<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>OEE Evaluation Shows 68 Percent Machine Productivity Level</article-title>
        <subtitle>Evaluasi OEE Menunjukkan Tingkat Produktivitas Mesin Sebesar 68 Persen</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Putra S</surname>
            <given-names>M. Reyvaldo</given-names>
          </name>
          <email>boy@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Putra</surname>
            <given-names>Boy Isma</given-names>
          </name>
          <email>boy@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Program Studi Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Program Studi Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-05-03">
          <day>03</day>
          <month>05</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>02</day><month>05</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  <body>
    <p>
      <bold>
        <italic>Analysis of Production Productivity on PVC Pipe Machines Using Overall Equipment Effectiveness (OEE) Method</italic>
      </bold>
    </p>
    <p>
      <bold>
        <italic>Analisis Produktivitas Produksi Pada Mesin Pipa Pvc Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiviness (Oee)</italic>
      </bold>
    </p>
    <p>M. Reyvaldo Putra S<sup>1)</sup>, Boy Isma Putra, ST., MM <sup>2)</sup></p>
    <p><sup>1)</sup>Program Studi Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia</p>
    <p><sup>2)</sup>Program Studi Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia</p>
    <p>*Email Penulis Korespondensi: <ext-link xlink:href="mailto:boy@umsida.ac.id">boy@umsida.ac.id</ext-link></p>
    <p>
      <bold>
        <italic>Abstract</italic>
      </bold>
      <italic>.</italic>
      <italic>This research discusses the productivity analysis of PVC pipe machines at PT. Matahari Putra Makmur. This company is an industry engaged in manufacturing PVC pipes for water channels. The method used in this research is Overall Equipment Effectiveness (OEE). The aim of this research is to evaluate the condition of PVC pipe machines where damage often occurs which causes a decrease in machine productivity and production. As a result of these problems, machine repairs are needed which cause costs and the production process becomes hampered. OEE measures machine efficiency based on availability, performance and quality level. Quality level is the ratio of quality products to total products processed</italic>
      <italic>.</italic>
    </p>
    <p>
      <bold>
        <italic>Keywords</italic>
      </bold>
      <bold>
        <italic>-</italic>
      </bold>
      <italic>productivity,</italic>
      <italic>Overall Equipment Effectiviness (OEE),PVC</italic>
    </p>
    <p>
      <bold>
        <italic>Abstrak</italic>
      </bold>
      <italic>. Penelitian ini membahas tentang analisis produktivitas mesin pipa pvc di PT. Matahri Putra Makmur.Perusahaan ini merupakan industri yang bergerak dibidang manufaktur pembuatan pipa PVC untuk saluran air. </italic>
      <italic>Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Overall Equipment Effectiviness (OEE). </italic>
      <italic>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi mesin pipa PVC yang sering terjadi kerusakan yang menyebabkan menurunnya produktivitas dan produksi mesin. Akibat permasalahan tersebut maka diperlukan perbaikan mesin yang menimbulkan  biaya dan proses produksi menjadi terhambat. OEE mengukur efisiensi mesin berdasarkan avaibility, performance dan tingkat kualitas. Tingkat kualitas ialah rasio produk bermutu terhadap total produk diproses.</italic>
    </p>
    <p>
      <bold>
        <italic>Kata</italic>
      </bold>
      <bold>
        <italic>Kunci - </italic>
      </bold>
      <italic>produktivitas, Overall Equipment Effectiviness (OEE),PVC</italic>
    </p>
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p>Era globalisasi yang berkembang sekarang ini menunukkan pengaruh signifikan untuk perekonomian juga persaingan perdagangan pada penjuru dunia semakin ketat. Perkembangan dengan semakin ketat di bidang industri mewajibkan perusahaan dalam saling bersaing sehingga berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pembeli serta meningkatkan kepuasan pembeli <xref ref-type="bibr" rid="bib1">1</xref>. Kualitas dalam indusrri manufaktur tidak hanya berfokus terhadap produk yang diciptakan, perlu juga diperhatikan kualitas untuk proses produksi.</p>
      <p>PT. Matahari Putra Makmur sebagai perusahaan industri dengan beroperasi pada dunia manufaktur PVC, memproduksi pipa PVC dengan konsumen yang cukup banyak, Dalam proses produksi pipa PVC ini menggunakan banyak mesin screw, bak cooling serta mesin cutting. Akan tetapi untuk mesin pipa PVC seringkali terdapatnya kerusakan mesin sebanyak 4450 menit dalam satu bulan yang menyebabkan turunnya produktivitas mesin tersebut sebanyak 1.775 kg dari hasil output 43.545 kg, dengan jumlah persentase defect tiap bulan sebesar 11%, sedangkan diperusahaan kami telah menerapkan standarisasi pengendalian mutu dalam proses produksi, dengan target produk cacat maksimum 2%.  Sehingga perlu dilaksanakan perbaikan mesin serta proses produksi harus terkendala dikarenakan waktu perbaikan untuk mesin pipa PVC. Dengan demikian evaluasi keadaan mesin melalui pemanfaatan metode <italic>Overall Equipment Effectiviness</italic> (OEE) di mana metode tersebut dilaksanakan dalam mengukur kinerja mesin melalui memperhatikan tiga aspek meliputi, <italic>avaibility rate, performance rate</italic> juga <italic>quality rate</italic>. Produk <italic>defect</italic> sebagai barang yang diciptakan pada proses produksi serta tidak selaras terhadap ketentuan yang ditentukan. Produk <italic>defect </italic>merupakan produk dengan kurang memenuhi ketentuan <xref ref-type="bibr" rid="bib2">2</xref>.</p>
      <p>Permasalahan di PT. Matahari Putra Makmur adalah ketersediaan bahan baku, peralatan, serta mesin sangat terdapat pengaruh terhadap produksi apabila berbagai komponen tersebut kurang efektif sehingga mampu berdampak terhadap penurunan hasil produksi dengan demikian tidak mampu mencapai target yang diinginkan. Menurut data yang sudah diperoleh mengenai efektivitas mesin yang membuktikan mengenai mesin ini belum seluruhnya bekerja dengan efektif. Tinggi nya jumlah defect ini dikarenakan ada beberapa permasalahan diantaranya yaitu tinggi nya suhu mesin dies calibrator yang menyebabkan diameter output pipa PVC tidak sesuai standar QC<xref ref-type="bibr" rid="bib3">3</xref>.</p>
      <p><italic>Overall Equipment Effectiveness</italic> (OEE) merupakan alat dalam mengetahui produktifitas juga upaya paling maksimal dalam mengawasi juga meningkatkan efisiensi proses manufaktur<xref ref-type="bibr" rid="bib4">4</xref>. Penyebab pada kurangnya nilai OEE merupakan kurang dari tindakan <italic>preventive, corrective maintenance</italic> juga <italic>defect</italic> secara besar. Selaras pada masalah yang telah dijelaskan, penelitian ini di perlukan untuk mengevaluasi kondisi mesin pipa PVC untuk memberitahukan keadaan mesin.</p>
      <p>Meningkatkan produktivitas melalui upaya memahami hasil perhitungan <italic>Overall Equipment Effetiviness</italic> (OEE) dalam mesin pipa pvc juga memahami berbagai faktor dengan sebagai penyebab berkurangnya produktivitas hasil produksi memanfaatkan metode <italic>Failure Mode and Effect Analysis</italic> (FMEA) serta diagram sebab akibat dengan demikian mampu dilaksanakan beberapa tahapan perbaikan<xref ref-type="bibr" rid="bib5">5</xref>.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>II. METODE</title>
