<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Effect of Experiential Marketing and Brand Image on Purchase Decisions Through Word of Mouth as Intervening Variables</article-title>
        <subtitle>Pengaruh Experiential Marketing Dan Brand Image Terhadap Purchase Decision Melalui Word Of Mouth Sebagai Variabel Intervening</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-a2f13e6f085ec61f004a9cf70d6111ba" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Fatchiyah</surname>
            <given-names>Alifatul</given-names>
          </name>
          <email>afatchiyah@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-a9d6cd33af17785d6626751bcaff05b3" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sukmono</surname>
            <given-names>Rita Ambarwati</given-names>
          </name>
          <email>rita.umsida@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-10-30">
          <day>30</day>
          <month>10</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-11">Sektor jasa dewasa ini telah mengalami peningkatan yang signifikan. Kontribusi tersebut tak terkecuali pada sektor jasa pendidikan, Jasa pendidikan baik itu kegiatan usaha di bidang pendidikan formal dan di bidang pendidikan non-formal. LKP Modes Aniq adalah Lembaga Kursus Pelatihan yang fokus pada pelatihan ketrampilan membuat busana. LKP modes Aniq berdiri pada tahun 1993 di Sidoarjo, dengan program unggulannya yaitu kursus menjahit. Peserta didik dihadapkan kepada banyak pilihan kursus mengenai jenis vokasi ketrampilan apa yang ingin didapatkannya. Dari data lima tahun terakhir dapat dikatakan pelanggan (customer) dari Modes Aniq bersifat fluktuatif (berubah-ubah) dan cenderung menurun. Bisnis di bidang pendidikan tidak lepas dari pengaruh-pengaruh terjadinya perkembangan pesat yang melanda dunia. Terlebih lagi situasi dan kondisi saat ini sudah sedikit berubah akibat dari adanya wabah. Penyebaran COVID-19 yang cepat membuat banyak bisnis mulai merasa mengalami penurunan penjualan yang drastis atau bahkan tidak memiliki pelanggan sama sekali karena pelanggan sudah mulai beraktivitas di rumah mereka masing-masing. Tetapi, keberlanjutan bisnis harus tetap dilakukan agar bisnis dapat dipertahankan. Jumlah siswa yang fluktuatif membuat pimpinan lembaga dituntut untuk memiliki strategi marketing yang bagus guna mempertahankan usahanya.</p>
      <p id="_paragraph-12">Niat beli pelanggan dipengaruhi oleh pengalaman pemasaran yang dialami oleh customer [1]. Keputusan Pembelian pelanggan juga dipengaruhi oleh pengalaman pemasaran dan referensi komunitas. Selanjutnya yang menjadi pertimbangan pelanggan adalah mengenai Citra dari sebuah perusahaan [2]. Penelitian sebelumnya, mengemukakan bahwa citra dan harga merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian [3]. Selain perusahaan menjalankan strategi penjualan agar produknya dapat diterima di pasar, peran konsumen yang pernah memakai suatu produk atau jasa merupakan hal yang perlu diperhatikan. Mulut ke mulut (<italic id="_italic-44">Word Of Mouth</italic>) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli pelanggan [4]. Keputusan pembelian (<italic id="_italic-45">Purchase Decision</italic>) adalah tahap selanjutnya setelah adanya niat atau keinginan membeli. Keputusan pembelian dipengaruhi oleh <italic id="_italic-46">Word Of Mouth</italic>[5]. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel <italic id="_italic-47">Experiential Marketing</italic> (X1) Dan <italic id="_italic-48">Brand Image</italic> (X2) Terhadap <italic id="_italic-49">Purchase Decision (Y) </italic>Melalui<italic id="_italic-50"> Word Of Mouth (Z) </italic>Sebagai Variabel Intervening.</p>
      <p id="_paragraph-13">Gambar 1. Kerangka Konsep</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode</title>
      <p id="_paragraph-14">Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, Penelitian dilakukan di LKP Modes Aniq Sidoarjo pada Bulan November 2020 – Januari 2021. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada responden secara acak sebanyak 100 orang yang dalam hal ini adalah para peserta didik di LKP Modes Aniq. Kuisioner berisi pertanyaan yang mewakili indikator penelitian. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur variabel adalah skala likert. Penelitian ini menggunakan metode analisis data dengan menggunakan alat bantu analisis yaitu software SmartPLS 3.0 yang dijalankan dengan media computer.