<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Body Image Overview of Emerging Adult K-Pop Leaders</article-title>
        <subtitle>Gambaran Citra Tubuh pada Emerging Adult Penggemar K-Pop</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-e40e73c5e101db8939d775baf5a6ccde" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Pratiwi</surname>
            <given-names>Mega Yuniar</given-names>
          </name>
          <email>megayuniart@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-402bfc4915249455da9dd84bfcf65d22" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Iriani</surname>
            <given-names>Ririn Dewanti Dian Samudra</given-names>
          </name>
          <email>rdewanti68@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-11-18">
          <day>18</day>
          <month>11</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-d5fa573ebbc224b21cf9736607ac4e90">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-13">Manusia mengalami proses perkembangan dimulai sejak dalam kandungan sampai lanjut usia. Masa-masa perkembangan yang terjadi tersebut saling berkaitan. Salah satu masa perkembangan yang dilalui adalah <italic id="_italic-118">emerging</italic><italic id="_italic-119">adulthood</italic>, dikemukakan pertama kali oleh Jeffrey Jensen Arnett pada tahun 2000. <italic id="_italic-120">Emerging adulthood </italic>disebut sebagai masa transisi dari remaja ke dewasa dengan rentangan umur 18-25 tahun [1]. Masa ini disebut sebagai tahun-tahun yang penuh kesempatan untuk eksplorasi identitas terkait pekerjaan, cinta, dan pandangan akan dunia/ideologi bagi e<italic id="_italic-121">merging</italic><italic id="_italic-122">adult</italic>––sebutan untuk individu yang berada pada masa <italic id="_italic-123">emerging</italic><italic id="_italic-124">adulthood</italic>[2].</p>
      <p id="_paragraph-14">Eksplorasi identitas yang terjadi di masa ini merupakan lanjutan dari pembentukan identitas yang terjadi di masa remaja. Di era pascaindustri, eksplorasi identitas telah menjadi norma, karena individu mulai memperpanjang gelar pendidikan yang ditempuh (red: gelar sarjana) [3]. Di masa ini <italic id="_italic-125">emerging adult </italic>akan mengalami ketidakstabilan dalam diri, karena berbagai eksplorasi yang dilakukan terkait pekerjaan, cinta, dan pandangan akan dunia atau ideologi [4].</p>
      <p id="_paragraph-15">Era digital seperti hari ini mempermudah individu dalam mendapatkan informasi-informasi baru guna menunjang proses eksplorasi identitasnya. Informasi dalam negeri maupun luar negeri dapat sangat cepat dan tidak terbatas untuk diakses hanya dengan jaringan internet. Salah satu informasi yang sampai detik ini berkembang sangat pesat ialah <italic id="_italic-126">Korean Wave</italic>. <italic id="_italic-127">Korean Wave </italic>adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan popularitas budaya pop Korea Selatan, yakni terkait musik (<italic id="_italic-128">K-Pop</italic>), drama (<italic id="_italic-129">K-drama</italic>), film (<italic id="_italic-130">K-movie</italic>), makanan (K-<italic id="_italic-131">food</italic>), dan lain sebagainya [5]. Konten-konten budaya pop Korea Selatan semakin menyebar luas karena adanya media sosial seperti Youtube, Facebook, dan Viki sejak awal 2010-an [6]. <italic id="_italic-132">K-Pop </italic>menjadi budaya pop yang paling berpengaruh dari Korea Selatan di rentang 2011-2016 [6]. <italic id="_italic-133">K-Pop </italic>adalah musik populer yang berasal dari Korea Selatan dengan berbagai macam <italic id="_italic-134">genre </italic>[7]. Menurut laporan tahunan yang dipublikasikan oleh <italic id="_italic-135">Korea Foundation </italic>tentang <italic id="_italic-136">Korean</italic><italic id="_italic-137">Wave</italic>, penggemar <italic id="_italic-138">K-Pop </italic>sebagian besar tinggal di Benua Asia dengan jumlah <italic id="_italic-139">fan club </italic>(komunitas penggemar) sebanyak 457 dan 70,59 juta anggota [8].</p>
      <p id="_paragraph-16"><italic id="_italic-140">K-Pop </italic>terkenal dengan grup penyanyi laki-laki dan perempuan yang berpenampilan menarik atau yang lebih sering dikenal oleh penggemar dengan sebutan idol. Tidak hanya dalam format grup, <italic id="_italic-141">K-Pop </italic>juga dihiasi dengan penyanyi solo ataupun penyanyi dalam format band. Konsumsi media yang sangat tinggi akan informasi yang menayangkan tentang apapun termasuk di dalamnya tentang <italic id="_italic-142">K-Pop </italic>akan mempengaruhi individu dalam berbagai cara, baik itu individu perempuan ataupun laki-laki.</p>
      <p id="_paragraph-18">Penggambaran media yang seringkali menampilkan figur ideal perempuan (red; kurus) dan laki-laki (red; berotot) dapat mempengaruhi <italic id="_italic-143">body image </italic>seseorang, seperti halnya artis <italic id="_italic-144">K-Pop </italic>yang digambarkan media sebagai figur yang ideal. Para perempuan digambarkan media dengan tubuh kurus, berkulit mulus dan cerah, sedangkan laki-lakinya digambarkan media memiliki tubuh berotot di beberapa bagian tertentu seperti lengan dan perut [9]. Berdasarkan perspektif budaya-sosial, tiga hal yang berpengaruh besar terhadap munculnya standar ideal akan penampilan di dalam masyarakat adalah media, keluarga, dan teman sebaya [10]. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 165 remaja penggemar <italic id="_italic-145">K-Pop</italic>, <italic id="_italic-146">body comparison </italic>dengan artis <italic id="_italic-147">K-Pop </italic>yang tubuh atau figurnya dianggap ideal memiliki kontribusi yang cukup signifikan sebagai variabel prediktor <italic id="_italic-148">body dissatisfaction, </italic>sebesar 17,4% [11]. <italic id="_italic-149">Body dissatisfaction </italic>adalah ketidakpuasan akan tubuh berdasarkan evaluasi negatif individu akan tubuhnya yang terkait dengan ukuran, bentuk, dan berat badan dan biasanya berhubungan dengan diskrepansi yang terjadi antara evaluasi individu tentang tubuhnya dengan tubuh idealnya (Grogan, 2008). Secara sederhana, <italic id="_italic-150">body</italic><italic id="_italic-151">image</italic>adalah persepsi, pikiran, dan emosi individu akan tubuhnya [12].</p>
      <p id="_paragraph-19">Di salah satu forum diskusi <italic id="_italic-152">online </italic>yakni Reddit, beberapa penggemar <italic id="_italic-153">K-Pop </italic>mengungkap hal-hal apa saja yang pernah dilakukan terkait <italic id="_italic-154">body image, body size, body type, body ideal</italic>, dan sejenisnya selama mereka mengenal <italic id="_italic-155">K-</italic><italic id="_italic-156">Pop </italic>[13]. Sebagian besar dari mereka mulai lebih sadar akan tubuhnya kemudian melakukan perubahan terkait tubuhnya. Rata-rata penggemar yang mengikuti diskusi tersebut adalah yang beretnis Asian dengan rentang umur 18-30 tahun.</p>
      <p id="_paragraph-20">Salah satu hasil penelitian longitudinal ditemukan bahwa ada 3 titik balik yang membuat individu memiliki <italic id="_italic-157">body image </italic>positif di masa-masa <italic id="_italic-158">emerging adulthood </italic>setelah sebelumnya memiliki <italic id="_italic-159">body image </italic>negatif di masa remaja, yakni menemukan situasi sosial saat individu dapat diterima, menemukan suatu aktivitas yang membuat individu merasa berdaya, dan secara aktif menerapkan strategi-strategi untuk meningkatkan <italic id="_italic-160">body</italic><italic id="_italic-161">image</italic>yang dimiliki ke arah yang lebih positif [14]. Pertama adalah menemukan situasi sosial saat individu dapat diterima, seperti bertemu dengan orang-orang baru–––red: teman, pacar, atau rekan kerja–––yang tidak memberikan ejekan, hinaan, dan celaan tentang penampilan mereka sehingga <italic id="_italic-162">body image </italic>yang dimiliki akan berkembang ke arah yang lebih positif. Kedua, individu dapat menemukan suatu aktivitas yang membuatnya merasa berdaya, seperti aktivitas- aktivitas yang dapat dinikmati dan dilakukan dengan baik. Ketiga, menerapkan strategi-strategi untuk meningkatkan <italic id="_italic-163">body image </italic>yang dimiliki ke arah yang lebih positif, seperti menghindari atau mengabaikan informasi-informasi negatif yang berhubungan dengan penampilan atau <italic id="_italic-164">body</italic><italic id="_italic-165">image</italic>.</p>