      <p>
        <bold>2.1 Metode Penelitian</bold>
      </p>
      <p>Metode penelitian ini menguraikan beberapa tahapan dengan dilaksanakan dari awal hingga akhir. Penelitian ini dilakukan di perusahaan PT. Matahari Putra Makmur. Penelitian ini dilaksanakan dalam waktu kurang lebih 6 bulan mulai bulan Mei 2024 sampai Oktober 2024. Pada tahap studi lapangan ini dapat dilakukan beberapa tahapan yaitu:</p>
      <list list-type="order">
        <list-item>
          <p>Pengamatan mesin yang selalu bisa digunakan ketika dibutuhkan Pengamatan mesin yang selalu bisa digunakan ketika dibutuhkan para pekerja dilakukan dengan pengamatan secara langsung untuk mengetahui seberapa ketersediaan mesin tersebut  </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pengamatan tingkat peforma kapasitas mesin produksi tersebut dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak produk yang dihasilkan. </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pengukuran dilakukan secara langsung guna seberapa bagus produk yang dihasilkan</p>
        </list-item>
      </list>
      <p>Berikut Diagram alir penelitian yang menunjukkan tahapan-tahapan dalam penelitian :</p>
      <p>
        <bold>Gambar 2.1. Diagram Alir</bold>
      </p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>III. HASIL DAN PEMBAHASAN</title>
      <p>Penelitian ini akan melibatkan pengumpulan data melalui metodologi yang ditentukan untuk menyelesaikan studi kasus di PT. Matahari Putra Makmur. Penelitian ini terutama meneliti OEE sebuah metrik yang mengukur efisiensi suatu perusahaan atau mesin<xref ref-type="bibr" rid="bib6">6</xref>. Perhitungan OEE melibatkan berbagai aspek, termasuk penggunaan peralatan, efisiensi proses kerja, dan kualitas produk yang dibuat. OEE mampu diketahui dengan mendapatkan hasil untuk avalibilitas pada sejumlah alat perlengkapan, rasio pada kualitas produk, serta efisiensi kerja pada proses<xref ref-type="bibr" rid="bib7">7</xref>. OEE ialah metode yang dimanafatkan untuk <italic>Total Productive Maintenance</italic> serta mampu memiliki fungsi menjadi indikator performa mesin. OEE dapat berfungsi sebagai <italic>Key Performance Indicator</italic> (KPI) bagi perusahaan<xref ref-type="bibr" rid="bib8">8</xref>. Dalam pelaksanaanya, OEE memliki beberapa variable, yaitu:</p>
      <list list-type="order">
        <list-item>
          <p><italic>Availability </italic>(Ketersediaan) = Waktu beroperasi/waktu yang dijadwalkan</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic>Peformance </italic>(Performa) = (Jumlah <italic>Outpu</italic>t yang dihasilakan/waktu operasi)</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic>Quality </italic>(Kualitas) = (Total <italic>Output</italic> yang dihasilkan-jumlah produk cacat).</p>
        </list-item>
      </list>
      <p>Pendekatan analitis dalam studi ini didasarkan pada sejumlah teori utama, termasuk teori yang berkaitan dengan pengoperasian mesin, <italic>Overall Equipment Effectiveness</italic> (OEE), <italic>Total Productive Maintenance</italic> (TPM), serta metodologi peningkatan kualitas seperti diagram sebab dan akibat <xref ref-type="bibr" rid="bib9">9</xref>. Studi ini didasarkan pada pemahaman enam kerugian utama, khususnya kerugian akibat kerusakan dan kerugian akibat pengaturan dan penyesuaian. Analisis dilakukan pada setiap tahap kerangka kerja OEE dengan mengikuti protokol yang telah ditetapkan sebelumnya<xref ref-type="bibr" rid="bib10">10</xref>.     Metode <italic>“Failure Mode and Effect Analisys”</italic> (FMEA) sebagai sebuah cara dengan dimanfaatkan dalam melakukan identifikasi dengan tujuan mencegah kecacatan maupun kegagalan sebuah produk dengan demikian suatu produk yang diciptakan mampu sesuai terhadap standar yang diharapkan dari perusahaan<xref ref-type="bibr" rid="bib11">11</xref>. Pengukuran OEE dengan paling efektif merupakan ketika proses berjalan dalam sebuah peralatan produksi<xref ref-type="bibr" rid="bib12">12</xref>. Data yang telah diperoleh sebelumnya akan diolah dalam mengetahui nilai OEE, yang mana komponen yang berhubungan merupakan <italic>availability, quality, </italic>serta <italic>performance</italic>. Berikut rumus-rumusnya:<xref ref-type="bibr" rid="bib13">13</xref>.</p>
      <p>OEE = <italic>Availbility x Peformance x Quality</italic></p>
      <list list-type="order">
        <list-item>
          <p>
            <italic>Availbility = </italic>
            <italic> x 100%</italic>
          </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>
            <italic>Performace = </italic>
            <italic> x 100%</italic>
          </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>
            <italic>Quality = </italic>
            <italic> x 100%</italic>
          </p>
        </list-item>
      </list>
      <p>Sebelumnya peneliti memulai penyelidikannya dengan mengidentifikasi masalah yang terjadi pada mesin pipa PVC dan mengumpulkan data tentang waktu produksi, waktu henti dan data <italic>defect</italic> produk, yang direncanakan produksi selama 6 Bulan pengamatan. Berikut ada beberapa data tabel pendukung untuk mengetahui permasalahan tersebut, yaitu sebagai berikut:</p>
      <p><italic>Running  time</italic>  merpakan waktu menyeluruh dengan membuktikan total jam kerja yang dimanfaatkan ketika proses  produksi<xref ref-type="bibr" rid="bib14">14</xref>. PT Matahari Putra Makmur beroperasi pada satu minggu dalam waktu 6 hari kerja juga mempunyai tiga shift kerja, juga memiliki total waktu 8 jam kerja untuk masing-masing shift serta waktu istirahat satu jam. Berikut data <italic>running time</italic> selama periode Mei 2024 – Oktober 2024.</p>
      <p>
        <bold>Tabel 2.2 Data </bold>
        <bold>
          <italic>Running Time</italic>
        </bold>
      </p>
      <table-wrap id="tbl1">
        <table>
          <tr>
            <td>Variabel</td>
            <td>Rumus</td>
            <td>Perhitungan Data</td>
            <td>Hasil (Menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>
              <italic>Available time</italic>
            </td>
            <td>8 Jam kerja x 3 shift</td>
            <td>480 mnt x 3 shift</td>
            <td>1440</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <table-wrap id="tbl2">
        <table>
          <tr>
            <td>Bulan</td>
            <td>Jumlah Hari</td>
            <td>Jam Kerja (menit)</td>
            <td><italic>Running Time</italic> (menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>26</td>
            <td>1.440</td>
            <td>37.440</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>25</td>
            <td>1.440</td>
            <td>36.000</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>26</td>
            <td>1.440</td>
            <td>37.440</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>26</td>
            <td>1.440</td>
            <td>37.440</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September </td>
            <td>25</td>
            <td>1.440</td>
            <td>36.000</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober </td>
            <td>26</td>
            <td>1.440</td>
            <td>37.440</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>Mampu diperoleh <italic>running time</italic> dalam tabel tersebut pada satuan menit. <italic>Running time</italic> diperoleh pada jam kerja 3 shift dalam 8 kerja efektif setiap shift juga diubah pada satuan menit.  Data dalam departemen produksi dimanfaatkan sebagai data <italic>Running</italic><italic> time</italic>.</p>
