<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>EOQ Optimization Revolutionizes Inventory Management, Delivering Cost Savings Globally</article-title>
        <subtitle>Optimalisasi EOQ Merevolusi Manajemen Inventaris, Menghasilkan Penghematan Biaya Secara Global</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-5a652d2af7211094e1838bef1e52fef9" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Wardhani</surname>
            <given-names>Devira Kusuma</given-names>
          </name>
          <email>devira@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-9295fb4cda719ef99f6d94ec7700e68b" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sukmono</surname>
            <given-names>Tedjo</given-names>
          </name>
          <email>thedjoss@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution content-type="orgname">Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution content-type="orgname">Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2024-06-11">
          <day>11</day>
          <month>06</month>
          <year>2024</year>
        </date>
      </history>
      <abstract>
        <p id="paragraph-bccd9142a5d0a77f8a5d3fa82ebfd395">Efficient inventory management is crucial for companies to minimize costs while ensuring adequate supply to meet demand. PT Samawa Tirta Alam, a bottled sweet drinking water company, faces significant inventory management issues, notably with refined sugar raw materials. High transportation costs and fluctuating demand contribute to excessive inventory accumulation and increased storage costs, necessitating an optimization strategy. This study implements the Economic Order Quantity (EOQ) method to address these challenges. Through a mixed-method approach, qualitative data were gathered via observations and interviews, while quantitative analysis utilized historical data to calculate optimal order quantities, frequencies, safety stock levels, and reorder points. Results demonstrate substantial cost savings, with optimal order quantities determined, reducing order frequencies from 12 to 2 times per year, and minimizing safety stock levels. The findings underscore the effectiveness of the EOQ method in enhancing cost-effectiveness and operational performance in raw material inventory management for similar companies.</p>
      </abstract>
      <kwd-group xml:lang="">
        <kwd content-type="">Inventory Management; Economic Order Quantity (EOQ); Cost Optimization; Raw Materials; Transportation Costs</kwd>
      </kwd-group>
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>
        <bold id="bold-f5873541975ef5e825001d9f57c97870">Pendahuluan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-13">Perkembangan industri semakin pesat dan persaingan antara perusahaan semakin ketat. Perusahaan dituntut untuk terus berinovasi mengikuti jaman yang sudah berubah. Tujuan yang harus dicapai yaitu memaksimalkan sumber daya yang ada di dalam perusahaan. Bagian terpenting pada perusahaan atau pabrik adalah pada bagian produksi karena bagian ini dapat mempengaruhi keberlangsungan jalannya perusahaan tersebut. Setiap perusahaan tidak akan pernah lepas pada persediaan. Manajemen persediaan merupakan salah satu bagian yang penting bagi perusahaan dengan fungsi untuk mengontrol adanya persediaan yang dipunyai perusahaan, dimulai dari yang penting bagi perusahaan dengan fungsi untuk mengontrol adanya persediaan yang dipunyai perusahaan, dimulai dari bagaimana memperoleh persediaan, melakukan penyimpanan sampai dimanfaatkan [1]. Persediaan merupakan asset perusahaan yang mencakup semua barang yang ditujukan untuk dijual selama periode usaha tertentu. Hal ini juga mencakup barang-barang yang sedang dalam proses pengerjaan atau produksi, serta bahan baku yang menunggu penggunaannya dalam proses produksi [2].</p>
      <p id="_paragraph-14"><italic id="_italic-1">Inventory</italic> atau persediaan merupakan simpanan material yang berupa bahan mentah, barang dalam proses dan barang jadi, persediaan adalah sebuah investasi modal yang dibutuhkan untuk menyimpan material pada kondisi tertentu. Dalam sistem produksi, terdapat tiga bentuk persediaan yang menjadi fokus utama, yaitu bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi. Namun, persediaan juga dapat memiliki dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu persediaan yang terpenting adalah persediaan bahan baku. Persediaan bahan baku merupakan satu hal yang terpenting dalam industri karena bahan baku harus dilakukan secara optimal untuk menjaga kelancaran pada sistem perusahaan. Penting bagi perusahaan untuk memperhatikan pengendalian persediaan. Pengendalian persediaan merupakan sebuah proses untuk menentukan jumlah dan jenis persediaan, termasuk komponen rakitan, bahan baku dan barang jadi agar perusahaan dapat menjaga kelancaran produksi dan penjualan serta memenuhi kebutuhan pembelanjaan dengan cara yang efektif dan efisien [3].merupakan sumber daya menganggur (<italic id="_italic-2">idle resources</italic>) yang keberadaannya menunggu proses lebih lanjut [4].</p>
      <p id="_paragraph-15">PT Samawa Tirta Alam merupakan perusahaan yang bergerak di bidang air minum manis dalam kemasan. Perusahaan yang bergerak pada bidang industri manufaktur ini akan selalu membutuhkan persediaan bahan baku. PT Samawa Tirta Alam menggunakan bahan baku, salah satunya adalah gula rafinasi. Bahan baku gula rafinasi yang paling banyak dipesan pada tahun 2022 yaitu total 730 sak atau sekitar 36.497 kg. Pada dasarnya, proses pembuatan gula rafinasi adalah mengubah gula mentah (<italic id="_italic-3">raw sugar</italic>) menjadi gula rafinasi (<italic id="_italic-4">refined sugar</italic>) yang memenuhi syarat untuk digunakan sebagai bahan baku di industri [5]. Gula rafinasi adalah jenis gula industri yang dihasilkan dari gula mentah (<italic id="_italic-5">raw sugar</italic>) sebagai bahan baku utamanya. Gula rafinasi menjadi pilihan utama dalam industri makanan, minuman dan farmasi sebagai bahan baku. Produksi gula rafinasi dilakukan sesuai dengan spesifikasi yang disesuaikan dengan permintaan dari masing-masing industri [6]. Permasalahan pada perusahaan adalah pada total biaya persediaan yang tinggi disebabkan oleh biaya pemesanan. Biaya pemesanan ini tinggi dikarenakan biaya transportasi, penyebabnya adalah jalurnya, truk yang harus menaiki kapal dan juga jarak pabrik yang jauh dari jalan raya utama. Hal lain yang menjadi masalah pada persediaan bahan baku yaitu menentukan pembelian bahan baku yang optimal. Penyebabnya adalah karena permintaan produk yang bersifat fluktuatif jadi hanya meningkat pada bulan-bulan tertentu saja. Akibat pembelian bahan baku yang tidak optimal, terjadi akumulasi bahan baku di gudang dan menyebabkan peningkatan biaya penyimpanan. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengurangi biaya persediaan dengan menentukan pembelian bahan baku yang optimal, menentukan frekuensi pembelian dalam setahun, menentukan persediaan pengaman dan juga kapan pemesanan dilakukan kembali.</p>