      <p id="_paragraph-21">Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada penggemar <italic id="_italic-166">K-Pop </italic>yang berada di rentang umur 12 – 18 tahun di kota Padang, ditemukan bahwa 108 subjek penelitian memiliki <italic id="_italic-167">body image </italic>dalam kategori tinggi [15]. Ini menunjukkan bahwa pada rentang umur tersebut, remaja penggemar <italic id="_italic-168">K-Pop</italic>memiliki persepsi, perasaan, dan penerimaan yang tinggi terhadap tubuhnya. Namun berdasarkan hasil survey awal yang dilakukan penulis pada tanggal 12 Agustus 2020 dengan 3 narasumber penggemar <italic id="_italic-169">K-Pop </italic>yang masing-masing memiliki idola yang berbeda dengan rerata usia 20 tahun, ditemukan hasil yang berbeda dari penelitian milik Husna &amp; Rusli di atas. Ketika ketiga narasumber diberi pertanyaan akan keinginannya untuk mengubah penampilan yang mereka miliki dengan pilihan jawaban iya dan tidak, jawaban ketiga narasumber dengan inisial A, W, dan J adalah mengiyakan. Saat diberi pertanyaan lanjutan mengenai hal yang akan diubah, narasumber berinisial A ingin mencerahkan wajah, tapi bukan memutihkan. Kemudian narasumber berinisial W ingin mengubah cara berpakaian, namun mengatakan tidak senang apabila orang lain memberikan komentar negatif mengenai penampilannya. Dan narasumber berinisial J tidak spesifik mengatakan akan mengubah bagian apa dari wajahnya. Dari hasil survey singkat di atas, ketiga narasumber memiliki kekhawatiran akan penampilannya, dengan menunjukkan kecenderungan untuk mengubah penampilan. Kecenderungan untuk mengubah penampilan adalah salah satu hal yang dapat mempengaruhi <italic id="_italic-170">body image </italic>yang dimiliki.</p>
      <p id="_paragraph-22">Berdasarkan fenomena di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran <italic id="_italic-171">body</italic><italic id="_italic-172">image </italic>pada <italic id="_italic-173">emerging </italic><italic id="_italic-174">adults </italic>penggemar <italic id="_italic-175">k-pop</italic>.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-8bb76edb090b325940a08803c30444e4">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-23">Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif yang tidak bermaksud mencari penjelasan, menguji hipotesis, membuat prediksi, maupun mempelajari implikasi karena tujuannya hanya untuk mendeskripsikan variabel yang hendak diukur tanpa bermaksud membuat generalisasi [16]. Populasi dalam penelitian ini yaitu penggemar <italic id="_italic-176">K-Pop </italic>yang berada di rentang umur <italic id="_italic-177">emerging adulthood </italic>(18 – 25 tahun) yang berjumlah 186 orang. Karena ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif tanpa pengujian hipotesis, maka sampel penelitian digunakan semua dalam proses analisis datanya.</p>
      <p id="_paragraph-24">Teknik sampling yang digunakan adalah sampling insidental yang merupakan penentuan sampel berdasarkan kebetulan yakni siapa saja yang ditemui peneliti dapat dijadikan sampel jika karakteristik atau kriterianya cocok sebagai sumber data penelitian [17]. Sampling insidental akan cukup tepat digunakan apabila calon partisipan tersebar dalam berbagai media sosial, karena siapapun yang akan dijumpai di media sosial tersebut mungkin memiliki kriteria yang diharapkan seorang peneliti, kemudian <italic id="_italic-178">link </italic>kuisioner disebarluaskan secara daring (dalam jaringan) di media sosial Twitter. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologi berupa skala <italic id="_italic-179">body image </italic>dengan model skala <italic id="_italic-180">likert </italic>yang dibuat oleh peneliti. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS 18.0 <italic id="_italic-181">for</italic><italic id="_italic-182">windows</italic>serta <italic id="_italic-183">microsoft</italic><italic id="_italic-184">office</italic><italic id="_italic-185">excel</italic>.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-9486035043abf499547482fc446f33b8">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-035149f899e6b227337669a91891c5a3">
        <title>Hasil Penelitian</title>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-35"/>Sebaran Data Subjek Penelitian Berdasarkan Kategori Indeks Massa Tubuh</title>
            <p id="_paragraph-27" />
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-e2371b4a682cf503af007530c5b08bd0">
                <td id="table-cell-caf096b54870955f675e4159325a28b9">No</td>
                <td id="table-cell-336d78cddd6c9345c74ce79d5fa92ead">Kategori Indeks Massa Tubuh</td>
                <td id="table-cell-9a12ff0b478b1b6c9638185462faa65c">Rentang</td>
                <td id="table-cell-f0aa93563c5e8d5c955c35b22839c991">∑ subjek</td>
                <td id="table-cell-c359da6ec9a01cc56aed18a80d075408">%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9ec574339ff821e078586c07c81bff4b">
                <td id="table-cell-ad2bd9adfa972a77d2e4007a0af3e89e">1</td>
                <td id="table-cell-e26551b769b8d7ffabca6f7c4e4b2425">Berat Badan Kurang</td>
                <td id="table-cell-8602ad76c414d38bc4888ea0b391a5e2">&lt; 18,5</td>
                <td id="table-cell-8da298ba0545abd74f3f3a6de2e4cb89">48</td>
                <td id="table-cell-593bb0f1f8b1531a2ec2f7714721e6b3">26%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0ac985e666a45aab28f0cd36e202083f">
                <td id="table-cell-e7f0508c8d20e7e4ea4d2e649781c798">2</td>
                <td id="table-cell-d3fc2e6590eae5d9714bdb64182e713b">Berat Badan Normal</td>
                <td id="table-cell-dec46b62086d08d617a1676effe718ff">18,5 - 22,9</td>
                <td id="table-cell-0d013e17451808111d0b583d7cc11f2b">94</td>
                <td id="table-cell-49947397d75d035e80ffc1a4ae691208">51%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5643d9f548fff99b8af172eef1e76d54">
                <td id="table-cell-76b0aa846ec7c2e5f13fee665531438c">3</td>
                <td id="table-cell-c3db9e44444de54bde873e6ab41c45e2">Kelebihan Berat Badan</td>
                <td id="table-cell-36914bc9fce3feabf227a20ee93774b7">23 - 24, 9</td>
                <td id="table-cell-7a132a2acee6768d9a27bc4adf6ace37">20</td>
                <td id="table-cell-a9faad3ce27739039c41a3e98db83c11">11%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-74780797dfa3f13deffcd22405940f93">
                <td id="table-cell-017ef6d6573c768033713519103d9f8a">4</td>
                <td id="table-cell-b4c81245d6bac3c382545643888e0c44">Obesitas I</td>
                <td id="table-cell-818d5ad0f853bf65cade152eb5d4addc">25 - 29, 9</td>
                <td id="table-cell-012877edfd4b9ebc0db305b420df8bc9">16</td>
                <td id="table-cell-d9d3f3dd97b1414ebabc338c688a2d36">9%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-964af879ec08a4353863491a8ab3d5f7">
                <td id="table-cell-f89a447f0d8a01a98afc137e6a3b6b69">5</td>
                <td id="table-cell-2b53bd9e9b785d9875e07961db64eefb">Obesitas II</td>
                <td id="table-cell-b34a65a1f674a49b271c2c277c3d0e88">≥ 30</td>
                <td id="table-cell-d647ef8f8aff9471d73c1bff253e44f8">8</td>
                <td id="table-cell-8a5cdfa2c33b0512580c17a17e2fe359">4%</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-28">Penulis dapat menunjukkan indeks massa tubuh dari subjek penelitian seperti dalam tabel di atas dikarenakan para subjek penelitian memnuliskan <italic id="_italic-186">self-report </italic>berat badan dan tinggi badan sebelum melakukan pengerjaan skala. Setelah peneliti mendapatkan data tersebut, dalam proses olah datanya, peneliti memasukkan data berat badan dan tinggi badan ke dalam rumus di bawah ini [18]. Setelah mendapatkan hasil perhitungan indeks massa tubuh, kemudian akan dikategorisasi dengan standar yang telah ada seperti yang telah tertuang dalam tabel di atas [19].</p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-37"/>Standar Deviasi dan Mean Masing-masing Dimensi</title>