      <p><italic>Downtime</italic> merupakan waktu yang mana mesin berhenti produksi karena kondisi secara tidak terencana. Karena tidak terencana sehingga untuk <italic>downtime</italic> mampu berdampak terhadap kerugian banyak untuk perusahaan, dikarenakan tidak terdapat persiapan dengan harus dilaksanakan sebelumnya. Di bawah ini merupakan data  <italic>downtime</italic>  selama periode bulan Mei 2024 – Oktober 2024. Di bawah ini beberapa jenis  <italic>downtime</italic>  untuk proses produksi pada mesin  .</p>
      <p>
        <bold>Tabel 2.3 </bold>
        <bold>
          <italic>Downtime</italic>
        </bold>
      </p>
      <table-wrap id="tbl3">
        <table>
          <tr>
            <td colspan="7"><italic>Downtime</italic> (Menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Bulan</td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>3804</td>
            <td>2076</td>
            <td>3490</td>
            <td>3211</td>
            <td>2761</td>
            <td>3587</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>2456</td>
            <td>2157</td>
            <td>3329</td>
            <td>2835</td>
            <td>2898</td>
            <td>3720</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>2765</td>
            <td>3178</td>
            <td>2360</td>
            <td>2980</td>
            <td>3602</td>
            <td>2018</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>3022</td>
            <td>3124</td>
            <td>2177</td>
            <td>3042</td>
            <td>3755</td>
            <td>2896</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>2278</td>
            <td>2346</td>
            <td>3455</td>
            <td>2028</td>
            <td>2146</td>
            <td>3122</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>2478</td>
            <td>4376</td>
            <td>3342</td>
            <td>2318</td>
            <td>2455</td>
            <td>3091</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <list list-type="order">
        <list-item>
          <p>
            <bold>Data Running Time       </bold>
          </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>
            <bold>Data </bold>
            <bold>
              <italic>Down Time</italic>
            </bold>
          </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>
            <bold>
              <italic>Planned Downtime       </italic>
            </bold>
          </p>
        </list-item>
      </list>
      <p><italic>Planned downtime</italic> merupakan waktu pada tahapan produksi berhenti ketika jam kerja secara terencana. Sudah ditentukan sejumlah jadwal dalam mesin pipa PVC selain proses produksi diantaranya : </p>
      <p>Berikut  adalah  data  <italic>planned  downtime</italic>  mesin  papa PVC selama periode bulan Mei – Okober 2024.</p>
      <p><bold>Tabel 2.4 Data </bold><bold><italic>Planned DownTime</italic></bold> </p>
      <table-wrap id="tbl4">
        <table>
          <tr>
            <td>Variabel</td>
            <td>Rumus</td>
            <td>Perhitungan Data</td>
            <td>Hasil (Menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Pemelihara Mesin</td>
            <td><italic>Check list</italic> mesin + pergantian dies</td>
            <td>780 + 914</td>
            <td>1694</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <table-wrap id="tbl5">
        <table>
          <tr>
            <td>Variabel</td>
            <td>Rumus</td>
            <td>Perhitungan Data</td>
            <td>Hasil (Menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Waktu isitirahat pekerja</td>
            <td>Waktu Istirahat 3 shift (30Mnt) x Hari kerja</td>
            <td>90 x 26</td>
            <td>2340</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <table-wrap id="tbl6">
        <table>
          <tr>
            <td>Variabel</td>
            <td>Rumus</td>
            <td>Perhitungan Data</td>
            <td>Hasil (Menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>
              <italic>Planned downtime</italic>
            </td>
            <td>
              <italic>Pemelihara mesin + waktu istirahat pekerja</italic>
            </td>
            <td>1694 + 2340</td>
            <td>4034</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <table-wrap id="tbl7">
        <table>
          <tr>
            <td/>
            <td colspan="6"><italic>Planned Downtime</italic> (Menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td/>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>4034</td>
            <td>2433</td>
            <td>3810</td>
            <td>3422</td>
            <td>2998</td>
            <td>4029</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>3321</td>
            <td>2290</td>
            <td>3409</td>
            <td>2988</td>
            <td>3228</td>
            <td>3877</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>2899</td>
            <td>3321</td>
            <td>2874</td>
            <td>3015</td>
            <td>3702</td>
            <td>2110</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>3254</td>
            <td>3675</td>
            <td>2319</td>
            <td>3250</td>
            <td>4099</td>
            <td>2993</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>2345</td>
            <td>2543</td>
            <td>3548</td>
            <td>2144</td>
            <td>2766</td>
            <td>3652</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>2566</td>
            <td>4450</td>
            <td>3901</td>
            <td>2588</td>
            <td>2991</td>
            <td>3655</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <list list-type="order">
        <list-item>
          <p><italic>Preventive Maintenance</italic> </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pergantian Dies </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic>Check List</italic> Mesin       </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>
            <bold>
              <italic>Output Product</italic>
            </bold>
            <bold> dan </bold>
            <bold>
              <italic>Defect Product</italic>
            </bold>
          </p>
        </list-item>
      </list>
      <p>Data  <italic>Output Product</italic> dan <italic>Defect Product</italic> adalah data yang  menunjukkan hasil  proses produksi yang dicetak selama produksi berlangsung.  Berikut adalah tabel data terdiri  dari  hasil produksi   dan    cacat  dalam  satuan  kilogram pada periode bulan Mei-Oktober 2024.</p>
      <p>
        <bold>Tabel 2.5 Data Output Produksi</bold>
      </p>
      <table-wrap id="tbl8">
        <table>
          <tr>
            <td/>
            <td colspan="6">Output Produksi (Kilogram)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Bulan</td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>43545</td>
            <td>37868</td>
            <td>40998</td>
            <td>44806</td>
            <td>45013</td>
            <td>26915</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>33644</td>
            <td>43594</td>
            <td>32907</td>
            <td>33530</td>
            <td>59361</td>
            <td>31056</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>32832</td>
