<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Relationship Between Levels of Mathematics Anxiety and Mathematics Learning Outcomes of Upper Grade Elementary School Students in Sidoarjo</article-title>
        <subtitle>Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Matematika dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar di Sidoarjo</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-fafbb40f55d28e3a60903a1f12d2c4be" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Pratama</surname>
            <given-names>Riska Hani</given-names>
          </name>
          <email>riskahani598@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-ad92b4c5b87baab7c4894490bdaceabe" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Affandi</surname>
            <given-names>Ghozali Rusyid</given-names>
          </name>
          <email>ghozali@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-11-18">
          <day>18</day>
          <month>11</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-605c065bb1ced085a5bcf9343f467c83">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Kemajuan dalam suatu negara dapat dilihat dari bagaimana kualitas pendidikan dalam negara tersebut. Mutu pendidikan dalam suatu negara tercemin melalui kualitas sumber daya manusia (SDM) negara tersebut. Secara lebih jelas dapat dikatakan bahwa kualitas dari suatu negara atau bangsa tercermin dari sumber daya manusia yang ada[1]. Salah satu upaya untuk mewujudkan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang baik dapat diwujudkan melalui pendidikan.</p>
      <p id="_paragraph-13">Pendidikan memiliki peran penting dalam upaya menentukan maju atau mundurnya suatu bangsa. Pendidikan merupakan usaha sadar yang dimana dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latian yang berlangsung di sekolah maupaun sepanjang akhir hayat. Salah satu bentuk indikator kebehasilan dari pendidikan adalah hasil belajar siswa[2].</p>
      <p id="_paragraph-14">Hasil belajar adalah pola-pola perubahan, nilai-nilai, pengertian, sikap-sikap, apresiasi dan keterampilan[3]. Hasil belajar adalah suatu pencapaian yang diperoleh siswa selama mengikuti pembelajaran di sekolah. Pencapaian tersebut salah satunya berupa bertambahnya ilmu, keterampilan yang dimiliki siswa, dan perubahan sikap siswa setelah memalui serangkain proses pembelajaran di sekolah[4]. Adanya perubahan dapat diartikan sebagai terjadinya proses peningkatan dan pengembangan yang lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Hasil belajar siswa menjadi penentu atas keberhasilan yang dicapai selama proses pembelajaran. Selain hasil belajar menjadi tolak ukur dari kecerdasan seorang siswa terutama pada pelajaran matematika.</p>
      <p id="_paragraph-15">Hasil belajar matematika sangatlah penting untuk mengukur apakah pembelajaran yang selama ini dilakukan berhasil atau tidak. Dalam dunia pendidikan siswa dituntut untuk mendapatkan hasil belajar yang memuaskan pada pelajaran matematika. Apabila anggapan tersebut dibiarkan, akan mengakibatkan siswa merasa terpaksa untuk belajar matematika. Demikian juga pandangan atau pola pikir masyarakat terhadap hail belajar siswa yang sangat berpengaruh terhadap siswa. Pola pikir, tekanan serta keterpaksaan yang di timbulkan membuat siswa berorientasi pada hasil dan saja, tidak pada proses pembelajarannya. Keterpaksaan serta tekanan yang dialami oleh siswa tersebut memicu timbulnya gejala-gejala kecemasan [5].</p>
      <p id="_paragraph-16">Berdasarkan hasil wawancara awal dan observasi yang dilakukan keada guru dan siswa menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran terdapat kebanyakan siswa yang merasa takut ketika ditunjuk mengerjakan soal oleh guru, tetapi siswa tersebut dapat mampu mengerjakan soal matematika yang diberikan oleh guru dengan baik.</p>
      <p id="_paragraph-17">Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Marlini &amp; Hakim menunjukkan bahwa peserta didik dengan kecemasan diri rendah akan mempengaruhi hasil belajar matematikanya. Dalam hal ini peserta didik yang mempunyai kecemasan diri rendah hasil belajar matematikanya tinggi begitu juga sebaliknya[6].</p>