            <p id="_paragraph-32" />
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-ee4822a979344c5da0f0af0f77654df2">
                <td id="table-cell-b1ff5496c69f6c6f25c9b69f76971b97" colspan="7"> Descriptive Statistic </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8fba516aeed1f617fa9fb18ca88197e3">
                <td id="table-cell-260a50dea2bc9757673160a10ff02a55">No</td>
                <td id="table-cell-11ed04444ec634515f228fae67e61576">Dimensi</td>
                <td id="table-cell-bf7ee8406e1337dd8d8592b874a4f844">N</td>
                <td id="table-cell-fb1dcbcfa0cfa369a82ddbceccb08545">Minimum</td>
                <td id="table-cell-98541d5648f307cbedfa2aa125795c4b">Maximum</td>
                <td id="table-cell-7955560bd4ef3146e20a7dcffdfbc511">Mean</td>
                <td id="table-cell-0258f3044dc84e3d16410ea45d02079a">Std. Deviation</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-685877cc6cceb0935e7bf7b38bdeeb76">
                <td id="table-cell-c129f7a47c674d90a714d7a68bdf54da">1</td>
                <td id="table-cell-f531539750664b34dcd804e4ea86ca9c">Appearance Evaluation</td>
                <td id="table-cell-77d110da24e328378addfd639be12ec6">186</td>
                <td id="table-cell-8c6d68065807ffc1502eb6f9c9c05e8f">21</td>
                <td id="table-cell-2a3733ca38575f11bf1d400ea25f528a">53</td>
                <td id="table-cell-fff021098728b6978e36c5bb11205563">34,57</td>
                <td id="table-cell-bb25d612acf3740c5670a31eeed6164b">5,726</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0682416a19c3660d85479aa86ae3e12a">
                <td id="table-cell-e4f265999e42dd4edef88de552b413bf">2</td>
                <td id="table-cell-fd17fd2c52f82e640d30d662ffeb340a">Appearance Orientation</td>
                <td id="table-cell-cbdec9eaf47ec8d2a6ad1d5fff1d56be">186</td>
                <td id="table-cell-ec59fbe2ef20450352fc7b6af5264243">19</td>
                <td id="table-cell-c1334b8b6c4f055a836632fe5373d239">56</td>
                <td id="table-cell-b32f335225b8f08abedb949774e67552">38,96</td>
                <td id="table-cell-7b32eb68246ad18b6aef9328fdda2288">5,120</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-05419b6a7d8b3829ec5292285e9be034">
                <td id="table-cell-0da6f750ece3516ee8388f8b21fc0a33">3</td>
                <td id="table-cell-ee6021b06babdc7bc9e8dae98a61d3d0">Body Area Satisfaction</td>
                <td id="table-cell-fd78a485f16635812b555e0b4a8bf1e2">186</td>
                <td id="table-cell-69ef43bc1d80e7ea50da9065127245e9">24</td>
                <td id="table-cell-60a7df775d9b1e0603f9a9c5f06e5250">96</td>
                <td id="table-cell-be23652125f056442710798cf21bce90">61,77</td>
                <td id="table-cell-faaf53481acecc6748e96c2522c1f67a">12,746</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-80d0f0dd4e6b41d11735030590fb0f96">
                <td id="table-cell-e384cf2bc3340f4b646bcdfe849781c4">4</td>
                <td id="table-cell-46bfff26c045bc03cda587052f4a3b4a">Overweight Preoccupation</td>
                <td id="table-cell-4c45cacc5ff746dd240ed14064dda88c">186</td>
                <td id="table-cell-c2f7ace922375f2af24ad4098f817bd1">6</td>
                <td id="table-cell-0d03628089178894b4b8922447537467">20</td>
                <td id="table-cell-e43541294bf10749fa55d14cb5d6d59f">11,60</td>
                <td id="table-cell-6c65c04781875d58835923cd2af54ac7">3,021</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a1750766b5f82460fb8871486cc5ce31">
                <td id="table-cell-4d40065e939e026179a99c85af83c0bd">5</td>
                <td id="table-cell-f97062fb29197b1ae3a2a42f6caa6d8b">Self-Classified Weight</td>
                <td id="table-cell-d8e9941f0fb8113299d6635537291e48">186</td>
                <td id="table-cell-074affd16428cd0cc0482aeeb1ddd331">2</td>
                <td id="table-cell-635909ce6a854c4a51c0e39ac275bae9">10</td>
                <td id="table-cell-7fe9c85e628cb0c10675c5349c4c7024">6,06</td>
                <td id="table-cell-91e6b5d82fc7ba2ad7b6a1da115ac809">1,941</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-33">Berdasarkan tabel 2 di atas, dapat diketahui bahwa pada dimensi AE (<italic id="_italic-201">Appearance Evaluation</italic>) diperoleh nilai mean teoritik (μ) sebesar 34,57 dan standar deviasi (σ) sebesar 5,726. Pada dimensi AO (<italic id="_italic-202">Appearance Orientation</italic>) diperoleh nilai mean teoritik (μ) sebesar 38,96 dan standar deviasi (σ) sebesar 5,120. Lalu pada dimensi BAS (<italic id="_italic-203">Body</italic><italic id="_italic-204">Area Satisfaction</italic>) diperoleh nilai mean teoritik (μ) sebesar 61,77 dan standar deviasi (σ) sebesar 12,746. Dan pada dimensi keempat (<italic id="_italic-205">Overweight Preoccupation</italic>) dan kelima (<italic id="_italic-206">Self-Classified Weight</italic>) diperoleh masing-masing nilai mean teoritik (μ) sebesar 11,60 dan 6,06 &amp; standar deviasi (σ) sebesar 3,021 dan 1,941. Tabel 4.6. di bawah ini adalah norma kategorisasi untuk masing-masing sub-skala variabel <italic id="_italic-207">body </italic><italic id="_italic-208">image</italic>.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-41"/>Kategorisasi Norma Dimensi</title>
            <p id="_paragraph-35" />
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-f6f6ffb7c67098c1354240ec00c926ea">
                <td id="table-cell-5e0c7ddbfdba2f6af67f5a910e880fc7" />
                <td id="table-cell-88287803a2b5bbab93fb144d67359371" />
                <td id="table-cell-b431b3b314878446024304c3f260066b" colspan="3">Kategorisasi Norma</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3f1c9987590a3ee12eb7df9805037b46">
                <td id="table-cell-b9f5291812a4e774eeae6d100f90d6a2">No</td>
                <td id="table-cell-ee7662c19a8b57be6e4f9e64b434a12f">Dimensi</td>
                <td id="table-cell-bceb7e9c09120e82d01330293f5cfe1d">X &lt; (µ - 1σ)</td>
                <td id="table-cell-9352c14eef7c61647c14e019860b4a48">(μ – 1σ) ≤ X &lt; (μ + 1σ)</td>
                <td id="table-cell-c6773ce7be82d2a623f745c389f92a35">(μ + 1σ) ≤ X </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-184018a216f388c740a08e7cd5605ffd">
                <td id="table-cell-2439c44269e687c82f71a5acf2a6d718" />
                <td id="table-cell-7c90553c9625219e722fc1a6e13b1e47" />
                <td id="table-cell-f5872fc43e1c40c6debf4f85d9857789">Rendah</td>
                <td id="table-cell-2d24047f93492a7fe1cdaf20f9ade038">Sedang</td>
                <td id="table-cell-bf8af0794849c095d8f2472835c15430">Tinggi</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3cea2c734c6766e83c2877ec3daa30d1">
                <td id="table-cell-84243f10a5b94fbf17e86b368f39149f">1</td>
                <td id="table-cell-2bff84c1fec23579d25bd10c66ee39fe">Appearance Evaluation</td>
                <td id="table-cell-970f577057f3c296aec780939c1dbab9">&lt; 29</td>
                <td id="table-cell-94b170bc780094dc54929adcba957b3a">29 – 39</td>
                <td id="table-cell-a42e0c308517bcdaacaa32eaf75eb2ef">≥ 40</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1ee5a4842f72053fd9a6f3f4d58ab187">
                <td id="table-cell-08bfb24ef24f85d26d2ed17ebf118f8f">2</td>
                <td id="table-cell-046b7516f6ef3c61f9985740ace9a98b">Appearance Orientation</td>
                <td id="table-cell-9d8595800b4eb5c0d80d48cc8f8cf7d2">&lt; 34</td>
                <td id="table-cell-b1a8f1eb6ffc7cad0e23de53fa5ae54f">34 – 43</td>
                <td id="table-cell-faa80ec13f86006bfec3dad511ddc775">≥ 44</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-181cc2d041f6afad84ea9fac09f8df76">