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="paragraph-68f68d25cac86c200cbe84d5b582c573">Gambaran Umum Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-15">Modes Aniq adalah Lembaga Kursus dan Pelatihan pendidikan non formal yang bergerak dibidang Tata Busana. Berdiri pada tahun 1992 yang terletak di ab Sidoarjo, Jawa Timur. LKP Modes Aniq diprakarsai oleh ibu Machwijatul Aniqoh SKM, MM, dengan program unggulannya adalah kursus menjahit. Modes Aniq dibentuk sebagai perwujudan keinginan untuk mendirikan lembaga kursus tata busana yang profesional dan inovatif di Sidoarjo serta mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia. LKP Modes Aniq telah berstatus akreditasi dengan No : 001/ SKEP/ STSAKR/ BAN PNF/ 2009. Dengan NILEK : 05124.4.1.0011.35. Visi yang LKP Modes Aniq adalah sebagai, menjadi Lembaga Kursus Tata Busana yang professional dan inovatif, untuk membentuk insan Indonesia yang terampil dan berkualitas dengan dilandasi IPTEK dan IMTAQ. Misi LKP Modes Aniq yaitu 1) Menyelenggarakan pendidikan ketrampilan tata busana yang bermutu dan professional sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas, berkompetensi dan berdaya saing. 2) Menyelenggarakan pendidikan ketrampilan tata busana untuk pengembangan dunia mode. 3) Menyelenggarakan pengabdian masyarakat. 4) Mengupayakan kemandirian diri dengan keahlian tata busana.</p>
      <p id="paragraph-d605c939233e143c96e60edf0d64ee3a">Karakteristik Responden</p>
      <p id="_paragraph-16">Responden berjumlah 100 oang. Karakteristik berdasarkan usia menunjukkan bahwa usia responden paling dominan pertama adalah berusia 18 – 25 Tahun, sebesar 45 %, kedua adalah berusia 26 – 40 tahun, sebesar 28 %, urutan ketiga berusia diatas 40 tahun sebesar 20 % dan terakhir kurang dari 18 tahun sebesar 7 %. Untuk pendidikan terakhir, warga belajar di LKP Modes Aniq yang paling dominan adalah SMA sebesar 57 %, urutan kedua adalah warga belajar dengan pendidikan terakhir S1 atau sarjana sebesar 30 %, kemudian pendidikan terakhir SMP sebesar 7 %, pendidikan terakhir Diploma I II III sebesar 5% dan terakhir pendidikan terakhir SD sebesar 1 %. Pekerjaan yang dimiliki warga belajar di LKP Modes Aniq bermacam-macam. Dari 100 responden jenis pekerjaan yang paling dominan adalah ibu rumah tangga sebesar 35%, urutan kedua adalah sebagai pegawai swasta sebesar 24%, kemudian Pelajar/Mahasiswa 22%, berwirausaha sebesar 14 %, pekerjaan lainnya 4%, dan PNS sebesar 1 %.</p>
      <p id="paragraph-f9e29b3c0f5d236e6455052e1e55ea34">Uji Validitas dan Uji Realibilitas</p>
      <p id="_paragraph-17">Validitas dapat diketahui dengan menlihat nilai AVE masing-masing indikator. Dikatakan valid apabila nilai AVE dari masing-masing variabel laten memiliki nilai &gt; 0.5. Uji realibilitas dapat diketahui dari nilai Composite Realibility. Variabel dapat dikatakan reliable apabila nilai composite reliability dari masing masing variabel nilainya &gt; 0.7.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Validitas dan Reliabel</title>
          <p id="_paragraph-19" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-71b804f0a869cf1b07f78e8ab13c8f86">
              <td id="table-cell-2848551aa8e273b1c32baf7ec7662dab" />
              <td id="table-cell-a8206b2f3df18d046195023c591f16f3">Average Variance Extracted (AVE)</td>
              <td id="table-cell-4f30f96ee76f7a0b2abd0b5b6186c642">Keterangan</td>
              <td id="table-cell-b91a29744c65e9e05c3ca958ae9d65f2">Composite Reliability</td>
              <td id="table-cell-420f1cb9240c4e515d9ccfa8555dd4bb">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7218e137f49282316d1cfda752cf43e0">
              <td id="table-cell-4175f56a6396a2d02ed726ccdeb1934c">Brand Image</td>
              <td id="table-cell-07d7b3fefd79fd243def0edb007daac0">0,559</td>
              <td id="table-cell-e9f0af2459ccb010e2efc17287f9c943">Valid</td>
              <td id="table-cell-7537b8599bdca1e226dbba122936f79c">0,790</td>
              <td id="table-cell-2297aff7d2d1eede4b55795383a34914">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e27e07c05721f71db66dc7dd007ef8f7">
              <td id="table-cell-dfae30b2770a8023dc39aa6c079832e9">Experiential Marketing</td>
              <td id="table-cell-cb4f4b39784adb8d16ec4c7ccb1bdfa2">0,533</td>
              <td id="table-cell-c772da3e4ec2d71380ec9ba41010dd1f">Valid</td>
              <td id="table-cell-9af82a273e96e095ffcfd2c65af4d856">0,819</td>
              <td id="table-cell-ca7e32e769d4cf109feaa427f17128e4">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-27dcd9f092dfa6677a134811884f4b50">
              <td id="table-cell-58543169e39999aec5db11a0f78d54a1">Purchase Decision</td>
              <td id="table-cell-8965e7d1de72f4a371f8b60ddd17053d">0,534</td>
              <td id="table-cell-d98af7824da54476a6a3a7f8a02538ef">Valid</td>
              <td id="table-cell-96c32418b02d73a74ed061de43f15ae6">0,818</td>
              <td id="table-cell-ed4bff5a6c7fcfc1f0d7486c7f6ebe49">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dca5e3d863cc7875e9478ba479189a0b">
              <td id="table-cell-0824919d802de3398cf7cfa62237ebb5">Word Of Mouth</td>