      <p id="_paragraph-16">Ketidaktepatan dalam pemesanan barang akan berpengaruh kepada frekuensi pembelian barang, sehingga dibutuhkan pengambilan keputusan yang tepat [1]. Untuk menentukan berapa kuantitas pembelian bahan baku yang optimal dibutuhkan alat analisis yang digunakan yaitu menggunakan metode <italic id="_italic-6">Economic Order Quantity</italic> (EOQ). <italic id="_italic-7">Economic Order Quantity</italic> (EOQ) merupakan sebuah model yang berhubungan dengan pengadaan atau persediaan bahan baku dalam suatu perusahaan. Dengan menerapkan metode EOQ, perusahaan dapat menentukan jumlah dan frekuensi pemesanan yang optimal [7]. Oleh karena itu, penerapan metode ini sangat tepat karena dapat menggurangi biaya persediaan. Selain itu, metode ini mencakup penggunaan persediaan pengaman (<italic id="_italic-8">safety stock</italic>), yaitu stok tambahan yang dipertahankan untuk melindungi dan mencegah kemungkinan kekurangan bahan baku (<italic id="_italic-9">stock out</italic>) [8].</p>
      <p id="_paragraph-17">Dengan model EOQ, kita dapat menentukan biaya pemesanan dan penyimpanan sehingga didapatkan nilai kuantitas pemesanan yang optimal [9]. Metode <italic id="_italic-10">Economic Order Quantity</italic> (EOQ) memungkinkan perusahaan untuk dengan mudah menentukan tingkat pesanan yang optimal atau jumlah pemesanan bahan baku yang paling ekonomis berdasarkan jumlah permintaan dan jangka waktu yang konstan dan tetap. Setelah menghitung semua terkait pembelian dan penyimpanan bahan baku, kita dapat menentukan jumlah pembelian yang paling efisien atau disebut dengan <italic id="_italic-11">Economic Order Quantity</italic> (EOQ). EOQ adalah jumlah optimal dari bahan baku yang harus dibeli dengan biaya sekecil mungkin, juga dikenal sebagai jumlah pembelian yang paling optimal [10]. Persediaan pengaman (<italic id="_italic-12">safety stock</italic>) merujuk pada stok tambahan yang disimpan sebagai Langkah pencegahan terhadap kemungkinan kekurangan stok selama masa pengisian ulang. Persediaan pengaman diperlukan guna meminimalkan kerugian yang mungkin terjadi akibat kekurangan persediaan (<italic id="_italic-13">stock out</italic>), namun diusahakan untuk mempertahankan tingkat persediaan sekecil mungkin. <italic id="_italic-14">Safety stock</italic> atau persediaan pengaman diperlukan untuk mengurangi dampak negatif akibat kekurangan persediaan (<italic id="_italic-15">stock out</italic>), namun tetap diusahakan untuk menjaga tingkat persediaan sekecil mungkin [10]. Keberadaan stok cadangan memiliki signifikansi yang besar karena dalam praktinya, jumlah bahan baku yang diperlukan untuk proses produksi seringkali tidak selaras denan perkiraan awal. Walaupun menyimpan persediaan menghasilkan biaya yang cukup besar, setiap perusahaan seharusnya berusaha untuk mempertahankan stok dengan jumlah minimal yang memungkinkan [11]. Persediaan pengaman merupakan suatu persediaan yang dicadangkan sebagai pengaman dari kelangsungan proses produksi perusahaan [10].</p>
      <p id="_paragraph-18">Titik pemesanan kebali (<italic id="_italic-16">reorder point</italic>) adalah saat dimana proses pemesanan baru harus dilakukan untuk menghindari kehabisan stok. Tiitk pemesanan kembali terjadi ketika jumlah persediaan dalam stok terus berkurang, dan perusahaan perlu menentukan batas minimal tingkat persediaan yang harus dijgaa agar tidak terjadi kekurangan. Jumlah persediaan yang diharapkan dihitung selama masa pengisian ulang [12]. Titik pemesanan kembali adalah titik dimana jumlah persediaan bahan baku mencapai nilai minimum atau maksimum, dan pada saat itulah pesanan harus dibuat kembali. Penentuan titik pemesanan kembali harus dilakukan dengan akurat dan teliti [13]. Dalam proses produksi dan sampai menjadi barang jadi tetap diperhitungkan karena termasuk ke dalam biaya yang dikeluarkan di dalam penyediaan biaya persediaan [14]. Persediaan bahan baku di perusahaan tidak terlepas dari biaya-biaya persediaan yang harus ditanggung perusahaan [15]. Biaya persediaan terbagi menjadi tiga yaitu biaya pembelian (<italic id="_italic-17">purchasing cost</italic>), biaya pemesanan (<italic id="_italic-18">ordering cost</italic>) dan biaya penyimpanan (<italic id="_italic-19">holding cost</italic>).</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>
        <bold id="bold-21a8517239b4ff518cc6cf09a97a9625">Metode</bold>
      </title>
      <p id="paragraph-c9a9f0e2e671c205295e6fab5cb5c192">
        <bold id="bold-1">A. </bold>
        <bold id="bold-2">Tempat dan Waktu</bold>
      </p>
      <p id="paragraph-2">Pada penelitian ini, dilaksanakan selama 6 bulan pada tahun 2022 pada bulan Juli. Tempat penelitian ini dilakukan di PT Samawa Tirta Alam yang berlokasi di Jl. Semongkat KM.6 Desa Pelat, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.</p>
      <p id="paragraph-3">
        <bold id="bold-3">B. </bold>
        <bold id="bold-4">Jenis Data</bold>
      </p>
      <p id="paragraph-4">Penelitian ini diselelesaikan menggunakan dua metode yakni metode kualitatif dan metode kuantitatif. Metode kualitatif didapatkan dengan observasi permasalahan terlebih dahulu dan wawancara yang dilakukan kepada karyawan departemen ppic dan karyawan departemen gudang. Wawancara ini dilakukan untuk menambah informasi terkait masalah yang ada pada perusahaan dan membantu dalam mengolah data. Data yang didapat meliputi data biaya pembelian bahan baku gula rafinasi, data biaya pemesanan bahan baku gula rafinasi dan data biaya penyimpanan bahan baku gula rafinasi pada tahun 2022. Selanjutnya, untuk menyelesaikan permasalahan yaitu menggunakan metode kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah metode <italic id="italic-1">Economic Order Quantity</italic> (EOQ), menentukan frekuensi pemesanan serta menentukan persediaan pengaman (<italic id="italic-2">safety stock</italic>) yang tepat untuk menghindari kekurangan persediaan <italic id="italic-3">(stock out</italic>) dan juga menentukan kapan pemesanan kembali (<italic id="italic-4">reorder point</italic>).</p>
      <p id="paragraph-5">
        <bold id="bold-5">1. </bold>
        <italic id="italic-5">
          <bold id="bold-6">Economic Order Quantity</bold>
        </italic>
        <bold id="bold-7"> (EOQ)</bold>
      </p>
      <p id="paragraph-6"><italic id="italic-6">Economic Order Quantity</italic> (EOQ) adalah jumlah persediaan yang harus dipesan pada satu saat dengan tujuan untuk mengurangi biaya tahunan [16]. Rumus <italic id="italic-7">Economic Order Quantity</italic> (EOQ) adalah sebagai berikut:</p>
      <fig id="figure-panel-e2040dd3c417eb87bbc88bb51fa2e3f2">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-efeb7313f88fa1106aea14dd1ca14e96" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-c613f750c096507a7b328e01a1ed1921" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Screenshot 2024-06-11 204907.png" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-24">Keterangan:</p>
      <p id="_paragraph-25">EOQ= Jumlah optimal pesanan bahan baku</p>
      <p id="_paragraph-26">D= Kebutuhan bahan baku dalam setahun</p>
      <p id="_paragraph-27">S= Biaya pesan sekali pesan</p>
      <p id="_paragraph-28">H= Biaya simpan per sak dalam setahun</p>