                <td id="table-cell-331f118990e4d9104b45df648e1ab97b">3</td>
                <td id="table-cell-a897ec853b89ef4783a30dad4e3abe44">Body Area Satisfaction</td>
                <td id="table-cell-43538d4738ac9d1b6fdc5b99d924fa99">&lt; 49</td>
                <td id="table-cell-36b4ba48a47e4a761563c2a6a09cc0a2">49 – 74</td>
                <td id="table-cell-e04abd5cde1047ca45563429bb016cce">≥ 75</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1b31c581ba177d3f8bb1c74b40484500">
                <td id="table-cell-8ad70ccb30823ded24eb076a74ad775e">4</td>
                <td id="table-cell-418cb2cdb9796f0e26aafc8aea4474c8">Overweight Preoccupation</td>
                <td id="table-cell-a8e14f3519d042217d1a8ee8e3ac608d">&lt; 9</td>
                <td id="table-cell-a9329c9cbb165254f0dc3c5e653558b1">9 – 14</td>
                <td id="table-cell-a7625d0a154c1a6a0a448a2abcba4068">≥ 15</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8784ab39a30ca9e3c387a2f087dacd4b">
                <td id="table-cell-a1f25aa25084544e46c4c8d1802b9b24">5</td>
                <td id="table-cell-3cfc025e6974723cddf85bf7382195cf">Self-Classified Weight</td>
                <td id="table-cell-fd31ce8fb94e05ec2b42062938e8e1e4">&lt; 4</td>
                <td id="table-cell-d30c09f09732cc36ba352b0722795b07">4 – 7</td>
                <td id="table-cell-5d02f4f72557649ba6b380c10ec18f6c">≥ 8</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-36">Berdasarkan <italic id="_italic-220">mean </italic>dan standar deviasi yang diperoleh dari skor total subjek pada masing-masing dimensi (tabel 3), maka dapat dikategorisasikan ke dalam 3 kategori yaitu rendah, sedang, dan tinggi.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-56"/>Standar Deviasi dan <italic id="_italic-221">Mean </italic><italic id="_italic-222">Body </italic><italic id="_italic-223">Image</italic></title>
            <p id="_paragraph-38" />
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-c21f30cb01d694dcec2e69221c6cb668">
                <td id="table-cell-d9e28d03a12b3c87b6a26fd7325916e3" colspan="6">Descriptive Statistics</td>
                <td id="table-cell-ef86116839a1bc80c2e5d1aa4f42794e" />
              </tr>
              <tr id="table-row-d41d54646e4e86120fa9281a55a7fac1">
                <td id="table-cell-cb697109f7164f712f62dc13b330bb97" />
                <td id="table-cell-96347fa2ed1297837bcc97ac5e18fdb6">N</td>
                <td id="table-cell-818e9a5d4ed8ddac7e833e97fd4339ea">Minimum</td>
                <td id="table-cell-3b5d460c91b8bd5a73ef7b2338605447">Maximum</td>
                <td id="table-cell-4b7f76e720b1ab2d4ed40bf446c127d7">Mean</td>
                <td id="table-cell-4461f4605f494eb3da322f904b9f3ae9">Std. Deviation</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-80a992647a02429a100a8b30bffd31c4">
                <td id="table-cell-b7fbf47457d273fccf9141278f9bda1e">Body Image</td>
                <td id="table-cell-ba6071741705b899d5e8bc3d69e2448b">186</td>
                <td id="table-cell-0e28ccb492ed5b7f3d3d2ccc2c1c711f">84</td>
                <td id="table-cell-acd877b1d0016254a8caa383087f855a">210</td>
                <td id="table-cell-de483ab5bb4bc1a0e9c399faea0091c5">152,96</td>
                <td id="table-cell-41c80e4c334baeab83781feeab32968f">19,359</td>
                <td id="table-cell-1e99fe3abb25633270351c609c1a266b" />
              </tr>
              <tr id="table-row-824717a3092ea53bff65880e75ed7f35">
                <td id="table-cell-df834ffebe7e86a6c1b16fbff0a46da4">Valid N (listwise)</td>
                <td id="table-cell-f56f7b39015433384a20b0504016a33c">186</td>
                <td id="table-cell-cac4374afa0c9d6803e5cab95ccb8bbe" />
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-39">Tabel 4 di atas menunjukkan bahwa pada skala <italic id="_italic-228">body image </italic>yang skor totalnya diperoleh dari skor total masing- masing dimensi, maka dapat dilihat bahwa mean teoritik (μ) yang dimiliki sebesar 152,96 dan standar deviasi (σ) sebesar 19,359.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-5">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-58"/>Kategorisasi Norma <italic id="_italic-229">Body </italic><italic id="_italic-230">Image </italic>Subjek Penelitian</title>
            <p id="_paragraph-41" />
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-24b18b46bef65fd8b859040407a03bb3">
                <td id="table-cell-72ae330013e764b27b5b7aa370368233">No</td>
                <td id="table-cell-330729d09d0efb77efcbc8aca849cdf9">Kategorisasi Skor</td>
                <td id="table-cell-f9c850f7bdbf7b2388b8af6a226167e1">Norma</td>
                <td id="table-cell-cb28f8ac2e4a81ed1ce5adc63466efdc">Rentang Skor</td>
                <td id="table-cell-360600bffab9c62013099151f18e22f1">∑ Subjek</td>
                <td id="table-cell-6e98a01bbaaa47bb50388a4b9966f002">%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-10ce50526edf9c984eaca78a64f82bb3">
                <td id="table-cell-df250f8401893de982fc64681cc02034">1</td>
                <td id="table-cell-72fa29b47be0529e6918402bd80632ab">Rendah</td>
                <td id="table-cell-935be02076ae75c0d54fb38752199d05">X &lt; (µ - 1σ)</td>
                <td id="table-cell-857b7c7901471b37c1caf921ef7f4141">&lt; 134</td>
                <td id="table-cell-9e7587ae703c399ebbf9bb3bfe9b10a4">29</td>
                <td id="table-cell-ad184fc782fea1c724a28a256b111029">15,6%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9f0ef1072c37a854bf36ffefcea66a3e">
                <td id="table-cell-6dfb887891d50dab14fd05688138f66c">2</td>
                <td id="table-cell-385b20c7a8e00b1b24d215044f567f6c">Sedang</td>
                <td id="table-cell-d7877c5e1cee4c7933c8c651e810a1bf">(μ - 1σ) ≤ X &lt; (μ + 1σ)</td>
                <td id="table-cell-0b26c43fc73b9980a46f7f6e08b641de">134 - 171</td>
                <td id="table-cell-9bf72e42a2b639eba4391e0660eae2be">135</td>
                <td id="table-cell-6a365a824512d0d068081c144b40cebe">72,6%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-567d658d06cb7765ecc0eda9f10edb73">
                <td id="table-cell-cbfed7fe457851f5fd68c5362c209eab">3</td>
                <td id="table-cell-542bbbf9b02207cf2a7a6833249ce50f">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-903f972ec080585d89bf3f850991c27c">(μ + 1σ) ≤ X</td>
                <td id="table-cell-a1d297efe8a8a6580f2c68d827369b54">≥ 172</td>
                <td id="table-cell-55b2efb0ffc00476a57c9e1bb36f3a9c">22</td>
                <td id="table-cell-3e2d8c0f4e3476046d41ead3512ce7af">11,8%</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <fig id="figure-panel-eeedd4aba56e71aa04c4c21eabff5ede">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-60"/>Kategorisasi Norma <italic id="_italic-231">Body </italic><italic id="_italic-232">Image </italic>Subjek Penelitian</title>
            <p id="paragraph-0af8f4d12114ee9c12b0a9a203c956b8" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-eaa29d46ecd812202d5dd3fca4fa09f8" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="802 Ijins G1.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-43">Berdasarkan tabel 5 di atas maupun gambar 1, diketahui bahwa 29 subjek memiliki skor <italic id="_italic-233">body image </italic>dalam kategori rendah (15,6%), 135 subjek dalam kategori sedang (72,6%), dan 22 subjek pada kategori tinggi (11,8%).</p>
        <fig id="figure-panel-2a99eaecc7f87ea3b10d834decd0a395">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-62"/>Kategorisasi <italic id="_italic-234">Body </italic><italic id="_italic-235">Image </italic>Subjek Penelitian Berdasarkan Jenis Kelamin</title>
