<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Analysis of Visitor Services Time at the Cooperative and Micro Business Office of Sidoarjo Regency Using the Six Sigma Method Approach to Optimize Micro Business Upgrading </article-title>
        <subtitle>Analisis Waktu Pelayanan Pengunjung di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Menggunakan Pendekatan Metode Six Sigma Untuk Optimasi Usaha Mikro Naik Kelas</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Farizi</surname>
            <given-names>Sefrian Akhmad</given-names>
          </name>
          <email>boy@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Putra</surname>
            <given-names>Boy Isma</given-names>
          </name>
          <email>boy@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-10-10">
          <day>10</day>
          <month>10</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>09</day><month>10</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-13">Di tengah kemajuan teknologi saat ini, kecepatan menjadi faktor yang sangat penting dalam berbagai bidang. Kecepatan di sini mengacu pada kemampuan untuk menyelesaikan suatu tindakan atau proses dalam waktu yang relatif singkat. Salah satu kegiatan yang menuntut penerapan kecepatan adalah pengelolaan waktu pelayanan pengunjung dalam kehidupan sehari-hari. Waktu pelayanan pengunjung merupakan sebuah fenomena yang umum dijumpai oleh konsumen dalam sektor jasa maupun manufaktur. Dalam waktu pelayanan pengunjung terjadi aktivitas menunggu secara lama ataupun sebentar, yaitu kondisi di mana sekelompok orang, komponen, atau mesin yang memerlukan layanan harus menunggu dalam suatu urutan tertentu sebelum mendapatkan layanan dari sumber daya yang tersedia<xref id="_xref-1" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-14">Pertumbuhan ekonomi suatu wilayah atau negara pada hakikatnya merupakan hasil sinergi dari berbagai komponen variabel yang saling berinteraksi, meliputi kualitas sumber daya manusia, ketersediaan sumber daya alam, akumulasi modal, kemajuan teknologi, infrastruktur, dan faktor-faktor pendukung lainnya. Sebagai negara berkembang yang tengah mempercepat laju pembangunannya, Indonesia terus berupaya mengejar ketertinggalan di berbagai sektor ekonomi strategis, dengan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus utama yang memiliki peran fundamental sebagai pilar penyangga struktur perekonomian nasional. Sektor UMKM tidak hanya berfungsi sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi di Indonesia, tetapi juga memainkan peran vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang signifikan<xref id="_xref-2" ref-type="bibr" rid="bib2">[2]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-15">Dinas Koperasi dan UKM merupakan instansi pemerintah yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola urusan pemerintahan daerah terkait koperasi serta usaha kecil dan menengah. Dinas Koperasi dan UKM memiliki peran penting dalam perkembangan usaha yang bertujuan untuk meningkatkan peran koperasi dan UKM melalui program pelatihan, pendidikan, dan memberikan uji kelayakan terhadap produk yang dihasilkan. Dengan peningkatan ekspor, usaha kecil dan menengah dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan produk nasional, dan mereka memiliki kedudukan, potensi, dan peran yang sangat penting dan strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan ekonomi yang luas pada masyarakat. Mereka juga dapat berkontribusi pada proses pemerataan dan peningkatan kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran. Karena usaha kecil dan menengah merupakan sebagian besar kehidupan ekonomi rakyat<xref id="_xref-3" ref-type="bibr" rid="bib3">[3]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-16">Upaya Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dalam melakukan pembenahan berkelanjutan untuk merealisasikan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan mengoptimalkan standar pelayanan kepada masyarakat. Dalam menjalankan tugas dan fungsi di bidang Koperasi dan Usaha Kecil, sebagaimana tercantum dalam Rencana Strategis Dinas Koperasi, memiliki sasaran pokok yakni meningkatkan mutu kelembagaan serta produktivitas koperasi dan usaha mikro melalui optimalisasi potensi daerah untuk menciptakan perekonomian regional yang berkeadilan dan merata <xref id="_xref-4" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref>. Mengenai aspek layanan, faktor waktu memiliki peran penting yang terdiri dari durasi pelayanan dan periode menunggu. Kedua aspek waktu ini memberikan dampak signifikan terhadap bagaimana seseorang menilai kualitas layanan yang diterima. Oleh karena itu, penyedia jasa layanan perlu memperhatikan dan mempertimbangkan dengan cermat berapa lama proses pelayanan berlangsung serta durasi waktu yang harus ditunggu oleh pelanggan. Waktu pelayanan pengunjung merupakan salah satu aspek krusial yang menentukan kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan publik. Semakin efisien waktu pelayanan pengunjung, semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat dan semakin optimal pula dampaknya terhadap produktivitas pelaku usaha<xref id="_xref-5" ref-type="bibr" rid="bib5">[5]</xref></p>
      <p id="_paragraph-17">Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengukur level sigma terkait tingkat waktu pelayanan pengunjung dengan menggunakan metode analisis six sigma yang sistematis dan terstruktur dalam bidang pengembangan di Dinas Koperasi Sidoarjo, sehingga dapat memberikan rekomendasi strategis untuk optimalisasi proses pelayanan dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode</title>
      <p id="_paragraph-18">Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini berlangsung selama 3 bulan terhitung bulan Juni – Agustus. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data pengamatan waktu pelayanan pengunjung pada pelayanan resepsionis. Untuk pengolahan data ini dilakukan dengan menggunakan metode Six Sigma untuk bisa menganalisis lama waktu pelayanan pengunjung pelayanan dan juga memaksimalkan waktu pelayanan pengunjung agar lebih optimal.</p>
