id="_paragraph-87">Ketiga, variabel orientasi kewirausahaan (X3) terhadap variabel kinerja pemasaran (Y) menghasilkan nilai koefisien parameter sebesar 0,681 dengan nilai T-Statisik sebesar 4,437 yang lebih kecil dari (T Tabel 1,96) dan P <italic id="_italic-109">Values</italic> sebesar 0,000 yang lebih kecil dari (tingkat signifikansi 0,5). Dengan demikian berarti variabel orientasi kewirausahaan (X3) berpengaruh terhadap variabel kinerja pemasaran (Y), sehingga hipotesis H3 dinyatakan diterima.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-e7bed5103a439cff481227489e6d9bfd">
      <title>
        <bold id="_bold-171">Pembahasan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-89">
        <bold id="_bold-172">Hipotesis</bold>
        <bold id="_bold-173">pertama</bold>
        <bold id="_bold-174">:</bold>
        <bold id="_bold-175">Pengaruh</bold>
        <bold id="_bold-176">Orientasi Pasar</bold>
        <bold id="_bold-177">Terhadap </bold>
        <bold id="_bold-178">Kinerja Pemasaran</bold>
        <bold id="_bold-179">Pada </bold>
        <bold id="_bold-180">UMKM di Gempol</bold>
        <bold id="_bold-181">.</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-90">Berdasarkan hasil analisis, membuktikan bahwa orientasi pasar berpengaruh terhadap kinerja pemasaranpada UMKM di Gempol, dengan demikian hipotesis (H1) dalam penelitian ini diterima. Maka artinya UMKM Gempol telah melakukan aktivitas yang efektif dan efesien. Konsumen dimudahkan dengan dalam mencari informasi sesuai dengan barang yang dicari. Orientasi pasar menjadi sumber inspirasi perusahaan dalam melakukan cara-cara inovatif serta menjadi sumber kinerja pemasaran dalam meningkatkan cara kerja pengusaha menjadi lebih baik. Seorang pengusaha yang berorientasi pasar di dalam membangun strategi untuk mengembangkan perusahaan akan mengedepankan kepuasan konsumen, dan selalu memantau apakah produk telah sesuai atau melebihi harapan konsumen. Kemampuan pengusaha dalam menciptakan produk baru akan mempermudah perusahaan tersebut saat adaptasi dengan perubahan lingkungan, seperti menyesuaikan dengan perubahan standar produk yang ditetapkan pelanggan.</p>
      <p id="_paragraph-91">Hasil penelitian ini membuktikan teori yang menyatakan bahwa ukuran perilaku dan aktivitas yang mencerminkan praktik konsep pemasaran yang efektif dan efisien dalam orientasi pasar dapat meningkatkan kinerja pemasaran[30]. Berdasarkan penelitian lainnya membuktikan bahwa teori orientasi pasar berpengaruh signifikan terhadap kinerja[2]. Hasil teori dari penelitian lainnya membuktikan orintasi pasar berpengaruh baik dan signifikan terhadap kinerja pemasaran hubungan antara inovasi produk terhadap kinerja pemasaran [9].</p>
      <p id="_paragraph-92">
        <bold id="_bold-182">Hipotesis</bold>
        <bold id="_bold-183">kedua</bold>
        <bold id="_bold-184">:</bold>
        <bold id="_bold-185">Pengaruh</bold>
        <bold id="_bold-186">Inovasi Produk</bold>
        <bold id="_bold-187">Terhadap </bold>
        <bold id="_bold-188">Kinerja Pemasaran</bold>
        <bold id="_bold-189">Pada</bold>
        <bold id="_bold-190">UMKM di Gempol</bold>
        <bold id="_bold-191">.</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-93">Berdasarkan hasil analisis, membuktikan bahwa inovasi produk berpengaruh terhadap kinerja pemasaranpada UMKM di Gempol, dengan demikian hipotesis (H2) dalam penelitian ini diterima. Maka artinya UMKM Gempol telah meningkatkan kreativitas dalam pembuatan setiap produk, sehingga hal ini akan menarik konsumen dengan gaya<italic id="_italic-110"> /trend </italic>terbaru sesuai dengan perkembangan zaman. Inovasi produk merupakan sesuatu yang dapat dilihat sebagai kemajuan fungsional produk yang dapat membawa produk selangkah lebih maju dibandingkan dengan produk pesaing. Apabila produk tersebut memiliki suatu kelebihan yang dipandang sebagai