            <p id="paragraph-2f2335f762452dd4502d2f19a7225029" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-d627e7345fda535f1b3919f27d96c88f" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="802 Ijins G2.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-45">Berdasarkan gambar 2 di atas, dapat diketahui bahwa skor <italic id="_italic-236">body image </italic>subjek penelitian berjenis kelamin perempuan yang berada pada ketegori rendah sebanyak 29 (15,6%) individu, pada kategori sedang sebanyak 130 (69,9%) individu, dan pada kategori tinggi terdapat 22 (11,8%) individu. Sedangkan pada subjek penelitian berjenis kelamin laki-laki terdapat 5 (2,69%) individu yang memiliki skor <italic id="_italic-237">body image </italic>dalam kategori sedang, namun dalam skor dengan kategori rendah dan tinggi tidak ditemukan.</p>
        <fig id="figure-panel-ff871f7281af0aeaee1c3b5a8f47b3ea">
          <label>Figure 3</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-63"/>Kategorisasi <italic id="_italic-238">Body </italic><italic id="_italic-239">Image </italic>Subjek Penelitian Berdasarkan Umur</title>
            <p id="paragraph-244443b7c7be6b0f3961a8da993889d4" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-72f7bc2f87b33d5e8a4011e10dfb20b7" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="802 Ijins G3.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-47">Gambar 3 di atas adalah sebaran skor <italic id="_italic-240">body</italic><italic id="_italic-241">image</italic>apabila dibandingkan berdasarkan data umur subjek penelitian berdasarkan hasil <italic id="_italic-242">self-report</italic>. Pada umur paling muda yakni 18 tahun, terdapat 4 (2,15%) subjek penelitan memiliki skor dalam kategori rendah, 25 (13,44%) subjek penelitian pada kategori sedang, dan 5 (2,69%) subjek penelitian pada kategori tinggi. Lalu pada umur 19 tahun, terdapat 6 (3,23%) subjek penelitian memiliki skor rendah, 22 (11,83%) subjek penelitian pada kategori sedang, dan 1 (0,54%) subjek penelitian pada kategori tinggi. Selanjutnya pada umur 20 tahun terdapat 10 (5.38%) subjek penelitian memiliki skor <italic id="_italic-243">body image </italic>rendah, 36 (19,35%) subjek penelitian pada kategori skor sedang, dan 6 (3,23%) subjek penelitian pada kategori tinggi. Di umur 21 tahun, terdapat 7 (3,76%) subjek penelitian memiliki skor <italic id="_italic-244">body image </italic>dalam kategori rendah, 28 (15,05%) subjek penelitian berskor <italic id="_italic-245">body image </italic>dalam kategori sedang, dan 3 (1,61%) berskor tinggi. Subjek penelitian yang memiliki skor <italic id="_italic-246">body image </italic>rendah pada umur 22 tahun terdapat 2 (1,08%), 14 (7,53%) berskor sedang, dan 6 (3,23%) berskor tinggi. Pada umur 23, 24, dan 25 tahun tidak ditemukan subjek penelitian yang memiliki skor <italic id="_italic-247">body</italic><italic id="_italic-248">image </italic>pada kategori rendah.</p>
        <fig id="figure-panel-0f36f0e007f2f712ff26d2275cf9cb48">
          <label>Figure 4</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-65"/>Kategorisasi <italic id="_italic-249">Body </italic><italic id="_italic-250">Image </italic>Subjek Penelitian Berdasarkan Durasi Konsumsi Konten <italic id="_italic-251">K-Pop</italic></title>
            <p id="paragraph-709f6ec0e1620851650772e143660569" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-57a1b7fe0296f7fe3673ea9b221fec78" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="802 Ijins G4.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-49">Gambar 4 di atas adalah sebaran skor <italic id="_italic-252">body image </italic>apabila dibedakan dari durasi konsumsi konten <italic id="_italic-253">K-Pop </italic>dalam sehari. Dari 186 subjek penelitian, untuk konsumsi konten K-pop kurang dari 1 jam dalam sehari tidak ada yang berskor <italic id="_italic-254">body image </italic>rendah, namun pada kategori sedang terdapat 8 (4,3%) subjek penelitian dan pada kategori skor tinggi terdapat 2 (1,1%) subjek penelitian. Lalu untuk durasi konsumsi 1-2 jam dalam sehari terdapat 7 (3,8%) subjek penelitian memiliki skor rendah, 39 (21%) berskor sedang, dan 9 (4,8%) dalam kategori skor tinggi. Pada kategori durasi konsumsi 2-4 jam terdapat 5 (2,7%) subjek penelitian memiliki skor <italic id="_italic-255">body image </italic>dalam kategori rendah, 56 (30,1%) dalam kategori sedang, dan 9 (4,8%) dalam kategori tinggi. Lain halnya pada subjek penelitian yang mengonsumsi konten <italic id="_italic-256">K-Pop </italic>selama 4-8 jam dalam sehari, terdapat 9 (4,8%) subjek penelitian memiliki skor body image dalam kategori rendah, 21 (11,3%) dalam kategori sedang, dan 2 (1,1%) subjek penelitian dalam kategori tinggi. Lalu untuk kategori durasi konsumsi konten <italic id="_italic-257">K-Pop </italic>yang terakhir adalah yang mengonsumsi lebih dari 8 jam dalam sehari terdapat 8 (4,3%) subjek penelitian memiliki skor <italic id="_italic-258">body image </italic>rendah, 11 (5,9%) dalam kategori sedang, dan tidak ditemukan subjek penelitian yang memiliki skor tinggi pada kategori ini.</p>
        <fig id="figure-panel-48fd3bbb46b2158563badd96dc2575c4">
          <label>Figure 5</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-67"/>Kategorisasi <italic id="_italic-259">Body </italic><italic id="_italic-260">Image </italic>Subjek Penelitian Berdasarkan Indeks Massa Tubuh</title>
            <p id="paragraph-099c7d8fce1ad97b46ecaa69d14d2854" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-28eb7bc394aaebc39e6c0a525e08cfb8" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="802 Ijins G5.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-51">Gambar 5 di atas adalah data sebaran kategorisasi skor <italic id="_italic-261">body image </italic>subjek penelitian berdasarkan indeks massa tubuh subjek penelitian. Indeks massa tubuh subjek penelitian diperoleh dari perhitungan dengan rumus yang terdapat pada halaman 39. Dari gambar di atas dapat diketahui bahwa terdapat 3 subjek yang memiliki berat badan kurang yang memiliki skor <italic id="_italic-262">body image </italic>rendah, 35 subjek berkategori sedang, dan 10 subjek dalam kategori tinggi. Pada subjek penelitian yang memiliki berat badan normal, terdapat 7 subjek yang skor <italic id="_italic-263">body image</italic>-nya dalam kategori rendah, 76 subjek dalam kategori sedang, dan 11 subjek dalam kategori tinggi. Untuk subjek penelitian yang indeks massa tubuhnya dalam kategori kelebihan berat badan, terdapat 5 subjek dalam kategori rendah, 14 subjek dalam kategori sedang, dan 1 subjek dalam kategori tinggi skor <italic id="_italic-264">body image </italic>yang dimiliki. Pada kategori indeks massa tubuh obesitas I dan II, tidak ditemukan subjek penelitian yang memiliki skor <italic id="_italic-265">body image </italic>dalam kategori tinggi.</p>
      </sec>
      <sec id="sec-1_2">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-52">Berdasarkan hasil analisis data yang terdapat pada gambar 1 ditemukan bahwa <italic id="_italic-266">dari </italic>186 penggemar <italic id="_italic-267">K-Pop </italic>yang sedang berada di masa <italic id="_italic-268">emerging adulthood, </italic>terdapat 29 subjek memiliki skor <italic id="_italic-269">body image </italic>dalam kategori rendah (15,6%), 135 subjek dalam kategori sedang (72,6%), dan 22 subjek pada kategori tinggi (11,8%). Ini berarti kelompok populasi dalam penelitian ini, yaitu <italic id="_italic-270">emergening adult </italic>penggemar <italic id="_italic-271">K-Pop </italic>sebagian besar memiliki skor <italic id="_italic-272">body image </italic>dalam kategori sedang. Ini menunjukkan bahwa persepsi, pikiran dan perasaan yang dimiliki sebagian besar individu penggemar <italic id="_italic-273">K-Pop</italic>terhadap tubuhnya cukup baik.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-6">
          <label>Table 6</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-69"/>Kategorisasi <italic id="_italic-274">Body </italic><italic id="_italic-275">Image </italic>Berdasarkan Dimensi</title>
            <p id="_paragraph-54" />
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-24c789675862c41c24061395b3db338b">
                <td id="table-cell-61e193810a5c92d07e9280c144413fd6" colspan="4" />