      <p id="_paragraph-19">Pada metode analisis data menggunakan metode Six Sigma yang meliputi tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC). Six Sigma sendiri merupakan gabungan dari pendekatan lean dan Six Sigma yang sistematis untuk mengenalisa serta menghilangkan pemborosan (waste) atau aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, dengan cara melakukan perbaikan berkelanjutan secara drastis untuk mencapai performa pada tingkat enam sigma<xref id="_xref-6" ref-type="bibr" rid="bib6">[6]</xref>.</p>
      <p id="paragraph-549a267fe0f7530f42aad13f477d9c29"> 1. <bold id="_bold-19">Tahap Define</bold> </p>
      <p id="_paragraph-20">Tahap Define : Tahap Define bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan secara spesifik masalah terkait waktu pelayanan pengunjung pelayanan yang terjadi di dinas koperasi dan usaha mikro kab sidoarjo. Hal ini dilakukan melalui analisis kuantitatif dengan melakukan observasi serta melakukan pencacatan dengan menghitung waktu pelayanan secara langsung.</p>
      <p id="paragraph-fa3440fbeb5d2c2d4242e3f8e182473a">2. <bold id="_bold-20">Tahap Measure</bold> </p>
      <p id="_paragraph-21">Tahap Measure : Tahap Merasure bertujuan untuk untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan layanan di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Waktu pelayanan pengunjung pada pelayanan dapat didefinisikan untuk penelitian ini. Setelah itu, sampel diambil selama tiga bulan untuk analisis kuantitatif. Peringkat Sigma dan Defect Per Million Opportunities (DPMO). Sampel ini digunakan untuk menghitung Defect Per Million Opportunities (DPMO) dan Sigma Level. Rumus untuk menghitung Peta kendali, DPU, TOP, DPO, DPMO dan Sigma Level sebagai berikut:</p>
      <list list-type="order" id="list-234ecba851b5031c435f3dd48954aefc">
        <list-item>
          <p>Perhitungan Nilai DPMO dan Level Sigma<xref id="_xref-7" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>:</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-22">Untuk mengetahui jumlah peluang terjadinya cacat pada semua produk yang diperlukan.</p>
      <p id="_paragraph-23">TOP = U × OP(1)</p>
      <p id="_paragraph-24">Keterangan:</p>
      <p id="_paragraph-25">U= Jumlah Produk</p>
      <p id="_paragraph-26">OP= Banyak Jenis Cacat</p>
      <p id="_paragraph-27">Defect Per Oppurtunities (DPO) adalah ukuran dari kegagalan yang memperhitungkan kegagalan yang menunjukkan banyaknya cacat atau kegagalan setiap kesempatan.</p>
      <p id="_paragraph-28">DPO   =  (2)</p>
      <p id="_paragraph-29">Keterangan:</p>
      <p id="_paragraph-30">D= Jumlah Cacat</p>
      <p id="_paragraph-31">TOP= Jumlah Yang Diproduksi</p>
      <p id="_paragraph-32">Defect per Million Opportunity (DPMO) adalah suatu tingkatan kegagalan yang mengimplementasikan banyaknya cacat atau kegagalan setiap banyaknya kesempatan.</p>
      <p id="_paragraph-33">DPMO =  × 1.000.000 (3)</p>
      <list list-type="order" id="list-00e6cf3928e6d6f513bd5c6d0e1aad6a">
        <list-item>
          <p>Total Opportunities (TOP)<xref id="_xref-8" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>:</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Defect Per Oppurtunities (DPO)<xref id="_xref-9" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>:</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Defect Per Million Opportunities (DPMO)<xref id="_xref-10" ref-type="bibr" rid="bib8">[8]</xref>:</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Penentuan level sigma <xref id="_xref-11" ref-type="bibr" rid="bib8">[8]</xref></p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-34">Level sigma = Normsinv ( + 1,5(4)</p>
      <p id="paragraph-a7766f79f3b5e01acdc937b2e2f1cad7"> 3. <bold id="_bold-21">Tahap Analyze</bold> </p>
      <p id="_paragraph-35">Setelah data dikumpulkan pada tahap measure, tahap analisis digunakan untuk mengidentifikasi penyebab utama dari waktu lama pada proses pelayanan. Tujuan dari tahap analisis adalah untuk mengetahui waktu pelayanan pengunjung yang mempengaruhi kenyamanan pelanggan. Ini dapat dilakukan dengan membuat pemetaan masalah. Data yang sudah didapat pada tahap measure kemudian diolah melalui analisis untuk menentukan prioritas yang harus diperbaiki terlebih dahulu<xref id="_xref-12" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>.</p>
      <p id="paragraph-6fb28e17b99ff4e5def15f1dad60edf3">4.  <bold id="_bold-22">Tahap Improve</bold> </p>
      <p id="_paragraph-36">Tahap perbaikan (improve) adalah tahap keempat. dilakukan setelah mengidentifikasi sumber masalah melalui pemetaan penyebab permasalahan dan prioritas usulan perbaikan. Selanjutnya, masalah-masalah yang dihadapi oleh suatu kantor atau perusahan kemudian akan diberikan sebagai solusi<xref id="_xref-13" ref-type="bibr" rid="bib10">[10]</xref>.</p>
      <p id="paragraph-4291d9251ad8f0b15c7c7ee47506ac38">5. <bold id="_bold-23">Tahap Control</bold> </p>
      <p id="_paragraph-37">Akhir dari proses analisis Six Sigma adalah tahap kontrol, di mana fokus terletak pada tindakan dan pengawasan rencana tindakan. Proses control ingin mengetahui bagaimana upaya untuk meningkatan waktu pelayanan pengunjung, sehingga waktu pelayanan pengunjung bisa dioptimalisasikan dengan memperbaiki prosesnya<xref id="_xref-14" ref-type="bibr" rid="bib11">[11]</xref>.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="paragraph-f5054aee902bf4a9ed6425742195b505">
        <bold id="_bold-24">A. Pengumpulan Data </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-38">Metode pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup observasi di lapangan, wawancara terstruktur, dan studi kepustakaan. Aktivitas observasi dijalankan sepanjang periode Juni-Agustus, sementara wawancara dilakukan dengan melibatkan staf dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo dan pengunjung usaha mikro. Untuk mengolah dan menganalisis data yang terkumpul, penelitian ini menerapkan metodologi DMAIC yang meliputi lima fase berurutan: penetapan masalah, pengukuran kinerja, analisis akar masalah, implementasi perbaikan, dan pengendalian hasil.</p>