      <p id="_paragraph-18">Kecemasan yang dialami siswa pada mata pelajaran matematika sering dikatakan sebagai kecemasan metematka (<italic id="_italic-35">Matematics Anxiety</italic>). Kecemasan pada matematika tidak dapat dipandang sebagai hal yang biasa, karena ketidak mampuan siswa dalam beradaptasi pada pelajaran menyebabkan siswa merasa kesulitan saat belajar matematika yang nantinya menyebabkan hasil belajar siswa dalam matematika menjadi rendah[7].</p>
      <p id="_paragraph-19">Kecemasan merupakan keadaan emosi yang kurang menyenangkan, dengan ciri-ciri merasakan kgelisahan, ketidakenakan, kekhawatiran, ketakutan yang tidak mendasar bersifat subjektif yang tidak menyenangkan ketika menghadapi sesuatu yang mengancam dirinya[8]. Seseorang merasakan kecemasan bergantung pada kondisi dan memiliki jenis dan tingkatan yang berbeda-beda dan faktor penyebab dari kecemasan tersebut tergantung bagaimana masing-masing individu mengatasi rasa kecemasanya tersebut [9].</p>
      <p id="_paragraph-20">Kecemasan yang di alami siswa dapat mempengaruhi hasil belajar matematika siswa tersebut. Kecemasan matematika berpengaruh pada hasil belajar matematika siswa tersebut, tetapi hal tersebut tergantung pada kualitas dan daya tahan pribadi siswa terhadap kecemasan itu sendiri. Kecemasan juga dapat berdampak negatif dan memiliki konsekuensi yang cukup besar dan ketika siswa merasa cemas pada saat belajar matematika tentu hal tersebut akan berdampak pada siswa tersebut akan kurang aktif dalam belajar matematika di dalam kelas dan akan menjada jarak dengan pelajaran matematika[10].</p>
      <p id="_paragraph-21">Berdasarkan pemaparan yang diuaraikan oleh peneliti diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Matematika Dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Atas SD Di Sidoarjo”. Mengacu pada latar belakang masalah diatas maka rumusan masalahnya ialah apakah terdapat hubungan antara kecemasan matemaika dengan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar di Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan matematika dengan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-412bc9e2e5b621090f048b378cca0e20">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-22">Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini merupakan siswa sekolah dasar kelas IV, V SD Negeri Larangan dan MI Muhammadiyah 2 Kedungbanten Sidoarjo, yang sebanyak 185 subjek. Proses pengambilan subjek yang dilakukan adalah dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Dimana semua anggota populalsi digunakan sebagai sampel[11]. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan skala kecemasan diri dan dokumentasi nilai raport hasil belajar matematika siswa. Adapun metode analisi data yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah analisis <italic id="_italic-36">correlation </italic><italic id="_italic-37">pearson</italic>dengan menggunakan program SPSS 22.0 <italic id="_italic-38">for windows.</italic></p>
    </sec>
    <sec id="heading-bb4e7af8b0731c86f18ee4c0c4d3824c">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-23">Hasil penelitian yang dilakukan disajikan dalam tabel sebagai berikut:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Normalitas</title>
          <p id="_paragraph-25" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-69897a336e5c05d7b0269712e168f6c8">
              <td id="table-cell-77e036816ef304c817580efe9853e17b" colspan="4">One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5252ea6c6e25377c4ab0f4f28e29d9b4">
              <td id="table-cell-432881afbd8915ff52a1565a2a10e539" colspan="2" />
              <td id="table-cell-426d5bf44dd33a77c2a3008d2080ff75">Hasil Belajar</td>
              <td id="table-cell-3a0bf47fedaeaa347140437ca69e087a">KecemasanMatematika</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ac3d7b074109bc3ae1fd32653050a214">
              <td id="table-cell-0196c6bfab7175a7286d27f2645d652b" colspan="2">N</td>
              <td id="table-cell-08edd24bf38f2158046a0485e46bbc05">185</td>
              <td id="table-cell-460968298bd41bc2a462789c13e1d0ed">185</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-263e942bbb174b93fa5b84081830f297">
              <td id="table-cell-286502395465f6c1938183b0ad71d06f">Normal Parametersa,b</td>
              <td id="table-cell-cebb4091ad8f4435a0de05b4bd6efa99">Mean</td>
              <td id="table-cell-b49805a3f6067a730fe0baa0709df473">85,9459</td>