              <td id="table-cell-28fc538c3ec52a4c1a7633141df356cb">0,868</td>
              <td id="table-cell-114b268a7aafb206b996480582edfa83">Valid</td>
              <td id="table-cell-bc2581dbecad66f702d9e13d7297048b">0,930</td>
              <td id="table-cell-9c4fc4a5058d01f0cf654394198837f7">Reliabel</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-20">Dari data tabel diatas diketahui bahwa nilai AVE dari Variabel <italic id="_italic-51">Brand Image</italic> &gt; 0.5 yaitu sebesar 0.559, nilai AVE dari Variabel <italic id="_italic-52">Experiential Marketing</italic> &gt; 0.5 yaitu 0.533, nilai AVE dari Variabel <italic id="_italic-53">Purchase Decision</italic> &gt; 0.5 yaitu sebesar 0.534, nilai AVE dari <italic id="_italic-54">Word Of Mouth</italic> &gt; 0.5 yaitu 0.868. Hal ini menunjukkan bahwa setiap variabel dapat dikatakan valid. Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai composite reliability variabel <italic id="_italic-55">Brand Image</italic> adalah &gt; 0.7 yaitu sebesar 0.790, variabel Exeriential Marketing adalah &gt; 0.7 yaitu 0.819, <italic id="_italic-56">Purchase Decision</italic> adalah &gt; 0.7 sebesar 0.818, variabel <italic id="_italic-57">Word Of Mouth</italic> adalah &gt; 0.7 sebesar 0.983. Hal ini menunjukkan bahwa semua variabel laten memiliki reliabilitas yang baik sesuai batas minimum yang disyaratkan.</p>
      <p id="_paragraph-21">Uji Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-22">Uji hipotesis pada penelitian ini dilakukan dengan melihat t statistic dan P values. Hipotesis ini dapat dinyatakan diterima apabila P Values &lt; 0.05. Pada penelitian ini ada pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung karena terdapat variabel independen, variabel dependen, dan variabel mediasi. Pada program smartPLS hasil uji hipotesis dapat dilihat melalui path coefficients teknik bootsrapping sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-23">Melalui hasil nilai t statistic yang diperoleh, dapat diketahui pengaruh signifikansi antara variabel independen ke variabel dependen. Apabila nilai t statistic &gt; 1.967 (=TINV(0.005;300-) (t tabel signifikansi 5%) maka pengaruh antar variabel tersebut adalah signifikan. Sebalikanya apabila nilai t statistic &lt; 1.967 maka pengaruh antar variabel tersebut adalah tidak signifikan. Selanjutnya apabila nilai P value pada setiap variabel &lt; 0.05 maka Ho ditolak. Pengaruh positif dapat dilihat melalui Original Sample. Apabila nilai original sample nya positif maka arah pengaruhnya adalah positif. Apabila nilai original samplenya negatif (-) maka arah pengaruhnya adalah negative. Hasil Pengujian pengaruh langsung melalui analisis bootsrap pada smartPLS adalah sebagai berikut.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Hipotesis Pengaruh Langsung</title>
          <p id="_paragraph-24" />
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-bb0aac7e67b2aa2dcd79b2dfc0db7175">
              <td id="table-cell-e006003a811ff72669ef83f64590d50c" />
              <td id="table-cell-0d1e0d043151af6d450f8491ca8b4ede">Hipotesis</td>
              <td id="table-cell-1939eb7a872a46388e9e7dfd90d903cb">Original Sample</td>
              <td id="table-cell-b47952d57fe08dfe0084d9dabbb91b33">Arah</td>
              <td id="table-cell-4b98fc8845a8a5e36bdd383516c7a338">T Statistics (Ts)</td>
              <td id="table-cell-c901bd1c9dc5147944a3ace4127ec6f1">T Tabel (Tt)</td>
              <td id="table-cell-3703c72962c727ee5b8b58017a116976">P Values</td>
              <td id="table-cell-89faada25e8d068ee429a78f33b4dfc1">Hasil</td>
              <td id="table-cell-84631df49b655ff6dbf3aedf90ab21f4">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4457a1f40aafd54ccc15c65ec863f475">
              <td id="table-cell-82331ab5344bd9a0b20daba3eab220c4">Experiential Marketing (X1) -&gt; Purchase Decision (Y)</td>
              <td id="table-cell-422bb00fc1ce347bcb755244bd096d7e">H1</td>
              <td id="table-cell-b90b71ffb455f60365af3b933c6f2e9a">0,423</td>
              <td id="table-cell-fc464c50538ba1754be968dd3b022994">Positif</td>
              <td id="table-cell-4db350e445b49c0a6491dc8a1e0d7796">5,431</td>
              <td id="table-cell-841e463952be14f28e69ee7543427f68">1.967</td>
              <td id="table-cell-09173f6597a951e1cac72e4ea02f1778">0,000</td>
              <td id="table-cell-80e84d8ad85d4998027ebbca604409cb">Ts &gt; Tt dan P &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-6dc49a7172660d59e7492ed19042cb38">Positif Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d305d6d51752fbc69712bbd03b25829f">
              <td id="table-cell-012c4c2db57d9e12325f0dda4fa51bfd">Experiential Marketing (X1) -&gt; Word Of Mouth (Z)</td>