      <p id="_paragraph-39">Pengumpulan data dalam studi ini dijalankan dengan pendekatan langsung melalui aktivitas monitoring dan observasi terhadap durasi layanan yang diberikan kepada pengunjung oleh bidang pengembangan dalam berbagai kegiatan pelayanan masyarakat, terutama bagi usaha mikro. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan realitas pelayanan di lokasi penelitian. </p>
      <fig id="figure-panel-674d46724dc5af7ec509885ba856e124">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-cbcb94e580be752c8a00c1fb61735396"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-0a6ed812d8c3d301ac799bdede352698" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="2427-1.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-40">
        <bold id="_bold-25">Gambar 1. Diagram Alir Penelitian</bold>
      </p>
      <sec id="sec-3_2">
        <title>
          <bold id="_bold-26">Hasil Dan Pembahasan</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-41">Pada penelitian ini akan menganalisis terkait penggunaan metode six sigma yang terdiri dari define, measure, analyze, improve, control dan tingkatan level sigma dari penelitian</p>
        <p id="paragraph-5f2872def845aaed42b95f32c78b4560">
          <bold id="_bold-27">1. Tahap Define </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-42">Tahap Define adalah langkah untuk mengidentifikasi dan menetapkan permasalahan yang hendak dipecahkan dengan cara merumuskan masalah sebagai batasan kajian penelitian serta menetapkan sasaran penelitian<xref id="_xref-15" ref-type="bibr" rid="bib12">[12]</xref> .Pada tahap ini, masalah yang sedang dihadapi oleh dinas diidentifikasi dan dirumuskan secara jelas. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengenalan permasalahan berdasarkan kebutuhan konsumen serta penetapan tujuan, seperti pengurangan tingkat waktu pelayanan pengunjung yang lama.  Dalam hal ini perlu adanya perbaikan untuk mengoptimalkan waktu pelayanan pengunjung seperti memaksimalkan staff pekerja, menggunakan jaringan data yang stabil untuk mengakses web data online dan melakukan monitoring langsung untuk bisa memaksimalkan waktu pelayanan.</p>
        <p id="paragraph-6a4752dda5987f1850927f52962c7322">
          <bold id="_bold-28">2. Tahap Measure </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-43">Tahap Measure adalah langkah pengukuran elemen kunci dari metode DPMO, yang melibatkan penghitungan tingkat defect atau kegagalan dalam<xref id="_xref-16" ref-type="bibr" rid="bib13">[13]</xref>. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan dianalisis. Selama bulan Juni-Agustus 2025, terdapat 8 jenis kegiatan dengan kategori waktu pelayanan yang membutuhkan waktu layanan yang lama. </p>
        <p id="_paragraph-44"><bold id="_bold-29">Tabel 1</bold>. Kategori Cacat</p>
        <table-wrap id="tbl1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-45"/>
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-ed78f6377a717bdf6c71560a18ca9ccf">
                <td id="8ccc3201d36d6c03ef7a81e4a1a739c6">No</td>
                <td id="167ab98024fa518ad07891a6a87aca34">Jenis keperluan pelayanan yang membutuhkan waktu lama(Jenis cacat)</td>
                <td id="760269e4007aef90d1254011f61bfbc4">Kategori</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ca50ee1197b3f3f9b9c75c0f54f64992">
                <td id="c6bd2d8dff2335fa8e02d6b9559c3b0a">1</td>
                <td id="69ccfdc3171cb0e347774cc6b7565869">Pengajuan sertifikat halal</td>
                <td id="6f2616dda641cf443effd93eae0aae8d">Tinggi Range waktu ( ≥ 30 menit)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4ad2d349f8ae49224cf42ab271190b06">
                <td id="9c00dada1a31c0b3e2cef3ee671e00e2">2</td>
                <td id="81f4df8f1f28ceedfc6a2cd2e32c90ee">Pengurusan surat usaha</td>
                <td id="d2a5ea5fdd53836f4647b128a26bf02c">SedangRange waktu ( 20 ≤ x &lt; 30 menit)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2f1c55d58490f9365f7585ab4d519cf9">
                <td id="a6b09b8acb33904b5d0334a7133503d3">3</td>
                <td id="d1046bd6ea03458ff2c23e0d4ffa9a4f">Display produk dietalase dinkop</td>
                <td id="556012760e1cce45dc294a8379247e6d">SedangRange waktu ( 20 ≤ x &lt; 30 menit)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-942ba14f95fc39ba71ebc4ff9d04a955">
                <td id="62756313e1b985e4ef3007410fc66875">4</td>
                <td id="9ab7ff8eee2d24d059fd02bc162c341e">Konsultasi</td>
                <td id="ba3f02b064afeb1a35813c842aa42a9f">SedangRange waktu ( 20 ≤ x &lt; 30 menit)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b398df49ecce1d35a988003df536ea26">
                <td id="bc8596da9471fa561c6333c4b86be315">5</td>
                <td id="5fe8037df986cc2d234884fb84e89a13">Pengajuan peminjaman</td>
                <td id="90871324dfa90a8a8c878f50b0e567c9">SedangRange waktu ( 20 ≤ x &lt; 30 menit)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0d2f1842c5e414b15a75d24515190b56">
                <td id="41d78ca9378dc19988ba98c91e842710">6</td>
                <td id="a7097031213cfef813f4bd5eaa050786">Penawaran kerja sama</td>
                <td id="585ad3b3085a788d007615c9b980bda7">SedangRange waktu ( 20 ≤ x &lt; 30 menit)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-811055e27646fb688f7410d7521c26f8">
                <td id="5a16983932c973140a0602cc7e40d895">7</td>
                <td id="50f06e1c7cbff218475a93c7b79c3ffa">Promosi produk</td>
                <td id="87d0a849748627cca7a541fdcc4ae779">SedangRange waktu ( 20 ≤ x &lt; 30 menit)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f894c3a1d90e1d00ec22783123757c9d">
                <td id="6bf3f5e7363d8ca6de96419df956be2e">8</td>