nilai tambah bagi konsumen. Pengembangan produk baru dan strategisnya yang lebih efektif seringkali menjadi penentu keberhasilan dan kelangsungan hidup suatu perusahaan. Adanya teknologi dapat mempercepat pengembangan produk baru, kemampuan perusahaan dalam memproduksi teknologi tinggi dan produk dengan teknologi terapan sangat mempengaruhi keunggulan pada produk tersebut. Inovasi produk merupakan sesuatu yang dapat dilihat sebagai kemajuan fungsional produk yang dapat membawa produk selangkah lebih maju dibandingkan dengan produk pesaing. Apabila produk tersebut memiliki suatu kelebihan yang dipandang sebagai nilai tambah bagi konsumen. Pengembangan produk baru dan strategisnya yang lebih efektif seringkali menjadi penentu keberhasilan dan kelangsungan hidup suatu perusahaan, tetapi ini bukan pekerjaan yang mudah. Pengembangan produk baru memerlukan upaya, waktu dan kemampuan termasuk besarnya resiko dan biaya kegagalan.</p>
      <p id="_paragraph-94">Hasil penelitian ini membuktikan teori yang menyatakan bahwa inovasi produk akan memberi nilai tambah pada produk dan akan meningkat keuggulan inovasi produksi sehingga mendorong kesuksesan peluncuran produk sehingga akan meningkat kinerja pemasaran suatu produk baru [31]. Berdasarkan hasil penelitian lainnya bahwa inovasi Produk berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pemasaran[5]. Hasil teori dari peneliti lainnya, menyebutkan bahwa variabel inovasi produk berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran [32]. Semakin baik inovasi produkakan semakin menarik perhatian konsumen maka hal ini berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pemasaran UMKM di Gempol.</p>
      <p id="_paragraph-95">
        <bold id="_bold-192">Hipotesis</bold>
        <bold id="_bold-193">ketiga</bold>
        <bold id="_bold-194">:</bold>
        <bold id="_bold-195">Pengaruh</bold>
        <bold id="_bold-196">Orientasi</bold>
        <bold id="_bold-197">Kewirausahaan</bold>
        <bold id="_bold-198">Terhadap </bold>
        <bold id="_bold-199">Kinerja Pemasaran</bold>
        <bold id="_bold-200">Pada</bold>
        <bold id="_bold-201">UMKM di Gempol</bold>
        <bold id="_bold-202">.</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-96">Berdasarkan hasil analisis, membuktikan bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaranpada UMKM di Gempol, dengan demikian hipotesis (H3) dalam penelitian ini diterima. Maka artinya, setiap para produsen UMKM di Gempol mampu membangun usaha agar lebih luas dikenal masyarakat melalui berbagai cara yaitu inovasi produk, proaktif dan keberanian mengambil resiko dalam perhitungan harga sesuai dengan peminat konsumen. Orientasi Kewirausahaan dalam kemampuan untuk menciptakan pembaharuan, mengambil risiko dalam menciptakan usaha yang membedakan dengan yang lain. Inovatif mengacu pada suatu sikap wirausahawan untuk terlibat secara kreatif dalam proses percobaan terhadap gagasan baru yang memungkinkan menghasilkan metode produksi baru sehingga menghasilkan produk baru, baik untuk pasar sekarang maupun ke pasar baru. Kemampuan inovasi berhubungan dengan persepsi dan aktivitas terhadap aktivitas-aktivitas bisnis yang baru dan unik.</p>
      <p id="_paragraph-97">Hasil penelitian ini membuktikan teori yang menyatakan bahwa ketika sebuah perusahaan memiliki nilai atau derajat yang cukup tinggi menyangkut orientasi kewirausahaan maka secara langsung akan terciptanya kinerja pemasaran yang tinggi[33]. Teori dari penelitian lainnya bahwa orientasi kewirausahaan diciptakan dari sikap penuh proaktif, inovasi dan berani mengambil resiko, yang diyakini dapat mendorong kinerja perusahaan. Orientasi Kewirausahaan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pemasaran[34]. Berdasarkan hasil penelitian lainnya bahwa variabel orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran [35]. Semakin baik orientasi kewirausahaanakan semakin menarik perhatian konsumen maka hal ini berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pemasaran UMKM di Gempol.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>