              <td id="table-cell-819bd5f701d6c8327efdd6ae67adc91e">H2</td>
              <td id="table-cell-8545f8bed12af23699534f058e3146bf">0,343</td>
              <td id="table-cell-26a753a77ef8aafd737209a6f0d0f29b">Positif</td>
              <td id="table-cell-a6197fce3fafd30753f7bdf8da870bfc">4,022</td>
              <td id="table-cell-dc1d922d2ef5342e233b7fb8a9b34209">1.967</td>
              <td id="table-cell-2b83a55f5db91185182ea42c8ca55a3a">0,000</td>
              <td id="table-cell-bfabf8d36f309fd5669fb94d1ed1c157">Ts &gt; Tt dan P &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-039c746b8aa757f5963fee91268dbd48">Positif Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c58dff3b763dceca758f54b061955d6b">
              <td id="table-cell-57d629c97c75addbf50cd79fab543ab4">Brand Image (X2) -&gt; Purchase Decision (Y)</td>
              <td id="table-cell-ab79e737525014aea3a11f6fbdd27216">H3</td>
              <td id="table-cell-155e341183ce118e5bcccc8f3f4bc1d7">0,291</td>
              <td id="table-cell-e53bbd7d19d42d2e24ae7839c65ec64f">Positif</td>
              <td id="table-cell-954b9939a92b9d1031f630539936c365">3,625</td>
              <td id="table-cell-b109e7e06b539a6d41bb34689a8fc93c">1.967</td>
              <td id="table-cell-5936e344601f07c1e433d3473910d67c">0,000</td>
              <td id="table-cell-4e9dd69003884fa0c1cfe80509af3cf0">Ts &gt; Tt dan P &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-200445c93aab82c25750c8dd2bdb7a39">Positif Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-933fdde256aa3061e82cbb782c34b2f2">
              <td id="table-cell-cbd62e39ba9b06a02f2ce5da58259eaa">Brand Image (X2) -&gt; Word Of Mouth (Z)</td>
              <td id="table-cell-cc48b6b96f93a7bbd5ab17ad553ae602">H4</td>
              <td id="table-cell-1bd336383b3896fcf83fe811e62883da">0,333</td>
              <td id="table-cell-30fd22539043a64798f84464c034a49a">Positif</td>
              <td id="table-cell-c2262633ca0beab5265746102cd35228">3,531</td>
              <td id="table-cell-2bfb9d1025d8f9d84be93f8becbcdad4">1.967</td>
              <td id="table-cell-4add6e3de406aeda76fb62fa71b7adc6">0,001</td>
              <td id="table-cell-ea2aa069a8fccee8e1944261005cf22d">Ts &gt; Tt dan P &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-97a4dbb57b54b8bbd3438bc21d70b731">Positif Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ae5562617dff218a9dd9dbc70ed8e065">
              <td id="table-cell-99a3ce9284d43a0948f6776e179ee4c2">Word Of Mouth (Z) -&gt; Purchase Decision (Y)</td>
              <td id="table-cell-9ea68082c0b9c5fa89583fa377bace54">H5</td>
              <td id="table-cell-756b81eaae055579c67b010ae61eebfb">0,260</td>
              <td id="table-cell-af8af4a606d31e2deafae375f0a1bdeb">Positif</td>
              <td id="table-cell-9314c6a122fbb3c35d214b4dee64f33d">3,399</td>
              <td id="table-cell-5067102db7ec1227214b2b0f8229129c">1.967</td>
              <td id="table-cell-ddfafcc126c7f53dd7a41a492a51e4a7">0,001</td>
              <td id="table-cell-d0f57a10f23e442b46551b7d5c6bb912">Ts &gt; Tt dan P &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-7b09d5dde34b63b188e79813dd0b753e">Positif Signifikan</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-26">Pengaruh Experiential Marketing terhadap Purchase Decision</p>
      <p id="_paragraph-27">Nilai t statistic dari pengaruh <italic id="_italic-58">Experiential Marketing</italic> terhadap <italic id="_italic-59">Purchase Decision</italic> adalah lebih besar dari t tabel (1.967) yaitu sebesar 5,431 dengan besar pengaruh sebesar 0,423 dan P Values &lt; 0,05 sebesar 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh <italic id="_italic-60">Experiential Marketing</italic> terhadap <italic id="_italic-61">Purchase Decision</italic> adalah positif dan signifikan. Maka H1 : <italic id="_italic-62">Experiential Marketing</italic> berpengaruh positif terhadap <italic id="_italic-63">Purchase Decision</italic> diterima.</p>
      <p id="_paragraph-28">Hasil ini menunjukkan bahwa <italic id="_italic-64">Experiential Marketing</italic> yang dibentuk dengan baik oleh LPK Modes Aniq Sidoarjo, akan cenderung meningkatkan <italic id="_italic-65">Purchase Decision</italic> pelanggan untuk menjadikan LKP Modes Aniq sebagai tempat kursus yang dipilih. Di LKP Modes Aniq <italic id="_italic-66">Experiential Marketing</italic> dibentuk untuk memunculkan ketertarikan dari sisi emosional mereka melalui pengalaman-pengalaman pemasaran yang disajikan. Indikator seperti, pencahayaan ruang kelas yang baik, instruktur Modes Aniq yang professional, kenyamanan tempat belajar, dan ketertarikan peserta didik untuk mempelajari ilmu tata busana dapat meningkatkan nilai <italic id="_italic-67">Experiential Marketing</italic> itu sendiri. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya, bahwa Feel, think, act, dan relate experiences dapat menstimulus motivasi untuk melakukan pembelian [6]. Variabel <italic id="_italic-68">Experiential Marketing</italic> berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel keputusan pembelian konsumen [2]. Selain itu niat beli pelanggan sangat dipengaruhi oleh <italic id="_italic-69">Experiential Marketing</italic>[1].</p>