                <td id="91db81aacf94a7d9c56651c97c7206ab">Pengurusan NIB</td>
                <td id="0fe963c18fbd2c59942d3c8ee142f7d8">SedangRange waktu ( 20 ≤ x &lt; 30 menit)</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-46"><bold id="_bold-30">Tabel </bold><bold id="_bold-31">2</bold>. Hasil Observasi</p>
        <table-wrap id="tbl2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-47"/>
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-4972e6344a28ed1e9fc676f604d82a0a">
                <td id="b34959b993d5163c8b1086f2cc320b82">Periode</td>
                <td id="24df032977e81c76225db20b1b5455bb">Jumlah Pengamatan / Jumlah produk yang diperiksa</td>
                <td id="ef0a8be26fe91a74a0648efd6306b9a2">Defect (Waktu pelayanan yang paling lama)</td>
                <td id="51926eb914780b858ae7d8bb09884497">Opportunities (Banyak jenis cacat)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-67f52eb7f2d48ea02f7a522f01cc5893">
                <td id="8923bb078722a47410584a0856f9d895">Juni-Agustus</td>
                <td id="8d913fc9ead339ed5384ac5c6981f2af">180</td>
                <td id="b4180475982eadf356682919a1fadf35">39</td>
                <td id="d8da07c16020c26c88d8a6553f77befb">8</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <list list-type="order" id="list-29083583fba2c36c2674f13044db76e6">
          <list-item>
            <p>Analisis presentase defect dan presentase kumulatif</p>
          </list-item>
        </list>
        <p id="_paragraph-48">Didapatkan data hasil analisis presentase defect dan presentase kumulatif yang di dapatkan pada periode Juni-Agustus sesuai tabel 3.</p>
        <p id="_paragraph-49"><bold id="_bold-32">Tabel </bold><bold id="_bold-33">3</bold><bold id="_bold-34">.</bold> Tabel Hasil Presentase Jenis Defect</p>
        <table-wrap id="tbl3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-50"/>
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-beec7b9d4983569a09aae27ce478d5fa">
                <td id="2fcbee53df2db2a177c267a3c3baf12a">No</td>
                <td id="bb5c92ef8435c9f4464387e19f514e15">Jenis keperluan pelayanan yang lama(Jenis cacat)</td>
                <td id="553dbdbdd624c046fae2cf90831ab613">Jumlah Frekuensi Cacat Pada Pelayanan</td>
                <td id="c3b9aef3b3ca1474363b7b513d1dd918">Frekuensi Kumulatif</td>
                <td id="48208581e00e5241c2c06ca8b4e62f2c">Presentase Total</td>
                <td id="fde08d240324db5281da8842667d045c">PresentaseKumulatif</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-668307178a1f039d26955b513ded9610">
                <td id="0f5ee1d56bbf8c2d8adf8d5649ba006d">1</td>
                <td id="fdc3b6398f3c3e174407793b5c1876c8">Pengajuan sertifikat halal</td>
                <td id="c059818ed9e49f0fba38d23c1b0c2736">5</td>
                <td id="72739a10c2a0e264ce4289640cc38bef">5</td>
                <td id="f7b7edf08a369c87d3aef374e14b2db0">2,78%</td>
                <td id="3caa8f605f077d443e7b6e6eca12e71d">2,78%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-75c056ceb4503495f960192827a7e067">
                <td id="0dc19e3b16e650cb071780aa0c65b440">2</td>
                <td id="1ce098cdd360edec04637996f439f4bb">Pengurusan surat usaha</td>
                <td id="4f38319b8dee9d17ed7f6120a2df2e19">3</td>
                <td id="7be899acec11d62acc40e2877cacf9b8">8</td>
                <td id="abe0efb605859bc3ce4c6004b071d028">1,67%</td>
                <td id="4678f0c18103cf5a0ed83432f0618be9">4,44%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-dcf2426207df88a5e609d5e6ccf4f402">
                <td id="296383f23f44c580836801684bb5ce82">3</td>
                <td id="daab8b6cd51982d8ee5a3c7e02fbdec2">Display produk dietalase dinkop</td>
                <td id="25f826d64d75b69876bb6e82a405128b">7</td>
                <td id="9a39782dd8892f07a283198152265d4d">15</td>
                <td id="efdf1390eb53a641f79adc175131f2b7">5,00%</td>
                <td id="a413bf18fcfdf7705dce2cd444d4c78f">9,44%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-545e5a142eb84030a68404b7696aac99">
                <td id="68651db24a36ff2f8f1156b1723fbb32">4</td>
                <td id="b9cd2e08f14a93493843b886e8baff8b">Konsultasi</td>
                <td id="345051f3b1c75d9725c99ad9eb147a2f">9</td>
                <td id="440db82ceb270498c5e4c4dde71970d9">24</td>
                <td id="64d6a34e7b890cb9e09ae144633739ac">3,89%</td>
                <td id="281b30d7249a2c2a3fee050facb3307e">13,33%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-975775dcc5750fc5c01c866a220e70a2">
                <td id="393b608ba554bc1cdce1e7eb3d94171a">5</td>
                <td id="d65f0735ab618bd689d7be24664229ff">Pengajuan peminjaman</td>
                <td id="10da06e0343116fca18d18cd7fc4375d">3</td>
                <td id="42f25e9da917bae51a596fc3247d90f7">27</td>
                <td id="530611c8665da717f387c26d6ad5c2b2">1,67%</td>
                <td id="1369cee82efffb68bf6adc7603639efa">15%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8f9c3d5864fedc3d1a8cc0a9d4b83387">
                <td id="af1b3a63b2eb47c863ff6e1ec5c650f7">6</td>
                <td id="58c81d338caadd6ebbd115d450fe0800">Penawaran kerja sama</td>
                <td id="013652a99d620f4671f7c80661c22f4d">5</td>
                <td id="04da0aaee544766db3581e1d57726bad">32</td>
                <td id="592698cf94f855b3406ff9047a8985c6">2,78%</td>
                <td id="778fcf734d69eb8839ca08e767ce65f6">17,78%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d535954cf22b6ca16ad7324f191c1b24">
                <td id="bca1369f9cb26893cfca3fa0c2d30134">7</td>
                <td id="39317dd0b74c6867313f8e4d0de3584c">Promosi produk</td>
                <td id="70b074bc7577a825fc1520caefcb195d">4</td>
                <td id="a85fbbfd6ac3378a3b365c1ca85081aa">36</td>
                <td id="560db4cbb25890f959c8ee4f16bc73d6">2,22%</td>