        <bold id="bold-e4def61f3b4044e7df6e333c22adb9ad">Simpulan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-98">Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan mengenai pengaruh orientasi pasar, inovasi produk dan orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran pada UMKM di Gempol. Maka kesimpulan dan saran yang dapat diambil sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-99">Berdasarkan hasil penelitian <bold id="_bold-203">hipotesis pertama</bold> membuktikan bahwa orientasi pasar berpengaruh terhadap kinerja pemasaranpada UMKM di Gempol. Hasil pengujian <bold id="_bold-204">hipotesis kedua</bold> membuktikan bahwa inovasi produk berpengaruh terhadap kinerja pemasaranpada UMKM di Gempol. Hasil pengujian <bold id="_bold-205">hipotesis</bold><bold id="_bold-206"> ketiga</bold> membuktikan bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaranpada UMKM di Gempol.</p>
      <p id="_paragraph-100">Implementasi untuk <bold id="_bold-207">hipotesis pertama</bold> bahwa orientasi pasar berpengaruh terhadap kinerja pemasaran hal ini sangat berpengaruh dalam perilaku dan aktivitas praktik konsep pemasaran, sesuai dengan keadaan global yang terjadi atau peminat dari konsumen. <bold id="_bold-208">Hipotesis kedua</bold> bahwa inovasi produk berpengaruh terhadap kinerja pemasaran bahwa dengan semakin berkembangnya zaman dan teknologi para produsen UMKM perlu melakukan inovasi produk yang akan dikembangkan sesuai dengan peminat para konsumen. <bold id="_bold-209">Hipotesis ketiga</bold> bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran, hal ini orientasi kewirausahaan akan meningkatkan kemampuan perkembangan produk UMKM akan mengidentifikasi peluang pasar, para produsen UMKM akan belajar mengambil resiko guna untuk beradaptasi perubahan pasar yang akan mengikuti perkembangan zaman dan keinginan konsumen.</p>
      <p id="_paragraph-101">Dari kesimpulan hasil penelitian serta implementasi yang sudah dijelaskan maka peneliti mengambil saran para pelaku UMKM di Gempol bisa meluaskan dunia <italic id="_italic-111">digital </italic>melalui beberapa <italic id="_italic-112">platform</italic> internet seperi <italic id="_italic-113">shoppe, Tokopedia,</italic> serta tiktok, karena konsumen sudah beralih kedunia <italic id="_italic-114">digital</italic> atau disebut <italic id="_italic-115">online shop</italic>. Selain memperkenalkan produk melalui <italic id="_italic-116">platform digital</italic>, produsen UMKM juga bisa mengikuti pameran / <italic id="_italic-117">event </italic>guna untuk memperkenalkan produk ke publik lebih luas. Meningkatkan kualitas produk untuk menarik konsumen. Penelitian ini bisa diperluas dengan mengembangkan faktor-faktor atau variable tambahan. Penelitian ini bisa menggunakan metode penelitian yang berbeda. Disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk menggunakan objek penelitian dengan skala yang lebih luas.</p>
      <p id="paragraph-8ac2b902fce7c77c79ece8636a9a472b">
        <bold id="bold-58ab34b7be43cf7feca6f8bba3d5b34d">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-102">Terimakasih kepada Allah SWT, atas ridhonya penelitian ini dapat terselesaikan. Terima kasih untuk ibu pembimbing karena dengan sabar dalam menunggu penelitian saya dengan segala banyak kendala serta arahan dalam pengerjaan penelitian ini hingga terselesaikan. Ucapan terima kasih untuk bapak dan ibu dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Terima kasih untuk kedua orang tua yang telah mendoakan saya sehingga penelitian saya ini selesai dan tak lupa untuk teman-teman yang membantu dalam pencarian refrensi pengerjaan penelitian ini.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>