      <p id="_paragraph-29">Pengaruh Experiential Marketing terhadap Purchase Decision</p>
      <p id="_paragraph-30">Nilai t statistic dari pengaruh <italic id="_italic-70">Experiential Marketing</italic> terhadap <italic id="_italic-71">Word Of Mouth</italic> adalah lebih besar dari t tabel (1.967) yaitu sebesar 4,022 dengan besar pengaruh 0,343 dan P Values &lt; 0,05 sebesar 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh <italic id="_italic-72">Experiential Marketing</italic> terhadap <italic id="_italic-73">Word Of Mouth</italic> adalah positif dan signifikan. Maka, H2 : <italic id="_italic-74">Experiential Marketing</italic> berpengaruh positif terhadap <italic id="_italic-75">Word Of Mouth</italic> diterima.</p>
      <p id="_paragraph-31">Hasil ini menunjukkan bahwa <italic id="_italic-76">Experiential Marketing</italic> yang dibentuk dengan baik oleh LPK Modes Aniq Sidoarjo, akan cenderung meningkatkan <italic id="_italic-77">Word Of Mouth</italic> yang positif terhadap LKP Modes Aniq Sidoarjo. Hal ini mendukung penelitian yang dilakukan sebelumnya mengemukakan bahwa <italic id="_italic-78">Experiential Marketing</italic> memiliki dampak positif pada <italic id="_italic-79">Word Of Mouth</italic>[7][8]. <italic id="_italic-80">Experiential Marketing</italic> memungkinkan konsumen untuk lebih mengenal merek kita. Mereka merasakan emosi yang ingin kita ciptakan. Jika pelanggan menyukai apa yang mereka pelajari, mereka menjadi lebih setia pada merek tersebut, dan dengan itu akan muncul WOM yang lebih positif. <italic id="_italic-81">Experiential Marketing</italic> tidak hanya mengkomunikasikan pesan, seperti yang dilakukan pemasar tradisional, tetapi sebenarnya <italic id="_italic-82">Experiential Marketing</italic> menciptakan alat yang kuat dan langsung dengan dampak yang cukup besar pada perilaku konsumen, seperti rekomendasi pribadi yang disebarkan dari mulut ke mulut [9].</p>
      <p id="_paragraph-32">Pengaruh Brand Image terhadap Purchase Decision</p>
      <p id="_paragraph-33">Nilai t statistic dari pengaruh <italic id="_italic-83">Brand Image</italic> terhadap <italic id="_italic-84">Purchase Decision</italic> adalah lebih besar dari t tabel (1.967) yaitu sebesar 3,625 dengan besar pengaruh 0,291 dan P Values &lt; 0,05 sebesar 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh <italic id="_italic-85">Brand Image</italic> terhadap <italic id="_italic-86">Purchase Decision</italic> adalah positif dan signifikan. Maka, H3 : <italic id="_italic-87">Brand Image</italic> berpengaruh positif terhdap <italic id="_italic-88">Purchase Decision</italic> diterima.</p>
      <p id="_paragraph-34">Hasil ini menunjukkan bahwa <italic id="_italic-89">Brand Image</italic> yang dibentuk dengan baik oleh LPK Modes Aniq Sidoarjo, akan cenderung meningkatkan <italic id="_italic-90">Purchase Decision</italic> pelanggan untuk menjadikan LKP Modes Aniq sebagai tempat kursus yang dipilih. Citra yang baik dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah keunggulan, keunikan dan kesukaan yang ada pada persepsi pelanggan terhadap suatu brand. Lokasi tempat kursus LKP Modes Aniq yang strategis di pusat kota yang padat akan pemukiman, pilihan jam kursus yang bervariasi, dan mudahnya merk Modes Aniq untuk diingat dapat meningkatkan nilai <italic id="_italic-91">Brand Image</italic> itu sendiri.</p>
      <p id="_paragraph-35">Citra Merek memiliki pengaruh secara simultan terhadap Keputusan Pembelian[10][11]. Citra dan harga merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian [3]. Semakin baik persepsi merk oleh konsumen, niat pembelian konsumen juga akan meningkat. Penempatan Citra Merek di benak konsumen harus dilakukan terus menerus untuk menjaga Citra Merek tetap kuat dan positif. Ini sangat masuk akal, karena ketika sebuah merek memiliki citra yang kuat dan citra positif di pikiran konsumen, maka merek selalu ingat dan kemungkinan konsumen untuk membeli merek tersebut meningkat.</p>
      <p id="_paragraph-36">Pengaruh Brand Image terhadap Word Of Mouth</p>