      <p id="_paragraph-29">Metode<italic id="_italic-26"> Economic Order Quantity </italic>(EOQ) merupakan suatu metode untuk mengidentifikasi jumlah dan interval pemesanan yang optimal atau dengan kata lain menghitung jumlah pemesanan barang yang optimal dengan biaya yang minimal [17]. Berikut adalah rumus frekuensi pemesanan yang optimal untuk bahan baku:</p>
      <fig id="figure-panel-0e12a949936975a33b77c77b40ad764b">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-9e960af98cef28c88c36a58c60a6ad84" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-9b6c1a0174e2c70984fe8c0a6696c98a" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Screenshot 2024-06-11 204926.png" />
      </fig>
      <p id="paragraph-578a802fad842b68f898023b9b0e005f">
        <bold id="bold-c63b5aaf24fcae5d849a4165f025c358">2. </bold>
        <bold id="bold-04cc1758e6c4d6d7a61abf4556a3e0eb">Persediaan Pengaman (<italic id="italic-d77e54a7298b26d9321fa38fdcfde10e">Safety Stock</italic>)<bold id="bold-0bb172d8e42ee115596393782d125eab"/></bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-32">Persediaan pengaman merupakan tambahan persediaan yang disiapkan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kekurangan bahan baku. Persediaan pengaman, yang juga dikenal dengan <italic id="_italic-27">safety stock</italic> adalah stok tambahan yang diatur untuk mengantisipasi kemungkinan kekurangan bahan baku [18]. Rumus persediaan pengaman (<italic id="_italic-28">safety stock</italic>) adalah sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-33">SS = Z x SD(3)</p>
      <p id="_paragraph-35">Keterangan:</p>
      <p id="_paragraph-36">Z= Z-<italic id="_italic-29">score</italic> atau nilai standar</p>
      <p id="_paragraph-37">SD= Standar deviasi</p>
      <p id="_paragraph-38">Sebelum menentukan persediaan pengaman (<italic id="_italic-30">safety stock</italic>), maka harus menentukan standar deviasi terlebih dahulu. Rumus standar deviasi yaitu sebagai berikut:</p>
      <fig id="figure-panel-1ded25249ff18f0dbd0fad276ec1a6b2">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-172c6b50dc9a3c989497320b10db9b65" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-9a12787605c062abdec3b22df1fc7967" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Screenshot 2024-06-11 205044.png" />
      </fig>
      <p id="paragraph-507b80cee970bee137fe23d3357fe86f">
        <bold id="bold-5e81d63de2872582c5311f1858d69411">3. </bold>
        <bold id="bold-2bf0e959a09abf999ca878e75c933f7d">Titik Pemesanan Kembali (<italic id="italic-8a49215f879a86f32305e9b83613929f">Reorder Point</italic>)<bold id="bold-1f8896411f940ee254f557633274a907"/></bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-45">Titik pemesanan ulang merujuk pada saat di mana perusahaan perlu memerlukan pemesanan tambahan untuk bahan yang dibutuhkan [15]. Rumus untuk penentuan kembali dapat dirumuskan sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-46">ROP = (d x L) + SS(5)</p>
      <p id="_paragraph-48">Keterangan:</p>
      <p id="_paragraph-49">d= Permintaan per hari</p>
      <p id="_paragraph-50">L= Pengiriman pesanan (<italic id="_italic-34">lead time</italic>)</p>
      <p id="_paragraph-51">SS= Persediaan Pengaman (<italic id="_italic-35">safety stock</italic>)</p>
      <p id="paragraph-525405b17396fd21afc37ed2d0ee5c69">
        <bold id="bold-0d75694dd6745ff10800d035720d3915">C. </bold>
        <bold id="bold-a32f27e97ec784e7a59f608124da39d9">Langkah-Langkah Penelitian</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-52">Diagram alur menunjukkan tahapan-tahapan dalam penelitian yang dilakukan dan dapat dilihat pada gambar 1.</p>
      <fig id="figure-panel-d191e405a6912fa010bf72b9e8bf2930">
        <label>Figure 4</label>
        <caption>
          <title>Diagram Alur Penelitian</title>
          <p id="paragraph-143640baf687021dcd9bfc3f75eb2edc" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-abcaffd618e7f9faa187e91c3404b111" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Screenshot 2024-06-11 205150.png" />
      </fig>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>
        <bold id="bold-133aeaa5056671bb9ccfe82904b184c0">Hasil dan Pembahasan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-54">Tabel 1 adalah tabel pembelian dan penggunaan bahan baku gula rafinasi pada tahun 2022 di PT Samawa Tirta Alam. Frekuensi pembelian bahan baku gula rafinasi ini dilaksanakan selama satu kali dalam setiap bulan. Tabel pembelian dan penggunaan dapat dilihat dibawah ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Pembelian dan Penggunaan Bahan Baku Rafinasi Tahun 2022</title>
          <p id="_paragraph-56" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f2aea867151de4bf352122a6609ee2bd">
              <td id="table-cell-60a9659c659e73a995187b15a17b2485" rowspan="2">Bulan</td>
              <td id="table-cell-dc573a32faabbb1743fe7bd45d9b3197" colspan="2">Pembelian</td>
              <td id="table-cell-64e4d3326deafeccc560e2328fc52796" colspan="2">Penggunaan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-fc1e0b4a0b0f438c141745e14a100063">
              <td id="table-cell-9420c2f917b3ed8d91a49e28a7d28ec4">Kilogram</td>
              <td id="table-cell-b3013427976e6ff9d1f554e1a2701fd7">Sak</td>
              <td id="table-cell-cbf43d56693fcf9323fd93491b8a590b">Kilogram</td>
              <td id="table-cell-3ef58c7fde7b4a42ef3017894694bd56">Sak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-955f837c5c73eb40fe0b9540f463b833">
              <td id="table-cell-4171dcc47f656252d8357d098255868b">Januari</td>
              <td id="table-cell-b887c358af8a8ebed195a168bedfff4e">2.825</td>
              <td id="table-cell-7faa84e7816e0684083bf839d4bcc6fb">57</td>
              <td id="table-cell-358f3f6f5deadb31b944de160eee8781">2.767</td>
              <td id="table-cell-55c1d8d1e3c8ae4c49d8f44a0acb74ee">55</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8835acbcbe782c2cb22444109f87c0d7">
              <td id="table-cell-e477197a40a560fb12fc1cf82b4b3870">Februari</td>
              <td id="table-cell-f9a0460a246a99d09a7a45f7b55fdb8c">2.200</td>
              <td id="table-cell-cfbe0a460621dbd4e7547f34060e7696">44</td>
              <td id="table-cell-928ca0002e6eed9b1648a7dcae1358be">2.081</td>
              <td id="table-cell-241fd91f11df6f0ef12830626bbe5110">42</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-567443b6644de6c4a34832648b7080dd">
              <td id="table-cell-147aab7dc7d1c4b6475810dcd1c118fa">Maret</td>
              <td id="table-cell-88a3749f3afdf117e5cc4c1eb6adb26f">2.125</td>
              <td id="table-cell-a08cf105ca7b264d4145ea01dcec7446">43</td>
              <td id="table-cell-21736b62c2d2c6bcee8cbd0acd52947a">2.225</td>
              <td id="table-cell-efd409792099f755f1221a3cb6e8943c">45</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b972c0f78fd2e476ee6592e79d708cf7">
              <td id="table-cell-c326305fc2ae190fc3934375db49b2cd">April</td>
              <td id="table-cell-b43b4e74e3aac1bde7a2df69d5e0fda7">2.575</td>