              <td id="table-cell-d3f88a6e2cf8cca790df873534675393">50,6541</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b0a64a82ca82e36f35f41c6655fa3e1b">
              <td id="table-cell-340489b3703e84d962e55a678a17c274" />
              <td id="table-cell-f24308a89707d55410784458bd708e6d">Std. Deviation</td>
              <td id="table-cell-5176ecc7c849120a160c7db4903ee4db">13,73576</td>
              <td id="table-cell-416d125adfde7898ae1bbd6408f6ee7e">7,95567</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d27dd4c6774534b37d68119fa777e6d5">
              <td id="table-cell-709d4835b7c906562b71f9600f014c7e" rowspan="3">Most Extreme Differences</td>
              <td id="table-cell-f5fd992515b48a72dbb3c2a3558297c9">Absolute</td>
              <td id="table-cell-0389213e994baa60480c322f3e77c2bc">,359</td>
              <td id="table-cell-330696e461a8124c68de6fb43e7c0c07">,061</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-233072762cdb79d9f3b89006685c7e19">
              <td id="table-cell-10a01640719a4ce5cf90db877c3e5335">Positive</td>
              <td id="table-cell-6a8399a88caa4ed954dc93083a8eb1f2">,255</td>
              <td id="table-cell-2fbcbc000db2567dc395286f0dc6adf0">,061</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b5d08a4eee50ec8e0e1102fabbeaca71">
              <td id="table-cell-70d6649603a22db525b4793e654ed029">Negative</td>
              <td id="table-cell-5076ecab161804323357a95de93c6809">-,359</td>
              <td id="table-cell-9a806030f4e536fc00c73bfbb73e63c9">-,059</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-74f2fbd889336bcac5d4d2fd8ab4cd19">
              <td id="table-cell-1a770bd59a4b462b676f0c87f337ae71" colspan="2">Test Statistic</td>
              <td id="table-cell-d34b445b744926b4cfae974c42ba2034">,359</td>
              <td id="table-cell-d66faf6843f0af64fcd407b2af932d9d">,061</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9419133dfcb31664120a99760958edd6">
              <td id="table-cell-0ed7805e0f210e37329329c1497048de" colspan="2">Asymp. Sig. (2-tailed)</td>
              <td id="table-cell-af2ec3df446ba1c5a7c3187191880ab6">,000c</td>
              <td id="table-cell-f9f0161abe6a531a6f8d788376830b6d">,087c</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-26">Berdasarkan pada tabel diatas diketahui bahwa hasil uji normalitas pada variabel hasil belajar matematika menunjukkan nilai 0.000 &lt; 0.05. sehingga dapat disimpulkan bahwa data tersebut tidak terdistribusi dengan normal. Sedangkan pada variabel kecemasan matematika diketahui bahwa hasil uji normalitas menunjukkan nilai sig (p) sebesar 0.087 &gt; 0.05. sehingga dapat disimpulkan bahwa data tersebut terdistribusi normal.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Linieritas</title>
          <p id="_paragraph-28" />
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-3a4a46a425985b8425cdc8f29a494f77">
              <td id="table-cell-8e223c7f41bc8be123fd567c2b13999e" colspan="8">ANOVA Table</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b90b6264522fde8fc4d22de29827778b">
              <td id="table-cell-31e5be60637170e30b1e8dea1bc1ab2a" colspan="3" />
              <td id="table-cell-c23f63a2544ae6c81537648a90bdcc4d">Sum of Squares</td>
              <td id="table-cell-d3e535c7086bcc52f4627033a4878165">df</td>
              <td id="table-cell-0ca16e1ae1455fe7750553cdf73beed1">Mean Square</td>
              <td id="table-cell-05e918ec19c53dccb69f32f761beb95a">F</td>
              <td id="table-cell-d61e1773fa8890ed8ab6679a39840cc5">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bca44ed8250ec88d972bd64bf4e9c619">
              <td id="table-cell-f16015c2f6a9f425acf87193493991b0" rowspan="5">Kecemasan Matematika * HasilBelajar</td>
              <td id="table-cell-e4193fa784e614363fd7904f6cf1bdb3" rowspan="3">Between Groups</td>
              <td id="table-cell-1c99ea8808df3be9440dbcf45047d0a6">(Combined)</td>
              <td id="table-cell-3078109b7c88e721bf4123649b68e8e4">1762.876</td>
              <td id="table-cell-26088be2808c1bfffbacf15114e4ea4f">22</td>
              <td id="table-cell-d9bd1fa7d60bb10a9086ad9b6e9a8d4d">80.131</td>
              <td id="table-cell-174d9586822f04a826eab2872e2229fb">1.313</td>
              <td id="table-cell-60ebd02bb355c2a10d1a86f24fe025c6">.169</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9af83334ae306b0cae856347a7bebe55">