                <td id="c695af477518a50d57f7c442cada7bf6">20%</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5cb52cf6096175bd86ebaf57ab6903c5">
                <td id="5c009b79c8d0721eda3475a7d0ace56c">8</td>
                <td id="cefc1cf9c56012d5f60cd68a7a914214">Pengurusan NIB</td>
                <td id="4d5c6a5d0e3819832a8c4251837efdcc">3</td>
                <td id="fcfaa1b34c6e096a485173da7e74933d">39</td>
                <td id="40ea666669b63f0b71a2675d7b08b54b">1,67%</td>
                <td id="0b5c0fa07c7012568602a0bf632418ed">21,67%</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-51">Maka didapatkan olah data menggunakan histogram pada pelayanan dengan waktu pelayanan pengunjung lama.</p>
        <fig id="figure-panel-7dff7a5421015ec3b537d601ec7521f9">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <p id="paragraph-d4a7cc2818d445b67c984f0f0ea1a85a"/>
          </caption>
          <graphic id="graphic-8b803e824d81626c940af93455c2a787" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="2427-2.png"/>
        </fig>
        <p id="_paragraph-52"><bold id="_bold-35">Gambar 1</bold>. Gambar Histogram Presentase Kumulatif</p>
        <list list-type="order" id="list-bf504de20706dfd85fe84156f44b34f3">
          <list-item>
            <p>Perhitungan Nilai DPMO dan level sigma</p>
          </list-item>
        </list>
        <p id="_paragraph-53">TOP = U × OP</p>
        <p id="_paragraph-54">TOP = 180 × 8</p>
        <p id="_paragraph-55">TOP = 1.440</p>
        <list list-type="order" id="list-837f6e80455429d148add93da9127a8a">
          <list-item>
            <p>Total Opportunities (TOP)</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Defect Per Opportunities (DPO)</p>
          </list-item>
        </list>
        <p id="_paragraph-56">DPO = </p>
        <p id="_paragraph-57">DPO = </p>
        <p id="_paragraph-58">DPO = 0,027</p>
        <p id="_paragraph-59">DPMO =  × 1.000.000 </p>
        <p id="_paragraph-60">DPMO =  × 1.000.000 </p>
        <p id="_paragraph-61">DPMO = 27.083,33 ≈ 27.083</p>
        <list list-type="order" id="list-48bfafa0deb95386d627f53dd3bf6e3c">
          <list-item>
            <p>Defect Per Million Opportunities (DPMO)</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Sigma Level (Tingkat Sigma)</p>
          </list-item>
        </list>
        <p id="_paragraph-62">Level sigma = Normsinv ( + 1,5</p>
        <p id="_paragraph-63">Level sigma = Normsinv ( + 1,5</p>
        <p id="_paragraph-64">Level sigma = 3,43</p>
        <p id="paragraph-11c0477263b90337473eb4ff3dc34366">
          <bold id="_bold-36">3. Tahap Analyze </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-65">Tahap Analyze merupakan langkah untuk mengidentifikasi dan menyelidiki faktor-faktor penyebab utama atau akar dari permasalahan yang terjadi<xref id="_xref-17" ref-type="bibr" rid="bib14">[14]</xref> .Pada tahap ini akan menganalisis nilai sigma dari perhitungan hasil DPMO yang telah dihitung sesuai dengan tingkatan sigma.</p>
        <p id="_paragraph-66"><bold id="_bold-37">Tabel </bold><bold id="_bold-38">4</bold><bold id="_bold-39">.</bold> Klasifikasi Nilai Sigma<xref id="_xref-18" ref-type="bibr" rid="bib15">[15]</xref>.</p>
        <table-wrap id="tbl4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-67"/>
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-9c1193e46a1b469f02e2601f7822c3cf">
                <td id="754216d28f9190fec0561f3fb8432cd3">Tingkat Pencapaian Sigma</td>
                <td id="3e355a26cec15bb9dd01e651e43b15eb">DPMO (Defect Per Million Oppurtunity)</td>
                <td id="67fafeb885582963281638b3f8fc6518">COPQ (Cost Of Poor Quality)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8a79e99de515eadce19207249ad79cad">
                <td id="fc44b7c2c18abd36023dac95b18473b9">1-Sigma</td>
                <td id="e5395a515e3dd1784eaa52a23f8eba1b">691.462 (Sangat tidak kompetitif)</td>
                <td id="52abd534a9f0daefe0036cd885dc071b">Tidak dapat dihitung</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7b75aec8d72656a2159b8aa5b5d16882">
                <td id="22c23903c010f538d7687ce607251c3f">2-Sigma</td>
                <td id="feaa66b3decc2dcb38665d3164a0cb5e">308.538 (Rata-rata industri Indonesia)</td>
                <td id="c3a863b2a3e4d9a18477680bdc748503">Tidak dapat dihitung</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c1a1965059d10059b62452791c693f2a">
                <td id="507a9000c956559d9b2290413b2259e0">3-Sigma</td>
                <td id="11d74a95fe805193d6a887ff1bde6cb7">66.807</td>
                <td id="57b978bf12813c3caaf15a3875117939">25-40% dari penjualan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-87e84759ff246160c50e22cd8d229d3a">
                <td id="aec1b8cd5d7792c586354365f08679e1">4-Sigma</td>
                <td id="b5c09bd16e7030ae41c0e2f93183fa9b">6.210 (Rata-rata industri USA)</td>
                <td id="90ed3b79a0d3458687dbe1ce621ebb44">15-25% dari penjualan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8b1dda0bd2b1e2e286b90535751ce05b">
                <td id="412e8b13afe5fe62a3b8e596d8b7f5c6">5-Sigma</td>
                <td id="ee03b42dc8a39b4578ca225665e71fed">233</td>
                <td id="93394d9ef4eaa2adb64d3d0309808a1a">5-15% dari penjualan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1573583ce9ed879f8afb952236e8c10e">
                <td id="b873c1cda17ed40bd3eabe8458fb8ebc">6-Sigma</td>
                <td id="56406fed12f6976ff4545a9c419629aa">3,4 (Industri kelas dunia)</td>
                <td id="e9567773acbcd684d9c07765f0bea3e5">&lt; 1% dari penjualan</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-68"><bold id="_bold-40">Tabel </bold><bold id="_bold-41">5</bold>. Hasil Akhir Perhitungan Nilai Sigma</p>
        <table-wrap id="tbl5">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-69"/>
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-a860bf9bde44f195e6bf60e8e0cc64fd">
                <td id="6d50fff0d2b1398317c93bfe2713cfc7">Periode</td>