              <td id="table-cell-6ef99ed42c9077cba6d99eaca0f0b417">52</td>
              <td id="table-cell-60e3e1a29de9363c64e1ef00b8d3bf3d">2.646</td>
              <td id="table-cell-44b91e228bd7d19997a99df8fb6d6a6a">53</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2207332102c8fdc641341dbb4fcbd8be">
              <td id="table-cell-2aea635da675b51f18443994a1eb9cc9">Mei</td>
              <td id="table-cell-55d69024e04fde5c26cfb6726e87a002">3.450</td>
              <td id="table-cell-40154b3aac09b98d7ff130cf266f52ce">69</td>
              <td id="table-cell-254c3b56215613e14b8381549ad70058">3.406</td>
              <td id="table-cell-495e43d714eab70d1adb2bcfd58a75a7">68</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1177f48fb3889cbe2ddb46da1978bf5f">
              <td id="table-cell-73d9a839480189a991849ee97092d920">Juni</td>
              <td id="table-cell-b81705d1064f568347cdd0b0610c56a3">3.345</td>
              <td id="table-cell-90567b33dc0df9733ea4c54760d10fcd">67</td>
              <td id="table-cell-fae378b4faee974cab1be2b65f697fb8">3.242</td>
              <td id="table-cell-bd9fcee219d325b24db35ccbab0558da">65</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-361833cbdc436385ba12f39fa54f5386">
              <td id="table-cell-2b29f7907492e67c097da759e89e446b">Juli</td>
              <td id="table-cell-9971f974799b680f26468ddd36668a05">3.854</td>
              <td id="table-cell-c3d634b0e7e1165b097b5c25240799f2">77</td>
              <td id="table-cell-e23e0d2171fc06f6420d004aeb37d2bd">3.931</td>
              <td id="table-cell-e629f9bd3d9192da15f7cc900830f044">79</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1dc678ed11905df55229672180507269">
              <td id="table-cell-44867bbb2d2151fc8d98273c51e4c9ee">Agustus</td>
              <td id="table-cell-4d8673f5168e7f3f9cfdb533d598896d">2.825</td>
              <td id="table-cell-cda60dab5063d39503342d563751a983">57</td>
              <td id="table-cell-ad55841bef031445ece4ea111c2b13b0">2.736</td>
              <td id="table-cell-ad852c46f2d64ce436ab3fa5ba9c6243">55</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-caed71d661124aff292f2c9697d5ef13">
              <td id="table-cell-8214dfb4640ee2563729369c0fb723ff">September</td>
              <td id="table-cell-00b3407cd26877b10827e61809b78a84">3.754</td>
              <td id="table-cell-bf9922bfac093a8ea7b8d90b19969ed9">75</td>
              <td id="table-cell-8c67e7692c2e2ef5a5daf4082e7cb082">3.880</td>
              <td id="table-cell-a444e444c570297ff7a097a60d3572cb">78</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-597f59bf3e89a87ed71fac030fe25c57">
              <td id="table-cell-6ccb241b950d3c6f00f47b514e8871f6">Oktober</td>
              <td id="table-cell-2d573296ee4667fec106e39b6068ab4e">3.325</td>
              <td id="table-cell-a03b6b12037076e66fffc759eb03e875">67</td>
              <td id="table-cell-66df0af45ea5e79ff3daac439ba49cfb">3.407</td>
              <td id="table-cell-7b3218c350d053d7aebccb5fb84a65a2">68</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-951e4448f3368ff724be0b2dd59d544d">
              <td id="table-cell-5452e9ea12c20b13039e97b222661ded">November</td>
              <td id="table-cell-c4e43031eab11ba08b071cf7ab3e786e">3.565</td>
              <td id="table-cell-ea5d77bca75c978a60c56b74eb4cbc37">71</td>
              <td id="table-cell-09d5dcebb8061bce353382870739456b">3.161</td>
              <td id="table-cell-b93a194b36bd289613f1e195dc257b71">63</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4d513c5c7b5b40192eaedb04ca7bb9af">
              <td id="table-cell-872f01def934581327035247e497bfc9">Desember</td>
              <td id="table-cell-3a9865c3c7d230ea5dbdc86b063b5c4d">2.654</td>
              <td id="table-cell-b3bd5e5814876eeea8fa1f95e8255c88">53</td>
              <td id="table-cell-de6d6c0a80ec7f5b9919065a9126e34c">2.925</td>
              <td id="table-cell-c2a15bb3b5f15d6249f96630dea7e9fd">59</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a0db43c5cd19878cad97ce665af4677e">
              <td id="table-cell-dedc8b94db5ac8ecb84bb43dbce7a502">Total</td>
              <td id="table-cell-9019194dc352ba79f207ec78fb5acb72">36.497</td>
              <td id="table-cell-08290dc9d54ecf88aca5d095d04d4ccc">732</td>
              <td id="table-cell-bbc9dd447361c6b66d1a584338f4a26c">36.407</td>
              <td id="table-cell-293e3eb68d1ad2b28ffb5ab702ced882">730</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-57">Tabel 1. menunjukkan bahwa perusahaan membeli bahan baku gula rafinasi sebesar 36.497 kilogram atau sebesar 732 sak dan dari pembelian bahan baku tersebut, perusahaan menggunakan bahan baku gula rafinasi pada tahun 2022 sebesar 36.407 kilogram atau 730 sak. Pembelian bahan baku gula rafinasi dan juga penggunaan bahan baku berubah-ubah karena permintaan yang tidak pasti dan hanya tinggi di bulan-bulan tertentu saja.</p>
      <p id="paragraph-9ebffda04abe28fda99b105f7af056dd">
        <bold id="bold-80f8931e8743bf94e4f6e7c09f0103fc">A. </bold>
        <bold id="bold-f8881d4fb34e19a684022cfa48a0c04d">Biaya-biaya Persediaan</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-58">Biaya-biaya dalam persediaan dapat dikelompokkan atas biaya pembelian (<italic id="_italic-36">purchasing cost</italic>), biaya pemesanan (<italic id="_italic-37">ordering cost</italic>) dan biaya penyimpanan (<italic id="_italic-38">holding cost</italic>). Keterangan biaya pada biaya persediaan adalah sebagai berikut: (a) Biaya Pemesanan bahan baku gula rafinasi pada PT Samawa Tirta Alam selama tahun 2022 terdiri dari biaya komunikasi &amp; materai sebesar Rp6.000.000, biaya transportasi sebesar Rp72.000.000 dan biaya bongkar muat sebesar Rp1.080.000. Dari ketiga biaya pemesanan tersebut, total biaya pemesanan bahan baku gula rafinasi yaitu sebesar Rp79.080.000. (b) Biaya penyimpanan bahan baku gula rafinasi pada PT Samawa Tirta Alam selama 2022 terdiri dari biaya perawatan sebesar Rp9.600.000, biaya listrik dan air sebesar Rp12.000.000 serta biaya pajak sebesar Rp3.600.000. Total biaya penyimpanan bahan baku gula rafinasi dari ketiga biaya tesebut adalah Rp25.200.000. Setelah diketahui total biaya penyimpanan bahan baku gula rafinasi pada tahun 2022, maka dapat ditentukan biaya simpan per sak per bulan dilihat pada tabel 2.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Biaya Penyimpanan Per Sak Selama Setahun.</title>
          <p id="_paragraph-60" />
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-daaa420260c13dbba2a587cc621a3993">
              <td id="table-cell-159949d6e9aedc28b80d7604f07c566e">Bahan Baku</td>
              <td id="table-cell-75d8743c6029f6e5ee0454570e31179a">Total Biaya Penyimpanan</td>
              <td id="table-cell-1703b80e6bc805d6123a1dab5b13eeab">Persentase Penyimpanan</td>
              <td id="table-cell-66f80591cf58648967ada15f4578751b">Biaya Simpan Bahan Baku</td>
              <td id="table-cell-ff08e19b5117e1270b24a64fe65dd624">Biaya Simpan Per Tahun</td>