      <p id="_paragraph-37">Nilai t statistic dari pengaruh <italic id="_italic-92">Brand Image</italic> terhadap <italic id="_italic-93">Word Of Mouth</italic> adalah lebih besar dari t tabel (1.967) yaitu sebesar 3,531 dengan besar pengaruh 0,333 dan P Values &lt; 0,05 sebesar 0,001. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh <italic id="_italic-94">Brand Image</italic> terhadap <italic id="_italic-95">Word Of Mouth</italic> adalah positif dan signifikan. Maka, H4 : <italic id="_italic-96">Brand Image</italic> berpengaruh positif terhadap <italic id="_italic-97">Word Of Mouth</italic> diterima.</p>
      <p id="_paragraph-38">Bahwa <italic id="_italic-98">Brand Image</italic> berpengaruh positif signifikan terhadap <italic id="_italic-99">Word Of Mouth</italic>. Hasil ini menunjukkan bahwa <italic id="_italic-100">Brand Image</italic> yang baik, akan cenderung meningkatkan <italic id="_italic-101">Word Of Mouth</italic> yang positif terhadap LKP Modes Aniq Sidoarjo. Citra merek memiliki hubungan langsung terhadap <italic id="_italic-102">Word Of Mouth</italic> pelanggan [12][13]. Dengan mampu membuat pelanggan menyukai merek tersebut, maka akan lebih mudah untuk mendorong mereka untuk menyebarkan berita positif dari <italic id="_italic-103">Word Of Mouth</italic>. Dengan menghadirkan citra merek yang sesuai dari sisi konsumen, konsumen cenderung memiliki pandangan khusus terhadap produk yang disajikan. Sehingga dari waktu ke waktu citra akan terbentuk di benak konsumen, dan mereka ikut menyampaikan citra yang dibentuk untuk yang lainnya.</p>
      <p id="_paragraph-39">Pengaruh Word of Mouth terhadap Purchase Decision</p>
      <p id="_paragraph-40">Nilai t statistic dari pengaruh <italic id="_italic-104">Word Of Mouth</italic> terhadap <italic id="_italic-105">Purchase Decision</italic> adalah lebih besar dari t tabel (1.967) yaitu sebesar 3,399 dengan besar pengaruh 0,260 dan P Values &lt; 0,05 sebesar 0,001. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh B <italic id="_italic-106">Word Of Mouth</italic> terhadap <italic id="_italic-107">Purchase Decision</italic> adalah positif dan signifikan. Maka, H5 : <italic id="_italic-108">Word Of Mouth</italic> berpengaruh terhadap <italic id="_italic-109">Purchase Decision</italic> diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa <italic id="_italic-110">Word Of Mouth</italic> yang baik dan positif akan cenderung meningkatkan <italic id="_italic-111">Purchase Decision</italic> pelanggan untuk menjadikan LKP Modes Aniq sebagai tempat kursus yang dipilih. Pencahayaan ruang kelas yang baik, instruktur Modes Aniq yang professional, kenyamanan tempat belajar, ketertarikan peserta didik untuk mempelajari ilmu tata busana, lokasi tempat kursus yang strategis, dan pilihan jam kursus yang bervariasi dapat menjadi pendorong terbentuknya <italic id="_italic-112">Word Of Mouth</italic> yang positif. <italic id="_italic-113">Word Of Mouth</italic> yang positif antara lain seperti cerita dengan kesan baik tentang LKP Modes Aniq, serta rekomendasi atau ajakan untuk memilih kursus menjahit di LKP Modes Aniq. Promosi dari mulut ke mulut memiliki peran penting dalam mempengaruhi pelanggan untuk membeli produk [14]. Promosi dari mulut ke mulut berdampak pada keputusan pembelian konsumen [15]. WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli, Semakin baik WOM, maka akan semakin tinggi niat beli konsumen [16]. <italic id="_italic-114">Word Of Mouth</italic> atau Mulut ke mulut adalah sumber informasi utama yang dipercaya banyak orang untuk memainkan peran penting saat mengambil keputusan pembelian [17].</p>
      <p id="_paragraph-41">Di era revolusi industri 4.0 semua beralih ke digital. Dengan canggihnya teknologi, media sosial merupakan wadah bagi masyarakat. Komunikasi dengan pelanggan dapat menggunakan website atau akun social media sebagai platform. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan opini berharga yang berguna untuk meningkatkan kualitas layanan dari usaha kita. Selain itu mengingat pandemi COVID 19 yang masih berlangsung sistem pemasaran dengan komunikasi dari mulut ke mulut mengalami hambatan, untuk tu <italic id="_italic-115">Word Of Mouth</italic> secara tradisional melalui tatap muka, saat pandemi covid sperti ini bergeser menjadi komunikasi melalui online.</p>
      <p id="_paragraph-42">Hasil Pengujian pengaruh tidak langsung melalui analisis bootsrap pada smartPLS adalah sebagai berikut.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Hipotesis Pengaruh Tidak Langsung</title>
          <p id="_paragraph-43" />
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-9ca483a87bd1335e8e81748105e8ad1e">
              <td id="table-cell-1f1945b244e5d8b8b99f91510d50c954" />
              <td id="table-cell-9e27e2258adc97ec968098ee206baf68">Hipotesis</td>
              <td id="table-cell-dd3d2fede2d734c716711f33c975abac">Original Sample</td>
              <td id="table-cell-c4979d696fc9de5b0c69e4b4b0a8cce2">Arah</td>
              <td id="table-cell-f61527408770e37abaea5b716ad3b624">T Statistics (Ts)</td>