                <td id="500a12330bd9ffa7636b002cec23624f">Jumlah Pengamatan / Jumlah produk yang diperiksa</td>
                <td id="209cc953a44bae44f6463f72605b3572">Defect (Waktu pelayanan yang paling lama)</td>
                <td id="9bc31768ca01b97496f91dfb9e2a039c">Opportunities (Banyak jenis cacat)</td>
                <td id="6cce425594c66e95022f250ef801bd21">DPMO</td>
                <td id="094e7aefcbfb7bd72d9e32bda484ec7e">Nilai sigma</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c620909d0ec5e7a182e3bc10034439b4">
                <td id="7a1cb0e373ce792d98a70d1ad3ec9a0b">Juni-Agustus</td>
                <td id="f165794b795f01c63bd1e5fb1d1199e9">180</td>
                <td id="b48cea6ecc5de8d1afe6260d3690d97d">39</td>
                <td id="2541125b8f85fff6e28322e04267759d">8</td>
                <td id="1638020a954b9aaeb7a60fc54844ab35">27.083</td>
                <td id="c0984ea3508305b467d795e37d3e5c08">3</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-70">Didapatkan hasil analisis perhitungan perhitungan DPMO, diperoleh rata-rata nilai DPMO sebesar 27.083, yang menunjukkan bahwa terdapat 27.083 waktu pelayanan yang mengalami waktu lama dalam setiap 180 pengamatan. Dengan rata-rata tingkat sigma sebesar 3,43, pengendalian kualitas masih tergolong kurang baik dengan klasifikasi tingkatan sigma 3. Karena belum mendekati tingkat sigma 6 oleh karena itu, dalam proses pelayanan harus meningkatkan nilai sigma agar jumlah defect atau jumlah waktu pelayanan pengunjung yang lama bisa dioptimalkan dengan baik diperlukan upaya peningkatan untuk mengurangi jumlah waktu lama pelayanan agar dinas dapat mamaksimalkan waktu pelayanan dengan baik.</p>
        <p id="paragraph-0d8fd0c7be282f9b161e48df213e6884">
          <bold id="_bold-42">4. Tahap Improvement </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-71">Tahap Improve adalah langkah untuk merancang dan menyusun saran-saran perbaikan secara menyeluruh guna mengurangi jumlah defect atau kesalahan dalam kegiatan pembuatan produk<xref id="_xref-19" ref-type="bibr" rid="bib16">[16]</xref>. Tahap ini bertujuan untuk dapat mengidentifikasi penyebab permasalahan guna mengurangi jumlah waktu pelayanan paling lama yang dihasilkan oleh Dinas. Usulan yang dapat dilakukan:</p>
        <list list-type="order" id="list-7e0af687d6704165ee198cd35a75e7c7">
          <list-item>
            <p>Menambahkan staff yang bertugas untuk bisa membantu melayani dengan cepat.</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Memberikan pendampingan UMKM secara kolektif.</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Menyediakan layanan konsultasi umum untuk UMKM melalui aplikasi. </p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Menjalankan SOP dengan baik</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Menyediakan internet yang memadai atau fasilitas yang sesuai.</p>
          </list-item>
        </list>
        <p id="paragraph-8e684b26e2b5d42368ca6ab17ff777c2">
          <bold id="_bold-43"> 5. Tahap Control </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-72">Control merupakan tahap akhir untuk melaksanakan pemantauan dan evaluasi terhadap setiap aktivitas<xref id="_xref-20" ref-type="bibr" rid="bib17">[17]</xref>. Tahap ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh usaha peningkatan kualitas terhadap pengurangan masalah dalam proses kerja</p>
        <list list-type="order" id="list-6e32b72e36fb8e023f791fb9fe685805">
          <list-item>
            <p>Analisis beban kerja dan kebutuhan staff dengan penetapan rasio terhadap jumlah UMKM yang dilayani. Melakukan evaluasi berkala performa staff.</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Melakukan survey kebutuhan pelatihan UMKM Mapping tingkat kemampuan digital UMKM. Dalam pelaksanaan pendampingan pelatihan dilakukan dengan input data dalam kelompok</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Menjalankan verifikasi monitoring untuk memastikan seluruh karyawan mengikuti prosedur operasional yang ditetapkan.</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Penetapan standar waktu untuk setiap pelayanan yang diterima dan mapping seluruh proses pelayanan.</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Pemilihan provider internet yang reliable dan monitoring uptime dan performance jaringan. Evaluasi kepuasan pengguna terhadap fasilitas.</p>
          </list-item>
        </list>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Simpulan </title>
      <p id="_paragraph-73">Berdasarkan hasil penelitian mengenai waktu pelayanan pengunjung di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, dapat disimpulkan bahwa implementasi analisis Six Sigma mengidentifikasi 8 jenis kecacatan (defect) yang bersumber dari lamanya waktu pelayanan pengunjung. Kedelapan jenis defect tersebut meliputi: pengajuan sertifikat halal, pengurusan surat usaha, display produk di etalase Dinkop, layanan konsultasi, pengajuan peminjaman modal, penawaran kerja sama, promosi produk, dan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB). Hasil evaluasi waktu pelayanan pengunjung menunjukkan bahwa Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo berada pada posisi strategis dengan capaian DPMO (Defects Per Million Opportunities) sebesar 27.083 dan level sigma 3,43. Angka ini mengindikasikan bahwa kualitas waktu pelayanan pengunjung di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo berada di atas rata-rata standar industri Indonesia, namun masih berada di bawah standar rata-rata industri Amerika Serikat. Kondisi ini menunjukkan adanya ruang perbaikan yang signifikan dalam optimasi waktu pelayanan pengunjung untuk mencapai standar internasional.</p>
      <p id="_paragraph-74">Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam waktu pelayanan pengunjung yang selama ini menjadi kendala operasional. Implementasi rekomendasi perbaikan yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan excellent service dalam waktu pelayanan pengunjung, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan citra positif Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo sebagai institusi pelayanan publik yang profesional dan terpercaya.</p>