              <td id="table-cell-a7eacc52a33f5fe7de9ec9df39495a05">Biaya Simpan Per Bulan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-801d50c3aa61f09638d67038ae19d66f">
              <td id="table-cell-47d7cdd9e99ce912d040c0abbacf754a">Gula Rafinasi</td>
              <td id="table-cell-4fc8d10c524adfe5a6416c3db2d8ab5b">Rp25.200.000</td>
              <td id="table-cell-54c218f7397f70c76678512c067756ce">10%</td>
              <td id="table-cell-46367113077a4e3523d6fc8ae30d8cb5">Rp2.520.000</td>
              <td id="table-cell-9534f15c77e4802513bab7a0de69ec5d">Rp50.400</td>
              <td id="table-cell-1234119869506f7555442ffaf2b6f61d">Rp4.200</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-61">Persentase penyimpanan dari PT Samawa Tirta Alam pada tabel diatas yaitu 10% dan didapatkan biaya penyimpanan per sak per bulan selama setahun yaitu Rp4.200.</p>
      <p id="paragraph-3d06ed718512a1da7cb66db9e6096af7">
        <bold id="bold-229023db53ff368e3551b912fcfbe195">B. </bold>
        <bold id="bold-2b2f2c39376e77cf5f38c1cacb057209">Perhitungan Total Biaya Persediaan Bahan Baku Gula Rafinasi Berdasarkan Kebijakan Perusahaan</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-62">Setelah mengetahui biaya pemesanan dan biaya penyimpanan di PT Samawa Tirta Alam, maka dilakukan perhitungan total biaya persediaan bahan baku gula rafinasi berdasarkan kebijakan perusahaan dan dapat dilihat pada tabel dibawah ini.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Perhitungan Total Biaya Persediaan Bahan Baku Gula Rafinasi Berdasarkan Kebijakan Perusahaan</title>
          <p id="_paragraph-64" />
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-c423a547abfe3bf3306a57ae1823afc9">
              <td id="table-cell-773aeb127b414a3a5a259422135e164f">Bulan</td>
              <td id="table-cell-511e6220a914319879e50a6296434d25">Kebutuhan (Sak)</td>
              <td id="table-cell-eea5ff1cbdc379b45145f098bf164af9">Pembelian (Sak)</td>
              <td id="table-cell-940a05eb4a853500ef5d20722af3e52c">Simpan (Sak)</td>
              <td id="table-cell-5c99b038487faca57915bf41b94a997b">Biaya Pesan (Rp)</td>
              <td id="table-cell-f5e52a46bba3a42abf48ae0407de45c0">Biaya Simpan (Rp)</td>
              <td id="table-cell-b3a0e44b2d1200be5c0c35db37e896c4">Total (Rp)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5f19efcceb684d4ec2aa97d7ad020af3">
              <td id="table-cell-e4296958d2d9ea8fb06890210db91ad1">Januari</td>
              <td id="table-cell-47c67c648fa3e17bd5ddaefc15f18e75">55</td>
              <td id="table-cell-9fb229ed30cc80b5d5c3df167f3257f4">57</td>
              <td id="table-cell-bd0a1460d3f3823c1005b1090cc6754a">2</td>
              <td id="table-cell-fe6e358e9cb61c8e2dc8caac851a8a0c">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-3fe60801e9bf4c64f8869cf4fabc52c3">Rp8.400</td>
              <td id="table-cell-af0f3ed51c7e44cd49ef0f4a7da4d613">Rp6.598.400</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9ab56b82522740bceb4de3c017cd4621">
              <td id="table-cell-896916af44226b8d8fb5154f34e091e0">Februari</td>
              <td id="table-cell-a3c61debc9217f2532c2e08ba3aed5e6">42</td>
              <td id="table-cell-877fa00f8c9d78194bc4a1846b2458a9">44</td>
              <td id="table-cell-589106a435379bf531dcf42c815e7997">4</td>
              <td id="table-cell-27a373d2dc2d715d1bd1c98b70e9b5db">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-adaed1207c26caac437e1d9cd1d1c25e">Rp16.800</td>
              <td id="table-cell-8843c2bce05390efc378fb5c2520f27f">Rp13.205.200</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-114871e20a00fe9c141ae7e0f20f49a0">
              <td id="table-cell-63d383b39a04c9d7b0966d3181ed6202">Maret</td>
              <td id="table-cell-ef4ec4c315b1b4f1a69f20eeb5d5326c">45</td>
              <td id="table-cell-5ad621c21b27eb8c28ff50a9d6dfe2d5">43</td>
              <td id="table-cell-b29e6f142fcecde435a8aa6b42287f80">2</td>
              <td id="table-cell-8bb89dbc9cb85b25eb051f46ca3f1c21">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-127861cfbb6174e93819ca678b507486">Rp8.400</td>
              <td id="table-cell-a23c49c419b09544db8efa355108e093">Rp19.803.600</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-39e12201bdf1d8e0461dde6b671fdf70">
              <td id="table-cell-5446f1727b1885a96bffeaa671dc3fc1">April</td>
              <td id="table-cell-f2e6928d96acc103a4793e99ceb3c5b6">53</td>
              <td id="table-cell-d1c9f963cbf3afd253794244592a0575">52</td>
              <td id="table-cell-1c477429265631e6f3539fda4fc48dfd">1</td>
              <td id="table-cell-979b42ccfcbd4f3e2055979002104522">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-44315d4b2f3d7520ff4488a8abb8c792">Rp4.200</td>
              <td id="table-cell-c633bd5a660cb0838fce236a9e04b5ef">Rp26.397.800</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c46888f555cbd2369a1cb0627cedc40c">
              <td id="table-cell-e4cbe3623fba76f0a987eee6f36cf16a">Mei</td>
              <td id="table-cell-9a88c41204d63836cd2ed542443a252a">68</td>
              <td id="table-cell-263dd2345ad03502ae968a7d74d9d6f2">69</td>
              <td id="table-cell-54a4e1912fdaa2dba7dd1f34149aaf20">2</td>
              <td id="table-cell-071bdece0b9a6fdf7269ab5ed505cc6c">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-9cc386c3ad1173ffd1bb872915a41956">Rp8.400</td>
              <td id="table-cell-aacd772750f807dcfe612734306e3ad5">Rp32.996.200</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-15ef6f61d7d76eda133ed78288e02c62">
              <td id="table-cell-2a2dc7d1a8cf739260901a9601870507">Juni</td>
              <td id="table-cell-f5379da613c4563cb8134f532d49e20d">65</td>
              <td id="table-cell-86d1ce1256d207556f5dd79ca6800bda">67</td>
              <td id="table-cell-f9f0e35be708fd87f7cc0d7d652cce10">4</td>
              <td id="table-cell-eb120a3deeb69e0da5fe6eccc0b91e23">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-0ed729ea60309b39c504880f602608cf">Rp16.800</td>
              <td id="table-cell-9d6ae1d6e94a4338997e77bac369dcd2">Rp39.603.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-046a55496e744acd40bde2e7807605e5">
              <td id="table-cell-8ffa135d709a8e1e2e10892d602886d7">Juli</td>
              <td id="table-cell-a8f47eb8746714959e372d368d4b51de">79</td>
              <td id="table-cell-141a090b4e7e8732285ff52ab3a60ec6">77</td>
              <td id="table-cell-85100cd530befe7479a1dcc56ceb2fdc">2</td>
              <td id="table-cell-c59044e99ba48865a43921cf2b7e7c15">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-f17e10c417206d08db5ca1fe1dc420bb">Rp8.400</td>
              <td id="table-cell-7c3e2685e52ee633101fbb6754fc1e6f">Rp46.201.400</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f216d5d6dab28330c4d2a212d28a7cdd">
              <td id="table-cell-bb0dad1e65c4da8eb97877b6a0ecb51d">Agustus</td>
              <td id="table-cell-31cbe18d3dd9820166e841947fdc29c2">55</td>
              <td id="table-cell-9703d376e5921483c77ea5c83b0dd58c">57</td>
              <td id="table-cell-d86ad545dd8c19e3e631a407479278d0">4</td>