              <td id="table-cell-88542af7cf8d4345b22f8c07969b5f09">T Tabel (Tt)</td>
              <td id="table-cell-96b03a1978eefafdb0b679aaf2c0e64d">P Values</td>
              <td id="table-cell-0cccda18a49be252c681c9b4de76b781">Hasil</td>
              <td id="table-cell-ad7eea1fb2d41c345082d8258ac68fbd">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-69e2db9c56ba201ddbc472582bc59655">
              <td id="table-cell-a34302a1eaf26c9e65103421259714d8">Experiential Marketing (X1) -&gt; Word Of Mouth (Z) -&gt; Purchase Decision (Y)</td>
              <td id="table-cell-64e0594c08791961f3a851122a312f4f">H6</td>
              <td id="table-cell-6dc31ff3b89376844932ac7b602ceb51">0,089</td>
              <td id="table-cell-d917f5a8cf9f0fc2c9ca7f9081525ee7">(+)</td>
              <td id="table-cell-f9112d5b958f717c33dc3ad3c8d0358c">2,382</td>
              <td id="table-cell-f4ac611c3154fdb5eecc81ba4b9c6750">1.967</td>
              <td id="table-cell-10e66b53fe9ed1b43fccbb0e70b4f0e4">0,019</td>
              <td id="table-cell-34b3111510719c83751f27a6e3d5c72e">Ts &gt; Tt dan P &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-534c92a25d2c9461775a0394b28cc0d9">Positif Signifikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e1b1b59ac1a5ed9c62df67021ead627b">
              <td id="table-cell-6fbed595c73a63eb82ed1344a58ce58e">Brand Image (X2) -&gt; Word Of Mouth (Z) -&gt; Purchase Decision (Y)</td>
              <td id="table-cell-54dc1ea583771237fc4a7aff34bdaf25">H7</td>
              <td id="table-cell-2a964151d92d217c043ad2538a018c15">0,087</td>
              <td id="table-cell-7e8e985a986943c83bfef25c8b39c510">(+)</td>
              <td id="table-cell-a9ec76517844c9e10b8edce8aee71358">2,461</td>
              <td id="table-cell-d3d1f0ed7b5470a2b8d4469254e7ecd2">1.967</td>
              <td id="table-cell-7ae80e888498f4740fec33cbf477f579">0,016</td>
              <td id="table-cell-bd465ae02f3f4167f6dbfa5105a7707e">Ts &gt; Tt dan P &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-dee9101a29c6e19f18d5c759a47b8b65">Positif Signifikan</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-44" />
      <p id="_paragraph-45">Pengaruh <italic id="_italic-116">Experiential Marketing</italic> Terhadap <italic id="_italic-117">Purchase Decision</italic> dengan <italic id="_italic-118">Word Of Mouth</italic> sebagai variabel Intervening</p>
      <p id="_paragraph-46">Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui Nilai t statistik pengaruh <italic id="_italic-119">Experiential Marketing</italic> terhadap <italic id="_italic-120">Purchase Decision</italic> melalui <italic id="_italic-121">Word Of Mouth</italic> lebih besar dari t tabel (1,967) yaitu sebesar 2,382 dengan besar pengaruh 0,089 P Values &lt; 0,05 sebesar 0.019. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh <italic id="_italic-122">Experiential Marketing</italic> terhadap <italic id="_italic-123">Purchase Decision</italic> melalui <italic id="_italic-124">Word Of Mouth</italic> adalah positif dan signifikan. Maka H6 : <italic id="_italic-125">Experiential Marketing</italic> berpengaruh tidak langsung terhadap <italic id="_italic-126">Purchase Decision</italic> melalui <italic id="_italic-127">Word Of Mouth</italic> sebagai variabel intervening diterima.</p>
      <p id="_paragraph-47"><italic id="_italic-128">Experiential Marketing</italic> yang dibentuk oleh LKP Modes Aniq yang didukung oleh <italic id="_italic-129">Word Of Mouth</italic> maka secara tidak langsung akan mempengaruhi <italic id="_italic-130">Purchase Decision</italic> terhadap LKP Modes Aniq. Dengan memiliki <italic id="_italic-131">Experiential Marketing</italic> yang baik, maka <italic id="_italic-132">Word Of Mouth</italic> positif pada LKP Modes Aniq akan terbentuk dan akan menyebabkan keputusan pembelian yang meningkat. Begitu juga sebaliknya pengalaman pemasaran yang buruk akan memunculkan <italic id="_italic-133">Word Of Mouth</italic> negative yang berdampak pada keputusan pelanggan. Ketika pengalaman buruk dialami oleh pelanggan hal ini berakibat pada kesan buruk yang permanen pada produk atau jasa dan mengarah pada negative <italic id="_italic-134">Word Of Mouth</italic>[18]. Hal ini membuat negative <italic id="_italic-135">Word Of Mouth</italic> menjadi sangat tidak diinginkan tetapi pada waktu yang sama, positif <italic id="_italic-136">Word Of Mouth</italic> yang terbentuk dapat menciptakan efek magis terhadap penjualan produk atau jasa. Alasan <italic id="_italic-137">Experiential Marketing</italic> terkait dengan promosi dari mulut ke mulut secara sederhana adalah karena orang suka membicarakan apa yang mereka lakukan. Jika <italic id="_italic-138">Experiential Marketing</italic> dilakukan dengan baik, pengalaman bisa menjadi cukup menarik untuk diteruskan dari orang ke orang. Apakah itu online atau secara langsung, jika seseorang melihat, melakukan, mencicipi, atau dengan cara lain mengalami sesuatu yang luar biasa, kebanyakan mereka ingin orang lain mengetahuinya. Pengalaman pribadi memainkan peran penting dalam meyakinkan pelanggan seperti dalam WOM tradisional [19].</p>