            <td>63544</td>
            <td>33362</td>
            <td>35416</td>
            <td>63252</td>
            <td>31260</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>48387</td>
            <td>69389</td>
            <td>29458</td>
            <td>47644</td>
            <td>22877</td>
            <td>35001</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>31146</td>
            <td>59818</td>
            <td>25688</td>
            <td>37185</td>
            <td>42905</td>
            <td>21899</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>32471</td>
            <td>41783</td>
            <td>23175</td>
            <td>33984</td>
            <td>48989</td>
            <td>44123</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>Dari tabel <italic>output</italic> produksi tersebut mampu diketahui total produksi ketika bulan Januari sejumlah 152.055, ketika bulan Februari sejumlah 234.092, bulan Maret sejumlah 259.666, ketika bulan April sejumlah 252.756, ketika bulan Mei sejumlah 218.641, serta ketika bulan Juni sejumlah 224.525.</p>
      <p>
        <bold>Tabel 2.6 Data Defect Product</bold>
      </p>
      <table-wrap id="tbl9">
        <table>
          <tr>
            <td/>
            <td colspan="6">Defect Product (Kilogram)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td/>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>Mesin Pipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>1775</td>
            <td>5577</td>
            <td>1975</td>
            <td>2797</td>
            <td>5239</td>
            <td>1543</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>2124</td>
            <td>2444</td>
            <td>1814</td>
            <td>1481</td>
            <td>2503</td>
            <td>1567</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>2036</td>
            <td>2399</td>
            <td>2427</td>
            <td>2146</td>
            <td>2125</td>
            <td>2679</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>1904</td>
            <td>1767</td>
            <td>2620</td>
            <td>6317</td>
            <td>2041</td>
            <td>1363</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>2482</td>
            <td>1850</td>
            <td>2788</td>
            <td>1437</td>
            <td>2344</td>
            <td>2835</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>2054</td>
            <td>4599</td>
            <td>1706</td>
            <td>1752</td>
            <td>1628</td>
            <td>1899</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>Dari tabel data produk cacat tersebut mampu diketahui total produk cacat dalam sejumlah 960 untuk bulan Januari, sejumlah 507 ketika bulan Februari, sejumlah 1431 ketika bulan Maret, sejumlah 1261 ketika bulan April, sejumlah 467 ketika bulan Mei, serta sejumlah 1450 ketika bulan Juni.</p>
      <list list-type="order">
        <list-item>
          <p>
            <bold>
              <italic>Availability       </italic>
            </bold>
          </p>
        </list-item>
      </list>
      <p>Dalam mengetahui <italic>availability</italic>, paling awal merupakan <italic>loading time</italic> sebagai waktu bersih kegiatan produksi dilakukan pada jam kerja. Melalui menggunakan rumus seperti <italic>running time</italic> dikurangi terhadap <italic>planned downtime</italic> dalam rumus di bawah ini .</p>
      <p>
        <italic>Loading time = Running time – planned downtime</italic>
      </p>
      <p>Bentuk perhitungan nilai availability dalam mesin satu bulan Mei, melalui mengamati nilai planned downtime pada tabel (2.4) serta nilai running time pada tabel (2.2).</p>
      <p><italic>Loading time</italic> = 37440-4034</p>
      <p><italic>Loading time</italic> = 33406</p>
      <p>Berikut tabel data keseluruhan dalam nilai loading time pada satuan menit. Di bawah ini merupakan data loading time meliputi seluruh mesin dalam bulan Mei 2024 – Oktober 2024.</p>
      <p>
        <bold>Tabel 2.7 Data </bold>
        <bold>
          <italic>Loading Time</italic>
        </bold>
      </p>
      <table-wrap id="tbl10">
        <table>
          <tr>
            <td/>
            <td colspan="6"><italic>Loading Time</italic> (Menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Bulan</td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>33406</td>
            <td>25007</td>
            <td>33630</td>
            <td>34018</td>
            <td>34442</td>
            <td>33411</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>35668</td>
            <td>33710</td>
            <td>32591</td>
            <td>33012</td>
            <td>32772</td>
            <td>32123</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>34541</td>
            <td>34119</td>
            <td>34566</td>
            <td>34452</td>
            <td>33738</td>
            <td>35330</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>34186</td>
            <td>33765</td>
            <td>35121</td>
            <td>34190</td>
            <td>33341</td>
            <td>34447</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>33655</td>
            <td>33457</td>
            <td>32452</td>
            <td>33856</td>
            <td>33234</td>
            <td>32348</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>34874</td>
            <td>32990</td>
            <td>33539</td>
            <td>34852</td>
            <td>34529</td>
            <td>33785</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>Diketahui pada tabel tersebut data <italic>loading time</italic> untuk bulan Mei  waktu mesin belangsung paling lama dalam mesin 5, bulan Juni dalam mesin 1, bulan Juli dalam mesin 6, bulan Agustus dalam mesin 3, bulan September dalam mesin 4 serta bulan Oktober dalam mesin 1. Sesudah diperoleh nilai <italic>loading time</italic> untuk tiap bulan, selanjutnya dicari <italic>operation time</italic> dengan diperlukan dalam mengetahui <italic>availibility</italic>. <italic>Operation time</italic> merupakan waktu produksi dengan </p>
      <p>tidak memperhatikan <italic>downtime</italic> yang berlangsung. Dengan demikian dalam mengetahui <italic>operation time</italic> memanfaatkan rumus seperti di bawah ini:</p>
      <p>
        <italic>Operation time = loading time –downtime</italic>
      </p>
      <p>Untuk mengetahui nilai <italic>operation time</italic> dalam mesin satu bulan Mei, melalui mengetahui nilai <italic>downtime</italic> pada tabel (2.3) serta nilai <italic>loading time</italic> pada tabel (2.7).</p>
      <p><italic>Operation time</italic> = 33406 – 3804</p>
      <p><italic>Operation time</italic> = 29602</p>
      <p>Di bawah ini merupakan hasil pada pengolahan data, nilai <italic>operation time</italic> bulan Mei 2024 – Oktober 2024 pada mesin pipa PVC.</p>
      <p>
        <bold>Tabel 2.8 Data </bold>
        <bold>
          <italic>Operation Time</italic>
        </bold>
      </p>
      <table-wrap id="tbl11">
        <table>
          <tr>
            <td/>
            <td colspan="6"><italic>Operation Time</italic> (Menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Bulan</td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>29602</td>
            <td>22932</td>
            <td>30140</td>
            <td>30807</td>
            <td>31681</td>
            <td>29824</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>33212</td>
            <td>31553</td>
            <td>29262</td>