              <td id="table-cell-5c4c0e3b8ea43d28ec5246c28e05b46d">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-54e1d8f6c11f2b556fadb4ea865ce311">Rp16.800</td>
              <td id="table-cell-8dbad23f9c9e76b7bcaa31aa079275eb">Rp52.808.200</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-10945e5712fa4feec77239f3ee6ff1d4">
              <td id="table-cell-d21e48d192077ac5e74b3113d5772de6">September</td>
              <td id="table-cell-bb257105f8bbeea2b203ccc52f49aa0f">78</td>
              <td id="table-cell-8226997cdb120f4ee502b4eb45a76b06">75</td>
              <td id="table-cell-b075507da07521b613b43eb5239b7c18">1</td>
              <td id="table-cell-c6c918009047e36711a8af0235e50622">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-47793e559a3a4a8813ec7722968f0e8c">Rp4.200</td>
              <td id="table-cell-d58b09fb1299f0693b2a6e564e78b696">Rp59.992.400</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-cc7437762a090d039012f8e3c28c82cb">
              <td id="table-cell-bead2ddd95d27f3c8e59086e38cc7301">Oktober</td>
              <td id="table-cell-300dca5351cbfffbb27910cb2291407f">68</td>
              <td id="table-cell-9e91707efa521a7d72c9cbb45b939056">67</td>
              <td id="table-cell-b405ed94a8488bb1e957e958ba4b93ac">0</td>
              <td id="table-cell-e65aebfb94b5b3d5d221c2610ecc27eb">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-45fd7380f722d1642c21b475a6b22dd9">Rp0</td>
              <td id="table-cell-550bb26ebc7aa393f7bfb77f44ba13c3">Rp65.992.400</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9008739309fbaadfca4c5856a1330738">
              <td id="table-cell-bbba9ed92ccd8bc3f64636929947ce86">November</td>
              <td id="table-cell-a0fbc5b543df76e7847ea3b25aa47f80">63</td>
              <td id="table-cell-7055d743a44601f775fa1101325c27cb">71</td>
              <td id="table-cell-0ac86a293a93a70a1c8290d8c16acaf0">8</td>
              <td id="table-cell-4dfd235a8dc2fda947b2c3c9b2b2e640">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-dbb75ca145ed0104cd790fc71c7b61db">Rp33.600</td>
              <td id="table-cell-0e41a0a7644e5dc2e7db03c423c086fb">Rp72.616.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c4e7f96532c74411a78918d24bbbd8bb">
              <td id="table-cell-36a97c55680c983e1d04879649a9fd88">Desember</td>
              <td id="table-cell-bd0a1e03855287ff9adf1b2e04738a6c">59</td>
              <td id="table-cell-d8a5689a9ca4b722ff5705a17290e3e5">53</td>
              <td id="table-cell-e6187072f4d7e7fe1da2e3bd2071e771">2</td>
              <td id="table-cell-118fdd477fb25a52c623bf6a2de84146">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-51925920c879f0447931c5b5525ede0b">Rp8.400</td>
              <td id="table-cell-5530896ea455193cb6a501cf287c0b58">Rp79.214.400</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-65">Hasil perhitungan total biaya persediaan bahan baku baku gula rafinasi berdasarkan kebijakan perusahaan pada tabel 3. didapatkan total biaya persediaan sebesar Rp79.214.400.</p>
      <p id="paragraph-ad4eaf6fda83d333ff14f4346acf3a75">
        <bold id="bold-a0f007247e7a3b6543fa3460d8344c2f">C. </bold>
        <bold id="bold-dff1433732f2723ae4a97a48aa9dcbf4">Perhitungan Metode <italic id="italic-311ab3760819c7262b182ce41b54734d">Economic Order Quantity</italic> (EOQ)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-66">Berikut adalah perhitungan jumlah pemesanan bahan baku menggunakan metode <italic id="_italic-39">Economic Order Quantity</italic> (EOQ):</p>
      <fig id="figure-panel-f7707ae7ddec9d641760f01f6b976796">
        <label>Figure 5</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-e6d90a8e3fc324373d84e90f456a7a34" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-396e4e00bc4e50cdc84a3eb350b7c8f0" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Screenshot 2024-06-11 205321.png" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-69">Berdasarkan perhitungan metode EOQ, kuantitas pemesanan untuk setiap kali pesan adalah sebanyak 437 sak atau sekitar 21.850 kilogram. Setelah kuantitas pemesanan didapatkan, maka selanjutnya perhitungan frekuensi pemesanan yang optimal, rumus untuk menghitung frekuensi adalah sebagai berikut:</p>
      <fig id="figure-panel-c3601843cd1692bb759335da7f0badd0">
        <label>Figure 6</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-fdd45aeef180cbd8b3004af4d8ef34b6" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-a9d6de6e1c009d1410a6e24f6d9f13a9" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Screenshot 2024-06-11 205339.png" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-72">Hasil dari perhitungan frekuensi pemesanan yang optimal adalah 2 kali pemesanan selama setahun. Jadi berbeda dengan kebijakan perusahaan, apabila menggunakan metode EOQ, perusahaan dapat menghemat pada biaya pemesanan. Setelah perhitungan metode EOQ, maka total biaya persediaan bahan baku menggunakan metode EOQ dapat dilakukan dan dapat dilihat pada tabel dibawah ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Total Biaya Persediaan Bahan Baku Gula Rafinasi Menggunakan Metode EOQ</title>
          <p id="_paragraph-74" />
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-40d465e51e6b3cebedbbb1bad8bb4bfb">
              <td id="table-cell-c433f48e5d231bfad9b848d5a7a0e4c9">Bulan</td>
              <td id="table-cell-4e2b6d746c448e4dc24d245352c3c7d3">Kebutuhan (Sak)</td>
              <td id="table-cell-a1cd1286cc726d1cb569768860c86cda">EOQ (Sak)</td>
              <td id="table-cell-1c7cc3c48b519836245dd83a43b10bb9">Simpan (Sak)</td>
              <td id="table-cell-4c348ba6caa651d2261938c2fab16f62">Biaya Pesan (Rp)</td>
              <td id="table-cell-0d6117ecd8f0f218b2564e6391da8891">Biaya Simpan (Rp)</td>
              <td id="table-cell-c926e606fd68b2201cf712e3ff0cf8bb">Total (Rp)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-cd2c450393d03456c1e1c4313bc84bad">
              <td id="table-cell-2ef21fa3d906b175b5e15942143fc940">Januari</td>
              <td id="table-cell-70376ca1a8cc9b72c4bc09bceeb81609">55</td>
              <td id="table-cell-b2d075d037690eaca25eaa3ef3b8b822">437</td>
              <td id="table-cell-3fee8201665ac77fba38e0050e12328d">382</td>
              <td id="table-cell-c4cc954c596c690fccdc151927f4a4d4">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-4ae1f192cf9f3403295d347e6541e8af">Rp1.604.400</td>
              <td id="table-cell-1910ef0ce37e6408dc860563711b7e61">Rp8.194.400</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3b4d095e6287400825bfad0688e5aa27">
              <td id="table-cell-b810e0aa0c9a79f8e2beba1518352424">Februari</td>
              <td id="table-cell-9b4fd94fbf189607c2c56616f961310e">42</td>
              <td id="table-cell-c93e5fb356e71e2b13a375515a6706e5">0</td>
              <td id="table-cell-0c7e3918f2609e8176b81b85441b3fdb">340</td>
              <td id="table-cell-8c2a1d191bf2f9846a450a0be4de7113">Rp0</td>
              <td id="table-cell-c71ba1ba7d0913f02b66381c6e3b263e">Rp1.428.000</td>