      <p id="paragraph-34c181c4ba4559985ba81fc150705647">
        <bold id="bold-e94d780bd32fa6dbcd77a4f30bc73b0a">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-75">Puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan karunia dan bimbingan-Nya sehingga penulis mampu merampungkan artikel penelitian ini dengan sempurna. Melalui kesempatan ini, penulis mengungkapkan apresiasi tinggi kepada Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Dinas Koperasi UM Sidoarjo, khususnya Bidang Pengembangan, yang telah memberikan support penuh dan partisipasi aktif sepanjang proses penyusunan karya ini. Harapan penulis, artikel ini dapat memberikan nilai tambah bagi khalayak pembaca dan menjadi sumber rujukan yang bermanfaat serta dorongan semangat bagi institusi akademik dan penelitian di kemudian hari.</p>
    </sec>
  </body><back>
    <ref-list>
      <ref id="bib1">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>251-263</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Baihaqi, W</surname>
              <given-names>K</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Isma'il</surname>
              <given-names>M</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Pratama, M, R</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Indra, M</surname>
              <given-names>R</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Dzikri A, F</surname>
              <given-names>H</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Rohmat</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>Makhrudy K</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Sistem Dan Teknik Industri</source>
          <article-title>USULAN PERBAIKAN SISTEM PELAYANAN PADA ANTRIAN KASIR ALFAMIDI GKB MENGGUNAKAN SIMULASI SOFTWARE ARENA</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib2">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>83-88</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2025</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.25299/jmp.2025.21513</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <collab>
              <named-content content-type="name">Wahyu Fathan Imani</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>Afrianda</surname>
              <given-names>Rendi Tri</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Mahasiswa Pemerintahan</source>
          <article-title>Peran Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Dalam Pengembangan UMKM Di Kota Pekanbaru</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib3">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>167-186</page-range>
          <volume>6</volume>
          <year>2021</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Audina, S</surname>
              <given-names>H</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Bisnis Corporate</source>
          <article-title>PERANAN PELATIHAN TERHADAP PENGEMBANGAN PELAKU USAHA KECIL DAN MENENGAH PADA DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN DELI SERDANG</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib4">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>1696-1704</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Kurniawan, B</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research</source>
          <article-title>Upaya Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Dalam Membangkitkan Usaha Mikro Kecil Menengah di Era Modern</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib5">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>9</issue>
          <page-range>1023-1029</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Rahayu</surname>
              <given-names>H R</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Badruzzaman</surname>
              <given-names>F H</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Kesehatan Tambusai</source>
          <article-title>Analisis Waktu Tunggu Dan Waktu Pelayanan Di Klinik Pratama Mirah Medika</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib6">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>525-534</page-range>
          <volume>27</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.46984/sebatik.v27i2.2410</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Safitriani</surname>
              <given-names>D</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Nugraha, K</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Irmawanti</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Sebatik</source>
          <article-title>Analisis Penerapan Six Sigma Dalam Pengendalian Kualitas Green Supply Chain Penyaluran Minyak Solar</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib7">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>64-82</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.30656/jika.v2i2.6009</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ridho, D</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Suseno</named-content>
            </collab>
          </person-group>
          <source>Jurnal Inovasi dan Kreativitas (JIKa)</source>
          <article-title>Analisis Pengendalian Kualitas Produk Dengan Metode Lean Six SIgma Pada PT. Djohartex</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib8">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>63</page-range>
          <volume>24</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.30587/matrik.v24i1.5845</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Islamia</surname>
              <given-names>R</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Asy'ari</surname>
              <given-names>S</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi</source>
          <article-title>Six Sigma DMAIC Penerapan Six Sigma DMAIC Pada Produk Batu Split (Studi Kasus PT.MBP)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib9">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>11-17</page-range>