            <td>30177</td>
            <td>29874</td>
            <td>28403</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>31776</td>
            <td>30941</td>
            <td>32206</td>
            <td>31472</td>
            <td>30136</td>
            <td>33312</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>28464</td>
            <td>30641</td>
            <td>30275</td>
            <td>31148</td>
            <td>29586</td>
            <td>31551</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>31377</td>
            <td>31111</td>
            <td>28997</td>
            <td>31828</td>
            <td>31088</td>
            <td>29226</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>32396</td>
            <td>28614</td>
            <td>30197</td>
            <td>32534</td>
            <td>32074</td>
            <td>30694</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>Diketahui pada tabel tersebut data <italic>operating time</italic> berlangsung paling lama bulan Mei dalam mesin 5, bulan Juni dalam mesin 1, bulan Juli dalam mesin 6, bulan Agustus dalam mesin 6, bulan September dalam mesin 4, serta bulan Oktober dalam mesin 4. Sesudah diperoleh nilai <italic>operation time</italic> pada setiap bulan, selanjutnya dilaksanakan pengolahan data dalam memperoleh nilai <italic>availability</italic>. Perhitungan <italic>availability</italic> dimanfaatkan rumus seperti di bawah ini:</p>
      <p><italic>Availibility</italic> = </p>
      <p>Untuk memperoleh nilai <italic>availability</italic> dalam mesin satu bulan Mei, melalui mengetahui nilai <italic>operation time</italic> pada tabel (2.8) serta pada tabel (2.7) untuk nilai <italic>loading time</italic>.</p>
      <p><italic>Availibility</italic> = </p>
      <p><italic>Availibility</italic> = 89%</p>
      <p>Di bawah ini merupakan hasil pada pengolahan data, prosentase nilai <italic>availabiliity</italic> bulan Mei 2024 – Oktober 2024 pada mesin pipa PVC.</p>
      <table-wrap id="tbl12">
        <table>
          <tr>
            <td/>
            <td colspan="6"><italic>Availibility</italic> (Menit)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td/>
            <td>
              <bold>MesinPipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>89%</td>
            <td>92%</td>
            <td>90%</td>
            <td>91%</td>
            <td>92%</td>
            <td>89%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>93%</td>
            <td>94%</td>
            <td>90%</td>
            <td>91%</td>
            <td>91%</td>
            <td>88%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>92%</td>
            <td>91%</td>
            <td>93%</td>
            <td>91%</td>
            <td>89%</td>
            <td>94%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>83%</td>
            <td>91%</td>
            <td>86%</td>
            <td>91%</td>
            <td>89%</td>
            <td>92%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>93%</td>
            <td>93%</td>
            <td>89%</td>
            <td>94%</td>
            <td>94%</td>
            <td>90%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>93%</td>
            <td>87%</td>
            <td>90%</td>
            <td>93%</td>
            <td>93%</td>
            <td>91%</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>
        <bold>2.   </bold>
        <bold>
          <italic>Perfomance Rate</italic>
        </bold>
      </p>
      <p>Data yang diperlukan dalam mengetahui <italic>perfomance rate</italic> merupakan data waktu siklus 1 unit produk, <italic>operation time</italic> setiap bulan, serta data produksi setiap bulan. Perhitungan <italic>perfomance rate</italic> memanfaatkan rumus seperti di bawah ini:</p>
      <p>𝑃𝑒𝑟𝑓𝑜𝑟𝑚a𝑛𝑐𝑒 𝑒𝑓𝑓𝑖𝑐𝑖𝑒𝑛𝑐𝑦 = </p>
      <p>Untuk memperoleh nilai Perfomance rate dalam mesin satu bulan Mei, melalui mengamati nilai <italic>operation time</italic> pada tabel (2.8) serta nilai data produksi pada tabel (2.4). </p>
      <p>𝑃𝑒𝑟𝑓𝑜𝑟𝑚a𝑛𝑐𝑒 𝑒𝑓𝑓𝑖𝑐𝑖𝑒𝑛𝑐𝑦 = </p>
      <p>𝑃𝑒𝑟𝑓𝑜𝑟𝑚a𝑛𝑐𝑒 𝑒𝑓𝑓𝑖𝑐𝑖𝑒𝑛𝑐𝑦 = 68%</p>
      <p>Di bawah ini merupakan hasil pada pengolahan data, pr0sentase nilai <italic>Perfomance rate</italic> bulan Mei 2024 – Oktober 2024 pada mesin pipa PVC.</p>
      <table-wrap id="tbl13">
        <table>
          <tr>
            <td/>
            <td colspan="6"><italic>Peformance </italic>(%)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td/>
            <td>
              <bold>MesinPipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>68%</td>
            <td>61%</td>
            <td>74%</td>
            <td>69%</td>
            <td>70%</td>
            <td>99%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>99%</td>
            <td>72%</td>
            <td>89%</td>
            <td>90%</td>
            <td>50%</td>
            <td>91%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>97%</td>
            <td>49%</td>
            <td>97%</td>
            <td>89%</td>
            <td>48%</td>
            <td>99%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>59%</td>
            <td>44%</td>
            <td>99%</td>
            <td>65%</td>
            <td>99%</td>
            <td>90%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>99%</td>
            <td>52%</td>
            <td>99%</td>
            <td>86%</td>
            <td>72%</td>
            <td>99%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>99%</td>
            <td>68%</td>
            <td>99%</td>
            <td>96%</td>
            <td>65%</td>
            <td>70%</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <p><bold>3</bold>. <bold><italic>Quality Rate        </italic></bold></p>
      <p>Data yang diperlukan dalam mengetahui <italic>quality</italic><italic> rate</italic> merupakan keseluruhan total produksi pada satu bulan serta data <italic>reject</italic>. Untuk mengolah data dalam mengetahui nilai <italic>quality</italic><italic> rate</italic> memanfaatkan rumus seperti di bawah ini. </p>
      <p>
        <italic>Rate of Quality Product = </italic>
      </p>
      <p>Data total produksi disajikan daalam tabel (2.4) serta data cacat mampu diketahui dalam tabel (2.6). di bawah ini merupakan hasil pada perhitungan mengetahui nilai <italic>quality rate</italic></p>
      <p>
        <italic>Rate of Quality Product = </italic>
      </p>
      <p><italic>Rate of Quality Product =</italic>96%</p>
      <table-wrap id="tbl14">
        <table>
          <tr>
            <td colspan="7"><italic>Quality Rate</italic> (%)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Bulan</td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>96%</td>
            <td>85%</td>
            <td>95%</td>
            <td>94%</td>
            <td>88%</td>
            <td>94%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>94%</td>
            <td>94%</td>
            <td>94%</td>
            <td>96%</td>
            <td>96%</td>
            <td>95%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>94%</td>
            <td>96%</td>
            <td>93%</td>
            <td>94%</td>
            <td>97%</td>
            <td>91%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>96%</td>
            <td>97%</td>
            <td>91%</td>
            <td>87%</td>
            <td>91%</td>
            <td>96%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>92%</td>
            <td>97%</td>
            <td>89%</td>
            <td>96%</td>