              <td id="table-cell-e5795ea2b2fc12e61d27a28c0c2f2997">Rp9.622.400</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e375af3d8cb9d80833065279af7aedb9">
              <td id="table-cell-a7a42673566f48098d2b0b571ea75c72">Maret</td>
              <td id="table-cell-ad17a89b14d73d05b196054565b0afb8">45</td>
              <td id="table-cell-d55f45e59170d15ea22b08cdb712cda0">0</td>
              <td id="table-cell-3411bee36db9214bffb3eba9b1ed2ddc">295</td>
              <td id="table-cell-cc7d21b7bab896359bea3a7bc6431568">Rp0</td>
              <td id="table-cell-c3b08879dfb9bc8fb64fdd2b56bc3ec2">Rp1.239.000</td>
              <td id="table-cell-b9fa14aa5a76213188e731b069cf6723">Rp10.861.400</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-76e67c2dbee113282d8e07760e6f7e87">
              <td id="table-cell-081b7376d10645c55231b2b5be626160">April</td>
              <td id="table-cell-07bebfcdb04a7217f10de4a2fbdb85f4">53</td>
              <td id="table-cell-273bda1c70e1bf17ee4dc554aa07416d">0</td>
              <td id="table-cell-08a95c078c118af8acc0872870f06c1e">242</td>
              <td id="table-cell-ffc561cf64597797132e88ea2f954a7a">Rp0</td>
              <td id="table-cell-8371fde2136a352405f056c6facff799">Rp1.016.400</td>
              <td id="table-cell-7e4559f78529b9c51e48c691a2f94fdb">Rp11.877.800</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-41d3a486f4fd36d27c16d367755cae76">
              <td id="table-cell-a929004b487a21cfcea674eb0282b703">Mei</td>
              <td id="table-cell-dbf9a6f50ec834419e79717f7a9d71c8">68</td>
              <td id="table-cell-ae120e5efde709b58feec104a50e7c23">0</td>
              <td id="table-cell-39d6b088049f6d5929a5366f64d4c1ff">174</td>
              <td id="table-cell-ed8364ce8be2a55c9e124111081ae68a">Rp0</td>
              <td id="table-cell-d9e0be1ab9aae8bc69b3a43df703709e">Rp730.800</td>
              <td id="table-cell-da26c968e7139fe6c308f743eaa6c3c6">Rp12.608.600</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dbad8cfe2937ebfd630c4d68aed187b2">
              <td id="table-cell-3c5cedf10cef011db39ae276df29ae68">Juni</td>
              <td id="table-cell-ab3442e3c27219203f72701702ebfa26">65</td>
              <td id="table-cell-cc3bea1528cc2167cf49dc6e288f0b1e">0</td>
              <td id="table-cell-a29ac93355b5c9fd719a3a40d90a5c37">109</td>
              <td id="table-cell-19894f9f1b74207b341998a7397a833a">Rp0</td>
              <td id="table-cell-64e28feef23cff38f98a2e5084b91c72">Rp457.800</td>
              <td id="table-cell-62affcfa8163646520fee9d618a98a5c">Rp13.066.400</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d06c87a97cd0fa268bac198c751750a4">
              <td id="table-cell-8f710fd327bfb6c2bc96c1c4fb791895">Juli</td>
              <td id="table-cell-cb712502f1e16e93f4fdb8f9bd4978ef">79</td>
              <td id="table-cell-7f78ba50be3fc55331037df96cc70ebc">0</td>
              <td id="table-cell-896106389594dd8574dcfd25b485f08a">30</td>
              <td id="table-cell-392f41304a81ffd8c9bac985808734f1">Rp0</td>
              <td id="table-cell-eaa8c0d0d8991bae4822cb6b2ede5130">Rp126.000</td>
              <td id="table-cell-a52027e05fdb859e02b1ec2fa8949c4a">Rp13.192.800</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f086e04251a4a8594058ba777005b135">
              <td id="table-cell-c85b37e6ac88ab8667b386a8e0abb1ad">Agustus</td>
              <td id="table-cell-e52f391ed91bcef881a860773c459319">55</td>
              <td id="table-cell-ce08de6322522f402fc9a7dfd74f7f6e">437</td>
              <td id="table-cell-96794ec501525d8c612c04b4c48c7e43">412</td>
              <td id="table-cell-611af2794b98598bcd8c7a36c0544397">Rp6.590.000</td>
              <td id="table-cell-9cf93d9ad87187356546cd6220aa6caa">Rp1.730.400</td>
              <td id="table-cell-db815d5f73508fcde5106dfdce7dad29">Rp21.512.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e90ad6a719a3869999e6eda0b75141a4">
              <td id="table-cell-6cca46ba6f928d8c5804547f68712d25">September</td>
              <td id="table-cell-6471c80699e3ddcaf8f87ee923fa089a">78</td>
              <td id="table-cell-a067b91ac47e9d03aeafd4f1495b32e6">0</td>
              <td id="table-cell-566c7875c0bb06ebd698ac6390ccf3f9">334</td>
              <td id="table-cell-b72b2ace9c230687e7402a3822cb6b57">Rp0</td>
              <td id="table-cell-be26ebd63110a9b3e42933272a709b6e">Rp1.402.800</td>
              <td id="table-cell-22b371cf4707558c760dd9e8224de5ec">Rp22.915.600</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-357db4fb432d17462dfe12b5772a95f7">
              <td id="table-cell-0bf90b0d8b2c1d9b13748bc6e1804e6f">Oktober</td>
              <td id="table-cell-669196937a33e4ddde3d3087f9830fab">68</td>
              <td id="table-cell-096d31c09cb8e4f43be1ede22ffd5d76">0</td>
              <td id="table-cell-f05065dc5b9e7a5d3ef58844a62a1517">266</td>
              <td id="table-cell-8e0eb4acfbea1f42492d4e09d6944c65">Rp0</td>
              <td id="table-cell-346f30870e6b53ae3e4814fb92a9d2a1">Rp1.117.200</td>
              <td id="table-cell-b84ffc3ee06125b83d58da18373ee30e">Rp24.032.800</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-49c93e49ca661f14000a7af7d39ba051">
              <td id="table-cell-8b3cc3a616bc353bc08e3eff342512a1">November</td>
              <td id="table-cell-54bc7de232714be24acc630b7a7ea8f8">63</td>
              <td id="table-cell-56a407761989bcc85ea1edcfb9dcec49">0</td>
              <td id="table-cell-e0de59320aa744b4e060004ddb92a226">203</td>
              <td id="table-cell-4c83ada492bb80327cb7f89ca18f42b8">Rp0</td>
              <td id="table-cell-47a142899b1ba07b37b8ed3a26895f1a">Rp852.600</td>
              <td id="table-cell-56106ddc16412af4d6910952a8322a21">Rp24.885.400</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1c2bbb55bd89f5024b03cfa53b389994">
              <td id="table-cell-2868c2d243be1f175bbd77bf8db733f1">Desember</td>
              <td id="table-cell-74c3cad3fc77fe86b983d7b23c088ecf">59</td>
              <td id="table-cell-eb2fbf26877f2eb222b62243f339a7f7">0</td>
              <td id="table-cell-d890945be5cb0bb8a752c6cdf95e965b">144</td>
              <td id="table-cell-0370e36ffa51022f19dde243f7ba5463">Rp0</td>
              <td id="table-cell-12019de485f6fcfc2c21cfb24d949d5e">Rp604.800</td>
              <td id="table-cell-9dbde01d5b4f9e2607f0935ea71991ed">Rp25.490.200</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-75">Tabel 4. ditunjukkan bahwa menggunakan metode EOQ adalah metode yang tepat untuk mengurangi biaya persediaan, dengan hasil kuantitas yang dipesan sebesar 437 sak tiap kali pesan dan frekuensi pemesanan selama dua kali dalam setahun dapat sangat menghemat biaya persediaan dari kebijakan perusahaan. Didapatkan hasil biaya pemesanan Rp13.180.000, biaya penyimpanan sebesar Rp12.310.200 dan total biaya persediaan sebesar Rp18.900.200. Berdasarkan perhitungan biaya-biaya dari milik perusahaan dan juga menggunakan metode <italic id="_italic-40">economic order quantity</italic> (EOQ), maka hasil perbandingan dapat dilihat pada tabel dibawah ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-5">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>Perbandingan Biaya Persediaan dengan Menggunakan Kebijakan Perusahaan dan Metode <italic id="_italic-41">Economic Order Quantity</italic> (EOQ)</title>