          <volume>6</volume>
          <year>2019</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.24853/jisi.6.1.11-17</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ahmad</surname>
              <given-names>F</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Integrasi Sistem Industri</source>
          <article-title>Six Sigma Dmaic Sebagai Metode Pengendalian Kualitas Produk Kursi Pada Ukm</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib10">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>126</page-range>
          <volume>23</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.20961/performa.23.2.85010</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Khoiri, H</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kusuma, Y</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Aryaningtyas, F</surname>
              <given-names>D</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Performa: Media Ilmiah Teknik Industri</source>
          <article-title>Implementasi Six-Sigma pada Produksi Kain Rayon Lebar PT XYZ</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib11">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>4</issue>
          <page-range>2253-2263</page-range>
          <volume>8</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.70609/gtech.v8i4.4997</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Destyanto, A</surname>
              <given-names>R</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Nurimannisa</surname>
              <given-names>M</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan</source>
          <article-title>Six Sigma untuk Peningkatan Kualitas Sajian Makanan Dine-In: Studi Kasus Usaha Makanan dan Minuman di Indonesia</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib12">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>1-8</page-range>
          <volume>10</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.30656/intech.v10i1.7761</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Baldah</surname>
              <given-names>N</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Safitri</surname>
              <given-names>W</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya</source>
          <article-title>Pendekatan Berbasis DMAIC untuk Perbaikan Proses Suplai Bahan Baku</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib13">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>36-50</page-range>
          <volume>11</volume>
          <year>2025</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Saefulhadi</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hakim, C</surname>
              <given-names>B</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ridwan</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Firmansyah, N</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hana, F</surname>
              <given-names>M</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Metode Jurnal Teknik Industri</source>
          <article-title>Analisa Pengendalian Kualitas Produk Dengan Metode Six Sigma PT. XYZ Product Quality Control Analysis Using the Six Sigma Method PT. XYZ</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib14">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>82-96</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.62951/router.v2i3.149</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ammar, M</surname>
              <given-names>I</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Wibisono</surname>
              <given-names>D</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Suharmanto</surname>
              <given-names>P</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan</source>
          <article-title>Penerapan Siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) dengan Menggunakan Metode Taguchi untuk Meningkatkan Kualitas Bir Pletok dengan Penambahan Cabe Jawa</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib15">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>134-142</page-range>
          <volume>11</volume>
          <year>2010</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Putra, B</surname>
              <given-names>I</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Teknik Industri</source>
          <article-title>Penerapan Metode Six Sigma untuk Menurunkan Kecacatan Produk Frypan di CV Corning Sidoarjo</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib16">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>46-52</page-range>
          <volume>5</volume>
          <year>2019</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.36055/jiss.v5i1.6510</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Lestari</surname>
              <given-names>S</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Junaidy, M</surname>
              <given-names>H</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Journal Industrial Servicess</source>
          <article-title>Pengendalian Kualitas Produk Compound At-807 Di Plant Mixing Center Dengan Metode Six Sigma Pada Perusahaan Ban Di Jawa Barat</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib17">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>11</issue>
          <page-range>436-442</page-range>
          <volume>8</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nursasongko</surname>
              <given-names>H</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Niman</surname>
              <given-names>N</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Biardhian, L</surname>
              <given-names>E</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan</source>
          <article-title>Sosialisasi Penggunaan Lean Six Sigma dengan Konsep DMAIC untuk Menghilangkan Muda Proses Pengambilan Baut Lebih dari Standar</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back></article>