            <td>95%</td>
            <td>87%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>94%</td>
            <td>89%</td>
            <td>93%</td>
            <td>95%</td>
            <td>97%</td>
            <td>96%</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>Sesudah diperoleh nilai <italic>quality rate</italic>, <italic>perfomance rate</italic>, serta <italic>availability</italic> dalam tabel setiap bulan. Berikutnya dilaksanakan perolehan nilai <italic>overall equipment effectiveness</italic> (OEE) merupakan pengukuran TPM dengan dimanfaatkan dalam menghitung efektivitas suatu peralatan maupun line produksi dengan pasti.  Bentuk dari perhitungan OEE melalui data <italic>quality rate</italic>, <italic>perfomance rate</italic>, serta nilai <italic>availability</italic> dalam tabel bulan mei – oktober 2024.</p>
      <p>
        <italic>OEE (%) = Availability x Peformance rate x Quality rate</italic>
      </p>
      <p>OEE (%) = 89% x 68% x 96% = 58%</p>
      <p>Di bawah ini merupakan hasil pada perhitungan OEE dari data enam mesin ketika bulan Mei – Oktober 2024.</p>
      <table-wrap id="tbl15">
        <table>
          <tr>
            <td colspan="7"><italic>Quality Rate</italic> (%)</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Bulan</td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 1</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 2</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 3</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 4</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 5</bold>
            </td>
            <td>
              <bold>MesinPipa 6</bold>
            </td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Mei</td>
            <td>58%</td>
            <td>48%</td>
            <td>63%</td>
            <td>59%</td>
            <td>57%</td>
            <td>83%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juni</td>
            <td>87%</td>
            <td>64%</td>
            <td>75%</td>
            <td>79%</td>
            <td>44%</td>
            <td>76%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Juli</td>
            <td>84%</td>
            <td>43%</td>
            <td>84%</td>
            <td>76%</td>
            <td>41%</td>
            <td>85%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Agustus</td>
            <td>47%</td>
            <td>39%</td>
            <td>77%</td>
            <td>51%</td>
            <td>80%</td>
            <td>79%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>September</td>
            <td>85%</td>
            <td>47%</td>
            <td>78%</td>
            <td>78%</td>
            <td>64%</td>
            <td>78%</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>Oktober</td>
            <td>87%</td>
            <td>53%</td>
            <td>83%</td>
            <td>85%</td>
            <td>59%</td>
            <td>61%</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <list list-type="order">
        <list-item>
          <p>
            <bold>
              <italic>Overall Equipment Effectiveness       </italic>
            </bold>
          </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>
            <bold>Analisis akar permasalahan  </bold>
          </p>
        </list-item>
      </list>
      <p>Berikutnya dilaksanakan analisis memanfaatkan <italic>fishbone</italic> diagram dalam gambar 2.6 berikut ini setelah diperolehnya data nilai <italic>Overall Equipment Effectiveness</italic> (OEE) dengan tujuan memahami penyebab kurangnya nilai <italic>overall equipment Effectiveness</italic><italic> (oee).</italic> Diketahui sejumlah 80% pada nilai <italic>performance rate</italic>, rata-rata nilai <italic>availability</italic> sejumlah 90%, serta untuk <italic>quality rate</italic> sejumlah 93%, nilai <italic>overall equipment Effectiveness</italic> sejumlah 68% pada hasil pengolahan data. minimnya nilai <italic>availabity</italic> serta <italic>performance rate</italic>menyebabkan minimnya nilai <italic>overall equipment Effectiveness</italic>, dua aspek tersebut disebabkan dari rendahnya nilai <italic>operation time</italic>. Kurangnya nilai <italic>operation time</italic> disebabkan dari banyaknya nilai downtime, sehingga pokok masalah yang sebagai faktor penting terhadap rendahnya nilai OEE merupakan nilai downtime dengan terlalu besar.</p>
      <p>
        <bold>Gambar 2.2 Diagram Fishbone</bold>
      </p>
      <p>
        <bold>3.1 </bold>
        <bold>Pengolahan data dengan metode FMEA</bold>
      </p>
      <p><italic>Failure Mode And Effect Analysis</italic> (FMEA) dimanfaatkan dalam menjelaskan, menganalisis, juga menjauhkan kegagalan maupun kecacatan dalam proses produksi pembuatan pipa pvc. Berikutnya menyajikan pembobotan dalam nilai <italic>severity </italic>(S), <italic>Occurance</italic> (O), serta <italic>Detection</italic> (D) dalam penyusunan tabel <italic>Failure Mode And Effect Analysis</italic> menurut penyebab kegagalan, peluang efek kegagalan, juga proses kontrol sekarang ini dalam memperoleh nilai <italic>Risk Priority Number</italic> (RPN). </p>
      <p>                               Tabel proses FMEA mampu disajikan dalam tabel berikut:</p>
      <table-wrap id="tbl16">
        <table>
          <tr>
            <td>NO</td>
            <td>Jenis Kegagalan</td>
            <td>Potensi Penyebab Kegagalan</td>
            <td>Rencana Perbaikan</td>
            <td>S</td>
            <td>O</td>
            <td>D</td>
            <td>RPN</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>1</td>
            <td>Bagian dalam kasar</td>
            <td>Kalibrator kotor</td>
            <td>Perawatan kalibrator sebelum start mesin</td>
            <td>7</td>
            <td>7</td>
            <td>7</td>
            <td>343</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>2</td>
            <td>Pipa berlubang</td>
            <td>Tekanan spray cooling terlalu tinggi</td>
            <td>Pengecekan tekanan spray cooling secara teratur</td>
            <td>8</td>
            <td>7</td>
            <td>6</td>
            <td>336</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>3</td>
            <td>Pipa bengkok</td>
            <td>Haul Off tekanan terlalu tinggi</td>
            <td>Adanya sensor tekanan angin</td>
            <td>9</td>
            <td>9</td>
            <td>8</td>
            <td>648</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>4</td>
            <td>Ujung pipa pecah</td>
            <td>Mesin cutting tidak presisi</td>
            <td>Setting mesin lebih teliti</td>
            <td>8</td>
            <td>7</td>
            <td>6</td>
            <td>336</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>5</td>
            <td>Sablon merek jelek</td>
            <td>Adjuster Roll tidak stabil</td>
            <td>Perawatan ulir adjuster</td>
            <td>8</td>
            <td>7</td>
            <td>7</td>
            <td>392</td>
          </tr>
          <tr>
            <td>6</td>
            <td>Pipa bintik hitam</td>
            <td>Material kotor</td>
            <td>Membuat saringan buat sortir bahan baku lebih maksimal</td>
            <td>6</td>
            <td>9</td>
            <td>7</td>
            <td>378</td>
          </tr>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>
        <bold>3.2</bold>
        <bold>Hasil Pengolahan Data dan Pembahasan</bold>
      </p>