          <p id="_paragraph-77" />
        </caption>
        <table id="_table-5">
          <tbody>
            <tr id="table-row-4e484798ea3860a4962f20e17652c047">
              <td id="table-cell-d3d249bf59e4a28937cb7c129c5c94c3" colspan="2">Kebijakan Perusahaan</td>
              <td id="table-cell-d2b86ca9a5326ebf2a07270e759b56cb" colspan="2">Metode Economic Order Quantity (EOQ)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4c131ecd8713b3f7450040e312263cb4">
              <td id="table-cell-3dd2dd1f98c85df4a1977a005e4337b5">Biaya Pemesanan</td>
              <td id="table-cell-316d6b06d1f01d0f314a1b85c7f46bff">Rp79.080.000</td>
              <td id="table-cell-7af86bf9df6bb73a9da8e9ecb75937e3">Biaya Pemesanan</td>
              <td id="table-cell-871f143a567d7a17bc1805d285c4256c">Rp13.180.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ead429085ae571d69f765a9be101cb85">
              <td id="table-cell-645ad60b2359bc411a76d06c2481ea03">Biaya Penyimpanan</td>
              <td id="table-cell-d1ec648ad2bbad56b9e84fb93f140cd7">Rp134.400</td>
              <td id="table-cell-77f0a3d7f51127debc6b672f4a95b40e">Biaya Penyimpanan</td>
              <td id="table-cell-d296b527fa6094cffea58fee42987e5f">Rp12.310.200</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-44108efc7693658481ea9e0b84094270">
              <td id="table-cell-0e44204ee8f0f2998db35a425aa239d9">Total Biaya Persediaan</td>
              <td id="table-cell-fa2ec705bd0e7bdf45336b9092c67022">Rp79.214.400</td>
              <td id="table-cell-f9ce051eb64815b0195777491e1800b4">Total Biaya Persediaan</td>
              <td id="table-cell-563e0f13e5d038e254532836fb1b7b5e">Rp25.490.200</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-78">Dari tabel 5. Didapatkan penghematan biaya persediaan bahan baku gula rafinasi yang cukup besar dengan selisih Rp53.724.200 apabila menggunakan metode <italic id="_italic-42">economic order quantity</italic> (EOQ).</p>
      <p id="paragraph-db73f415fec93c81e933f78d63f3501b">
        <bold id="bold-743f67efc7057e6c3d2ea34f03935bcd">D. </bold>
        <bold id="bold-14da0bcaae1fe6d93f4c932a6444807c">Persediaan Pengaman (<italic id="italic-bdc4cb83009fd35682d4dd6e8b7f9c5c">Safety Stock</italic>)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-79">Besarnya persediaan pengaman (<italic id="_italic-43">safety stock</italic>) dipengaruhi oleh besarnya penggunaan bahan baku gula rafinasi setiap bulan. Sebelum menentukan persediaan pengaman (<italic id="_italic-44">safety stock</italic>), maka ditentukan standar deviasi yaitu sebagai berikut:</p>
      <fig id="figure-panel-b6a61281708383d5e7b9db3e8969f718">
        <label>Figure 7</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-ad4224a59d0b27a14f06e4c5f6aacb75" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-66ced3eed3123f77696ac067b0713f7f" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Screenshot 2024-06-11 205447.png" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-82">Setelah standar deviasi didapatkan, maka perhitungan persediaan pengaman (<italic id="_italic-45">safety stock</italic>) adalah sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-83">SS = 1,64 x 11,14</p>
      <p id="_paragraph-84">SS = 18,4 atau 19 sak</p>
      <p id="_paragraph-85">Untuk Z yaitu 1,64 didapatkan tabel distribusi normal dari perusahaan tingkat kepercayaan 90%, untuk biaya dan efisiensi dengan tingkat kepercayaan 90% perusahaan dapat mencapai keseimbangan antara keamanan persediaan dan biaya penyimpanan yang wajar. Setelah perhitungan persediaan pengaman (<italic id="_italic-46">safety stock</italic>) didapatkan 19 sak, jadi perusahaan membutuhkan 19 sak untuk mengntisipasi adanya kekurangan bahan baku (<italic id="_italic-47">stock out</italic>).</p>
      <p id="paragraph-a40c51f2316492f9b766c21ff994f994">
        <bold id="bold-8d4632a445667fd5470b690d4383a950">E. </bold>
        <bold id="bold-33b5e15b5d68bbc735a8e8ffdc7e2153">Titik Pemesanan Kembali (<italic id="italic-a3732f4b93c743e3fd168687642467a8">Reorder Point</italic>)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-86">Diketahui bahwa permintaan per hari perusahaan yaitu 3 sak didapatkan dari jumlah kebutuhan bahan baku selama setahun dibagi dengan jumlah kerja dalam satu tahun. Setelah didapatkan hasil dari permintaan per hari, untuk pengiriman pesanan (<italic id="_italic-51">lead time</italic>) didapatkan dari pengiriman pesanan yang memerlukan 4 hari kerja. Maka waktu pemesanan kembali adalah:</p>
      <p id="_paragraph-87">ROP = (3 x 4) + 19</p>
      <p id="_paragraph-88">ROP = 31 sak</p>
      <p id="_paragraph-89">Perhitungan untuk titik pemesanan kembali (<italic id="_italic-52">reorder point</italic>) didapatkan 31 sak yang berarti perusahaan harus memesan kembali pada saat persediaan sisa 31 sak.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>
        <bold id="bold-5c6beac3147a888c76bcf468f4d230fb">Simpulan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-90">Pada analisa dan hasil untuk perbaikan persediaan bahan baku gula rafinasi di PT Samawa Tirta Alam didapatkan penghematan yang cukup besar. Hasil yang optimal dari metode <italic id="_italic-53">Economy Order Quantity</italic> (EOQ) yaitu untuk pemesanan bahan baku yang ekonomis adalah 437 sak setiap kali pemesanan. Metode ini memberikan hasil cukup efektif menyangkut biaya dari kebijakan perusahaan. Dari sebelumnya kebijakan perusahaan yang memesan bahan baku gula rafinasi dengan frekuensi 12 kali dalam setahun, setelah menggunakan metode <italic id="_italic-54">Economy Order Quantity</italic> (EOQ) perusahaan dapat memesan bahan baku gula rafinasi dengan frekuensi 2 kali setahun. Dengan metode ini dapat mengurangi lebih banyak pada biaya pemesanan yang menjadi permasalaha karena jalurnya harus melewati kapal dan juga jarak pabrik pada jalan raya utama yang jauh. Berkurangnya biaya pemesanan juga berdampak pada total biaya persediaan yang awalnya menggunakan kebijakan perusahaan yaitu Rp79.214.400 per tahun dan apabila menggunakan metode <italic id="_italic-55">Economy Order Quantity</italic> (EOQ) menjadi Rp25.490.200. selisih yang cukup besar diperlihatkan pada total biaya persediaan yaitu Rp53.724.200. Pada persediaan pengaman (<italic id="_italic-56">safety stock</italic>), didapatkan persediaan pengaman seminimal mungkin yaitu 19 sak dan untuk titik pemesanan kebali (<italic id="_italic-57">reorder point</italic>), perusahaan harus memesan kembali bahan baku pada saat bahan baku sisa 31 sak. Kelemahan pada penelitian ini adalah permintaan yang tidak terduga untuk kedepannya dan metode EOQ yang cenderung tidak mempertimbankan resiko yang terkait dengan fluktuasi harga bahan baku. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu mempertimbangkan pengembangan model yang lebih dinamis yang mampu menangkap variasi permintaan dan fluktuasi harga bahan baku.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>