                <td id="table-cell-4dd18764bb643d69c303a0269a77cd84" colspan="4">Kategorisasi Norma</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2c61c39ed9b0fead8b25bf913e364756">
                <td id="table-cell-960e57b22ab800fa90213246b2db6718">No</td>
                <td id="table-cell-4ed9d12a0a9818d2f6ab490cd476ead0">Dimensi</td>
                <td id="table-cell-4c1b63790a15e2557b6e5df55f646781" colspan="2">Rendah</td>
                <td id="table-cell-90a37f87e8ed9c158dd275ee0e787eb6" colspan="2">Sedang</td>
                <td id="table-cell-6fa3e4350c719d94b864c748a6e0f8ae" colspan="2">Tinggi</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7c69103bb310ed8ec860404056422eb1">
                <td id="table-cell-ed237eaf52d05b2ceab0616d87c2bd40" />
                <td id="table-cell-2125317d85321179a5e679d8c8911256" />
                <td id="table-cell-f239cb0a9acb53e4ab13524fe8231094">∑</td>
                <td id="table-cell-87ac71a4c0d4e6bc0f39c16034508b3e">%</td>
                <td id="table-cell-9ab794629d0bd9deebf6082d17089d0d">∑</td>
                <td id="table-cell-b787a7a2b8765fa67960c3b10ddb6347">%</td>
                <td id="table-cell-fa37d9f868bb7d28e45604df1cc63e19">∑</td>
                <td id="table-cell-85c28cc115b5c811e65df1ab4014c6af">%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d2239b02dba61d533e5a5ee66560fccc">
                <td id="table-cell-77438795938dcc5f3354e6177da9eaaa">1</td>
                <td id="table-cell-0b67aea59a7ad6f753e0400b25824c02">Appearance Evaluation</td>
                <td id="table-cell-9f241c92a3f13a7c6ef77ea822d03972">31</td>
                <td id="table-cell-e4cfa963f99cd4bff6acf660ec2d847f">16,7%</td>
                <td id="table-cell-5d43e44e3b4e4473a3c2e53e769d9389">115</td>
                <td id="table-cell-8383249172c74602956574c7d742a797">61,8%</td>
                <td id="table-cell-f7b1765ba91b68dfc19ffc61c236026c">40</td>
                <td id="table-cell-258ad7fff5849ee7430361e56e16ae85">21,5%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ac170e6fbb194a49a9521884ff8bf1b4">
                <td id="table-cell-c5317a42f2e5602f6ee85694d5fa24f5">2</td>
                <td id="table-cell-f55dc72b0b79be338e464ce1de16fbb0">Appearance Orientation</td>
                <td id="table-cell-b14b8d1792f3b3b4307943dfc2ab0306">26</td>
                <td id="table-cell-090e08470d9255389890757255633633">14%</td>
                <td id="table-cell-4dab41d6ccd3b818c1d62f48a041b427">128</td>
                <td id="table-cell-b0cc478311d5dc82b5c9e0a9df80a7fe">68,8%</td>
                <td id="table-cell-1f56e13864ba9c9d2f99edac382bb6d2">32</td>
                <td id="table-cell-46bf43cbaf579913e9df8fdddc4a74f0">17,2%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-dff8d832555f0e4c4d0f44aad39e41f2">
                <td id="table-cell-11dc71c60832d829271c7d82e0b7e273">3</td>
                <td id="table-cell-fe0df401ac567b5ffc12003afd5080e5">Body Area Satisfaction</td>
                <td id="table-cell-861232798b0d83be6e2c86fafe5b52ac">24</td>
                <td id="table-cell-ea06ef6fec674ab6ed2acf6ed42c6083">12,9%</td>
                <td id="table-cell-04033b87af4b55f4612c8a005a06dbb0">145</td>
                <td id="table-cell-95f75a80cb7a579aac7bb519121d9726">78%</td>
                <td id="table-cell-08a2a9da197ee7eb8f60fa9afa69207f">17</td>
                <td id="table-cell-4f5bb777d721edda8d21aea4d5903d32">9,1%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-89d6ee351a884ee38511d699f9e61d0f">
                <td id="table-cell-87b99e0bb6aa8ae5bf2554dc60eae074">4</td>
                <td id="table-cell-17fb56bc6be9fc935356aee1e7d699a7">Overweight Preoccupation</td>
                <td id="table-cell-e60b380546b174e571e79550903255fa">31</td>
                <td id="table-cell-b5c7f0a676fc418fce063890fd51450e">16,7%</td>
                <td id="table-cell-29d9df7dfef6970da5d5e6709873ed86">120</td>
                <td id="table-cell-63dbc92742f9c44d44d006f01e217342">64,5%</td>
                <td id="table-cell-0540f3b240511bb5cf5d6dbc8f9d2b64">35</td>
                <td id="table-cell-e551b3ffe189945d149bafc97d92093c">18,8%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-93b99ab57642e1132c6f0b79c6b8a4b4">
                <td id="table-cell-dee503c90dd14c8c59f5f7b84a7baca6">5</td>
                <td id="table-cell-40f90a0f4d887bede66fe57ec584ee0f">Self-Classified Weight</td>
                <td id="table-cell-fc88af2da28dd54bff5cbd9b7e20cfbf">19</td>
                <td id="table-cell-aad1bf30e7f24a591f2ed3ed5d32b709">10,2%</td>
                <td id="table-cell-284952055d5851d112614732836e5a25">125</td>
                <td id="table-cell-1c5e87835460db2e7364a33c5a108667">67,2%</td>
                <td id="table-cell-0266f722e695495a9b6e1d654a73dde5">42</td>
                <td id="table-cell-d79b650f1913b88c3f9aac33f78ac066">22,6%</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-55">Tabel 6 di atas menjelaskan sebaran data kategorisasi norma subjek penelitian pada masing-masing dimensi. Pada dimensi <italic id="_italic-287">appearance evaluation</italic>, yang berada pada ketegori rendah sejumlah 31 orang, sedang 115 orang, dan tinggi 40 orang. Untuk dimensi <italic id="_italic-288">appearance orientation </italic>yang memiliki skor dalam kategori rendah sejumlah 26 orang, sedang 128 orang, dan tinggi 32 orang. Dimensi ketiga yaitu <italic id="_italic-289">body area satisfaction </italic>subjek penelitian yang memiliki skor rendah adalah sejumlah 24 orang, sedang 145 orang, dan tinggi 17 orang. Dimensi selanjutnya yaitu dimensi <italic id="_italic-290">overweight</italic><italic id="_italic-291">preoccupation,</italic>subjek penelitian yang memiliki skor rendah yakni sejumlah 31 orang, sedang 120 orang, dan tinggi 35 orang. Dimensi kelima yaitu dimensi <italic id="_italic-292">self-classified</italic><italic id="_italic-293">weight</italic>, subjek penelitian yang memiliki skor rendah adalah 19 orang, sedang 125 orang, dan tinggi 42 orang.</p>
        <p id="_paragraph-57">Secara lebih dalam diungkap bahwa dari 5 dimensi <italic id="_italic-294">body image </italic>yang diukur, dimensi <italic id="_italic-295">self-classified weight </italic>yang memiliki skor paling tinggi jika dibandingkan dengan dimensi lain (22,6% - lihat tabel 6)<italic id="_italic-296">. </italic>Dimensi ini mengacu pada memberi penilaian terhadap berat badan yang dimiliki individu sesuai dengan apa yang dipersepsikan. Jika melihat data yang tersaji dalam tabel 7 di bawah, nampak terlihat bahwa individu yang dimensi <italic id="_italic-297">self-classified</italic><italic id="_italic-298">weight-nya </italic>dalam kategori rendah adalah individu yang indeks massa tubuhnya berada dalam kategori kelebihan berat badan, obesitas I, dan obesitas II. Ini artinya individu tersebut kurang mampu dalam memberi penilaian terhadap berat badannya sesuai dengan apa yang dipersepsikan.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-7">
          <label>Table 7</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-71"/>Kategorisasi Skor Dimensi <italic id="_italic-299">Self-Classified </italic><italic id="_italic-300">Weight </italic>Berdasarkan Kategori Indeks Massa Tubuh</title>
            <p id="_paragraph-59" />
          </caption>
          <table id="_table-7">
            <tbody>
              <tr id="table-row-3310c2c191843675f1416fc31d744a07">
                <td id="table-cell-a26342b084197f3ac1bab66a0aa2d5fe" colspan="8">Kategorisasi Skor Dimensi Self-ClassifiedWeight</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3aca1cf6f30c129e466b65ad9d74e542">
                <td id="table-cell-cd6079c85fe8c65c7804bb591bc3e98c">No</td>
                <td id="table-cell-49955a0640d78028ca7cb449e2e54276">Kategori Indeks Massa Tubuh</td>
                <td id="table-cell-183c5f83c3488bd0e937070e05c69db0" colspan="3">Frekuensi</td>