      <p id="_paragraph-48">Pengaruh <italic id="_italic-139">Brand Image</italic> Terhadap <italic id="_italic-140">Purchase Decision</italic> dengan <italic id="_italic-141">Word Of Mouth</italic> sebagai variabel Intervening</p>
      <p id="_paragraph-49">Nilai t statistik pengaruh <italic id="_italic-142">Brand Image</italic> terhadap <italic id="_italic-143">Purchase Decision</italic> melalui <italic id="_italic-144">Word Of Mouth</italic> lebih besar dari t tabel (1,967) yaitu sebesar 2,461 dengan besar pengaruh 0,087 P Values &lt; 0,05 sebesar 0,016, Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh <italic id="_italic-145">Brand Image</italic> terhadap <italic id="_italic-146">Purchase Decision</italic> melalui <italic id="_italic-147">Word Of Mouth</italic> adalah positif dan signifikan. Maka H7 : <italic id="_italic-148">Brand Image</italic> berpengaruh tidak langsung terhadap <italic id="_italic-149">Purchase Decision</italic> melalui <italic id="_italic-150">Word Of Mouth</italic> sebagai variabel intervening diterima<bold id="_bold-60">. </bold><italic id="_italic-151">Brand Image</italic> yang dibentuk oleh LKP Modes Aniq yang didukung oleh <italic id="_italic-152">Word Of Mouth</italic> maka secara tidak langsung akan mempengaruhi <italic id="_italic-153">Purchase Decision</italic> terhadap LKP Modes Aniq. Dengan membentuk <italic id="_italic-154">Brand Image</italic> yang baik, maka <italic id="_italic-155">Word Of Mouth</italic> positif pada LKP Modes Aniq akan terbentuk dan akan menyebabkan keputusan pembelian yang meningkat. Citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian melalui <italic id="_italic-156">Word Of Mouth</italic>[20]<italic id="_italic-157">. </italic>Pengaruh <italic id="_italic-158">Brand Image</italic> terhadap <italic id="_italic-159">Purchase Decision</italic> yang dimediasi oleh <italic id="_italic-160">Word Of Mouth</italic> menunjukkan bahwa <italic id="_italic-161">Brand Image</italic> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-162">Purchase Decision</italic> melalui <italic id="_italic-163">Word Of Mouth</italic>. Artinya dari mulut ke mulut dapat memediasi pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian [21][22]. Citra merek yang positif akan membentuk <italic id="_italic-164">Word Of Mouth</italic> dan kemudian memberi dampak terhadap keputusan pembelian. Variabel <italic id="_italic-165">Word Of Mouth</italic> sebagai variabel intervening memperkuat variabel Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian karena Keputusan Pembelian semakin besar terjadi dengan adanya <italic id="_italic-166">Word Of Mouth</italic> [23].</p>
    </sec>
    <sec id="sec-5">
      <title>Kesimpulan</title>
      <list list-type="bullet" id="list-0968fd6ac10469fa99aaa9cacfccb5d1">
        <list-item>
          <p>Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, variabel <italic id="_italic-167">Experiential Marketing</italic> secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-168">Purchase Decision</italic>, dan terhadap Word Of Mouth. Variabel <italic id="_italic-169">Brand Image</italic> secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-170">Purchase Decision</italic>, dan terhadap Word Of Mouth. Variabel <italic id="_italic-171">Word Of Mouth</italic> secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-172">Purchase Decision</italic>. <italic id="_italic-173">Experiential Marketing</italic> secara tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-174">Purchase Decision</italic> melalui <italic id="_italic-175">Word Of Mouth</italic> sebagai variabel Intervening. <italic id="_italic-176">Brand Image</italic> secara tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-177">Purchase Decision</italic> melalui <italic id="_italic-178">Word Of Mouth</italic> sebagai variabel Intervening.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Melalui penelitian ini Lembaga Pelatihan Ketrampilan Modes Aniq dapat mengetahui faktor faktor yang dapat mempengaruhi <italic id="_italic-179">Purchase Decision</italic>. Salah satu yang mempengaruhinya adalah variabel <italic id="_italic-180">Experiential Marketing</italic>, <italic id="_italic-181">Brand Image</italic> dan <italic id="_italic-182">Word Of Mouth</italic>. Meningkatkan nilai variabel-variabel tersebut maka akan meningkatkan pembelian</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>