              <td id="table-cell-5dcfc62fa1cae1c172361e809380ffc2">Linearity</td>
              <td id="table-cell-d6a69e5d0cccc0f0b838e5d152ad7ea6">323.360</td>
              <td id="table-cell-66789b0390a539697f39bb12de367508">1</td>
              <td id="table-cell-7bb363c38dc575a079a0f2b9dd015cc7">323.360</td>
              <td id="table-cell-4a66fc2331ad576b0aad165e3b81857d">5.300</td>
              <td id="table-cell-b51151eabb12bbd122c2cf37b2730c02">.023</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-cd29dcc658b5018115d228a10126b8a8">
              <td id="table-cell-6301c090dc5133c679ff92c7dd1b380e">Deviation from Linearity</td>
              <td id="table-cell-072fe6b73b36a274e9dab3f8855a698a">1439.516</td>
              <td id="table-cell-1036fd341f862fe6d128359619eb8dc7">21</td>
              <td id="table-cell-c7606f12cbc7ef8240eb26cb6a96b7f7">68.548</td>
              <td id="table-cell-3c14d9f854551b3e0fe993cd44b4b9a2">1.124</td>
              <td id="table-cell-e6cdf122e7b72508eb3cf6b330bdd698">.329</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-43c3374170c0acfb2c237d268ec15f0b">
              <td id="table-cell-1c4d9fe2325aae4d4b34df9a1fb2305d" colspan="2">Within Groups</td>
              <td id="table-cell-e2ee63474118b92cfa4321efbd1d34ea">9882.984</td>
              <td id="table-cell-14243135853d2b3bc1a20f3150dff7ba">162</td>
              <td id="table-cell-4828f9556c7a20f175dbb4bb856524cb">61.006</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d9cdbed1a4fd2ed3bbe57320b1965da7">
              <td id="table-cell-4768f1847162867957276aed6abdfba9" colspan="2">Total</td>
              <td id="table-cell-0441113776cf3e4ad8bf579886f3333d">11645.859</td>
              <td id="table-cell-9509df38ce2d4d11e8380ad7b77cca99">184</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-29">Berdasarkan dari hasil uji pada tabel di atas menghasilkan nilai <italic id="_italic-39">Sig. linier</italic> sebesar 0,023 &gt; 0.05. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa data tingkat kecemasan matematika dengan hasil belajar matematika memiliki hubungan linier.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Hipotesis</title>
          <p id="_paragraph-31" />
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-c3b430283afc70f1eb0180876a5db142">
              <td id="table-cell-a722dc375dffb2dd3bd5f181773ea791" colspan="5">Correlations</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b8331c9770c5ce266efb77d068e42f79">
              <td id="table-cell-1d6a511d7fca241d0a9f13900103b6f7" colspan="3" />
              <td id="table-cell-050f5f342620c20af4d73d2f684bc281">Hasil Belajar</td>
              <td id="table-cell-877c9c14b834282a1fac8f584813a41a">KecemasanMatematika</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ff5c79e348c07aca84dea9db8bb8feea">
              <td id="table-cell-5c66557bac689db43b37b745f00ed3b4" rowspan="6">Spearman's rho</td>
              <td id="table-cell-faaffc64e7e9d0d8382913da55454578">Hasil Belajar</td>
              <td id="table-cell-7737d763ed5d4f49965e004028ca5964">Correlation Coefficient</td>
              <td id="table-cell-a32f1b5ed3bae5721420b99cad425443">1,000</td>
              <td id="table-cell-e69feafb7fc7063e84eac9a9a56eba0e">-,173*</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-880f08ecf7eb24ac034ce750d301fa2e">
              <td id="table-cell-9bb7615782d69391dfb18f1769d8a1bc" />
              <td id="table-cell-6849e2875d4ffcd1d219f6842af707f3">Sig. (2-tailed)</td>
              <td id="table-cell-97f84548cb99d2ac2aaf3e673a968ed8">.</td>
              <td id="table-cell-51b6bd3ce3abc83c146a0282e0ea9e69">,019</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-be1332ae356b23c7e0cb573ae734864e">
              <td id="table-cell-a66aa9f7807be3fcf3cc54e419bec492" />
              <td id="table-cell-23ea9459dcfcaeaa717fb4694f47965a">N</td>
              <td id="table-cell-137d41b83f02ac970de14a27650d6c04">185</td>
              <td id="table-cell-4ef71c4c212d078b58550e75a392a849">185</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bd20865076b0b16ef37cb79583a0945e">
              <td id="table-cell-432a4a45aa1f7975acf5f25207b53470" rowspan="3">Kecemasan Matematika</td>