                <td id="table-cell-780e2b20ab43bda9775ba3f17a0c2119" colspan="3">Persentase</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f028ec6ef108e4fcbdb12db424f43208">
                <td id="table-cell-3eff622890911d79a8da03b6f44f2dc7" />
                <td id="table-cell-64f80bf596e230cb261f16f9501526c0" />
                <td id="table-cell-a6792d53f0d7fb6bd344ac8ab0461567">Rendah</td>
                <td id="table-cell-20ec08cbc77a19edbdb3418bab6b65bb">Sedang</td>
                <td id="table-cell-f9c8643991a1b895d627af6773538d93">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-18e34a2d74d8963b1621ef1c79388e75">Rendah</td>
                <td id="table-cell-202f7aec39428eb2b98d3a22ac193a88">Sedang</td>
                <td id="table-cell-b7137f35d7b3d4ae706efa2fd1aaba18">Tinggi</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-25b1c5ac6c00447704012a9d77366ea0">
                <td id="table-cell-53ddb8a523ae9ce458066938c7f1f2ee">1</td>
                <td id="table-cell-232bfb5c155d30b8806b303f052f3fde">Berat Badan Kurang</td>
                <td id="table-cell-99380e16da3c25e849e50c160ac0e1fb">0</td>
                <td id="table-cell-13e87f6e1e21032ba24302c458669741">13</td>
                <td id="table-cell-2ed41c794a9beb60ab0f7512837852ea">35</td>
                <td id="table-cell-bffa73320a3bc4d3b7ef2e63e695fee4">0,000%</td>
                <td id="table-cell-2a186f265d6f2dbe08feb78e33c3c566">6,99%</td>
                <td id="table-cell-88c382de1a74d980d3ac1b6ce8863682">18,82%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7a10141336973617f3026575137d19d2">
                <td id="table-cell-59b048c726ac540d3893bbf6afab5cb4">2</td>
                <td id="table-cell-d9fe9583edae5647d7fccfa7f7b4dd22">Berat Badan Normal</td>
                <td id="table-cell-486e7ba3b970c93197e9d219b622e577">1</td>
                <td id="table-cell-86507ddcad902476bf6d4b04ae0c14f4">86</td>
                <td id="table-cell-a0ec13baeb9568cb4f569ce34743c8eb">7</td>
                <td id="table-cell-77c2e82dfd20024667378cbc9ef3e0bd">0,52%</td>
                <td id="table-cell-bc5d9a801bfd1aae2ff2fd8bf843a008">46,24%</td>
                <td id="table-cell-323b55f8e060e59d5efe835919b231de">3,76%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4ffa4714da705934d26b277a5e4f68f2">
                <td id="table-cell-5311d0b305502b5ab589a80472412c43">3</td>
                <td id="table-cell-5df97dad8aeac711b10ef32e33b6a131">Kelebihan Berat Badan</td>
                <td id="table-cell-045dc3e944e9dc8f89f20d11c70f7669">3</td>
                <td id="table-cell-df54b25a29893022e97a15ab9e672e7e">17</td>
                <td id="table-cell-0fefb436b535222df793cc834f7d1d4b">0</td>
                <td id="table-cell-3a85a73b8bf35ccf123dfee0d3ce5edf">1,61%</td>
                <td id="table-cell-9d9631cb375a5689dd6833b5f6b030b3">9,14%</td>
                <td id="table-cell-d1b38323f52b5fdd18a18417382e0b6a">0%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d11756bdf8d570579bb8ee0018f98082">
                <td id="table-cell-9c670ab33791a4c74f1a1c9c7929b8cc">4</td>
                <td id="table-cell-4d27d2f7c46440bc156c39d6cdf36e8e">Obesitas I</td>
                <td id="table-cell-7f5f6165c1a64e4f38b57793d9410f82">9</td>
                <td id="table-cell-9e44d78fda57085bc0fd6d38e471ec92">7</td>
                <td id="table-cell-7fd66967c5a3fea20fdd4fecac57299c">0</td>
                <td id="table-cell-1d0eb138cc260f23473c4f0f0a5b8f55">4,82%</td>
                <td id="table-cell-2af0c3430b626d16556f0760f4daf97b">3,76%</td>
                <td id="table-cell-5b1803d700b98cc3ebf4ef3163003bc3">0%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f42698e605b187fa56717fe708b6de9f">
                <td id="table-cell-2a30da3f117f589f16d4a8cc7bb3d6e4">5</td>
                <td id="table-cell-2feb3398b9af7a992ad281133af51753">Obesitas II</td>
                <td id="table-cell-12d1d048535d405c5ae54d4ec0d090dc">6</td>
                <td id="table-cell-c3bf74285f8de6eb315079b8e4c6d07a">2</td>
                <td id="table-cell-4a4c2c944b19275cd63161af7c72ac37">0</td>
                <td id="table-cell-00e145128730276d9f014d4279990e73">3,23%</td>
                <td id="table-cell-6400d586ed0253f2512de534d1e51f48">1,08%</td>
                <td id="table-cell-a05c4c5d94ee2f0a0f42a82bff76b39a">0%</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-60">Ini tidak selaras dengan apa yang diungkapkan Latner [20], individu yang memiliki berat badan dalam kategori kurang (<italic id="_italic-303">underweight</italic>) yang biasanya memiliki <italic id="_italic-304">body</italic><italic id="_italic-305">image </italic>kurang baik (lihat juga gambar 5 di atas).</p>
        <p id="_paragraph-61">Tertinggi kedua adalah dimensi <italic id="_italic-306">appearance evaluation</italic>. Dimensi ini adalah mengukur sejauh mana kemampuan individu dalam menilai daya tarik terkait keseluruhan penampilannya. Menurut Davison [20] <italic id="_italic-307">body image </italic>individu dipengaruhi oleh lingkungan sekitar mereka. Kemampuan individu dalam mengukur daya tarik penampilannya sedikit banyak dipengaruhi oleh interaksinya dengan lingkungan di sekitarnya, yang sifatnya dinamis dan bisa</p>
        <p id="_paragraph-62">berubah sesuai lingkungan yang dihadapi. Dari interaksi yang terjalin tersebut, individu biasanya akan memiliki sentimen atau opini atau persepsi yang hampir sama dengan mereka terkait <italic id="_italic-308">body</italic><italic id="_italic-309">image</italic>-nya [10]. Berdasarkan tabel 6 di atas menunjukkan bahwa 21,5% individu cukup mampu menilai bahwa mereka memiliki daya tarik terkait penampilannya, ini nantinya akan mempengaruhi individu dalam mepersepsikan tubuhnya lebih baik. Selain dapat mempengaruhi <italic id="_italic-310">body image </italic>yang dimiliki, menurut Davison [20] individu yang memiliki daya tarik yang cukup akan dianggap orang lain memiliki kepribadian dan intelegensi yang juga cukup.</p>
        <p id="_paragraph-63">Berdasarkan gambar 4 di atas, ditemukan bahwa jumlah subjek penelitian yang memiliki skor <italic id="_italic-311">body image</italic>dalam kategori rendah lebih banyak dimiliki oleh subjek yang mengonsumsi konten <italic id="_italic-312">K-Pop </italic>selama 4-8 jam dalam sehari, yakni 9 orang (5%), jika dibandingkan dengan subjek yang hanya mengonsumsi konten <italic id="_italic-313">K-Pop </italic>kurang dari 1 jam dalam sehari (0%). Menurut [11], frekuensi atau seringnya melihat penampilan artis <italic id="_italic-314">K-Pop </italic>berkorelasi positif dengan munculnya <italic id="_italic-315">body comparison</italic>, yakni salah satu prediktor munculnya ketidakpuasan akan tubuh oleh individu (<italic id="_italic-316">body dissatisfaction</italic>). Selaras dengan penelitian tersebut, berdasarkan hasil kategorisasi skor dimensi <italic id="_italic-317">body area</italic><italic id="_italic-318">satisfaction </italic>dalam penelitian ini, ditemukan bahwa subjek penelitian yang memiliki skor rendah dalam dimensi tersebut adalah subjek yang durasi konsumsi kontennya lebih dari 8 jam dalam sehari (lihat tabel 8). Ini menunjukkan bahwa subjek penelitian cenderung tidak puas dengan <italic id="_italic-319">body</italic><italic id="_italic-320">image</italic>yang dimiliki apabila terlalu sering ( &gt; 8 jam ) mengonsumsi konten <italic id="_italic-321">K-Pop</italic>dalam sehari.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-8">
          <label>Table 8</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-73"/>Kategorisasi Dimensi <italic id="_italic-322">Body</italic><italic id="_italic-323">Area</italic><italic id="_italic-324">Satisfaction</italic>Berdasarkan Durasi Konsumsi Konten <italic id="_italic-325">K-Pop</italic></title>
            <p id="_paragraph-65" />
          </caption>
          <table id="_table-8">
            <tbody>
              <tr id="table-row-fb2c3f59d3c4cc6431ccb85c581ed864">
                <td id="table-cell-6d8f39bf4f232f09302e0b31dd983442" rowspan="2">No</td>