      <p>Pembahasan pada hasil pengolahan data yang memanfaatkan metode <italic>Overall Equipment Effectiveness</italic> (OEE) juga FMEA dalam analisis produktivitas. Untuk penelitian ini sudah dilaksanakan perhitungan <italic>Overall Equipment Effectiveness</italic> (OEE) pada periode Mei 2024 – Oktober 2024 dalam mesin pipa pvc. Nilai <italic>availability</italic> rata-rata sejumlah 91%, nilai<italic> performance rate</italic> sejumlah 80%, serta <italic>quality rate</italic> sejumlah 93%. Dengan demikian diperoleh sejumlah 68% untuk nilai <italic>Overall Equipment Effectiveness</italic>, nilai yang diperolehbelum sesuai terhadap ketentuan sebanyak &gt;85% untuk nilai <italic>ideal overall equipment effectiveness</italic> (OEE)</p>
      <p>Rendahnya nilai <italic>overall equipment effectiveness</italic> (OEE) dipengaruhi dari kurangnya nilai <italic>performance rate</italic> serta <italic>Availability</italic>, kedua aspek tersebut berdampak terhadap tingginya nilai <italic>downtime</italic>. Beberapa faktor <italic>downtime</italic> diantaranya: 1. Bagian dalam pipa kasar 2. Pipa berlubang 3. Pipa bengkok, 4. Ujung pipa pecah, 5. Sablon merek jelek, 6. Pipa bintik hitam. Berbagai faktor pada downtime ditambahkan pada diagram <italic>fishbone</italic> dengan demikian diperoleh sebab akibat terdapatnya faktor <italic>downtime</italic> tersebut<bold>.</bold></p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>IV. KESIMPULAN</title>
    </sec>
    <sec id="sec-5">
      <p>Menurut hasil penelitian yang dilaksanakan di PT Matahari Putra Makmur pada mesin pipa pvc periode Mei 2024- Oktober 2024, sehingga mampu diperoleh kesimpulan seperti di bawah ini: </p>
      <list list-type="order">
        <list-item>
          <p>Menurut hasil analisis efektivitas mesin percetakan PT Matahari Putra Makmur melalui metode <italic>overall equipment effectiveness</italic> membuktikan mengenai nilai rata-rata <italic>availability</italic> 98% , <italic>Quality</italic> <italic>rate</italic> 80% serta <italic>Performance Rate</italic> 63%. Dengn demikian diperoleh nilai <italic>overall Equipment</italic> 68%. Perolehan untuk nilai <italic>overall equipment effectiveness</italic> masih kurang dari ketentuan ideal nilai <italic>overall equipment effectiveness</italic> (OEE).</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Menurut hasil analisis perencanaan perbaikan melalui metode FMEA membuktikan mengenai untuk meningkatkan effectivity mesin adanya 6 rencana perbaikan diantaranya pada nilai RPN diperoleh mengenai 3 rencana perbaikan dengan diutamakan untuk dilaksanakan yaitu 1. Lebih teliti mengatur tekanan angin terdapat nilai <italic>risk priority number</italic> (RPN) 648. 2. Penggantian roll sablon dengan, mempunyai nilai <italic>risk priority number</italic> (RPN) 392. 3. Serta terdapat nilai <italic>risk priority number</italic> (RPN) 378 dalam membuat saringan untuk sortir bahan baku</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
    <sec id="sec-6"/>
    <sec id="sec-7">
      <title>UCAPAN TERIMA KASIH</title>
      <p>“Terima kasih atas ketelatenan Anda dalam membimbing saya mengatasi setiap tantangan selama proses penulisan skripsi”</p>
    </sec>
    <sec id="sec-8">
      <title>DAFTAR PUSTAKA</title>
    </sec>
    <sec id="sec-9">
      <p>[2]D. Caesaron, S. Yohanes, and P. Simatupang, “Implementasi Pendekatan DMAIC untuk Perbaikan Proses Produksi Pipa PVC (Studi Kasus PT. Rusli Vinilon),” 2015.</p>
      <p>[3]A. Hermawan and N. Aini Mahbubah, “Integrasi Statistical Process Control dan Failure Mode And Effect Analysis Guna Meminimalisasi Defect Pada Proses Produksi Pipa PVC,” 2021.</p>
      <p>[4]S. Nurjanah, “Analisis Perawatan Mesin Casting Zinc Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Melalui Pendekatan DMAIC-Susiyanti Nurjanah Analisis Perawatan Mesin Casting Zinc Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Melalui Pendekatan DMAIC,” vol. 1, no. 1, pp. 30–37, 2020, doi: 10.37373/http.</p>
      <p>[5]R. Miftahul Jannah and A. Nalhadi, <italic>Seminar Nasional Riset Terapan</italic>, vol. 25. 2017.</p>
      <p>[6]M. Amri Pradaka and J. A. Szs, “Analisis Total Productive Maintenance Menggunakan Metode OEE dan FMEA pada Pabrik Phosporic Acid PT Petrokimia Gresik”.</p>
      <p>[7]A. Rahman and S. Perdana, “Analisis Produktivitas Mesin Percetakan Perfect Binding Dengan Metode Oee Dan Fmea,” <italic>J. Ilm. Tek. Ind.</italic>, vol. 7, no. 1, pp. 34–42, 2019, doi: 10.24912/jitiuntar.v7i1.5034.</p>
      <p>[8]N. H. Ummah and S. S. Dahda, “Analisis Efektifitas Kinerja Mesin Cutting Manual Dan Otomatis Menggunakan Metode OEE ( Overall Equipment Effectiveness ) Di PT . XYZ,” vol. 8, no. 2, pp. 345–354, 2022.</p>
      <p>[9]M. A. Aldi and B. I. P. Boy, “Increase The Performance Productivity of The CKM – B Type Cracker Printing Machine Using The Overall Equipment Effectiveness (Oee) Method,” pp. 1–12, 2023, [Online]. Available: http://dx.doi.org/10.21070/ups.720</p>
      <p>[10]M. S. . Dr.Gatot Nazir Ahmad, <italic>MANAJEMEN OPERASI</italic>, 1st ed. Jakarta: Agustu 2018, 2020.</p>
      <p>[11]Irsan, “Integrasi Overall Equipment Effectiveness (Oee) Dan Failure Mode and Effect Analysis (Fmea) Untuk Meningkatan Efektifitas Mesin Hammer Mill Di Pt. Salix Bintama Prima,” <italic>J. Optim.</italic>, vol. 4, no. 7, pp. 97–107, 2015, [Online]. Available: http://jurnal.utu.ac.id/joptimalisasi/article/view/1524/1220</p>
      <p>[12]H. Hermanto, “ANALISIS KINERJA MESIN GF FSSZ 65/132 B DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT PRN,” <italic>J. Ind. Manuf.</italic>, vol. 3, no. 2, p. 15, 2018, doi: 10.31000/jim.v3i2.829.</p>
      <p>[13]N. Ardiansyah and H. C. Wahyuni, “Analisis Kualitas Produk Dengan Menggunakan Metode FMEA dan Fault Tree Analisys (FTA) Di Exotic UKM Intako,” <italic>PROZIMA (Productivity, Optim. Manuf. Syst. Eng.</italic>, vol. 2, no. 2, pp. 58–63, 2018, doi: 10.21070/prozima.v2i2.2200.</p>
      <p>[14]D. Andrianto, “An, Analisis ANALISIS PRODUKTIVITAS DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN UH-61,” <italic>JUSTI (Jurnal Sist. dan Tek. Ind.</italic>, vol. 3, no. 3, p. 315, 2023, doi: 10.30587/justicb.v3i3.5424.</p>
      <p>[15]A. A. Muti, N. H. Ahmad, and T. N. Sari, “Implementasi Metode OEE dalam Analisis Produktivitas Mesin Packing ( Studi Kasus PT ABC Agro ),” <italic>J. Ind. Sci. Technol.</italic>, vol. X, pp. 1–4, 202AD.</p>
    </sec>
  </body>
  <back>
    <ref-list>
      <ref id="bib1">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Oktari Rabiatussyifa</surname>
              <given-names>Fahriza Nurul Azizah2, Azizah Dian Ardhani3</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Scopus 2</article-title>
          <source>Ilmiah Wahana Pendidikan</source>
          <volume>8</volume>
          <issue>3</issue>
          <page-range>95-102</page-range>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.5281/zenodo.6301691</pub-id>
          <year>2022</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib2">
        <element-citation publication-type="report">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Hermawan</surname>
              <given-names>Ananda</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Aini Mahbubah</surname>
              <given-names>Nina</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Integrasi Statistical Process Control dan Failure Mode And Effect Analysis Guna Meminimalisasi Defect Pada Proses Produksi Pipa PVC</article-title>
          <volume>5</volume>