              <td id="table-cell-ad7b17a7091def8349bc5635a6fabb0d">Correlation Coefficient</td>
              <td id="table-cell-5273fdc88daec2a90107d4c1d2e22501">-,173*</td>
              <td id="table-cell-8d9e66106f58986877f97a54a66f6a5a">1,000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-cda928c1ad7e64520de18e78f720055a">
              <td id="table-cell-2732c6b86804a0ce2482186654556220">Sig. (2-tailed)</td>
              <td id="table-cell-da4e337686e4fc433665a352339594e5">,019</td>
              <td id="table-cell-248d9b0dff320b5de8e8060e3941f0dc">.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8fce1001f2e60de5abaeb3fc07005774">
              <td id="table-cell-b1c740c56ecc34f42d5bdb203375a4f7">N</td>
              <td id="table-cell-671edb0ec756a32eda7cbcc2fd922f5e">185</td>
              <td id="table-cell-5d472d73754597eb541c88b0f6b3ebdf">185</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3f4a8fa47a9e549d5d045a91cdb87070">
              <td id="table-cell-7e6705cef2ee2601927e332fc4c5ad8f" colspan="5">*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-32">Berdasarkan dari tabel di atas diperoleh hasil koefisien korelasi (rxy) = -0,173 dan signifikansinya 0.019 &gt; 0.05. maka hasil pada penelitian ini menunjukkan arah yang negatif antara tingkat kecemasan matematika dengan hasil belajar matematika. Artinya, semakin tinggi tingkat kecemasan matematika maka semakin rendah hasil belajar matematika pada siswa kelas atas Sekolah Dasar di Sidoarjo.</p>
      <p id="_paragraph-33">Menurut Syafrullah, tingkat kecemasan dibagi menjadi empat bagian yang pertama, kecemasan rendah, kecemasan sedang, kecemasan tinggi, dan panik. Hypoanxiety adalah kecemasan yang menyebabkan seseorang menjadi lebih waspada dan memperluas jangkauan persepsinya. Ketakutan yang dialami oleh inidvidu ini kemudian memotivasi pembelajaran dan menumbuhkan kreativitas[12]. Dalam penelitian ini terdapat 50 siswa dengan tingkat kecemasan rendah pada 27% subjek.</p>
      <p id="_paragraph-34">Dalam penelitian ini, terdapat 7 siswa yang mengalami kecemasan tingkat panik dengan presentase sebesar 3%. Berdasarkan paparan diatas, dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan matematika siswa kelas IV, V SD Negeri Larangan dan MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng di Sidoarjo berada pada tingkat kecemasan sedang dengan presentase 38%.</p>
      <p id="_paragraph-35">Hal ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Auliya mendapatkan hasil dimana hipotesis yang diajukan yakni kecemasan matematika berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis[13]. Kecemasan matematika meningkat ketika siswa berada pada jenjang kelas yang lebih tinggi. Peserta didik dengan kecemasan matematika yang tinggi cenderung kurang percaya diri dalam memahami konsep matematis. Oleh karena itu, kecemasan matematika harus diatasi agar kemampuan pemahaman matematis dapat berkembang dengan lebih baik[14].</p>
      <p id="_paragraph-36">Hasil penelitian ini dikuatkan dengan teori Ackerman &amp; Gross yang menyatakan bahwa semakin tinggi kecemasan matematika yang dimiliki siswa, maka akan semakin rendah hasil belajar siswa[15]. Salah Satu penyebab hasil belajar rendah yaitu dikarenakan kurangnya pemahaman siswa terhadap konsep amtematika. Tidak heran apabila siswa menganggap bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit.</p>
      <p id="_paragraph-37">Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat dikatakan bahwa masih terdapat siswa kelas IV dan V yang mengalami kecemasan ketika kegiatan belajar matematika dan hal tersebut mempengaruhi nilai hasil belajar siswa. Kecemasan matematika cenderung berdampak negatif pada kinerja siswa dalam tugas matematika. Untuk itu siswa harus mampu mengontrol kecemasannya.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-1c199c8fef3cd931d5d787690a191a44">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-38">Berdasarkan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kecemasan matematika dengan hasil belajar matematika pada siswa kelas atas SD di Sidoarjo. Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan matematika siswa kelas atas SD Negeri Larangan dan MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng di sidoarjo berada pada tingkat kecemasan sedang.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>