                <td id="table-cell-8d8a4ce9e6cfd4b06c5de09300c0ee80" rowspan="2">Durasi Konsumsi Konten K-Pop</td>
                <td id="table-cell-d7588a53ebad7070885083c0327bccb6" colspan="3">Skor Dimensi Body Area Satisfaction</td>
                <td id="table-cell-fbac42f27ae0c34c1eb59506261a9e26" rowspan="2">⅀</td>
                <td id="table-cell-7e5b8fe8fe5e24ec3ce14eaab5ebc37b" rowspan="2">%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f55e149499f429af86e7c6df86865989">
                <td id="table-cell-18b3a4f19cb42d2d31de03d09c042ba9">Rendah</td>
                <td id="table-cell-f194d5adaad279d5ac287440869ed0fd">Sedang</td>
                <td id="table-cell-ff58940caa16c52efc171cfdb2740dc1">Tinggi</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2cb1b1a23c862238507d28e004586902">
                <td id="table-cell-6f86ea4cd474da6385ebf5010eb141dc">1</td>
                <td id="table-cell-19b4f3cd4ea82cfbbe633665b5af26db">&lt; 1 jam</td>
                <td id="table-cell-f2d9b103f8badf22bfba5fc21db290e6">0</td>
                <td id="table-cell-a5b0b445588b4cd28edc645de30172bf">9</td>
                <td id="table-cell-0ff79cf0f384a0824f2bf0cd6ea39cbf">1</td>
                <td id="table-cell-f0b9c5622348c5f5c37e19802c42c7f0">10</td>
                <td id="table-cell-31a74e04373a1f9348462de8862e7f09">5%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-21b40ed9ffb2bbf56c72e2539dfe1fbf">
                <td id="table-cell-b554e0a906f3ee38592441b7e6e23c5a">2</td>
                <td id="table-cell-383ed8e2d724eca0db8b7d516c312c63">1-2 jam</td>
                <td id="table-cell-bb7dd6bfe686f2b7cfe0bb6fe08aa5b3">6</td>
                <td id="table-cell-d6df2435b4da694835f8738433896d83">45</td>
                <td id="table-cell-98701d99f32849ee748272d06dbee84d">4</td>
                <td id="table-cell-7880ecb319a5aff599a3445c0ba71471">55</td>
                <td id="table-cell-1156b3c2f48d1fc5785004294bf3e40a">30%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b24ffb0c6ea832d2a080396b666e3eb3">
                <td id="table-cell-04a584888d836089f8c98f5ee4da94e3">3</td>
                <td id="table-cell-a75c0f85c4ba883de65f3953d6f6c96d">2-4 jam</td>
                <td id="table-cell-3891ae8ce596a187162284e046c28bba">5</td>
                <td id="table-cell-fac890c122d5ae62b657d74724862bd2">54</td>
                <td id="table-cell-42607edd32291ee997279f688b8fafda">11</td>
                <td id="table-cell-04d2d7bda7ea4247c28d9443a437d681">70</td>
                <td id="table-cell-91e4b9ed820f3ac28406be244f5484c9">38%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-cee1ee9225ebc9fafbf651b728af65ba">
                <td id="table-cell-00ff04c5515a595935375b84b5237ae7">4</td>
                <td id="table-cell-298cfa808dc84674b4f698705126bf06">4-8 jam</td>
                <td id="table-cell-0204ec1f3add08f66a3e89533a5bdc45">4</td>
                <td id="table-cell-e9cf15353babe861809684a07187aee2">27</td>
                <td id="table-cell-a74ee85ad1719d5a214f9b8ed6b87a1c">1</td>
                <td id="table-cell-baaa358edca1fbb413ed5008cd24084f">32</td>
                <td id="table-cell-947f5aeb88d110854cafb5c99f8c025f">17%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-abfb3ed95ca1b94c0d8451a517a71470">
                <td id="table-cell-bc9c2ed812018129d205a32d06507496">5</td>
                <td id="table-cell-fd84ed3d9816896d7db50d5e67e5f2f5">&gt; 8 jam</td>
                <td id="table-cell-70911491d4e299a4c806b36fa442ec48">9</td>
                <td id="table-cell-6f9d6418618800dcffcb70baf7977378">10</td>
                <td id="table-cell-e27efff4aa6d252556b9eb73e0fbe2b9">0</td>
                <td id="table-cell-a3b3afa658a5448e572a672726ae1d25">19</td>
                <td id="table-cell-5e4fe8bddfc46acadfc92ddd431c6ebc">10%</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-66"><italic id="_italic-330">Body image </italic>yang dimiliki individu dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pengalaman mereka, level sosio- ekonomi, dan perbedaan budaya [9]. Dalam penelitian ini subjek penelitian yang dijadikan partisipan adalah individu yang berumur 18 hingga 25 tahun. Berdasarkan gambar 3 tidak nampak perbedaan yang menonjol terkait <italic id="_italic-331">body image </italic>yang dimiliki jika dilihat berdasarkan umur subjek. Sebagian besar subjek (72,8%) memiliki gambaran yang cukup baik terkait tubuhnya. Namun ditemukan pada subjek yang berumur lebih muda, yakni di umur 18 tahun (4 individu), 19 tahun (6 individu), 20 tahun (10 individu), 21 tahun (7 inidvidu), dan 22 tahun (2 individu), memiliki skor <italic id="_italic-332">body image </italic>dalam kategori rendah jika dibandingkan dengan individu yang berumur 23, 24, dan 25 tahun. Ini menunjukkan bahwa persepsi, pikiran serta perasaan yang mereka miliki akan tubuhnya kurang baik. Menurut [10], di rentang umur yang lebih muda yakni masa perkembangan remaja, individu banyak mengalami perubahan fisik akibat masa pubertas, inilah yang dapat mempengaruhi <italic id="_italic-333">body</italic><italic id="_italic-334">image</italic>yang dimiliki, sehingga seringkali individu menganggap bahwa penampilan fisik dan keseluruhannya kurang baik akibat perubahan- perubahan yang terjadi tersebut.</p>
        <p id="_paragraph-67">Hal yang perlu digarisbawahi dari penelitian ini adalah hasil penelitian hanya akan dikenakan pada kelompok <italic id="_italic-335">emerging</italic><italic id="_italic-336">adult</italic>penggemar <italic id="_italic-337">K-Pop</italic>yang dijadikan subjek penelitian. Selanjutnya, meninjau hasil penelitian, demografis subjek penelitian masih terlalu luas, sehinga perlu mempertimbangkan penggunaan metode penelitian dan atau teknik sampling lain bagi penelitian selanjutnya. Penelitian ini nantinya diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut oleh peneliti atau mahasiswa lain yang ingin melakukan penelitian sosial dengan topik serupa, meningat penggemar <italic id="_italic-338">K-Pop</italic>di Asia, khususnya di Indonesia semakin banyak maka hal ini dapat dijadikan bahan pertimbangan. Selain faktor tersebut, ada faktor level sosio-ekonomi yang dapat mempengaruhi perkembangan <italic id="_italic-339">body</italic><italic id="_italic-340">image</italic>, sedangkan dalam penelitian ini faktor tersebut tidak dijadikan bahan pertimbangan untuk kriteria subjek penelitian.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-1d83df132c7d38e00a00bbba12972ecd">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-68"><italic id="_italic-341">Body image </italic>yang dimiliki oleh <italic id="_italic-342">emerging adult </italic>penggemar <italic id="_italic-343">K-Pop </italic>yang dijadikan subjek penelitian dalam penelitian, yang termasuk dalam kategori rendah adalah sejumlah 29 individu (15,6%), kategori sedang 135 individu (72,6%), dan kategori tinggi adalah 22 individu (11,8%). Ini berarti gambaran (persepsi, pikiran, dan perasaan) individu subjek penelitian akan tubuhnya cukup baik. Lalu jika ditinjau berdasarkan lima dimensi yang dijadikan alat ukur variabel, dapat disimpulkan bahwa dimensi <italic id="_italic-344">self-classified weight </italic>menempati urutan tertinggi dibandingkan keempat dimensi yang lain (23%), diikuti oleh dimensi <italic id="_italic-345">appearance evaluation </italic>(22%), <italic id="_italic-346">overweight preoccupation</italic>(19%), <italic id="_italic-347">appearance orientation </italic>(17%), dan <italic id="_italic-348">body area satisfaction </italic>(9%). Dimensi <italic id="_italic-349">self-classified weight </italic>lebih tinggi dibandingkan dimensi lain ini berarti bahwa individu mampu memberi penilaian terhadap berat badan yang dimiliki sesuai dengan apa yang dipersepsikan, yang nantinya dapat meningkatkan gambaran (persepsi, pikiran, dan perasaan) akan tubuhnya ke arah yang lebih baik.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>