          <issue>2</issue>
          <year>2021</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib3">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nurjanah</surname>
              <given-names>Susiyanti</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Analisis Perawatan Mesin Casting Zinc Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Melalui Pendekatan DMAIC-Susiyanti Nurjanah Analisis Perawatan Mesin Casting Zinc Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Melalui Pendekatan DMAIC</article-title>
          <volume>1</volume>
          <issue>1</issue>
          <page-range>30-37</page-range>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.37373/http</pub-id>
          <issn>2722-3469</issn>
          <year>2020</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib4">
        <element-citation publication-type="book">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Miftahul Jannah</surname>
              <given-names>Resa</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Nalhadi</surname>
              <given-names>Ahmad</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Seminar Nasional Riset Terapan</source>
          <volume>25</volume>
          <year>2017</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib5">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Rahman</surname>
              <given-names>Arif</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Perdana</surname>
              <given-names>Surya</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Analisis Produktivitas Mesin Percetakan Perfect Binding Dengan Metode Oee Dan Fmea</article-title>
          <source>Jurnal Ilmiah Teknik Industri</source>
          <volume>7</volume>
          <issue>1</issue>
          <page-range>34-42</page-range>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.24912/jitiuntar.v7i1.5034</pub-id>
          <issn>2337-5841</issn>
          <year>2019</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib6">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ummah</surname>
              <given-names>Nur Hidayatul</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Dahda</surname>
              <given-names>Said Salim</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Analisis Efektifitas Kinerja Mesin Cutting Manual Dan Otomatis Menggunakan Metode OEE ( Overall Equipment Effectiveness ) Di PT . XYZ</article-title>
          <volume>8</volume>
          <issue>2</issue>
          <page-range>345-354</page-range>
          <year>2022</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib7">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Aldi</surname>
              <given-names>Mochamad Aldiansyah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Boy</surname>
              <given-names>Boy Isma Putra</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Increase The Performance Productivity of The CKM – B Type Cracker Printing Machine Using The Overall Equipment Effectiveness (Oee) Method</article-title>
          <page-range>1-12</page-range>
          <year>2023</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib8">
        <element-citation publication-type="book">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Dr.Gatot Nazir Ahmad</surname>
              <given-names>M.S.i</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <person-group person-group-type="editor">
            <name>
              <surname>Retno Ayu Kusumaningtyas</surname>
            </name>
          </person-group>
          <source>MANAJEMEN OPERASI</source>
          <publisher-name>Agustu 2018</publisher-name>
          <publisher-loc>Jakarta</publisher-loc>
          <year>2020</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib9">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Irsan</surname>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Integrasi Overall Equipment Effectiveness (Oee) Dan Failure Mode and Effect Analysis (Fmea) Untuk Meningkatan Efektifitas Mesin Hammer Mill Di Pt. Salix Bintama Prima</article-title>
          <source>Jurnal Optimalisasi</source>
          <volume>4</volume>
          <issue>7</issue>
          <page-range>97-107</page-range>
          <year>2015</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib10">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Hermanto</surname>
              <given-names>Hermanto</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>ANALISIS KINERJA MESIN GF FSSZ 65/132 B DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT PRN</article-title>
          <source>Journal Industrial Manufacturing</source>
          <volume>3</volume>
          <issue>2</issue>
          <page-range>15</page-range>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.31000/jim.v3i2.829</pub-id>
          <issn>2502-4582</issn>
          <year>2018</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib11">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ardiansyah</surname>
              <given-names>Nuzul</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Wahyuni</surname>
              <given-names>Hana Catur</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Analisis Kualitas Produk Dengan Menggunakan Metode FMEA dan Fault Tree Analisys (FTA) Di Exotic UKM Intako</article-title>
          <source>PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering)</source>
          <volume>2</volume>
          <issue>2</issue>
          <page-range>58-63</page-range>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.21070/prozima.v2i2.2200</pub-id>
          <year>2018</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib12">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Andrianto</surname>
              <given-names>Dika</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>An, Analisis ANALISIS PRODUKTIVITAS DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN UH-61</article-title>
          <source>JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri)</source>
          <volume>3</volume>
          <issue>3</issue>
          <page-range>315</page-range>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.30587/justicb.v3i3.5424</pub-id>
          <issn>2745-4010</issn>
          <year>2023</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib13">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Muti</surname>
              <given-names>Asri Amalia</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ahmad</surname>
              <given-names>Nofan Hadi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>Tri Novita</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Implementasi Metode OEE dalam Analisis Produktivitas Mesin Packing ( Studi Kasus PT ABC Agro )</article-title>
          <source>Journal of Industrial Science and Technology</source>
          <volume>X</volume>
          <page-range>1-4</page-range>
          <year>202</year>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib14">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Rizky, Rafieqah Nalar and Mahardika</surname>
              <given-names>Ananda</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah</article-title>
          <source>SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah</source>
          <volume>2</volume>
          <issue>4</issue>
          <page-range>1275--1289</page-range>
          <year>2023</year>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back>
</article>
